Request edit access
SAYEMBARA KRITIK SASTRA - DKJ 2017
Perkembangan sastra Indonesia dalam sejarahnya tak pernah bisa dilepaskan dari sejarah kritik sastra. Kepenyairan Chairil Anwar dan kritik H.B. Jassin, kepengarangan Pramoedya Ananta Toer dan debat estetika sastra 1960-an, modernisme sastra di era 1970-an dan debat New Criticism Mazhab Rawamangun, genre sastra protes dan diskusi seputar sastra kontekstual era 1980-an, adalah contoh-contoh yang membuktikan kait-kelindan antara aktivitas sastra dan aktivitas kritik. Pada era 1990-an dan dekade pertama 2000-an interaksi tersebut berlanjut di seputar debat tentang pascamodernisme dan sastra pascamodern (puisi-puisi Afrizal Malna dan novel Cala Ibi, misalnya). Kritik sastra, di sebagian besar sejarah sastra Indonesia, memegang peranan sebagai pendorong perkembangan sastra dan media edukasi publik terkait kesusastraan. Peran strategis itulah yang menempatkan arti penting kritik sastra dalam peta kesusastraan Indonesia.

Melihat realitas dunia Sastra Indonesia saat ini dan pentingnya Kritik Sastra untuk mendorong lahirnya karya – karya Sastra bermutu di Indonesia, Sayembara Kritik Sastra DKJ 2017 diselenggarkan.

Judul Tanpa Judul
Nama
Your answer
Tempat Lahir
Your answer
Tanggal Lahir
MM
/
DD
/
YYYY
Jenis Identitas
Your answer
Nomor Identitas
Your answer
Alamat
Your answer
Provinsi
Your answer
No. Telepon Yang Dapat Dihubungi
Alamat Email
Your answer
Institusi Bekerja (Jika Peserta Adalah Seorang Pekerja)
Your answer
Institusi Belajar (Jika Peserta Adalah Seorang Pelajar / Mahasiswa)
Your answer
Judul Naskah Kritik Sastra
Your answer
Submit
Never submit passwords through Google Forms.
This content is neither created nor endorsed by Google. Report Abuse - Terms of Service - Additional Terms