“Membaca Dekat” adalah upaya dari Bentara Budaya Yogyakarta untuk kembali menghubungkan kita dengan teks sastra secara lebih teliti, rinci, dan intim. Di keriuhan dunia hari ini, barangkali sudah saatnya kita kembali mengambil jeda untuk membaca secara mendalam. Kita menelisik apa yang luput dari wacana tema besar dan konteks meluas, melihat di mana keindahan mengemuka dari detail-detail kecil di sebuah karya.
Kita akan membaca hening sepilihan teks sastra dari para penulis pilihan yang sudah disediakan oleh panitia. Teman-teman disilakan untuk mengembara dalam naskah dan menggarisbawahi apa saja yang menarik–tanpa harus terpengaruh teori-teori sastra. Impresi pembacaan akan diobrolkan secara hangat dan bersama kita menggali keunikan dalam karya tersebut.
Setelah bergulir dalam edisi-edisi khusus membahas karya pengarang legendaris, yakni NH Dini dan Ahmad Tohari, kini perbincangan beranjak pada karya penulis Indonesia era kini, yakni Linda Christanty.
Karir menulis Linda bergulir antara jurnalisme dan sastra, menjadikan karyanya selalu terasa unik karena kepekaannya mengeksplorasi aneka dimensi kisah manusia. Kronik sejarah, persoalan HAM, dan kritik sosial terjalin dalam narasi yang indah, kadang terasa lembut, kadang juga getir. Penulis kelahiran Bangka, 18 Maret 1970 ini telah meraih berbagai penghargaan sastra, di antaranya SEA Write Award (2013), Kusala Sastra Khatulistiwa (2004), dan lain-lain.
Dalam edisi kali ini, akan dibahas cerpen pilihan dari dua bukunya berbeda, yaitu Kuda Terbang Maria Pinto (2004) dan Rahasia Selma (2010). Adapun jadwal lengkap adalah sebagai berikut:
Kamis, 18 Juni 2026 pukul 16.00 - 18.00
Cerpen “Kuda Terbang Maria Pinto”
di Communal Space ELTI Yogyakarta
“Kuda Terbang Maria Pinto” merupakan kumpulan cerpen yang diterbitkan pada tahun 2004 dan mengantarkannya meraih Penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa pada tahun yang sama. Para kritikus menyoroti ketajaman Linda mengungkap peristiwa kekerasan yang menjungkirbalikkan berbagai hal, termasuk konsep tentang maskulinitas. Dari cerpen dalam buku ini kita akan menemukan situasi konflik serba pelik dan mendorong kita mempertanyakan makna keberadaan kita sebagai manusia.
Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 16.00 - 18.00
Cerpen “Rahasia Selma”
di Communal Space ELTI Yogyakarta
Buku “Rahasia Selma” terbit pertama kali pada tahun 2010, disebut sebagai kumpulan cerpen yang membuka cakrawala baru tentang manusia dan kemanusiaan. Tema-tema seputar pergulatan batin, trauma, ketidakadilan, hingga mitos yang tumbuh di masyarakat. Rasanya tidak berlebihan pendapat para pakar yang menganggap karyanya sebagai gambaran arah perkembangan sastra cerpen di Indonesia.
Kamis, 16 Juli 2026 pukul 16.00 - 18.00
Bincang Ringan bersama Linda Christanty
di Communal Space ELTI Yogyakarta
Bagaimana peristiwa sejarah dan isu kemanusiaan diendapkan untuk dituliskan menjadi cerpen-cerpen yang menggugah? Apa pandangannya tentang makna cerita dalam keriuhan dunia digital hari ini yang serba cepat? Linda Christanty akan membuka “rahasia dapurnya” dan kita dapat mengintip kiat-kiatnya dalam menulis.
* Tanggal dalam konfirmasi dengan Narasumber
Seluruh acara ini gratis dan terbuka untuk umum.