BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam era globalisasi yang penuh daya saing, pengembangan dan pelaksanaan

pendidikan fisika diperlukan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme

pendidik fisika agar sesuai dengan tuntutan IPTEKS di masyarakat. Perkembangan

masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan menuntut penyelesaian yang sistematik dan

berkelanjutan. Dalam era globalisasi, pendidikan tinggi akan mengalami kecenderungan

perkembangan yang amat cepat dan dinamis sebagai konsekuensi dinamika peluang dan

tantangan yang harus dihadapi baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional.

Oleh karena itu perguruan tinggi, termasuk Jurusan Tadris Fisika harus mampu

menjawab tantangan masa depan tersebut dengan melaksanakan tugas, fungsi dan

peran sebaik-baiknya. Agar upaya yang dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun

mendatang sesuai dengan kondisi dan perkembangan, maka Jurusan Tadris Fisika perlu

menyusun rencana strategis (Renstra) Tahun 2016–2020.

Perencanaan strategis pada hakekatnya adalah suatu kerangka kerja yang

berorientasi pada penanggulangan isu, sehingga rencana kerja disusun berdasarkan isu

pokok. Isu tersebut dijabarkan dari kondisi internal dan eksternal. Kondisi internal

mengindikasikan adanya kemungkinan kekuatan dan kelemahan, sedangkan kondisi

eksternal mengindikasikan kemungkinan peluang dan tantangan yang akan dihadapi

dalam mengelola pengembangan Jurusan tadris fisika di masa mendatang. Perencanaan

strategis Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar merupakan perencanaan jangka

panjang (5 tahun), berorientasi kedepan, penetapan tujuan dan penyusunan strategi

secara eksplisit, yang memetakan alur kegiatan saat ini dengan gambaran masa depan

yang diinginkan dengan mendasarkan pada pertimbangan matang akan kemampuan

organisasi dan kecenderungan perubahan lingkungan.

Sejalan dengan usaha untuk mengimbangi perubahan dan tuntutan masyarakat,

secara internal Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar telah melakukan berbagai

pembenahan dan pengembangan program yang tertuang dalam Renstra 2012-2016

Renstra 2012-2016 ini difokuskan pada: (1) peningkatan mutu penyelenggaraan

pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; (2) penguatan manajemen

dan peningkatan mutu sumber daya; (3) penguatan organisasi dan akses layanan.

Dengan berakhirnya Renstra Jurusan Tadris Fisika STAIN Batusangkar tahun 2012-2016,

dan terjadinya perubahan Visi IAIN Batusangkar menjadi,”Integratif dan Interkonektif

dalam Keilmuan, Berkearifan Lokal, Bereputasi Global”, dan visi FTIK IAIN Batusangkar

yaitu “Integratif dan Interkonektif, Berkearifan Lokal dan Bereputasi Global dalam

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 1


Keilmuan Pendidikan dan Keguruan pada Tahun 2030” maka harus diterjemahkan

kembali menjadi Rencana Strategis (Renstra) Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar

2016-2020. Di samping mengacu kepada peraturan dasar yang dimiliki, Renstra Jurusan

Tadris Fisika IAIN Batusangkar 2016-2020 disusun dengan memperhatikan capaian

kinerja Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN 2012-2016 sebagai baseline dan rujukan

utama dalam pengembangan kebijakan dan program Renstra 2016-2020.

Capaian kinerja di bidang tridharma perguruan tinggi sepanjang kurun waktu 2012-

2016 menunjukkan bahwa sebagian terget ada yang tercapai dan ada yang belum

tercapai. Diantara capaian kinerja yang diraih periode 2012-2016 adalah adanya dosen

yang berpendidikan S3 sebanyak 14 % dari 50 % yang ditargetkan dan terakreditasinya

seluruh proram studi Tadris Fisika IAIN Batusangkar. Selain itu juga terlihat dari sudah

berlakunya kurikulum berbasis KKNI pada Jurusan Tadris Fisika dimulai pada tahun

akademik 2016/207.

Berdasarkan kondisi di atas, arah dan target pengembangan Jurusan Tadris Fisika

IAIN Batusangkar untuk lima tahun ke depan difokuskan pada pemenuhan standar

nasional sebagai Learning Institute. Kondisi ini tercermin pada berbagai komponen

pembelajaran, mulai dari software (tujuan, kurikulum, strategi pembelajaran dan

keterampilan serta budaya akademik) sampai pada hardware (sarana dan prasarana

fisik). Citra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar sebagai tempat delivering and

transforming of knowledge berstandar nasional diharapkan dapat terbangun di kalangan

stakeholders dan user. Selain itu, pembelajaran lebih difokuskan pada penguatan nilai

dengan menerapkan pembelajaran fisika secara moderat melalui integrasi ‘ilmu umum’

dan ‘ilmu agama’ berbasis riset dan kearifan lokal (local wisdom). Sebagai langkah awal,

perhatian pengelolaan diarahkan pada penataan organisasi, sumber daya manusia (SDM)

dan infrastruktur yang mapan sehingga diperoleh organisasi yang sehat yang didukung

oleh SDM yang berkualitas.D

B. Sejarah Jurusan Tadris Fisika

STAIN Batusangkar pada saat perubahan status memiliki satu Jurusan Tarbiyah,

yang terdiri atas tiga Jurusan: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab

(PBA) dan Kependidikan Islam (KI). Pada tahun 1998 dibuka Jurusan Syariah dengan

Jurusan Ahwal al-Syakhshiyah (Hukum Perdata Islam), tahun 2000 dibuka Jurusan

Muamalah (Ekonomi Islam Konsentrasi Perbankan Syariah) dan Tadris Bahasa Inggris,

tahun 2005 dibuka Jurusan Tadris Matematika dan Jurusan Manajemen Informatika (D3).

Selanjutnya pada tahun 2012 dibuka Program Studi Tadris Fisika dan Tadris Biologi,

berdasarkan izin pendirian dikeluarkan oleh Direktur Pendidikan Islam No. SK Nomor :

1143 Tahun 2012. Tahun 2014 Program Studi Tadris Fisika sudah terakreditasi BAN-PT

dengan Nomor SK BAN-PT : No. 176/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2014.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 2


Pada tahun 2012 dibentuk panitia alih status dari STAIN ke IAIN Batusangkar

menyusun dokumen alih status, dan memprosesnya ke kementerian yang terkait. Proses

ini didukung oleh sivitas akademika, Ketua DPRD Sumatera Barat dengan surat Nomor

070/454/DPRD-2012 dan Bupati Tanah Datar dengan surat Nomor: 844/544-kesra/2012

tanggal 2 Mei 2012, Gubernur Sumatera Barat melalui surat Nomor: 01/REG/65B/2012

tanggal 27 April 2012, dan tokoh-tokoh Sumatera Barat yang ada di daerah dan di Pusat.

Akhirnya pada tanggal 23 Desember 2015 keluarlah PERPRES Nomor 147 Tahun 2015

diundangkan tanggal 28 Desember 2015 tentang alih status STAIN menjadi IAIN

Batusangkar. Peralihan ini Menjadikan jurusan Tarbiyah STAIN Batusangkar beralih

status menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar dengan struktur

organisasi dekan dan tiga pembantu dekan serta sejumlah Program Studi menjadi jurusan

(Ortaker IAIN Batusangkar tahun 2016). Inilah periode awal berdirinya Fakultas Tarbiyah

dan Ilmu Keguruan di IAIN Batusangkar (disingkat FTIK).

C. Landasan Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 4864); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5007); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2009 tentang Tunjangan Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khusus Guru dan Dosen, serta Tunjangan Kehormatan Profesor (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5016);

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 3


8. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 103, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5423); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5533); 12. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional

Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 24); 13. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8); 14. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang Kementerian Agama (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 168); 15. Peraturan Presiden Nomor 147 Tahun 2015 tentang Perubahan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar Menjadi Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 343); 16. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 592) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 348); 17. Peraturan Menteri Agama Nomor 65 Tahun 2013 tentang Pelayanan Publik di

Kementerian Agama; 18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Kerja

Sama Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 253); 19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2014 tentang

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi; 20. Peraturan Menteri Agama Nomor 55 Tahun 2014 tentang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pada Perguruan Tinggi Keagamaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1958); 21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 87 Tahun 2014 tentang Akreditasi Jurusan dan Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1290);

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 4


22. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 154 Tahun 2014 tentang Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Gelar Lulusan Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1687); 23. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 Tahun 2015 tentang Registrasi Pendidik pada Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1372); 24. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1952); 25. Peraturan Menteri Agama Nomor 74 Tahun 2015 tentang Penerimaaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Pada perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1808); 26. Peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil Perguruan Tinggi Keagamaan dan Dosen Tetap Perguruan Tinggi Keagamaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 76); 27. Peraturan Menteri Agama Nomor 21 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 535); 28. Keputusan Menteri Agama Nomor 387 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan

Pembukaan Jurusan pada Perguruan Tinggi Agama Islam

D.Tujuan Rencana Strategis

Tujuan disusunnya Renstra Jurusan Tadris Fisika tahun 2016-2020, FTIK IAIN

Batusangka adalah:

a. Sebagai alat untuk mengantisipasi perkembangan dan dinamika kebutuhan dan

tuntutan masyarakat.

b. Sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan atau tindakan dalam kurun waktu tahun

2016-2020.

c. Sebagai pedoman dalam mengalokasikan dan memanfaatkan sumber daya secara

efesien.

d. Sebagai alat untuk mewujudkan visi dan misi Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar.

e. Sebagai sarana untuk menjaga kesinambungan pengembangan Jurusan Tadris Fisika

IAIN Batusangkar .

f. Sebagai alat untuk menilai kinerja Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar.

E. Ruang Lingkup dan Sistematika Penyusunan Renstra

Renstra Jurusan Tadris Fisika tahun 2016-2020, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu

Keguruan IAIN Batusangkar mencakup berbagai aspek pelaksanaan pendidikan,

penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sarana dan

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 5


prasarana. Perencanaan strategis ini juga dimaksudkan untuk mendorong timbulnya

gagasan serta ide baru dalam mengantisipasi globalisasi dengan tetap menjunjung

tinggi pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Namun, betapapun baiknya

suatu rencana, untuk dapat merealisasikan rencana tersebut menjadi kenyataan sangat

diperlukan persiapan, kesiapan, komitmen dan tanggung jawab moral dari semua sivitas

akademika Jurusan Tadris Fisika FTIK IAIN Batusangkar.

Sistematika

Penyusunan

BAB I :

BAB II :

BAB III :

BAB IV :

BAB V :

BAB VI :

BAB VII :

BAB VIII :

Berisi tentang Pendahuluan, yang memuat latar belakang,

landasan hukum, tujuan Renstra, ruang lingkup dan sistematika

penyusunan Renstra.

Menjelaskan tentang Visi, Misi, dan Tujuan Prodi Tadris Fisika

Membahas Kondisi Objektif

Mencakup Analisis SWOT

Berisi Kebijakan dan Program

Menjelaskan Strategi Implementasi

Menerangkan Monitoring dan Evaluasi

Berisi Penutup

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 6


BAB II

VISI, MISI, DAN TUJUAN JURUSAN TADRIS FISIKA

A. Visi Jurusan Tadris Fisika

Sesuai dengan visi IAIN Batusangkar “Integratif dan Interkonektif dalam Keilmuan,

Berkearifan Lokal, Bereputasi Global”, dan visi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

“Integratif dan Interkonektif, Berkearifan Lokal dan Bereputasi Global dalam Keilmuan

Pendidikan dan Keguruan pada Tahun 2030”, maka visi Jurusan Tadris Fisika

dirumuskan sebagai berikut “Menjadi Program Studi unggul dalam bidang

pendidikan fisika yang integratif, bereputasi nasional pada tahun 2020”.

B. Misi Jurusan Tadris Fisika

Berdasarkan visi Prodi Tadris Fisika di atas, maka misi Prodi Tadris Fisika adalah:

1. Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang unggul dalam bidang pendidikan fisika

yang terintegrasi Alquran dan Hadis.

2. Melaksanakan kegiatan penelitian dalam bidang keilmuan fisika dan pendidikan

fisika yang integratif.

3. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

4. Menerapkan tata kelola Jurusan yang berkualitas, efektif dan efisien.

5. Melaksanakan kerjasama dan kemitraan dengan dengan instansi terkait, baik lokal,

nasional, maupun internasional.

C. Tujuan Jurusan Tadris Fisika

Tujuan Prodi tadris Fisika adalah:

1. Menghasilkan dosen yang beriman, bertakwa dan mampu mengintegrasikan

pembelajaran fisika berdasarkan Alquran dan Hadis.

2. Terwujudnya penelitian dosen dalam bidang fisika dan pembelajaran yang

bermanfaat bagi masyarakat.

3. Terwujud pengabdian masyarakat yang bermanfaat dalam pengembangan keilmuan.

4. Menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya, berkarakter islami dan mampu

mengaplikasikan ilmunya di masyarakat.

5. Menghasilkan lulusan yang mampu melakukan penelitian dalam bidang

pembelajaran fisika.

6. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan mengelola institusi dan lembaga

pendidikan

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 7


BAB III

KONDISI OBJEKTIF

Kondisi objektif Jurusan Tadris Fisika FTIK IAIN Batusangkar tahun 2012-2015 berisi

tentang gambaran program dan realisasinya dalam penyelenggaraan tugas Jurusan Tadris

Fisika beserta evaluasi terhadap program yang sudah berjalan. Kondisi objektif Jurusan

Tadris Fisika menggambarkan peningkatan penyelenggaraan pendidikan, penguatan

kelembagaan, dan penguatan organisasi.

A. Peningkatan Penyelenggaraan Pendidikan

Bentuk program yang telah direalisaikan beserta evaluasi terhadap program tersebut di

Jurusan tadris fisika IAIN Batusangkar tahun 2012-2015 pada bidang penyelenggaraan

pendidikan sebagai berikut:

1. Kurikulum

Kurikulum berbasis KKNI (Peraturan Presiden RI No.8 tahun 2012 dan Peraturan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 73 tahun 2013 tentang Penerapan

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi (Pasal 10 Ayat 4)

yang terintegrasi dan interkoneksi dalam keilmuan, berkearifan lokal, bereputasi global

(Visi-misi IAIN Batusangkar) mulai dikembangkan sejak tahun 2014. Pada akhir tahun

2015 sudah selesai penyusunan kurikulum berbasis KKNI pada Jurusan tadris fisika

sebesar 75%. Realisasinya pelaksanaan kurikulum berbasis KKNI pada Jurusan tadris

fisika dimulai pada tahun akademik 2016/2017.

2. Pencapaian penguatan Jurusan dan keilmuan (Capacity Departement and Scientific)

diukur dengan indikator/ukuran kinerja Jurusan tadris fisika sudah terakreditasi baik

pada tahun 2014, dengan Nomor SK BAN-PT : No. 176/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2014.

3. Pencapaian pengembangan SDM akademik dan non-akademik untuk menunjang

penguatan Jurusan dan keilmuan diukur dengan indikator kinerja sebagai berikut:

a. Adanya penempatan 1 orang tenaga administrasi tetap pada prodi tadris fisika.

b. Adanya penambahan 2 orang dosen pada prodi tadris fisika lewat jalur seleksi

CPNS dan 1 orang tenaga laboran pada tahun 2015.

c. Adanya pelatihan/workshop tata kelola adiministrasi, pelatihan pembuatan web,

sistem informasi untuk staf prodi tahun 2015.

d. 100% dosen prodi telah berpendidikan S2 dan 14% dosen berpendidikan S3 fisika .

e. Jumlah seminar/workshop nasional dan internasional yang diikuti oleh dosen prodi

tadris fisika sampai tahun 2015 berjumlah 36 kegiatan.

f. Mendatangkan dosen pakar pada kegiatan visiting doctor, seminar nasional,

workshop pengembangan kurikulum KKNI, workshop penyusunan SKPI.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 8


4. Pencapaian pengembangan sarana, prasarana, dan infrastuktur yang mendukung

untuk menunjang penguatan Jurusan dan keilmuan diukur dengan indikator/ukuran

kinerja sebagai berikut:

a. Adanya akses internet yang cepat, mudah, dan tanpa batas (4kb/ mahasiswa )

untuk menunjang kegiatan perkuliahan.

b. Tersedianya sumber pembelajaran wajib setiap mata kuliah, baik dalam bentuk

buku teks berjumlah 500 judul, jurnal nasional yang terakreditasi 3 judul, jurnal

internasional 3 judul, prosiding 9 buah, skripsi/tesis/disertasi yang disimpan dalam

berbagai media (hard copy, CD-ROM) atau media penyimpanan lain.

c. Adanya gedung perkuliahan yang dilengkapi infocus pada setiap lokal sejumlah 7

lokal.

d. Adanya laboratorium fisika dasar, laboratorium elektronika dan instrumentasi,

laboratorium eksperimen fisika, dan labor teknologi pembelajaran IPA yang

dilengkapi dengan peralatan yang menunjang kegiatan perkuliahan.

e. Adanya ruang kerja dosen dan ruang ketua Jurusan yang sudah sesuai standard.

5. Pencapaian penguatan tata kelola dan sistem informasi satu atap berbasis teknologi

komputer, diukur dengan indikator/ukuran kinerja sebagai berikut:

a. Tersedianya pusat informasi prodi dan pangkalan data prodi yang dikelola oleh staf

administrasi prodi.

b. Persiapan pengembangan sistem penjaminan mutu prodi yang telah berjalan 30%.

c. Melakukan relevansi kurikulum di dunia kerja bagi calon pengguna lulusan.

d. Adanya kerjasama dengan pihak luar dalam bidang pendidikan, penelitian dan

pengabdian masyarakat, seperti penempatan mahasiswa PPL pada

sekolah/madrasah, narasumber pada kegiatan olimpiade di sekolah/madrasah dan

kegiatan MGMP di sekolah.

6. Pencapaian pembuatan dan penyempurnaan naskah/peraturan akademik, kurikulum

pembelajaran, manajemen penyelenggaran untuk menghasilkan lulusan yang mampu

bersaing dan bermanfaat bagi masyarakat, dengan indikator/ukuran kinerja sebagai

berikut:

a. Adanya Standard Operating Procedure (SOP) dan Indikator Kinerja Utama (IKU)

tentang penyelenggaraan akademik, seperti kurikulum, penerimaan mahasiswa

baru, penyelenggaran perkuliahan, penyelenggaraan wisuda, panduan penulisan

karya ilmiah dan lain-lain.

b. Adanya dokumen silabus, bahan ajar, dan media pembelajaran yang relevan untuk

setiap mata kuliah.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 9


B. Penguatan Kelembagaan

Bentuk program yang telah direalisaikan beserta evaluasi terhadap program tersebut

di Jurusan tadris fisika IAIN Batusangkar tahun 2012-2015 pada bidang penguatan

kelembagaan sebagai berikut:

1. Pencapaian peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang

dilakukan oleh dosen dan mahasiswa diukur dengan indikator/ukuran kinerja sebagai

berikut:

a. Adanya 14% dosen yang meraih hibah penelitian Diktis tahun 2015.

b. 71% dosen ikut penelitian kompetitif yang dibiayai DIPA STAIN Batusangkar tahun

2015.

c. 100% dosen telah melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai tempat yang

didanai oleh pihak eksternal pada tahun 2015.

d. Adanya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitan dan pengabdian yang

dipayungi oleh dosen prodi.

e. Adanya publikasi hasil penelitian dosen prodi yang terindeks scopus sebanyak 7

artikel, terakreditasi nasional sebanyak 1 artikel dan publikasi pada jurnal nasional

sebanyak 9 artikel.

f. Adanya hasil penelitian dan pemikiran dosen yang disajikan pada seminar nasional

dan internasional yang dimuat dalam prosiding sebanyak 8 buah artikel.

g. Terpakainya hasil penelitian dosen dan mahasiswa oleh masyarakat sebesar 50%.

2. Pencapaian Peningkatan efektifitas pelayanan, diukur dengan indikator/ukuran kinerja

sebagai berikut:

a. Terlaksananya lima pilar tata pamong penyelenggaraan Jurusan yaitu kredibel,

transparan, akuntabel, bertanggungjawab dan adil

b. Adanya kepemimpinan yang efektif, fungsional dan operasional pada tingkat

Jurusan yang mencakup planning, organizing, staffing, leading, controlling.

c. Akses pelayanan cepat, mudah, terukur dan bermanfaat

d. Adanya Standard Operating Procedure (SOP) dan Indikator Kinerja Utama (IKU)

yang jelas dan terukur 70%.

3. Pencapaian Peningkatan kerjasama dengan pihak-pihak eksternal seperti pemerintah

daerah, swasta nasional dan asing diukur dengan indikator/ukuran kinerja sebagai

berikut:

a. Adanya kerjasama dengan Kab/Kota/Pemprov Sumatera Barat dan Pemda lain

serta stakeholders terkait sejumlah 4 daerah.

b. Tersedianya tempat magang/praktek/kuliah lapangan/praktikum di luar kampus

bagi mahasiswa sebesar 100%.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 10


C. Penguatan Organisasi

Bentuk program yang telah direalisaikan beserta evaluasi terhadap program tersebut

di Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar tahun 2012-2015 pada bidang penguatan

organisasi sebagai berikut:

1. Studi banding, membuka, mengembangkan dan meningkatkan jaringan

kesepahaman dan kerja sama dengan Perguruan Tinggi dalam negeri tahun 2015

sebanyak 4 kerja sama.

2. Studi banding, membuka, mengembangkan dan meningkatkan kerjasama dengan

fakultas lain di luar negeri seperti dengan IMEN UKM dan Universitas Sains Malaysia

tahun 2015.

3. Pencapaian peningkatan manajemen administrasi dan struktur organisasi, diukur

dengan indikator/ukuran kinerja sebagai berikut:

1) Akses pelayanan cepat, mudah dan bermanfaat

2) Adanya Standard Operating Procedure (SOP) dan Indikator Kinerja Utama

(IKU) yang jelas dan terukur tentang pelayanan administrasi.

4. Penguatan unit penjaminan mutu akademik, yang diukur dengan indikator/ukuran

kinerja seperti adanya pengendalian mutu akademik yang ditopang dengan

dokumen/naskah penjaminan mutu.

5. Pencapaian pengembangan peluang dan kemampuan mahasiswa dalam bidang

penelitian, kewirausahaan syariah, leadership dan manajemen, serta keterampilan

lainnya, diukur dengan indikator/ukuran kinerja sebagai berikut:

a. Optimalisasi pemanfaatan Labor Layanan BK dan Kesehatan Mental oleh

mahasiswa prodi tadris fisika.

b. Adanya Pusat/Unit Keriwausahaan Syariah;

c. Adanya Stasiun Radio Dakwah Kampus;

d. Adanya Pusat/Unit Pers Mahasiswa;

e. Adanya Pusat/Unit Keolahragaan;

f. Adanya Pusat/Unit Seni dan Musik

g. Adanya Pusat/Unit riset.

6. Pencapaian peningkatan aktifitas dan kreatifitas mahasiswa/lembaga kemahasiswaan

diukur dengan indikator/ukuran kinerja sebagai berikut:

a. Memfasilitasi pemberdayaan dan optimalisasi pembinaan kegiatan

kemahasiswaan, baik intra maupun ekstra kampus.

b. Adanya prestasi mahasiswa dalam menyelenggarakan dan mengikuti kegiatan

didalam dan diluar kampus, baik di tingkat regional, nasional maupun

internasional, baik dalam bidang ilmiah, research, seni, maupun olah raga.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 11


BAB IV

ANALISIS SWOT

Analisis SWOT diterapkan untuk menjelaskan suatu program yang strategis bagi

kondisi Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar baik secara internal maupun eksternal pada

tahun 2016-2020. Analisis ini dilakukan terhadap tujuh standar yang telah dilaksanakan

Jurusan Tadris Fisika sampai tahun 2015, yaitu :

A. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran

1. Kekuatan (Strengths)

a. Visi, misi , tujuan dan sasaran Jurusan sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasaran

Fakultas dan Perguruan Tinggi.

b. Misi Jurusan disusun untuk mewujudkan visi, misi Jurusan.

c. Visi dan Misi tertulis pada berbagai bentuk media sehingga mudah dibaca, dipahami

oleh civitas akademika.

2. Kelemahan

a. Belum maksimalnya pemahaman sivitas akademika terhadap visi, misi, sasaran dan

tujuan prodi

3. Peluang

a. Adanya dukungan kuat jurusan fisika UNP dalam pengembangan Jurusan

b. Guru fisika di sekolah kurang,khususnya madrasah tsnawiyah di Kab. Tanah Datar

pada umumnya belum memiliki guru fisika yang berlatar belakang pendidikan ilmu

fisika

c. Banyaknya peluang kerja untuk mengajar fisika di sektor formal dan non formal

4. Tantangan

a. Kurangnya peminat jurusan fisika, karena masih banyaknya anggaban bahwa fisika

itu sulit.

b. Rendahnya kemampuan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan anaknya ke

perguruan tinggi

c. Calon mahasiswa cenderung memilih Jurusan sejenis di kota-kota besar.

B. Tatapamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, Penjaminan Mutu, dan Sistem

Informasi.

1. Kekuatan:

a. Sistem nilai dilakukan berdasarkan pedoman akademik IAIN Batusangkar.

b. Penggunaan manajemen internal partisipatif.

c. Tersedia instrumen monitoring aktivitas mahasiswa dan dosen.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 12


d. Terjalin kerjasama yang baik antara pegawai, dosen, mahasiswa, dan masyarakat

sekitarnya

e. Berpedoman kepada rencana strategis yang dirumuskan bersama yang

ditindaklanjuti dengan RPJM dan rencana kegiatan tahunan.

f. Pelaksanaan program berpedoman kepada rencana kerja tahunan.

g. Evaluasi dan tindak lanjut program dan kegiatan kepada hasil evaluasi kegiatan

sebelumnya.

h. Adanya telaah/kaji ulang visi, misi, tujuan, kurikulum, SDM, pembelajaran, monitoring

melalui dosen kelompok keilmuan dan jajaran pimpinan.

i. Evaluasi perkuliahan dilakukan secara kontinu melalui ujian kecil, branstorming,

tugas terstruktur, tugas mandiri, telaah pustaka, UTS, UAS, dan praktikum.

j. Melakukan evaluasi diri dan persiapan untuk reakreditasi Jurusan.

k. Telah adanya sistem informasi yang dikelola secara penuh oleh Bagian Akademik

dan Kemahasiswaan (AKAMA).

l. Diadakan rancangan pengembangan Sistem Informasi yang mencakup KHS

mahasiswa, data dosen, dan matakuliah.

m. Tersedia staf yang ahli dalam pengentrian data dan maintenance program di Bagian

AKAMA.

2. Kelemahan

a. Personel Jurusan masih terbatas (baru 2 orang), yaitu ketua dan staf Jurusan.

b. Penerapan manajemen cerdas dan berwibawa belum sepenuhnya dapat diterapkan

secara memadai

c. Belum maksimalnya kemitraan/kerjasama yang dilakukan.

d. Pemanfaatan Local Area Network (LAN) belum maksimal.

e. Jumlah staf bagian AKAMA yang masih terbatas.

f. Berkembangnya virus komputer yang sangat mengganggu jaringan LAN.

3. Peluang

a. Akuntabilitas kinerja yang tinggi, karena dikelola oleh personel yang ulet dan

profesional.

b. Manajemen internal yang sangat transparan, demokratis, dan bottom-up.

c. Kemungkinan praktek lapangan mahasiswa pada setting yang beragam dan lokasi

yang berbeda.

d. Tersedianya dana untuk pengembangan sistem informasi akademik.

e. Good will dari Rektor IAIN Batusangkar untuk pengembangan akademik.

4. Tantangan

a. Padatnya jadwal perkuliahan dosen sehingga menyulitkan dalam kajian kurikulum,

persiapan mengajar, monitoring, dan tindak lanjut.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 13


b. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, tidak selalu diikuti oleh

perkembangan sistem informasi internal institusi, sehingga terjadi kesenjangan

antara teknologi informasi yang digunakan dengan perkembangan dunia kerja.

c. Dibukanya Jurusan sejenis pada perguruan tinggi lain yang meningkatkan daya

saing dalam dunia kerja.

C. Mahasiswa dan Lulusan

1. Kekuatan

a. Seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan dengan berbagai tes (pengetahuan

umum, agama, bahasa, dan test wawancara)

b. Semakin banyak peminat Jurusan Tadris Fisika dari tahun ke tahun.

c. Adanya buku pedoman akademik untuk mahasiswa, yang mencakup Peraturan

Akademik, Kode Etik Mahasiswa, dan Satuan Kredit Ekstra Kurikuler.

d. Tersedinya labor IPA khususnya labor Praktikum Fisika Dasar, Labor elektronika

dan instrumnetasi, Labor Eksperimen Fisika, dll, untuk perkuliahan, praktikum dan

penelitian.

e. Tersedianya Forum Komunikasi Mahasiswa Jurusan Tadris Fisika se- Indonesia.

f. Sistem nilai berdasarkan pedoman akademik IAIN batusangkar.

2. Kelemahan

a. Kemampuan dasar mahasiswa masih minim dalam berbahasa Arab dan Inggris baik

secara pasif maupun aktif.

b. Padatnya jadwal kuliah yang dimiliki mahasiswa, sehingga kegiatan ekstra kurikuler

belum teroptimalkan.

3. Peluang

a. Peluang alumni Tadris Fisika untuk diterima menjadi PNS cukup besar.

b. Tersedia peluang dan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas

akademiknya dengan aktifitas ekstra kurikuler seperti studium general, visiting

doctor, organisasi kemahasiswaan dsb.

c. Tersedia peluang dan kesempatan, untuk mahasiswa memperoleh beasiswa dari

berbagai sumber seperti dari Kementerian Agama, supersemar, BAZ, dan

pemerintah daerah.

d. Ada peluang dan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan

minatnya.

4. Tantangan

a. Ada Perguruan Tinggi yang lebih mapan mengembangkan Jurusan Tadris Fisika

dan berlokasi di ibukota Propinsi yang merupakan pusat pelaksanaan pendidikan di

Sumatera Barat.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 14


b. Ada PTN dan PTS penyelenggara Jurusan Tadris Fisika yang tidak mengikuti SOP

dan aturan penyelenggaraan Jurusan Tadris Fisika, sehingga dikuatirkan

kompetensi lulusanya tidak standar.Tuntutan lapangan kerja terhadap lulusan yang

memiliki keahlian khusus dan berwawasan global.

D. Sumber Daya Manusia

1. Kekuatan

a. Dosen tetap Jurusan sebanyak 7 orang dengan jenjang pendidikan S3 sebanyak 1

orang dan sedang S3 1 orang dan S2 sebanyak 5 orang.

b. Dosen tidak tetap adalah dosen senior dari jurusan Fisika Universitas Negeri

Padang.

c. Masing-masing dosen senior membawahi seorang asisten secara keberlanjutan

untuk pengkaderan

d. Hasil penelitian dosen berupa makalah, bahan seminar, skripsi, tesis yang

didokumentasikan

e. Adanya dukungan nyata dari jurusan Jurusan Fisika UNP dalam pembinaan dan

pengembangan Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar.

f. Eksisnya dosen kelompok keilmuan Tadris Fisika.

g. Dukungan organisasi profesi fisika yaitu HFI (Himpunan Fisika Indonesia).

h. Terbukanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S3

2. Kelemahan

a. Belum memiliki guru besar Tadris Fisika.

b. Metode perekrutan dosen secara sentralistik (pusat) membuat prioritas untuk

pengadaan dosen sesuai dengan kebutuhan Jurusan belum bisa dimaksimalkan.

3. Peluang

b. Adanya Guru Pembimbing di sekolah untuk pembinaan dan pengembangan

kegiatan lapangan dosen dan mahasiswa

c. Terbukanya kesempatan yang seluas-luasnya untuk melakukan kerjasama

dengan sekolah/ madrasah dan instansi lainnya

d. Studi lanjut S3 di dalam dan di luar negeri.

e. Karya akademik dosen bisa diwadahi oleh jurnal yang telah ada, seperti Jurnal

Ta’dib dan Sainstek IAIN Batusangkar

4. Tantangan

a. Prioritas penerimaan tenaga pengajar yang masih didominasi pertimbangan pusat

b. Keterbatasan dana dan umur untuk studi lanjut ke program S3.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 15


E. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

1. Kekuatan

a. Kurikulum dirancang sesuai dengan visi, misi, sasaran dan dengan

mempertimbangkan kebutuhan pengguna.

b. Body of knowledge keilmuan dalam kurikulum sudah memenuhi standar yang

diharapkan.

c. Muatan lokal kurikulum Fisika yang berbasis Islam dengan pendekatan integratif

menjadi nilai plus Jurusan dan lulusannya.

d. Diadakan perkuliahan praktikum untuk memenuhi kompetensi profesional

mahasiswa, seperti di labor Fisika Dasar, labor Instrumentasi dan Elektronika, labor

Teknologi Pembelajaran , labor efksperimen Fisika, labor komputer dengan

pendampingan dosen pembimbing.

e. Dilakukan proses pembelajaran integratif untuk mencapai kompetensi lulusan sesuai

visi, misi, dan tujuan prodi.

f. Adanya pelatihan active learning secara kontinu untuk dosen.

g. Adanya kontrol penyampaian materi yang diisi oleh dosen dalam setiap pertemuan.

h. Masing-masing tenaga pengajar diupayakan untuk mengajar tidak lebih dari 6

sks/hari.

i. Pemanfaatan infocus dan powerpoint dalam perkuliahan.

j. Adanya kontrak belajar antara dosen dan mahasiswa yang bersifat saling mengikat

untuk menegakkan disiplin.

k. Adanya konsultasi yang bersifat kontinu antara mahasiswa, pembimbing akademis,

Jurusan, dan dosen.

l. Buku pedoman akademik sebagai acuan dalam pembelajaran.

m. Komunikasi antara dosen dan mahasiswa sangat terbuka dan dapat menggunakan

fasilitas internet.

n. Dosen pada umumnya telah memenuhi jadwal yang dimilikinya, panduan

perkuliahan, panduan penilaian, dan monitoring jalannya perkuliahan.

o. Mahasiswa dilatih untuk mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah dan perlombaan.

2. Kelemahan

a. Bobot SKS mata kuliah intensif dan beban kuliah persemester agak padat.

b. Kompetensi lebih didasarkan pada kebutuhan pengguna dan bukan dari penelitian

ilmiah.

c. Padatnya bobot SKS mahasiswa per semester sehingga kegiatan belajar dan latihan

mandiri kurang maksimal.

d. Kuantitas interaksi antara mahasiswa dan dosen masih terbatas.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 16


3. Peluang

a. Banyaknya Jurusan pendidikan Fisika secara nasional yang sudah terakreditasi A

yang dapat dijadikan perbandingan dan kajian.

b. Stakeholder yang beraneka ragam, menjadi potensi pengembangan kurikulum.

c. Banyak tema aktual yang dapat dikembangkan oleh mahasiswa untuk menyusun

tugas akhir.

d. Banyaknya organisasi profesi yang bisa menampung aspirasi dan berdiskusi dengan

mahasiswa.

e. Adanya media digital, seperti e-mail, mailing list, dan sebagainya, dapat dijadikan

sarana tambahan untuk memelihara interaksi antara dosen dan mahasiswa.

f. Dosen menerima dengan baik penugasan dari pimpinan, dan bersedia kegiatannya

dinilai.

g. Kesediaan mahasiswa memenuhi aturan akademik dan membantu Jurusan.

4. Tantangan

a. Kurikulum yang baru diterapkan, khususnya untuk mata-mata kuliah baru dapat

menimbulkan resistensi baik di pihak mahasiswa dan dosen.

b. Banyaknya tugas dan kegiatan dosen di luar kegiatan akademik akan berpengaruh

kurang baik pada upaya peningkatan kegiatan akademik, dan kurangnya motivasi

dosen meningkatkan kualitas pengajaran akan merendahkan mutu hasil belajar.

c. Rendahnya kemampuan dasar dan kebiasaan belajar mahasiswa yang diperoleh di

SLTA kurang menunjang penyerapan materi perkuliahan, kultur belajar apa adanya

kurang mendorong dosen untuk terjadinya proses belajar yang optimal.

F. Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi

1. Kelemahan

a. Adanya kepastian penurunan dana setiap bulan/semester untuk gaji dosen dan

karyawan, dan biaya operasional akademik dan administratif.

b. Pengalokasian dana disesuaikan dengan perencanaan dan kebutuhan prioritas.

c. Tersedia 1 ruang kerja Jurusan, beberapa ruang kuliah yang berkapasitas 40

mahasiswa, 1 conference room, 1 aula, 5 labor fisika, 1 labor komputer/internet, dan

ruang kerja dosen.

d. Perpustakaan berlantai 3, dengan koleksi buku yang mendukung keilmuan/Jurusan

lebih kurang 500 buah judul.

e. Perpustakaan sudah menggunakan sistem Online Public Access Catalogue.

f. Terdapat 30 unit komputer untuk kegiatan perkuliahan, 1 infocus, 1 laptop, 1

komputer server.

2. Kekuatan

a. Dana rutin yang ada amat terbatas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 17


b. Dana yang amat terbatas untuk kegiatan pengabdian, pengadaan peralatan, dan

pemeliharaan.

c. Pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa belum maksimal.

d. Belum adanya perpustakaan Jurusan, hanya dipakai bersama Jurusan yang lain.

3. Peluang

a. Tersedia dana yang masih dapat diraih melalui kompetisi.

b. Dana yang dapat diraih melalui kerjasama dengan lembaga/ instansi/ perusahaan.

c. Masing-masing Jurusan dibekali dengan fasilitas laptop dan infocus.

d. Tersedia perpustakaan lantai 3, ruang kuliah lantai 5, dan masih tersedia lahan untuk

membangun asrama mahasiswa

e. Sumbangan majalah dari penerbit/redaksi majalah ilmiah PT.

f. Adanya pembelian tanah untuk kampus yang lebih representatif dan terletak di

gerbang kota

4. Tantangan

Terbatasnya anggaran yang tersedia dari pusat untuk percepatan pengembangan

lembaga.

G. Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerjasama

1. Kekuatan

a. Tersedia jurnal pendidikan yang bisa dimanfaatkan para dosen untuk

menginformasikan hasil karya/tulisan dalam bidang pendidikan.

b. Tersedianya jurnal sains dan teknologi yang bisa dimanfaatkan para dosen untuk

menginformasikan hasil karya/tulisan dalam bidang sains dan teknologi

c. Adanya kegiatan Praktek Kerja Lapangan bagi mahasiswa.

d. Adanya kerjasama dengan jurusan Fisika UNP dalam penggunaan dosen

2. Kelemahan

a. Jurusan Tadris Fisika di PTAI masih dianggap asing, karena selama ini banyak dikenal

hanya ada di PTU seperti IKIP/STKIP dan Universitas.

b. Kesempatan dosen untuk meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat masih

terbatas.

c. Kerjasama masih terbatas dalam hal penggunaan dosen, belum untuk penelitian dan

penggunaan lulusan

3. Peluang

Perkembangan ilmu yang sangat cepat memberi peluang yang cukup besar bagi

dosen untuk melakukan inovasi dan aktivitas di lapangan.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 18


4. Ancaman

Rendahnya penghargaan terhadap hasil-hasil penelitian, dapat menjadi ancaman

terhadap minat dosen untuk meneliti, hal ini akan dialihkan dengan kegiatan lain yang

menghasilkan tambahan penghasilan.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 19


BAB V

PROGRAM DAN TARGET KINERJA JURUSAN TADRIS FISIKA 2016-2020

A. Tujuan Strategis

Tujuan strategis merupakan pengembangan Jurusan Tadris Fisika IAIN

Batusangkar, yang diorientasikan untuk menjadi Jurusan yang unggul dalam bidang

pendidikan fisika dan terintegrasi dengan Alqur’an dan Hadis, sehingga mampu

menghasilkan lulusan yang berkarakter islami. Untuk mencapai hal tersebut disusunlah

sasaran strategis Jurusan tadris fisika IAIN Batusangkar untuk lima tahun ke depan.

B. Sasaran Strategis

Berdasarkan visi, misi, tujuan, dan tujuan strategis untuk 5 tahun ke depan, maka

sasaran pengembangan Jurusan Tadris Fisika 2016-2020 adalah:

1. Terwujudnya pembelajaran yang berkualitas bagi mahasiswa, sehingga mampu

menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya, berkarakter islami dan mampu

mengaplikasikan ilmunya di masyarakat.

2. Terlaksananya penulisan RPS berdasarkan KKNI untuk seluruh matakuliah.

3. Terwujudnya penulisan bahan ajar berbasis KKNI dan berintegrasi untuk seluruh

matakuliah.

4. Terwujudnya penulisan bahan ajar dalam bentuk buku yang sudah diterbitkan oleh

penerbit nasional.

5. Meningkatnya pemanfaatan e-learning pada aplikasi e-campus IAIN Batusangkar

sebagai media pembelajaran fisika.

6. Meningkatnya jumlah dosen yang melanjutkan studi S3.

7. Meningkatnya alat dan bahan di laboratorium fisika.

8. Meningkatnya jumlah koleksi buku dan jurnal fisika dan pembelajaran di

perpustakaan.

9. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen Tadris Fisika dalam menyusun

proposal penelitian.

10. Meningkatnya jumlah dosen yang memperoleh hibah kompetitif dalam bidang

penelitian.

11. Menghasilkan artikel dari hasil penelitian yang berkaitan dengan fisika dan

pembelajaran.

12. Terpublikasinya hasil peneltian dosen dalam jurnal terakreditasi nasional dan

internasional.

13. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen Tadris Fisika dalam menyusun

proposal pengabdian masyarakat.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 20


14. Meningkatnya jumlah dosen yang memperoleh hibah kompetitif dalam bidang

pengabdian masyarakat.

15. Tewujudnya peningkatan kerja sama yang efektif di bidang fisika dan pembelajaran

dengan Jurusan sejenis dan sekolah-sekolah di tingkat lokal, nasional dan

internasional.

16. Meningkatnya prestasi mahasiswa dalam menyelenggarakan dan mengikuti kegiatan

di dalam dan di luar kampus di tingkat lokal, nasional dan internasional, baik di

bidang ilmiah, riset, seni dan olahraga.

C. Rincian Kebijakan dan Program Strategis

Dalam rangka mencapai tujuan strategis Jurusan tadris Fisika sebagaimana

diuraikan pada bagian terdahulu, pengembangan Jurusan Tadris Fisika 2016-2020

berlandaskan pada enam kebijakan berikut.

1. Penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan yang berorientasi kepada

integrasi

Kebijakan ini diwujudkan dalam sejumlah program dan indikator sebagai berikut:

a. Pengembangan dan penerapan sistem penjaminan mutu akademik yang

berkelanjutan berskala nasional dengan indikator prodi terakreditasi unggul oleh

BAN PT.

b. Pengembangan relevansi kurikulum dan daya saing lulusan pada tataran

nasional melalui pelibatan berbagai instansi, dunia usaha,dan industri, dengan

indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu75%.

2) Jumlah mahasiswa yang mengikuti KKNI 100%.

3) Jumlah mahasiswa yang lulus di bawah waktu normal (di bawah 8 semester)

15%

4) IPK rata-rata lulusan diatas 3,25 mencapai 90%

5) Jumlah lulusan melanjutkan studi mencapai 15%.

6) Jumlah lulusan yang berkerja 95%

7) Kepuasan pengguna lulusan terhadap kinerja lulusan 97%

c. Penerapan inovasi dan hasil riset untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,

dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah inovasi atau hasil riset yang diterapkan pada pembelajaran setiap

prodi 8 judul.

2) Jumlah mata kuliah yang menerapkan e-learning pada prodi, 58 matakuliah.

3) Jumlah buku karya dosen yang diterbitkan dan ber ISBN, 10 judul.

d. Penciptaan atmosfir dan kultur akademik dalam proses pembelajaran, dengan

indikator program sebagai berikut:

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 21


1) Jumlah kegiatan kuliah umum, 2 kegiatan setiap tahun.

2) Jumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam penelitian dosen sebanyak 15

orang.

e. Peningkatan realisasi kerjasama akademik dengan berbagai lembaga didalam

dan luar negeri, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah kerja sama dengan perguruan tinggi/instansi dalam negeri, sebanyak

10 kerjasama.

2) Jumlah kerja sama dengan perguruan tinggi/instansi luar negeri, sebanyak 10

kerjasama.

3) Jumlah dosen yang mengikuti pelatihan dalam negeri, sebanyak 5 dosen.

4) Jumlah dosen yang mengikuti pelatihan di luar negeri, sebanyak 3 orang.

2. Pengembangan dan penyebarluasan hasil riset unggulan bidang keilmuan,

pendidikan, keagamaan, dan penyelesaian isu strategis pada tataran lokal,

regional, dan nasional.

Kebijakan ini diwujudkan dalam sejumlah program sebagai berikut:

a. Peningkatan produktivitas/luaran riset dosen dan kelompok dosen, dengan

indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah penelitian yang dilakukan dosen atau kelompok dosen, sebanyak 5

judul.

2) Jumlah artikel dan paper yang dipublikasikan dalam jurnal dan konferensi

internasional terindeks, sebanyak 8 artikel.

3) Jumlah artikel yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi,

sebanyak 7 artikel.

4) Jumlah karya ilmiah yang disajikan dalam seminar nasional dan internasional

sebanyak 12 judul.

5) Jumlah karya ilmiah yang memperoleh HAKI, sebanyak 5 program.

b. Peningkatan kualitas penyelenggaraan seminar nasional/internasional, dengan

indikator program sebagai berikut:

1) Penyelenggaraan seminar nasional sebanyak 2 kegiatan.

2) Penyelenggaraan seminar internasional sebanyak 2 kegiatan.

3) Penyelenggaraan konferensi internasional yang terindeks, sebanyak 2

kegiatan.

c. Pengembangan sistem pendanaan dan insentif riset, dengan indikator program

sebagai berikut:

1) Jumlah dana riset sebanyak 405 juta.

2) Jumlah dana untuk insentif produk riset, sebanyak 150 juta.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 22


e. Pengembangan dan penyediaan sarana dan pra sarana pendukung riset,

dengan indikator program sebagai berikut:

1) Ketersediaan referensi untuk mendukung riset sebanyak 85 %.

2) Kecukupan dan kelayakan laboratorium dan peralatan penunjang riset,

sebanyak 85 %.

f. Pengembangan jejaring kerjasama riset dan publikasi dengan

berbagai lembaga baik di dalam maupun di luar negeri, dengan

indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah dosen yang melaksanakan publikasi bersama dengan

peneliti universitas atau lembaga profesional dalam negeri,

sebanyak 10 lembaga.

2) Jumlah dosen yang melaksanakan publikasi bersama dengan peneliti

universitas atau lembaga profesional luar negeri, sebanyak 10 lembaga.

3) Jumlah seminar bersama dengan lembaga mitra di dalam dan luar negeri,

sebanyak 3 lembaga.

4) Rata-rata indeks sitasi artikel dosen, sebanyak 18 sitasi/artikel.

3. Penyelenggaraan dan pengembangan pengabdian kepada masyarakat melalui

penyebarluasan dan pendayagunaan inovasi dalam integrasi dan interkoneksi

keimuan untuk memberdayakan masyarakat

Kebijakan ini diwujudkan dalam sejumlah program dan indikator sebagai berikut:

a. Penyelenggaraan dan penyebarluasan dan pendayagunaan inovasi dalam bidang

ilmu untuk memberdayakan masyarakat, dengan indikator:

1) Jumlah pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 15 kegiatan.

2) Jumlah dana pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 135 jt.

3) Jumlah mahasiswa yang terlibat dalam program pengabdian masyarakat,

sebanyak 12 mahasiswa.

4) Jumlah artikel ilmiah hasil pengabdian masyarakat yang dipublikasikan,

sebanyak 3 artikel.

b. Peningkatan partisipasi dan kontribusi institut dalam berbagai agenda sosial

keagamaan baik pemerintah, lembaga keagamaan, madrasah, dan masyarakat

Nagari, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah kerja sama dengan berbagai lembaga dalam pemberdayaan

masyarakat, sebanyak 6 kerja sama.

2) Jumlah program yang secara rutin dikerjakan bersama antara Institut dengan

lembaga pemerintah, sebanyak 5 program.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 23


4. Penyelenggaraan dan pengembangan pembinaan kemahasiswaan untuk

meningkatkan mutu lulusan serta meningkatkan jejaring dan pemberdayaan

peralumni

Kebijakan ini diwujudkan dalam sejumlah program dan indikator sebagai berikut:

a. Pengembangan kreativitas melalui pengembangan bakat, minat, penalaran,

dan kewirausahaan mahasiswa, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah proposal program kreativitas mahasiswa (PKM) berjumlah 4

proposal.

2) Jumlah program kreativitas mahasiswa yang didanai, sebanyak 4 proposal.

3) Jumlah kegiatan inkubasi kewirausahaan mahasiswa berjumlah 4 kegiatan.

b. Pengembangan kegiatan kemahasiswaan, dengan indikator program sebagai

berikut:

1) Jumlah kegiatan yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Jurusan

berjumlah 10 kegiatan.

2) Kepuasan mahasiswa terhadap layanan kegiatan kemahasiswaan

sebanyak 85 %.

c. Penciptaan lingkungan yang mendorong pembentukan budaya meneliti dan

publikasi dikalangan mahasiswa, dengan indikator program sebagai berikut:

5. Jumlah penelitian mahasiswa yang didanai universitas dan pihak luar

berjumlah 15.

6. Jumlah publikasi mahasiswa berjumlah 10.

7. Jumlah mahasiswa yang menyajikan makalah dalam kegiatan ilmiah

nasional dan atau internasional berjumlah 7 makalah.

d. Peningkatan kesejahteraan mahasiswa melalui penyediaan beasiswa dan

program pembiayaan lainnya, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah mahasiswa penerima beasiswa bidik misi berjumlah 15 orang.

2) Jumlah mahasiswa penerima beasiswa prestasi berjumlah 17 orang.

3) Jumlah mahasiswa penerima beasiswa berjumlah tahfidz 6 orang.

e. Penggalian dan pembinaan potensi mahasiswa untuk meraih prestasi dalam

berbagai kompetisi ditingkat nasional dan internasional, dengan indikator program

sebagai berikut:

1) Jumlah kejuaraan tingkat nasional yang diikuti mahasiswa, sebanyak 5

kegiatan.

2) Jumlah juara pertama pada kompetisi tingkat nasional berjumlah 2 kegiatan.

3) Jumlah juara pertama pada kompetisi tingkat internasional berjumlah 1

kegiatan.

f. Penyediaan sarana dan prasarana sebagai pendukung pembinaan kegiatan

kemahasiswaan, dengan indikator kepuasan mahasiswa atas kecukupan dan

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 24


kelayakan fasilitas UKM mencapai 90% dengan indikator:

1) Pengembangan student centre, sebanyak 2 unit.

2) Pengembangan sarana dan prasarana olahraga, sebanyak 7 unit.

3) Pengembangan sarana dan prasarana seni,sebanyak 6 unit.

4) Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap sarana dan prasarana pendukung

kegiatan kemahasiswaan,sebanyak 70 %.

5) Penyediaan dan pengelolaan asrama mahasiswa secara profesional dalam

rangka pembinaan karakter mahasiswa, dengan indikator:

6) Daya tampung asrama, sebanyak 200 orang.

7) Jenis kegiatan pembinaan mahasiswa di asrama, sebanyak 4 kegiatan.

g. Pembangunan mekanisme yang sistematis memacu peran alumni dalam

pengembangan universitas, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah program kerjasama dengan alumni berjumlah 4 program.

2) Jumlah kegiatan yang melibatkan alumni dalam pengembangan kampus

berjumlah 1 kegiatan.

3) Dana yang diperoleh dari pihak alumni berjumlah 10 Juta.

5. Pengembangan kapasitas sumber daya (SDM, sarana dan prasarana, dan

keuangan), dan usaha institut dalam mendukung penyelenggaraan Tridharma

untuk peningkatan kesejahteraan dan keunggulan Jurusan.

Kebijakan ini diwujudkan dalam sejumlah program dan indikator sebagai berikut:

a. Pengembangan kapasitas SDM untuk penguatan mutu layanan akademik dan

manajemen prodi, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Jumlah guru besar 1 orang.

2) Dosen yang berkualifikasi S-3 berjumlah 4 orang dari total dosen prodi.

3) Dosen yang mengikuti pendidikan berjumlah 3 orang dari total dosen prodi.

4) Tenaga kependidikan yang mengikuti pendidikan lanjut berjumlah 2 orang.

5) Dosen yang mengikuti pelatihan bidang ilmu berjumlah 7 orang.

6) Tenaga kependidikan yang memperoleh sertifikat kompetensi

berjumlah 6 orang.

b. Penerapan sistem birokrasi dan peningkatan kesejahteraan SDM, dengan

indikator program sebagai berikut:

1) Penerapan sistem remunerasi mencapai 80%.

2) Jumlah jabatan akademik hasil seleksi jabatan mencapai 16%.

3) Jumlah jabatan struktural hasil seleksi dan penjejangan karir mencapai 3

orang.

4) Tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap sistem

pengelolaan SDM Jumlah jabatan struktur alhasil seleksi dan penjejangan

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 25


karir mencapai 75%.

5) Pengisian jabatan berdasarkan merit sistem mencapai 75%.

6) Penerapan standar kesejahteraan berbasis merit sistem mencapai 60%.

7) Penerapan standar kinerja pegawai mencapai 80%.

c. Pengembangan tata ruang prodi modern, berkarakter, terintegrasi, inspiratif, dan

ramah lingkungan, dengan indikator program sebagai berikut:

1) Sarana dan prasarana yang terkoneksi internet berjumlah 75%.

2) Pembangunan sarana dan prasarana, satu unit.

3) Tingkat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran, 75%.

4) Jumlah sarana dan prasarana yang menyediakan akses bagi pengguna

berkebutuhan khusus, 25%.

d. Penerapan system manajemen sarana dan prasarana yang responsif, dinamis,

dan adaptif terhadap kebutuhan fakultas, dengan indikator program sebagai

berikut:

1) Pengembangan sistem manajemen sarana prasarana yang Terintegrasi

berjumlah satu dokumen.

2) Tingkat kepuasan terhadap layanan dan kondisi sarana dan prasarana oleh

sivitas akademika mencapai 70%.

e. Pengembangan perpustakaan sebagai learning resources centre yang

didukung oleh jejaring layanan perpustakaan secara nasional dan internasional,

dengan indikator program sebagai berikut:

1) Pemanfaatan perpustakaan sebagai teaching library mencapai 50%.

2) Jumlah pengunjung 489 orang/hari.

3) Jumlah koleksi 51.700 eksemplar.

4) Pemutakhiran koleksi buku dalam lima tahun terakhir, sebanyak 40%.

5) Pengembangan perpustakaan prodi, 35%.

7. Pengembangan tatakelola prodi yang sehat dan akuntabel berbasis sistem

informasi yang terintegrasi, dengan indikator:

a. Pengembangan kapasitas prodi,dengan indikator program sebagai berikut:

1) Pengembangan gugus kendali mutu di tingkat jurusan/prodi.

2) Penataan regulasi dalam pengelolaan prodi ,70 %.

3) Penerapan sistem pengelolaan kearsipan, 70 %.

4) Peningkatan kedisiplinan dosen dan tenaga kependidikan, 85%.

5) Peningkatan dana PNBP, 7 Milyar.

b. Penerapan sistem perencanaan, penganggaran dan sistem monitoring serta

evaluasi untuk mendorong peningkatan kinerja universitas, dengan indikator

program sebagai berikut:

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 26


1) Efektivitas sistem perencanaan, penganggaran, dan implementasi program

yang berorientasi kinerja akademik, 80%.

2) Efektivitas monitoring dan evaluasi , sebanyak 75%.

c. Pengembangan fungsi kehumasan untuk menunjang terlaksananya komunikasi

organisasi yang efektif dengan indikator:

1) Rasio pemberitaan baik tentang prodi, 75%.

2) Efektivitas fungsi humas secara internal, 75%.

d. Pengembangan sistem informasi manajemen sumber daya manusia, sarana dan

prasarana, keuangan serta layanan administrasi berbasis TIK yang handal dan

terintegrasi dengan sistem informasi akademik

1) Sistem informasi manajemen terintegrasi, sebanyak 70%.

2) Rasio Kapasitas Bandwidth per mahasiswa, 1:60 Kbps.

3) Implementasi sistem informasi kearsipan, 50%.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 27


BAB VI

STRATEGI IMPLEMENTASI

Sesuai dengan visi, misi, dan tujuan Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar dan kondisi

objektif di Jurusan Tadris Fisika pada saat ini, pengembangan Jurusan Tadris Fisika pada

kurun waktu 2016- 2020 diarahkan pada tujuan strategis “Peningkatan kompetensi keilmuan,

dengan target sasaran menjadi Jurusan yang unggul dalam bidang pendidikan fisika dan

terintegrasi dengan Alqur’an dan Hadis, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang

berkarakter islami

Indikator utama pencapaian tujuan tersebut adalah tercapainya akreditasi Jurusan

Tadris Fisika dengan peringkat unggul, publikasi ilmiah dosen pada jurnal ilmiah nasional

terakreditasi 50%, keterlibatan dosen sebagai pemakalah pada seminar nasional dan

internasional 100%, jumlah lulusan yang bekerja sesuai bidang ilmu mencapai 85% pada

tahun 2020.

A. Tahapan Implementasi

Berdasarkan visi, misi, tujuan, dan tujuan strategis untuk 5 tahun ke depan, maka

tahapan implementasi 2016-2020 adalah:

Tabel 6.1. Tahapan Implementasi Rencana Strategis Jurusan Tadris Fisika 2016-2020

2016 2017 2018 2019 2020

P

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 28

e

n

d

i

d

i

k

a

e

n

e

l

i

t

i

a

n

n

Pemenuhan mutu

Peningkatan standar mutu dan kapasitas penyelengga raan penelitian.

Penuntasan perolehan nilai

Pengembangan ilmu pendidikan fisika yang akan menjadi rujukan tingkat nasional Perintisan

Pengakuan lembaga pusat dan pusat

masyarakat bahwa Jurusan pengembang

tadris fisika IAIN Batusangkar an ilmu

dapat menjadi rujukan pada pendidikan

tingkat nasional. fisika

Peningkatan produktivitas dan kualitas publikasi bereputasi nasional dan internasional.

Perintisan pemenuhan

Pemenuhan standar

Perolehan standar akreditasi Jurusan unggul

P


Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 29

P

e

n

g

a

b

d

i

a

n

e

m

a

h

a

s

i

s

w

a

a

n

u

m

b

e

r

d

a

y

a

a

t

a

k

e

l

o

l

a

Penguatan mutu program pengabdian kepada masyarakat yang berkontribusi terhadap kebijakan pendidikan pada tingkat nasional

Meningkatka n mutu kegiatan organisasi kemahasisw aan pada kegiatan yang bernuansa ilmiah program

Pengembang an potensi dosen, kualifikasi akademik dan tenaga kependidikan , kapasitas sarana dan prasarana

Penerapan Pemantapan sistem

good organisasi

governance dan tata

Studi Tadris kelola

Fisika IAIN Jurusan

Batusangkar Tadris Fisika

Pengembang an sistem manajemen SDM, sarana dan prasarana

Pemenuhan

Pemenuhan standar kualitas dan kesejahteraan standar

SDM, sarana dan prasarana kualitas SDM, sarana dan prasarana

Peningkatan tingkat partisipasi Jurusan dalam perumusan kebijakan pendidikan pada tingkat nasional

Pengembang an minat, bakat mahasiswa , serta melibatkan mahasiswa Jurusan Tadris Fisika dalam bentuk kegiatan akademik dan non akademik baik nasional maupun internasional.

Penguatan potensi dosen, kualifikasi akademik dan tenaga kependidikan ,kapasitas sarana dan prasarana

Penerapan good governance Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar

Penguatan peran Jurusan/Jurusan dalam penentuan kebijakan tingkat institut

K

Pengembangan kapasitas mahasiswa secara akademik dan non akademik, terbentuknya jejaring alumni, prestasi mahasiswa baik secara nasional maupun internasional

S

Pengembangan potensi dosen, kualifikasi akademik dosen dan tenaga kependidikan, kapasitas sarana dan prasarana

T

Penerapan good governance Studi Tadris Fisika IAIN Batusangkar

Pemantapa n sistim organisasi dan tata kelola Studi Tadris Fisika IAIN Batusangka r


serta keuangan

Peningkatan sumber dan anggaran biaya serta serapan dana melalui kegiatan yang berkualitas

Peningkatan sumber dan anggaran biaya dan serapan dana melalui kegiatan yang berkualitas

B. Indikator dan Target Kinerja

Kebijakan dalam Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar merupakan

keputusan mendasar dalam upaya mengatasi permasalahan pokok dengan tujuan untuk

memperbaiki kondisi yang ada dan upaya menyiapkan masa depan. Kebijakan Studi Tadris

Fisika IAIN Batusangkar berorientasi kemasa depan melalui kebijakan yang disusun

mengutamakan kepentingan publik.

Program kerja memiliki pengertian sebagai rancangan kegiatan suatu organisasi yang

terarah, terpadu, dan sistematis dibuat untuk rentang waktu yang ditentukan. Kebijakan

dan Program kerja Jurusan ini akan menjadi pegangan bagi Jurusan Tadris Fisika IAIN

Batusangkar dalam melaksanakan program.

Dasar pokok dalam penyusunan kebijakan dan program ini pertama menyangkut

efisiensi organisasi sehingga kebijakan dan program kerja oleh suatu organisasi dapat

disusun berdasarkan waktu yang dihabiskan oleh suatu organisasi untuk memikirkan

bentuk kegiatan yang akan dibuat tidak terlalu banyak, sehingga waktu dan biaya

digunakan untuk mengimplementasikan program kerja yang telah dibuat. Kedua,

menyangkut efektivitas organisasi sehingga kebijakan dan program kerja oleh suatu

organisasi dapat direncanakan dengan memperhatikan kegiatan dan target-target capaian.

Renstra Prodi Tadris Fisika IAIN tahun 2016-2020 terdiri atas 6 kebijakan dan 42 program dengan indikator kunci pada setiap kebijakan disajikan dalam tabel 6.2.

Tabel 6.2. Indikator Kinerja Kunci pada setiap Kebijakan

No Kebijakan Indikator Kinerja Kunci 1

Penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan yang berorientasi kepada integrasi Alqur’an dan Hadis

a. Penjaminan mutu akademik

b. Relevansi kurikulum dan daya saing lulusan

c. Penerapan inovasi hasil riset

d. Atmosfer akademik

e. PenyelenggaraanPPG dan PPK

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 30


2

Pengembangan dan penyebarluasan hasil riset unggulan bidang keilmuan, keagamaan, dan penyelesaian isu strategis pada tataran lokal, regional, dan nasional

a. Produktivitas luaran riset

b. Pengelolaan jurnal

c. Kualitas seminar

d. Sistem pendanaan dan insetif riset

e. Sarana dan prasarana pendukung riset

f. Jejaring kerjasama riset dan publikasi

3 Penyelenggaraan dan

pengembangan pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan dan pendayagunaan inovasi dalam integrasi.

a. Pendayagunaan inovasi hasil-hasil riset

b. Partisipasi dan kontribusi Jurusan Tadris Fisika

dalam berbagai agenda sosial

4.

Penyelenggaraan dan pengembangan pembinaan kemahasiswaan untuk meningkatkan mutu lulusan serta meningkatkan jejaring dan pemberdayaan peran alumni

a. Pengembangan kreativitas mahasiswa;

b. Pengembangan kegiatan kemahasiswaan

c. Budaya meneliti di lingkungan mahasiswa.

d. Kesejahteraan mahasiswa

e. Pembinaan potensi mahasiswa

f. Sarana dan prasarana kegiatan

5.

Pengembangan kapasitas

kemahasiswaan

sumber daya (SDM, sarana dan prasarana, dan keuangan), dan usaha institut dalam mendukung penyelengga- raan Tridharma untuk peningkatan kesejahteraan dan keunggulan Jurusan

a. Kapasitas SDM

b. Sistem meritokrasi

c. Tata ruang kampus

d. Sistem manajemen sarana dan prasarana

e. Manajemen perpustakaan

6. Pengembangan tata

kelola Jurusan yang sehat dan akuntabel berbasis sistem informasi yang terintegrasi

a. Pengembangan kapasitas fakultas

b. Sistem perencanaan dan penganggaran

c. Fungsi kehumasan

d. Sistem informasi manajemen SDM

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 31


Kebijakan tersebut di atas dirinci ke dalam beberapa program, indikator dan rencana target tahunan untuk 5 tahun (2016-2020). Gambaran lengkapnya disajikan pada tabel 6.3.

TABEL 6.3. KEBIJAKAN, PROGRAM, DAN TARGET KINERJA RENCANA STRATEGIS JURUSAN TADRIS FISIKA IAIN BATUSANGKAR TAHUN 2016-2020*

NO KEBIJAKAN PROGRAM

TARGET KINERJA

KET INDIKATOR SATUAN B BASELINE** 2016 2017 2018 2019 2020

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Penyelenggaraan

dan pengembangan pendidikan yang berorientasi kepada integrasi Alqur’an dan Hadis

a. Pengembangan dan penerapan sistem penjaminan mutu akademik yang berkelanjutan berskala nasional

1. Akreditasi Program Studi oleh BAN-PT

Peringkat C C B B B A

b. Pengembangan

relevansi kurikulum dan daya saing lulusan pada tataran nasional, regional, dan internasional melalui pelibatan berbagai instansi, dunia usaha, dan industri,

1. Jumlah mahasiswa

yang lulus tepat waktu

% 0 56 60 65 70 75

2. Jumlah mahasiswa

yang mengikuti KKNI

% 0 25 50 75 100 100

3. Jumlah mahasiswa

yang lulus di bawah waktu normal (di bawah 8 semester)

% 0 0 0 5 10 15

4. IPK rata-rata lulusan di

atas 3,25

% 0 60 70 80 85 90

5. Jumlah lulusan yang melanjutkan studi

% 0 0 5 10 13 15

6. Jumlah lulusan yang

bekerja

% 0 88 88 90 92 95

7. Kepuasan pengguna

lulusan terhadap kinerja lulusan

% 0 93 95 96 97 97

c. Penerapan inovasi

dan hasil riset untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

1. Jumlah inovasi/ hasil riset yang diterapkan dalam pembelajaran pada setiap prodi

Judul 3 3 5 6 7 8

2. Jumlah mata kuliah

yang menerapkan e- learning pada prodi

11 11 23 34 58 58

3. Jumlah buku karya

dosen yang diterbitkan dan ber-ISBN

Mata Kuliah

Judul 6 6 7 8 9 10

d. Penciptaan atmosfir dan kultur akademik dalam proses pembelajaran

1. Jumlah kegiatan visiting doctor

Kegiatan 2 2 2 2 2 2

2. Jumlah mahasiswa yang berpartisipasi dalam penelitian dosen

Orang 0 7 8 10 12 15

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 32


e. Peningkatan

realisasi kerja sama akademik dengan berbagai lembaga di dalam dan luar negeri

1. Jumlah kerjasama dengan perguruan tinggi/instansi dalam negeri

Kerjasama 4 5 7 8 9 10

2. Jumlah kerjasama

dengan perguran tinggi/instansi luar negeri

Kerjasama 4 5 7 8 9 10

3. Jumlah dosen yang

mengikuti kegiatan pelatihan dalam negeri

Dosen 0 0 1 2 3 5

4. Jumlah dosen yang

mengikuti pelatihan di luar negeri

Dosen 0 0 1 1 2 3

2 Pengembangan

dan penyebarluasan hasil riset unggulan bidang keilmuan, keagamaan, dan penyelesaian isu strategis pada tataran lokal, regional, dan nasional

a. Peningkatan

produktivitas /luaran riset dosen dan kelompok dosen

1. Jumlah penelitian yang

dilakukan dosen/kelompok dosen

Judul 3 3 4 4 5 6

2. Jumlah artikel dan

paper yang dipublikasikan dalam jurnal dan konferensi internasional terindeks

Artikel 7 7 7 8 8 8

3. Jumlah artikel yang

dipublikasi-kan dalam jurnal nasional terakreditasi

Artikel 1 1 3 4 5 7

4. Jumlah artikel yang

dipublikasi-kan dalam jurnal nasional tidak terakreditasi

Artikel 9 9 9 10 11 12

5. Jumlah karya ilmiah

yang disajikan dalam seminar nasional dan internasional dan dimuat dalam prosiding

Judul 8 8 9 10 11 12

6. Jumlah karya ilmiah

yang memperoleh HaKI

Program 0 0 1 2 4 5

b. Peningkatan kualitas penyelenggaraan seminar nasional/internasion al

1. Penyelenggaraan

seminar nasional

kegiatan 0 0 1 1 2 2

2. Penyelenggaraan

seminar internasional

kegiatan 1 1 1 2 2 2

3. Penyelenggaraan

konferensi internasional yang terindeks

kegiatan 0 0 0 0 1 2

c. Pengembangan

sistem pendanaan dan insentif riset

1.Jumlah dana riset Rp/jt 119,5 175 225 285 345 405

2.Jumlah dana untuk insentif produk riset

Rp/jt 0 0 0 0 100 150

d. Pengembangan dan

penyediaan sarana

1.Ketersediaan referensi untuk mendukung riset

% 60 65 70 75 80 85

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 33


dan prasarana pendukung riset

2.Kecukupan dan

kelayakan laboratorium dan peralatan penunjang riset

% 75 75 80 85 90 90

e. Pengembangan

jejaring kerja sama riset dan publikasi dengan berbagai lembaga baik di dalam maupun di luar negeri

1. Jumlah dosen yang

melaksanakan publikasi bersama dengan peneliti universitas atau lembaga profesional dalam negeri

lembaga 7 7 7 10 10 10

2. Jumlah dosen yang

melaksanakan publikasi bersama dengan peneliti universitas atau lembaga profesional luar negeri

lembaga 7 7 7 10 10 10

3. Jumlah seminar

bersama dengan lembaga mitra di dalam dan luar negeri

lembaga 0 0 1 2 3 3

4. Rata-rata indeks sitasi

artikel dosen

Sitasi/

artikel

5 10 12 14 16 18

3 Penyelenggaraan

dan pengembangan pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan dan pendayagunaanin ovasi dalam integrasi dan interkoneksi keimuan untuk memberdayakan masyarakat

a. Penyelenggaraan

dan penyebarluasan dan pendayagunaan inovasi dalam bidang ilmu untuk memberdayakan masyarakat

1. Jumlah pengabdian kepada masyarakat

kegiatan 2 5 8 11 14 16

2. Jumlah dana

pengabdian kepada masyarakat

Rp/jt 5 35 65 85 105 135

3. Jumlah mahasiswa yang terlibat dalam program pengabdian masyarakat

2 4 6 8 10 12

4. Jumlah artikel ilmiah hasil pengabdian masyarakat yang dipublikasikan

mahasisw a

Artikel 0 1 1 2 2 3

b. Peningkatan

partisipasi dan kontribusi institut dalam berbagai agenda sosial keagamaan baik pemerintah, lembaga keagamaan, madrasah, dan masyarakat Nagari

1. Jumlah kerja sama dengan berbagai lembaga dalam pemberdayaan masyarakat

lembaga 2 3 3 4 5 6

2. Jumlah program yang

secara rutin dikerjakan bersama antara Institut dengan lembaga pemerintah.

program 2 2 3 3 4 5

4 Penyelenggaraan

dan

a. Pengembangan

kreativitas melalui

1. Jumlah proposal

program kreativitas

proposal 0 1 2 3 4

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 34


pengembangan pembinaan kemahasiswaan untuk meningkatkan mutu lulusan serta meningkatkan jejaring dan pemberdayaan peran alumni

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 35

mahasiswa pengembangan bakat, minat, penalaran, dan kewirausahaan mahasiswa

2. Jumlah program

kreativitas mahasiswa yang didanai

program 0 0 1 2 3 4

3. Jumlah kegiatan

inkubasi kewirausahaan mahasiswa

1 1 1 2 3 4

b. Pengembangan

kegiatan kemahasiswaan

Kegiatan

1. Jumlah kegiatan yang dilakukan organisasi kemahasiswaan

kegiatan 5 6 7 8 9 10

2. Kepuasan mahasiswa

terhadap layanan kegiatan kemahasis- waan

% 60 65 70 75 80 85

c. Penciptaan

lingkungan yang mendorong pembentukan budaya meneliti dan publikasi di kalangan mahasiswa

1. Jumlah penelitian

mahasiswa yang didanai universitas dan pihak luar

judul 0 0 0 5 10 15

2. Jumlah publikasi

mahasiswa

judul 0 1 2 3 5 10

3. Jumlah mahasiswa yang menyajikan makalah dalam kegiatan ilmiah nasional dan/atau internasional

judul 0 1 2 3 5 7

d. Peningkatan

kesejahteraan mahasiswa melalui penyediaan beasiswa dan program pembiayaan lainnya

1. Jumlah mahasiswa penerima beasiswa bidik misi

5 7 9 10 12 15

2. Jumlah mahasiswa penerima beasiswa prestasi akademik

mahasisw a

0 8 10 12 15 17

3. Jumlah mahasiswa penerima beasiswa tahfidz Quran

mahasisw a

0 0 1 2 4 6

e. Penggalian dan

pembinaan potensi mahasiswa untuk meraih prestasi dalam berbagai kompetisi di tingkat nasional dan internasional

mahasisw a

1. Jumlah kejuaraan

tingkat nasional yang diikuti mahasiswa

kegiatan 0 1 2 4 4 5

2. Jumlah kejuaraan

tingkat internasional yang diikuti mahasiswa

kegiatan 0 0 1 1 1 2

3. Jumlah juara pertama

pada kompetisi tingkat nasional

Juara 1 0 0 1 1 2 2

4. Jumlah juara pertama

pada kompetisi tingkat internasional

Juara 1 0 0 0 0 1 1


f. Penyediaan sarana

dan prasarana sebagai pendukung pembinaan kegiatan kemahasis-waan

1. Pengembangan student centre

unit 1 1 1 2 2 2

2. Pengembangan sarana

dan prasarana olahraga

unit 5 5 6 6 7 7

3. Pengembangan sarana

dan prasarana seni

unit 2 2 4 4 6 6

4. Tingkat kepuasan

mahasiswa terhadap sarana dan prasarana pendukung kegiatan kemahasiswaan

% 50 55 60 65 65 70

g. Penyediaan dan

pengelolaan asrama mahasiswa secara profesional dalam rangka pembinaan karakter mahasiswa

1. Daya tampung asrama Org mhs 50 50 60 60 100 200

2. Jenis kegiatan

pembinaan mahasiswa di asrama

kegiatan 1 1 2 2 4 4

h. Pembangunan

mekanisme yang sistematis memacu peran alumni dalam pengembangan institut

1. Jumlah program kerja

sama dengan alumni

program 1 1 2 2 4 4

2. Jumlah kegiatan yang

melibatkan alumni dalam pengembangan kampus

kegiatan 0 0 0 1 1 1

3. Jumlah dana yang

diperoleh dari pihak alumni

Rp/jt 0 1 2 5 7 10

5 Pengembangan

kapasitas sumber daya (SDM, sarana dan prasarana, dan keuangan), dan usaha fakultas dalam mendukung penyelengga-raan Tridharma untuk peningkatan kesejahteraan dan keunggulan fakultas

a. Pengembangan

kapasitas SDM untuk penguatan mutu layanan akademik dan manajemen fakultas

1. Jumlah guru besar org 0 0 0 0 1 1

2. Jumlah dosen yang berkualifikasi S-3

org 1 1 1 1 2 4

3. Jumlah dosen yang

mengikuti pendidikan

org 0 1 2 2 3 3

4. Jumlah tenaga

kependidikan yang mengikuti pendidikan lanjut

org 6 8 10 12 14 16

5. Jumlah dosen yang mengikuti pelatihan bidang ilmu

Org 0 0 2 4 5 7

6. Jumlah tenaga

kependidikan yang memperoleh sertifikat kompetensi

Org 2 2 3 4 5 6

b. Penerapan sistem meritokrasi dan peningkatan kesejahteraan SDM

1. Penerapan sistem

remunerasi

% 40 60 60 75 75 80

2. Jumlah jabatan

akademik hasil seleksi jabatan

orang 13 14 14 15 15 16

3. Jumlah jabatan

struktural hasil seleksi dan penjejangan karir

orang 0 3 3 3 3 3

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 36


4. Tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap sistem pengelolaan SDM

% 55 60 65 68 70 75

5. Pengisian jabatan berdasarkan merit sistem

% 55 60 65 70 72 75

6. Penerapan standar kinerja pegawai

% 60 65 70 75 75 80

7. Penerapan standar

kesejahteraan berbasis merit sistem

% 0 0 0 50 60 60

c. Pengembangan tata

ruang jurusan modern, berkarakter, terintegrasi, inspiratif, dan ramah lingkungan

1. Sarana dan prasarana

yang terkoneksi internet

% 60 65 70 70 75 75

2. Pembangunan sarana

dan prasarana

Unit 0 0 0 1 1 1

3. Tingkat pemenuhan

kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran

% 60 65 70 70 75 75

4. Jumlah sarana dan

prasarana yang menyediakan akses bagi pengguna berkebutuhan khusus

% 0 0 0 0 20 25

d. Penerapan sistem

manajemen sarana dan prasarana yang responsif, dinamis, dan adaptif terhadap kebutuhan fakultas

1. Pengembangan sistem

manajemen sarana prasarana yang terintegrasi

Dokumen 0 0 0 0 0 1

2. Tingkat kepuasan

terhadap layanan dan kondisi sarana dan prasarana oleh sivitas akademika

% 50 55 60 65 65 70

e. Pengembangan perpustakaan sebagai learning resources centre yang didukung oleh jejaring layanan perpustakaan secara nasional dan internasional

1. Pemanfaatan

perpustakaan sebagai teaching library

% 30 35 40 45 45 50

2. Jumlah pengunjung

orang 180.125 190. 225

200. 225

210. 225

220. 225

230. 225

3. Jumlah koleksi

eksamplar 90. 401 92.4

51

94.4 51

96.4 51

98.4 51

100. 451

4. Pemutakhiran koleksi lima tahun terkakhir

% 20 20 25 30 35 40

5. Pengembangan

perpustakaan jurusan

% NA NA 20 25 30 35

6 Pengembangan tatakelola

a. Pengembangan

1. kapasitas jurusan/

Pengembangan gugus kendali mutu di tingkat

gugus 0 0 1 3 5 7

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 37


jurusan/prodi yang sehat dan akuntabel berbasis sistem informasi yang terintegrasi

*) Kebijakan, Program, Indikator Fakultas/PPs menyesuaikan

**) Baseline: Kondisi awal pada saat perencanaan (31 Desember 2015)

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 38

prodi jurusan/prodi

2. Penataan regulasi

dalam pengelolaan prodi

% 60 60 65 65 70 70

3. Penerapan sistem

pengelolaan kearsipan

% 50 55 60 65 70 70

4. Peningkatan

kedisiplinan dosen dan tenaga kependidikan

% 70 73 75 80 85 85

5. Peningkatan dana

PNBP

Rp/M 3 3 4 5 6 7

b. Penerapan sistem

perencanaan, penganggaran dan sistem monitoring serta evaluasi untuk mendorong peningkatan kinerja universitas

1. Efektivitas sistem perencanaan, penganggaran, dan implementasi program yang berorientasi kinerja akademik

60 65 70 75 75 80

2. Efektivitas monitoring

dan evaluasi

% kesesuaia n target

% 50 60 60 65 70 75

c. Pengembangan

fungsi kehumasan untuk menunjang terlaksananya komunikasi organisasi yang efektif

1. Rasio pemberitaan

baik tentang prodi

% 65 70 70 70 75 75

2. Efektivitas fungsi

humas secara internal

% 60 65 70 70 75 75

d. Pengembangan sistem informasi manajemen sumber daya manusia, sarana dan prasarana, keuangan serta layanan administrasi berbasis TIK yang handal dan terintegrasi dengan sistem informasi akademik

1. Sistem informasi

manajemen terintegrasi

% 50 60 60 65 65 70

2. Rasio Kapasitas Bandwidth per mahasiswa

Kbps 1:10 1:30 1:35 1:40 1:50 1:60

3. Implementasi sistem

informasi kearsipan

% 0 0 30 40 50 50


BAB VII

MONITORING DAN EVALUASI

A. Peran dan Fungsi Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memastikan

apakah renstra yang disusun sudah diimplementasikan dengan baik. Monitoring dan

evaluasi juga berperan untuk melihat faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan

program yang dituangkan dalam renstra.

Monitoring dilakukan untuk menilai sejauh mana kebijakan-kebijakan yang diputuskan,

baik terkait kegiatan rutin maupun insidental diimplementasikan sebagaimana mestinya, baik

terkait dengan bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Sedangkan

evaluasi dilakukan untuk melihat apakah tingkat kinerja pendidik dan tenaga kependidikan

berjalan sebagaimana mestinya. Monitoring diperlukan untuk menilai proses pembelajaran

dan pelayanan terhadap mahasiswa sudah berjalan sebagaimana mestinya atau belum, dan

kendala apa yang terjadi, agar sejak dini dapat dilakukan tindakan perbaikan. Sementara itu,

evaluasi, seperti yang diungkapakan Stuflebeam (1971), berguna untuk memberikan

informasi yang berharga untuk pengambilan keputusan (Evaluation is the process of

delineating, obtaining, and providing usefull information for decision making)

Salah satu indikator keberhasilan Jurusan dalam menjalankan programnya dapat

dilihat dari kesesuaian antara implementasi dengan perencanaan, yang didukung oleh

pemanfaatan sumber daya yang efektif dan efisien. Pencapaian indikator tersebut dapat

diraih melalui satu mekanisme kendali yang harmonis dan melekat utuh dalam sistem.

Pengendalian renstra Jurusan Tadris Fisika merupakan sebuah upaya sistematis

untuk menghindari penyimpangan. Pengendalian ini memadukan standar pekerjaan dengan

tanggung jawab masing-masing unit/anggota organisasi. Keduanya akan memberikan

kemudahan bagi pimpinan dalam malaksanakan pengawasan setiap unit kerja organisasi.

Proses monitoring terhadap pelaksanaan pekerjaan bawahan dilakukan untuk

memperoleh fakta-fakta, data, dan informasi dalam upaya pencapaian tujuan. Melalui

kegiatan monitoring pimpinan tertinggi fakultas maupun pimpinan unit seperti ketua jurusan,

kepala bagian, dan kepala-kepala kelembagaan untuk secara langsung melihat proses yang

terjadi, dengan memanfaatkan instrumen monitoring dan evaluasi serta dokumen-dokumen

perangkat pembelajaran.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 39


B. Tujuan Monitoring dan Evaluasi

Tujuan monitoring dan evaluasi implementasi renstra Jurusan Tadris Fisika adalah

sebagai berikut:

1. Memperoleh gambaran yang lebih jelas dan akurat mengenai proses pencapaian

renstra Jurusan tadris fisika yang sedang diimplementasikan sesuai dengan tujuan

dan sasaran.

2. Menemukan hambatan-hambatan implementasi renstra Jurusan tadris fisika yang

terjadi, dilakukan sepanjangprosespendidikan untuk dilakukan upaya mengatasinya.

3. Mempersiapkan rencana perbaikan terhadap kebijakan renstra Jurusan tadris fisika

apabila hasil monitoring dan evaluasi mengharuskan untuk itu.

C. Prinsip-prinsip Monitoring dan Evaluasi

Monev haruslah dilakukan dengan prinsip-prinsip seperti berikut.

1. Berorientasi pada tujuan.

Monev hendaknya dilaksanakan mengacu pada tujuan yang ingin dicapai. Hasil

monev dipergunakan sebagai bahan untuk perbaikan atau peningkatan program pada

evaluasi formatif dan membuat jastifikasi dan akuntabilitas pada evaluasi sumatif.

2. Mengacu pada kriteria keberhasilan

Monev seharusnya dilaksanakan mengacu pada kriteria keberhasilan program yang

telah ditetapkan sebelumnya. Penentuan kriteria keberhasilan dilakukan bersama

antara para evaluator, para sponsor, pelaksana program, para pemakai lulusan, dan

lembaga terkait (dimana peserta kegiatan bekerja).

3. Mengacu pada asas manfaat

Monev sudah seharusnya dilaksanakan dengan manfaat yang jelas. Manfaat

tersebut adalah berupa saran, masukan atau rekomendasi untuk perbaikan program

program yang dimonev atau program sejenis di masa mendatang.

4. Dilakukan secara obyektif

Monev harus dilaksanakan secara objektif. Petugas monev dari pihak eksternal

seharusnya bersifat independen, yaitu bebas dari pengaruh pihak pelaksana program.

Petugas monev internal harus bertindak objektif, yaitu melaporkan temuannya apa

adanya.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 40


D. Metode Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi renstra Jurusan tadris fisika membutuhkan data dan

informasi sebagai bahan untuk melakukan penilaian terhadap proses implementasi

kebijakan. Data dan informasi tersebut dapat diperoleh melalui berbagai metode sebagai

berikut:

1. Metode dokumentasi, yakni dari berbagai laporan kegiatan, seperti laporan

tahunan/semesteran/bulanan yang dikoordinasikan dan dikelola oleh masing-masing

unit kerja.

2. Metode survei tentang implementasi kebijakan.

Dalam hal ini seperangkat instrumen pertanyaan dipersiapkan sebelum melakukan

survei. Tujuan survei adalah untuk menjaring data dari stakeholders, terutama kelompok

sasaran unit pelaksana kegiatan dari setiap unit kerja di Jurusan tadris fisika.

3. Metode Observasi

Observasi atau pengamatan adalah metode monev yang dilakukan dengan cara

mengumpulkan data dengan mengamati secara langsung pada kejadian atau proses di

lapangan. Jenis informasi yang diperoleh dapat berupa karakteristik benda, proses

interaksi benda, atau perilaku manusia baik interaksinya dengan benda/alat maupun

interaksinya dengan manusia lain.

4. Focus Group Discussion. Metode ini berfungsi untuk mendapatkan berbagai informasi

secara valid melalui cross check data dan informasi dari berbagai sumber.

E. Mekanisme Proses Monitoring dan Evaluasi

Mekanisme monitoring dan evaluasi terhadap perencanaan dan implementasi renstra

Jurusan tadris fisika dalam prosesnya melibatkan berbagai komponen dalam struktur

organisasi Jurusan tadris fisika. Pimpinan Jurusan memegang fungsi utama dalam

melakukan monitoring dan evaluasi terhadap unit-unit kerja di bawahnya. Unit pelaksana

monitoring dan evaluasi adalah sebagai berikut:

1. Tim Audit berfungsi melakukan evaluasi terhadap hasil audit internal dan eksternal

atas penyelenggaraan Jurusan tadris fisika.

2. Komite Pengawas Akademik berfungsi melakukan pengawasan atas

penyelenggaraan bidang akademik di Jurusan tadris fisika.

3. Satuan Audit Internal berfungsi melakukan tugas audit internal pengelolaan

keuangan dan kinerja dari seluruh unit di Jurusan tadris fisika.

4. Satuan Penjaminan Mutu berfungsi melakukan penjaminan atas pemenuhan standar-

standar pengelolaan Jurusan tadris fisika.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 41


5. Unit Perencanaan dan Pangkalan berfungsi melakukan evaluasi terhadap

implementasi RKAT melalui monev berbasis web.

6. Lembaga pengawas eksternal berfungsi melakukan pengawasan terhadap proses

dan capain program kegiatan.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 42


BAB VIII

PENUTUP

Rencana Strategis (Renstra) Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar tahun 2016-

2020 merupakan acuan bagi pengembangan semua kegiatan civitas akademika pada

periode tersebut. Dengan adanya Renstra ini diharapkan pimpinan beserta jajaran dapat

melakukan berbagai usaha persiapan dan pembenahan guna pencapaian tujuan, sasaran

dan pengembangan sesuai dengan rencana yang telah digariskan.

Renstra membuat sejarah, visi, misi, tujuan Jurusan tadris fisika IAIN Batusangkar.

Faktor-faktor internal diidentifikasikan dan dianalisis secara mendalam dari sisi kekuatan

(strength) yang dimiliki dan kelemahan (weakness) yang masih perlu dibenahi. Pada bagian

berikutnya, dilakukan identifikasi terhadap faktor-faktor eksternal dan dianalisis secara

mendalam dari aspek peluang (opportunity) yang dapat dimanfaatkan dan ancaman

(treatment) yang mesti dikurangi dan dihindari. Analisis SWOT ini kemudian digunakan untuk

menyusun rencana strategis pada bagian berikutnya yang memuat arah pengembangan

Jurusan tadris fisika IAIN Batusangkar. Dengan demikian, diharapkan pencapaian visi yang

terjabar dalam misi dapat berjalan lebih efektif dan bermanfaat.

Renstra dalam implementasinya akan dilengkapi dengan Standar Operasional

Prosedur (SOP). Selanjutnya, proses pengembangan yang merupakan bagian yang tidak

terpisahkan dari dokumen rencana induk pengembangan IAIN Batusangkar 2016-2020 ini

diharapkan mampu mengubah wajah Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar ke arah yang

lebih baik, dinamis dan menjadi salah satu Jurusan yang diperhitungkan eksistensinya di

Indonesia. Meskipun demikian, tidak ada “harga mati” karena dokumen ini tetap bersifat

terbuka dan fleksibel untuk diperbarui, diperbaiki dan disempurnakan. Atas dasar itu, tidak

tertutup kemungkinan adanya perubahan disebabkan oleh perkembangan situasi dan kondisi

lingkungan yang makin maju dan dinamis, kemudian dilakukan adaptasi dan perubahan

secara objektif terhadap perencanaan dan implementasi program yang tercantum dalam

Rensta ini.

Keberhasilan implementasi Renstra Jurusan tadris fisika IAIN Batusangkar 2016-2020

ini akan sangat ditentukan oleh dukungan seluruh civitas akademika Fakultas Tarbiyah dan

Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar dan juga seluruh stakeholders institute. Implementasi

Renstra ini menuntut kerja keras dan sinergitas seluruh unsur pimpinan IAIN Batusangkar,

Fakultas, dan unit-unit sebagai ujung tombak tercapainya sasaran-sasaran yang telah

dirumuskan. Dukungan seluruh unsur stakeholders juga sangat dibutuhkan sehingga

Renstra ini dapat diimplementasikan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar 43


KATA PENGANTAR

Jurusan Tadris Fisika berada di bawah naungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu

Keguruan (FTIK) yang diketahui sebagai fakultas tertua di IAIN Batusangkar yang telah

tumbuh dan berkembang atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dengan

investasi yang sangat besar. Menyadari hal ini, Jurusan Tadris Fisika memiliki visi “Menjadi

Program Studi Unggul dalam Bidang Pendidikan Fisika Integratif dan Bereputasi Nasional

Pada Tahun 2020”.

Berdasarkan Rencana Induk Pengembangan 2016-2040, Rencana Strategis 2016-

2020 IAIN Batusangkar dan Rencana Strategis 2016-2020 FTIK. Jurusan Tadris Fisika

memerlukan arahan pengembangan jangka menengah yang memuat panduan sekaligus

tolak ukur keberhasilan melangkah maju yang strategis guna mewujudkan harapan IAIN

Batusangkar dalam menghadapi berbagai tantangan demi terwujudnya cita-cita bangsa

Indonesia. Dalam usaha menjalankan tanggungjawab di atas, Jurusan Tadris Fisika IAIN

Batusangkar telah menetapkan tim untuk menyusun pokok-pokok arah pengembangan

jangka menengah Prodi Tadris Fisika IAIN Batusangkar. Berdasarkan pada hasil kerja tim

tersebut, Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar telah menetapkan rencana strategis Prodi

Tadris Fisika IAIN Batusangkar tahun 2016 – 2020 .

Semoga Allah SWT selalu meridhai seluruh upaya kita untuk mewujudkan Jurusan

Tadris Fisika IAIN Batusangkar sebagai Jurusan yang bereputasi nasional dalam

mengembangkan pendidikan fisika yang integratif.

Batusangkar, Desember 2016

Ketua Jurusan,

Venny Haris, M.Si

NIP 19820926 200604 2 002

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar i


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

SURAT KEPUTUSAN PENETAPAN RENSTRA

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang .............................................................................................. 1

B. Sejarah Jurusan Tadris Fisika ........................................................................ 2

C. Landasan Hukum ........................................................................................... 3

D. Tujuan Rencana Strategis .............................................................................. 5

E. Ruang Lingkup dan Sistematika Penyusunan................................................. 6

BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN JURUSAN TADRIS FISIKA

A. Visi Jurusan Tadris Fisika................................................................................ 7

B. Misi Jurusan Tadris Fisika ............................................................................... 7

C. Tujuan Jurusan Tadris Fisika .......................................................................... 7

BAB III A KONDISI OBJEKTIF

A. Peningkatan Penyelenggaraan Pendidikan .................................................. 8

B. Penguatan Kelembagaan .............................................................................. 10

C. Penguatan Organisasi ................................................................................... 11

BAB IV ANALISIS SWOT

A. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran ..................................................................... 12

B. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, Penjaminan Mutu

dan Sistem Informasi ................................................................................... 12

C. Mahasiswa dan Lulusan .............................................................................. 14

D. Sumber Daya Manusia ................................................................................ 15

E. Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik ....................................... 16

F. Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi ...................... 17

G. Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama ...................... 18

BAB V PROGRAM DAN TARGET KINERJA JURUSAN TADRIS FISIKA 2016-2020

A. Tujuan Strategis............................................................................................ 20

B. Sasaran Strategis ......................................................................................... 20

C. Rincian Kebijakan dan Program Strategis ..................................................... 21

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar ii


BAB VI STRATEGI IMPLEMENTASI

A. Tahapan Implementasi ................................................................................. 28

B. Indikator dan Target Kinerja .......................................................................... 30

BAB VII MONITORING DAN EVALUASI

A. Peran dan Fungsi Monitoring dan Evaluasi ................................................... 39

B. Tujuan Monitoring dan Evaluasi .................................................................... 40

C. Prinsip-prinsip Monitoring dan Evaluasi ........................................................ 40

D. Metode Monitoring dan Evaluasi ................................................................... 41

E. Mekanisme Proses Monitoring dan Evaluasi ................................................. 41

BAB VIII PENUTUP ............................................................................................ 43

Renstra Jurusan Tadris Fisika IAIN Batusangkar iii