34.71 e-Survei Riset Publik : Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Kota Yogyakarta : Tahun 2024

Assalamualaikum Wr Wb

Selamat pagi/siang/malam,

Yth. :  Bp./Ibu/sdr. Warga Kota Yogyakarta

Indeks Harmoni Indonesia (IHaI)  adalah sebuah ukuran yang digunakan untuk menggambarkan tingkat harmoni dan kerukunan antara berbagai kelompok sosial, budaya, dan agama di Indonesia. Indeks ini bertujuan untuk mengukur stabilitas sosial, keberagaman, dan toleransi antar kelompok di dalam masyarakat Indonesia. Indeks ini juga sering digunakan sebagai alat untuk memantau dan mengevaluasi situasi sosial di Indonesia, serta sebagai dasar untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan dalam mempromosikan harmoni dan persatuan di tengah keragaman masyarakat. Dalam upaya menjaga keberagaman dan mencegah konflik sosial, pemerintah dan berbagai lembaga di Indonesia dapat menggunakan indeks ini sebagai panduan dalam merumuskan kebijakan dan program-program yang bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam masyarakat.

Ayo ikut menilai dan sekaligus membangun, keserasian, keselarasan dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat. Berdasarkan hasil preliminary study Tim Peneliti dan kemudian fokus group discussion (FGD), ada 4 aspek dalam IHaI, yaitu: 1). Aspek harmoni Ekonomi; 2). Aspek Harmoni Sosial; 3) Harmoni Budaya; 4) Harmoni Keberagamaan. IHaI kemudian diuraikan menjadi 10 variabel, yaitu :

  1. Variabel X1, Ketersediaan dan Aksesibilitas Pangan, bobot (15,05%)
  2. Variabel X2, Keadilan dan Kesejahteraan, bobot (14,95%)
  3. Variabel X3, Pluralisme, bobot (7,88%)
  4. Variabel X4, Pendidikan, bobot (7,54%)
  5. Variabel X5, Kewarganegaraan, bobot (7,58%)
  6. Variabel X6, Akulturasi dan keragaman Budaya, bobot (11,00%)
  7. Variabel X7, Kearifan Lokal, bobot (11,00%)
  8. Variabel X8, Kebijakan Pendukung Keberagamaan, bobot (8,56%)
  9. Variabel X9, Partisipasi Masyarakat dan Ormas Keagamaan, bobot (8,15%)
  10. Variabel X10, Moderansi Beragama, bobot (8,29%)

Penilaian anda sangat penting, dilakukan secara online, cloud computing dan anonim (tak ada data personal). Berikan penilaian anda secara jujur dan memotret kondisi yang riil,  untuk memberikan upaya membangun kondisi Harmoni yang baik dan benar dalam kehidupan bermasyarakat.

Apa yang dinilai, dan bagaimana cara menilai IHaI? Secara substansi materi yang dinilai pada level Variabel (Xi) dengan menggunakan skala (9), dan sudut pandang penilaian berdasarkan Persepsi, Partisipasi dan Akseptabiitas (PPA). Makna dan interpretasi atas nilai adalah:

1= Artinya paling jelek/paling rendah/sangat tidak setuju sekali

2= Artinya jelek sekali/rendah sekali/tidak setuju sekali

3= Artinya jelek/rendah/tidak setuju

4= Artinya agak jelek/agak rendah/agak tidak setuju

5= Artinya netral/nilai tengah/so-so

6= Artinya agak baik/agak tinggi/agak setuju

7= Artinya baik/tinggi/setuju

8= Artinya baik sekali/tinggi sekali/sangat setuju

9= Artinya Paling baik/paling tingi/sangat setuju sekali

Silahkan berikan penilaian anda, sebagai wujud hak dan kejiban warga masyarakat yang baik, dan ikut membangun kondisi harmoni di Daerah Kota Balikpapan

IHaI ini dikemas dalam kegiatan “sosialisasi, Edukasi dan Motivasi”, dan diharapkan memberikan dampak pada partisipasi masyarakat sebagai public to public education.  Anda semua menjadi relawan yang mendorong Gerakan Masyarakat Menilai (GMM) dan membangun Kondisi Harmoni di Indonesia. Perubahan pola pikir, menuju esensi negara demokrasi modern.

Salam : Tim Peneliti
Kesbangpol Kota Yogyakarta
TIM Kerja IHaI
DJ  PPU KDN 

Identitas Responden

1. Domisili Responden

*
2. Pemangku Kepentingan (Kategori Status Pekerjaan) *

3. Usia

*

4. Jenis Kelamin

*
5. Tingkat Pendidikan
*

Skor Penilaian Variabel Xi Indeks Harmoni Indonesia (IHaI)

Variabel X1 :  Ketersediaan dan Aksesibilitas Pangan 

Variabel ini, dimaknai dan diinterpretasikan dalam beberapa indikator dan penjelasannya sbb:

  • Ketersediaan bahan pangan. Bahwa pangan sebagai kebutuhan ini tersedia di lokasi/daerah.
  • Keterjangkauan Harga Pangan. Bahwa masih dalam batas wajar, bagi warga masyarakat.
  • Akses untuk menjangkau lokasi pangan dan distrbusi pangan cukup merata dan baik.
  • Keamanan bahan pangan.

1. Ketersediaan dan aksesibilitas pangan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
2. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang  untuk “Ketersediaan dan Aksesibilitas Pangan”? *
3. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Ketersediaan dan Aksesibilitas Pangan”?  *

Variabel X2 : keadilan dan Kesejahteraan

 Makna dan interpretasinya diturunkan dalam indikator sebagai berikut.

  • Tingkat pengeluaran. Bahwa ada penjelasan kedilan ekonomi sehingga kita mendapatkan penghasilan, dan membelanjakan penghasilan untuk hidup harmoni dalam masyarakat.
  • Pertumbuhan ekonomi. Bahwa secara makro pertumbuhan ekonomi juga merefleksikan pertumbuhan atas kebutuhan (pendapatan atau pengeluaran) diri kita.
  • GINI Ratio. Tingkat kesenjangan, dalam arti perbedaan kekayaan antar warga masyarakat masih dalam batas wajar, untuk kehidupan yang harmoni dalam masayarakat.

4. Ketersediaan dan aksesibilitas pangan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
5. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang  untuk menggapai “keadilan dan Kesejahteraan”? *
6. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “keadilan dan Kesejahteraan”?  *

Variabel X3 : Pluralisme

Meliputi Indikator:

  1. Keberagaman, suku , etnis, antar golongan.  Bahwa kita menjaga keberagaman dalam kehidupan masyarakat.
  2. Literasi Sosial. Masyarakat mempunyai literasi sosial yang baik, atau pengetahuan, kemampuan dan kesadaran aspek kehidupan sosial untuk mempermudah kehidupan harmoni.
  3. Interaksi Sosial. Bahwa kita mampu berinteraksi dengan beragam identitas warga masyarakat.

7. Pluralisme angan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
8. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang  untuk membangun “Pluralisme”? *
9. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Pluralisme”?  *

Variabel X4 : Pendidikan

Meliputi  indikator :

  1. Ketersediaan Institusi Pendidikan. Kondisi kebutuhan atas pendidikan masyarakat, disediakan sarana dan fasilitas oleh Pemerintah.
  2. Literasi embaca dan menulis. Kondisi anak usia sekolah untuk gemr membaca dan menulis, menggali ilmu untuk bekal kehidupan mereka kedepan.
  3. Angka Partisipasi Sekolah. Sebesarapa lama anak anak menempuh pendidikan (bersekolah). Minimal memenuhi wajib belajar.

10. Pendidikan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
11. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang  untuk mendapatkan “Pendidikan”? *
12. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Pendidikan”?  *

Variabel X5: Kewarganegaraan

Indikator meliputi:

  1. Kepemilikan Status Kewarganegaraan. Sebagai bukti (legal formal) atas identitas, jatidiri dan domisili terkait dengan berbagai hak dan kewajiban.
  2. Pemenuhan hak dasar warga negara (KTP, Passport, KIP, KIS, BPJS, BLT, PKH...... dn berbagai program Pemerintah lainnya).
  3. Pemahaman Ideologi Pancasila. Meneruskan dan menjaga komitmen para Pendiri NKRI, sekaligus mengurangi konflik di masyarakat.

13. Kewarganegaraan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
14. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang untuk mendapatkan hak-kewajiban “Kewarganegaraan”? *
15. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Kewarganegaraan”?  *

Variabel X6 : Akulturasi dan Keragaman Budaya

Indikator meliputi:

  • Kemampuan memfilter budaya asing. Mengadopsi dan mengadaptasi budaya yang sesuai, dan menolak atau menjaga dari pengaruh budaya yang negatif.
  • Literasi Kebudayaan. Apresiasi perbedaan budaya  untuk membangun kehidupan harmoni dalam masyarakat.
  • Menerima perbedaan adat dan budaya.
  • Penciptaan Inovasi dan kreatifitas budaya.
  • Kolaborasi lintas budaya.
  • Pelestarian budaya.

16. Akulturasi dan Keragaman Budaya, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
17. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang untuk “Akulturasi dan Keragaman Budaya”? *
18. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Akulturasi dan Keragaman Budaya”?  *

Variabel X7 : Kearifan Lokal

Indikator meliputi:

  1. Kepedulian pelestarian kearifan lokal
  2. Eksistensi Tokoh Adat. Menghormati dan apresiasi pada peran dan fungsi tokoh adat.
  3. Apresiasi dan penghargaan pada kearifan lokal

19. Kearifan Lokal, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
20. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang untuk membangun “ Kearifan Lokal”? *
21. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “ Kearifan Lokal”?  *

Variabel X8 : Kebijakan Pendukung Keberagamaan

Indikator meliputi:

  • Ketersediaan Regulasi/Kebijakan di Daerah yang mendukung Toleransi Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan;
  • Peran Pemerintah dan Pemda dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan

22. Kebijakan Pendukung Keberagamaan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
23. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang untuk membangun “Kebijakan Pendukung Keberagamaan”? *
24. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Kebijakan Pendukung Keberagamaan”?  *

Variabel X9 : Partisipasi Masyarakat dan Peran Ormas Keagamaan

Indikator meliputi:

  • Kesetaraan perlakuan terhadapUmat Beragama dan Penghayat Kepercayaan.
  • Praktek-praktek baik  kerukunan Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan.

25. Partisipasi Masyarakat dan Peran Ormas Keagamaan, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
26. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang untuk membangun “Partisipasi Masyarakat dan Peran Ormas Keagamaan”? *
27. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Partisipasi Masyarakat dan Peran Ormas Keagamaan a”?  *

Variabel X10 : Moderasi Beragama

Indikator meliputi:

  • Kebijakan pemerintah, menjamin hak hak umat beragama dan  penganut kepercyaan.
  • Kesetaraan perlakuan terhadap umat beragama dan penganut kepercayaan.
  • Pemberian perlindungan untuk kesetaraan antar umat beragama dan penghayat kepercayaan.

28. Moderasi Beragama, merupakan fungsi penting dalam menjamin dan menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Setujukan anda? *
29. Apakah anda akan berusaha, berupaya dan berjuang untuk membangun “Moderasi Beragama”? *
30. Realitasnya saat ini, bagaimana penerimaan temen, kolega, warga terhadap “Moderasi Beragama”?  *

Pertanyaan Spesifik

31. Kondisi harmoni dimasyarakat seringkali dipengaruhi faktor pilihan ideologi dan partai politik, sekalipun sudah diatur dalam koridor hukum dan perundangan dalam kerangka NKRI. Menurut anda, terkait kondisi politik di daerah saat ini, seberapa besar ukuran kondisi harmoni yang anda rasakan?
Clear selection
32. Sebagai hak dan kewajiban warga negara, kita semua perlu menjaga kondisi harmoni dalam masyarakat. Utamanya melepaskan sisa ketegangan sehabis Pemilu Presiden dan juga menjelang Pemilu Daerah. Bersediakah anda menjadi agen untuk kerukunan dan harmoni di masyarakat? *

Pertanyaan terbuka

Sebagai bagian dari hak dan kewajiban warga negara, berikan Usul, Saran dan Kritik Anda dalam rangka membangun Kondisi Harmoni di Daerah.

*
Terima Kasih sudah turut berpartisipasi!
Submit
Clear form
Never submit passwords through Google Forms.
This content is neither created nor endorsed by Google. Report Abuse - Terms of Service - Privacy Policy