RENCANA PELAKSANAAN

PEMBELAJARAN MENDALAM

KELAS 5

IPAS

(Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)

BAB 7

  1. Melihat Karna Cahaya
  2. Misteri Bayangan
  3. Dunia Penuh Warna

SD NEGERI ……………..

TAHUN AJARAN 2025/2026


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam

Melihat Karna Cahaya

Nama Sekolah         :

Kelas/Semester        : V/II

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Alokasi waktu (JP)        : 4 JP

A. Identitas Peserta Didik

B. Identitas Materi Pembelajaran

C. Dimensi Profil Lulusan

  1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
  2. Kewargaan
  3. Penalaran Kritis
  4. Kreativitas
  5. Kolaborasi
  6. Kemanirian
  7. Kesehatan
  8. Komunikasi

D. Capaian Pembelajaran

  1. Pengetahuan:
    Peserta didik dapat menjelaskan konsep cahaya dan bagaimana cahaya memungkinkan kita untuk melihat benda-benda.
  2. Keterampilan:
    Peserta didik dapat menggambarkan bagaimana cahaya berinteraksi dengan benda, serta dapat memberikan contoh fenomena yang terjadi akibat cahaya, seperti bayangan dan pelangi.
  3. Sikap:
    Peserta didik memiliki sikap ingin tahu yang tinggi terhadap fenomena alam, serta menunjukkan rasa penasaran terhadap bagaimana berbagai proses alam dapat dijelaskan melalui ilmu pengetahuan.

E. Topik Pembelajaran

Topik: Melihat Karena Cahaya
Deskripsi: Pembelajaran ini akan mengajarkan siswa tentang pentingnya cahaya dalam proses penglihatan. Siswa akan mempelajari bagaimana cahaya dipantulkan oleh benda dan masuk ke dalam mata kita untuk menghasilkan penglihatan. Mereka juga akan mempelajari fenomena lainnya yang terkait dengan cahaya, seperti bayangan, pelangi, dan pantulan cahaya, serta bagaimana fenomena tersebut terjadi.

F. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat mendefinisikan cahaya dan menjelaskan peran cahaya dalam proses melihat.
  2. Siswa dapat menggambarkan bagaimana cahaya dipantulkan oleh benda dan masuk ke dalam mata.
  3. Siswa dapat mengidentifikasi fenomena alam yang terjadi akibat cahaya, seperti bayangan, pelangi, dan pantulan cahaya.
  4. Siswa dapat melakukan percobaan sederhana untuk mengamati bagaimana cahaya bekerja dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Siswa dapat mengembangkan sikap kritis dan kreatif dalam mencari penjelasan atas fenomena alam terkait cahaya.

G. Praktik Pedagogis

H. Mitra Pembelajaran

I. Lingkungan Pembelajaran

J. Pemanfaatan Digital

K. Langkah-langkah Pembelajaran

I. Pendahuluan (Berkesadaran, Bermakna)

  1. Menyapa Siswa dan Membuka Pelajaran: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, menciptakan suasana yang menyenangkan dan siap belajar.
  2. Pengenalan Materi: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yang akan membahas tentang bagaimana cahaya memungkinkan kita untuk melihat benda-benda di sekitar kita.
  3. Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan seperti, “Apa yang kalian ketahui tentang cahaya?” atau “Mengapa kita bisa melihat benda di sekitar kita?”

II. Inti (Bermakna, Menggembirakan)

  1. Diskusi Kelompok: Siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan peran cahaya dalam penglihatan. Mereka akan menggali lebih dalam mengenai bagaimana cahaya dipantulkan oleh benda dan bagaimana cahaya masuk ke dalam mata kita.
  2. Menyelidiki dan Mengaplikasi: Siswa akan melakukan percobaan sederhana untuk mengamati bagaimana cahaya berinteraksi dengan benda. Misalnya, menggunakan senter dan cermin untuk mengamati bayangan yang terbentuk.
  3. Membuat Proyek: Setiap kelompok akan membuat proyek yang menggambarkan fenomena cahaya, seperti bayangan, pantulan cahaya, atau pelangi. Mereka akan mendokumentasikan hasil percobaan mereka dan membuat presentasi atau poster untuk menjelaskan fenomena yang telah mereka amati.
  4. Presentasi: Setiap kelompok akan mempresentasikan hasil proyek mereka dan menjelaskan bagaimana cahaya berperan dalam proses melihat, serta fenomena terkait dengan cahaya yang mereka amati.

III. Penutup (Berkesadaran)

  1. Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang pentingnya cahaya dalam proses penglihatan dan bagaimana cahaya berinteraksi dengan benda.
  2. Merencanakan Pembelajaran Selanjutnya: Guru mengajak siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya yang akan membahas tentang cara-cara melindungi mata dari paparan cahaya berlebihan dan pentingnya menjaga kesehatan mata.
  3. Refleksi: Siswa diminta untuk merefleksikan apa yang telah mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka dapat menerapkan pengetahuan tentang cahaya dalam kehidupan sehari-hari.

L. Asesmen Pembelajaran

I. Asesmen Awal

II. Asesmen Proses

III. Asesmen Akhir

Mengetahui                                                         ………………………………..

Kepala Sekolah                                                Guru

……………………………………..                                ……………………………….


Tes Tulis

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Kelas                        : V
Topik                        : Melihat Karna Cahaya
Waktu                        : 45 Menit

A. Pilihan Ganda

Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

  1. Apa yang dimaksud dengan cahaya?
    A. Energi yang tidak dapat dilihat
    B. Gelombang yang dapat dilihat dan memungkinkan kita untuk melihat benda
    C. Gelombang suara yang dapat didengar
    D. Semua jawaban salah
  2. Mengapa kita bisa melihat benda?
    A. Karena benda mengeluarkan cahaya
    B. Karena cahaya dipantulkan oleh benda dan masuk ke mata
    C. Karena benda bisa menyerap cahaya
    D. Semua jawaban salah
  3. Fenomena yang terjadi ketika cahaya dipantulkan oleh benda adalah?
    A. Pelangi
    B. Bayangan
    C. Pembiasan cahaya
    D. Semua jawaban benar
  4. Apa yang terjadi jika tidak ada cahaya?
    A. Kita tidak bisa melihat benda di sekitar kita
    B. Semua benda menghilang
    C. Kita bisa melihat lebih jelas
    D. Semua jawaban salah
  5. Apa yang terjadi pada cahaya saat melewati air?
    A. Cahaya tetap bergerak lurus
    B. Cahaya dibiaskan
    C. Cahaya terhalang
    D. Cahaya menghilang
  6. Bayangan terbentuk ketika?
    A. Cahaya melewati benda transparan
    B. Cahaya dipantulkan dari benda
    C. Cahaya terhalang oleh benda yang tidak tembus cahaya
    D. Semua jawaban salah
  7. Pelangi terbentuk karena?
    A. Pembiasan cahaya
    B. Pantulan cahaya
    C. Cahaya yang diserap oleh air
    D. Semua jawaban salah
  8. Apa yang dimaksud dengan cahaya yang dipantulkan?
    A. Cahaya yang diserap oleh benda
    B. Cahaya yang kembali ke arah sumber cahaya
    C. Cahaya yang menembus benda
    D. Semua jawaban salah
  9. Mengapa kita melihat warna-warna di pelangi?
    A. Karena cahaya dibiasakan oleh air dan membentuk spektrum warna
    B. Karena cahaya diserap oleh air
    C. Karena cahaya dipantulkan oleh air
    D. Semua jawaban salah
  10. Salah satu cara untuk melindungi mata dari cahaya berlebihan adalah dengan?
    A. Menutup mata
    B. Menggunakan pelindung mata seperti kacamata hitam
    C. Tidak keluar rumah
    D. Semua jawaban benar

Soal Isian (5 Soal)

  1. Cahaya memungkinkan kita untuk __________ benda-benda di sekitar kita.
  2. Bayangan terbentuk ketika __________ terhalang oleh benda.
  3. Fenomena pelangi terjadi karena __________ cahaya oleh tetesan air.
  4. Cahaya yang masuk ke mata kita membantu kita untuk __________ benda.
  5. Untuk melihat warna pelangi, cahaya __________ terlebih dahulu.

 


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam

Misteri Bayangan

Nama Sekolah         :

Kelas/Semester        : V/II

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Alokasi waktu (JP)        : 4 JP

A. Identitas Peserta Didik

Sebagai anak-anak yang mulai memasuki fase perkembangan lebih lanjut, mereka cenderung sangat penasaran dan ingin mengetahui lebih banyak tentang fenomena alam sekitar mereka. Oleh karena itu, pemahaman tentang bayangan akan menarik bagi mereka dan dapat merangsang rasa ingin tahu mereka.

B. Identitas Materi Pembelajaran

C. Dimensi Profil Lulusan

  1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
  2. Kewargaan
  3. Penalaran Kritis
  4. Kreativitas
  5. Kolaborasi
  6. Kemanirian
  7. Kesehatan
  8. Komunikasi

D. Capaian Pembelajaran

  1. Pengetahuan:
    Peserta didik dapat menjelaskan konsep bayangan, bagaimana bayangan terbentuk, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan bayangan.
  2. Keterampilan:
    Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk mengamati bagaimana bayangan terbentuk, serta dapat menggambarkan perubahan bentuk bayangan berdasarkan posisi cahaya dan benda.
  3. Sikap:
    Peserta didik memiliki sikap ingin tahu yang tinggi dan menunjukkan rasa penasaran terhadap fenomena alam yang ada di sekitar mereka, terutama dalam mempelajari bagaimana bayangan terbentuk dan apa yang mempengaruhi pembentukannya.

E. Topik Pembelajaran

Topik: Misteri Bayangan
Deskripsi: Pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang fenomena bayangan. Siswa akan mempelajari bagaimana cahaya berinteraksi dengan benda, bagaimana bayangan terbentuk, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan bayangan. Mereka juga akan mempelajari bagaimana posisi cahaya dan benda dapat mempengaruhi bentuk dan ukuran bayangan. Siswa akan diajak untuk melakukan percobaan dan observasi untuk memahami konsep ini dengan lebih baik.

F. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat menjelaskan apa itu bayangan dan bagaimana bayangan terbentuk.
  2. Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan bayangan, seperti jarak cahaya dan benda, serta posisi benda terhadap cahaya.
  3. Siswa dapat menggambarkan perubahan bentuk bayangan ketika posisi benda dan cahaya diubah.
  4. Siswa dapat melakukan percobaan untuk mengamati dan memanipulasi pembentukan bayangan secara langsung.
  5. Siswa dapat mengembangkan sikap kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan fenomena bayangan.

G. Praktik Pedagogis

H. Mitra Pembelajaran

I. Lingkungan Pembelajaran

J. Pemanfaatan Digital

K. Langkah-langkah Pembelajaran

I. Pendahuluan (Berkesadaran, Bermakna)

  1. Menyapa Siswa dan Membuka Pelajaran: Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan menyapa siswa untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan siap belajar.
  2. Pengenalan Materi: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan membahas fenomena bayangan dan bagaimana cahaya berperan penting dalam pembentukannya.
  3. Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan seperti, “Apa yang kalian ketahui tentang bayangan?” atau “Bagaimana menurut kalian bayangan terbentuk?”

II. Inti (Bermakna, Menggembirakan)

  1. Diskusi Kelompok: Siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan apa yang dimaksud dengan bayangan, bagaimana bayangan terbentuk, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Mereka akan menggali lebih dalam tentang apa yang terjadi ketika cahaya terhalang oleh benda.
  2. Menyelidiki dan Mengaplikasi: Siswa akan melakukan percobaan sederhana untuk mengamati bagaimana bayangan terbentuk. Mereka akan menggunakan senter, cermin, dan benda lainnya untuk melihat bagaimana posisi benda dan cahaya mempengaruhi bentuk bayangan.
  3. Membuat Proyek: Setiap kelompok akan membuat laporan percobaan dan poster yang menggambarkan fenomena bayangan serta bagaimana cahaya berinteraksi dengan benda. Mereka akan menggambarkan perubahan bentuk bayangan ketika posisi cahaya dan benda diubah.
  4. Presentasi: Setiap kelompok akan mempresentasikan hasil percobaan mereka dan menjelaskan hasil temuan mereka mengenai pembentukan bayangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

III. Penutup (Berkesadaran)

  1. Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang bagaimana bayangan terbentuk dan faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukannya.
  2. Merencanakan Pembelajaran Selanjutnya: Guru mengajak siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya yang akan membahas tentang cahaya dan bagaimana cahaya dapat dipantulkan atau dibiasakan oleh berbagai benda.
  3. Refleksi: Siswa diminta untuk merefleksikan apa yang telah mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka dapat menerapkan pengetahuan tentang bayangan dalam kehidupan sehari-hari.

L. Asesmen Pembelajaran

I. Asesmen Awal

II. Asesmen Proses

III. Asesmen Akhir

Mengetahui                                                         ………………………………..

Kepala Sekolah                                                Guru

……………………………………..                                ……………………………….


Tes Tulis

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Kelas                        : V
Topik                        : Misteri Bayangan
Waktu                        : 45 Menit

A. Pilihan Ganda

Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

  1. Apa yang dimaksud dengan bayangan?
    A. Bentuk yang terlihat ketika cahaya dipantulkan oleh benda
    B. Bayangan yang terbentuk di tempat gelap
    C. Bentuk yang terbentuk ketika cahaya terhalang oleh benda
    D. Semua jawaban salah
  2. Bayangan terbentuk karena?
    A. Cahaya dapat menembus semua benda
    B. Cahaya tidak dapat menembus benda yang tidak tembus cahaya
    C. Cahaya tidak ada
    D. Semua jawaban salah
  3. Apa yang mempengaruhi bentuk bayangan?
    A. Posisi benda terhadap cahaya
    B. Posisi benda terhadap permukaan tempat bayangan terbentuk
    C. Semua jawaban benar
    D. Hanya warna benda
  4. Jika benda diletakkan dekat dengan cahaya, bentuk bayangan akan?
    A. Lebih besar
    B. Lebih kecil
    C. Tidak berubah
    D. Menghilang
  5. Apa yang terjadi pada bayangan jika cahaya dipantulkan oleh cermin?
    A. Bayangan akan kabur
    B. Bayangan akan tetap jelas
    C. Bayangan akan menghilang
    D. Bayangan akan terbalik
  6. Fenomena pelangi terjadi karena?
    A. Bayangan yang terbentuk di atas permukaan air
    B. Pembiasan cahaya
    C. Cahaya yang dipantulkan oleh benda
    D. Semua jawaban salah
  7. Bayangan yang terbentuk pada permukaan datar dan jelas disebut?
    A. Bayangan kabur
    B. Bayangan terbalik
    C. Bayangan nyata
    D. Bayangan terbentuk di air
  8. Apa yang dimaksud dengan bayangan terbalik?
    A. Bayangan yang terbalik dan tidak jelas
    B. Bayangan yang terbentuk di bawah permukaan air
    C. Bayangan yang terbentuk setelah cahaya diteruskan
    D. Bayangan yang terbentuk akibat cahaya pantul
  9. Jika kita bergerak menjauh dari sumber cahaya, ukuran bayangan akan?
    A. Menjadi lebih besar
    B. Menjadi lebih kecil
    C. Tidak berubah
    D. Menghilang
  10. Apa yang terjadi jika bayangan terbentuk di atas permukaan yang tidak rata?
    A. Bayangan akan tetap jelas
    B. Bayangan akan kabur dan terdistorsi
    C. Bayangan akan lebih besar
    D. Bayangan akan menghilang

Soal Isian (5 Soal)

  1. Bayangan terbentuk ketika cahaya __________ oleh benda.
  2. Posisi benda terhadap cahaya mempengaruhi __________ bayangan.
  3. Jika benda diletakkan dekat dengan sumber cahaya, bayangan akan __________.
  4. Cermin dapat membuat bayangan __________.
  5. Bayangan yang terbentuk pada permukaan datar dan jelas disebut __________.


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam

Dunia Penuh Warna

Nama Sekolah         :

Kelas/Semester        : V/II

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Alokasi waktu (JP)        : 4 JP

A. Identitas Peserta Didik

Sebelumnya, siswa sudah mempelajari tentang cahaya dan bagaimana cahaya mempengaruhi penglihatan kita terhadap dunia. Namun, mereka mungkin belum sepenuhnya memahami bagaimana warna terbentuk dan bagaimana warna dipengaruhi oleh cahaya. Sebagian besar siswa mungkin sudah tahu bahwa benda tampak berwarna karena cahaya yang dipantulkan oleh benda tersebut, tetapi mereka belum sepenuhnya mengerti tentang spektrum warna dan bagaimana warna-warna tersebut mempengaruhi kehidupan mereka.

B. Identitas Materi Pembelajaran

C. Dimensi Profil Lulusan

  1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
  2. Kewargaan
  3. Penalaran Kritis
  4. Kreativitas
  5. Kolaborasi
  6. Kemanirian
  7. Kesehatan
  8. Komunikasi

D. Capaian Pembelajaran

  1. Pengetahuan:
    Peserta didik dapat menjelaskan konsep warna, bagaimana warna terbentuk, serta peran cahaya dalam menciptakan warna.
  2. Keterampilan:
    Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai fenomena warna yang terjadi di alam dan menjelaskan bagaimana spektrum cahaya mempengaruhi pembentukan warna.
  3. Sikap:
    Peserta didik memiliki sikap ingin tahu yang tinggi terhadap fenomena alam dan mampu menerapkan konsep warna dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

E. Topik Pembelajaran

Topik: Dunia Penuh Warna
Deskripsi: Pembelajaran ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada siswa tentang bagaimana warna terbentuk dan peran cahaya dalam menciptakan warna. Siswa akan mempelajari spektrum cahaya, pembiasan cahaya, dan bagaimana warna dapat terlihat pada benda yang berbeda. Mereka juga akan mempelajari tentang fenomena alam terkait warna, seperti pelangi dan prisma.

F. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa dapat mendefinisikan apa itu warna dan bagaimana warna terbentuk.
  2. Siswa dapat menjelaskan peran cahaya dalam proses terbentuknya warna.
  3. Siswa dapat mengidentifikasi berbagai warna yang terdapat dalam spektrum cahaya.
  4. Siswa dapat melakukan percobaan untuk mengamati pembiasan cahaya dan pembentukan warna.
  5. Siswa dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang warna dalam kehidupan sehari-hari dan memahami fenomena alam terkait warna.

G. Praktik Pedagogis

H. Mitra Pembelajaran

I. Lingkungan Pembelajaran

J. Pemanfaatan Digital

K. Langkah-langkah Pembelajaran

I. Pendahuluan (Berkesadaran, Bermakna)

  1. Menyapa Siswa dan Membuka Pelajaran: Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan menyapa siswa untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan siap belajar.
  2. Pengenalan Materi: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan membahas tentang warna dan bagaimana cahaya berperan dalam membentuk warna.
  3. Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan seperti, “Apa yang kalian ketahui tentang warna?” atau “Mengapa kita bisa melihat warna pada benda?”

II. Inti (Bermakna, Menggembirakan)

  1. Diskusi Kelompok: Siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan bagaimana warna terbentuk dan peran cahaya dalam menciptakan warna. Mereka juga akan membahas fenomena alam yang terkait dengan warna, seperti pelangi dan pembiasan cahaya.
  2. Menyelidiki dan Mengaplikasi: Siswa akan melakukan percobaan sederhana dengan menggunakan senter, prisma, atau kaca bening untuk mengamati bagaimana cahaya dapat dipisahkan menjadi warna-warna tertentu. Mereka akan mengamati fenomena pembiasan dan bagaimana warna terbentuk melalui percobaan tersebut.
  3. Membuat Proyek: Setiap kelompok akan membuat laporan percobaan dan poster yang menggambarkan cara-cara cahaya membentuk warna. Poster ini akan menjelaskan hasil percobaan mereka, fenomena pembiasan cahaya, dan bagaimana warna muncul dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Presentasi: Setiap kelompok akan mempresentasikan hasil percobaan mereka dan menjelaskan bagaimana cahaya berperan dalam menciptakan warna, serta bagaimana fenomena seperti pelangi terjadi.

III. Penutup (Berkesadaran)

  1. Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang warna dan cahaya, serta bagaimana fenomena warna mempengaruhi kehidupan kita.
  2. Merencanakan Pembelajaran Selanjutnya: Guru mengajak siswa untuk mempersiapkan materi berikutnya yang akan membahas tentang pentingnya melindungi mata dari cahaya yang berlebihan dan pentingnya kesehatan mata.
  3. Refleksi: Siswa diminta untuk merefleksikan apa yang telah mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka dapat menerapkan pengetahuan tentang cahaya dan warna dalam kehidupan sehari-hari.

L. Asesmen Pembelajaran

I. Asesmen Awal

II. Asesmen Proses

III. Asesmen Akhir

Mengetahui                                                         ………………………………..

Kepala Sekolah                                                Guru

……………………………………..                                ……………………………….


Tes Tulis

Mata Pelajaran        : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Kelas                        : V
Topik                        :
Dunia Penuh Warna
Waktu                        : 45 Menit

A. Pilihan Ganda

Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

  1. Apa yang dimaksud dengan spektrum cahaya?
    A. Cahaya yang tidak dapat terlihat
    B. Cahaya yang dapat dipantulkan
    C. Rentang warna yang terbentuk ketika cahaya dibiasakan
    D. Semua jawaban salah
  2. Mengapa pelangi memiliki berbagai warna?
    A. Karena cahaya dibiaskan oleh tetesan air
    B. Karena cahaya dipantulkan oleh air
    C. Karena cahaya diserap oleh air
    D. Semua jawaban salah
  3. Apa yang dimaksud dengan cahaya putih?
    A. Cahaya yang tidak memiliki warna
    B. Cahaya yang terbentuk dari spektrum warna
    C. Cahaya yang tidak bisa dipantulkan
    D. Semua jawaban salah
  4. Fenomena pelangi terjadi karena?
    A. Pembiasan cahaya
    B. Pantulan cahaya
    C. Cahaya yang diserap oleh air
    D. Semua jawaban salah
  5. Bayangan yang terbentuk akibat cahaya disebut?
    A. Bayangan nyata
    B. Bayangan kabur
    C. Bayangan pembiasan
    D. Semua jawaban benar
  6. Apa yang terjadi ketika cahaya melewati prisma?
    A. Cahaya tetap bergerak lurus
    B. Cahaya terpisah menjadi berbagai warna
    C. Cahaya menghilang
    D. Cahaya berubah menjadi gelap
  7. Pelangi terbentuk setelah?
    A. Hujan
    B. Senja
    C. Matahari terbit
    D. Semua jawaban benar
  8. Warna apa yang terlihat pertama kali ketika cahaya melewati prisma?
    A. Merah
    B. Biru
    C. Hijau
    D. Kuning
  9. Cahaya yang dapat kita lihat merupakan bagian dari?
    A. Gelombang elektromagnetik
    B. Gelombang suara
    C. Gelombang air
    D. Semua jawaban salah
  10. Untuk melihat warna pelangi, cahaya harus?
    A. Dibiaskan melalui tetesan air
    B. Dipantulkan oleh cermin
    C. Diserap oleh tanah
    D. Semua jawaban salah

Soal Isian (5 Soal)

  1. Fenomena warna di alam terjadi karena __________ cahaya.
  2. Pelangi terbentuk ketika cahaya __________ oleh tetesan air.
  3. Cahaya __________ adalah cahaya yang dapat dipisahkan menjadi berbagai warna.
  4. Dalam percobaan pembiasan cahaya menggunakan prisma, warna pertama yang terlihat adalah __________.
  5. Warna pelangi terbentuk karena __________ cahaya.

www.gurumerangkum.com