TATA TERTIB SEKOLAH

SMK KARYA GUNA BHAKTI 2 KOTA BEKASI

PROTOKOL KESEHATAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN SEKOLAH

  1. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA
  1.  Sebelum berangkat ke sekolah, orang tua memastikan bahwa peserta didik dalam kondisi sehat (suhu badan normal, tidak batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selera makan atau keluhan lain). Hal ini berlaku pula bagi Guru dan Tenaga Kependidikan.
  2.  Membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.
  3.  Pakaian seragam dan atribut sekolah (PSAS) yang dikenakan dalam kondisi bersih.
  4. Wajib mengenakan masker (motif polos/bukan karakter), membawa masker cadangan, hand sanitizer, dan tisu basah.
  5. Wajib membawa perlengkapan alat sholat pribadi.
  6. Jika menggunakan kendaraan umum, tetap menerapkan prinsip jaga jarak.
  7. Dari rumah langsung menuju ke sekolah (tidak mampir-mampir)
  8. Pengantar dan Penjemput berhenti di lokasi yang ditentukan dan di luar sekolah, serta dilarang menunggu atau berkerumun selama mengantar atau menjemput

  1. Seluruh warga Sekolah/ tamu wajib menggunakan masker
  2. Bagi yang tidak menggunakan masker, dalam kondisi sehat atau sakit diarahkan untuk kembali/pulang
  3. Seluruh warga Sekolah/ tamu sebelum masuk area sekolah wajib diperiksa suhu tubuh dengan menggunakan termometer infrared digital oleh satuan pengaman sekolah.
  4. Apabila diantara Seluruh warga Sekolah/ tamu ditemukan bersuhu badan 37,3 atau lebih maka yang bersangkutan dipisahkan di tempat yang sudah disediakan dan berkordinasi dengan orang tua/keluarga.
  5. Seluruh warga Sekolah/ tamu yang membawa kendaraan diperbolehkan memarkir kendaraan sesuai pada tempatnya, setelah itu wajib mencuci tangan pada wastafel dengan menggunakan sabun/ Hand Sanitazer sesuai arahan satuan pengaman sekolah
  6. Bagi Seluruh warga Sekolah/ tamu yang tidak menggunakan kendaraan wajib mencuci tangan langsung pada wastafel dengan menggunakan sabun/ Hand Sanitizer sesuai arahan satuan pengaman sekolah

  1. Lima belas menit sebelum bel masuk berbunyi petugas piket kelas membersihkan kelas diantaranya menyapu, mengepel, dan menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan diantaranya handel pintu, meja dan kursi (Peserta Didik dilarang masuk sebelum dilakukan penyemprotan disinfektan pada sarana yang ada di kelas).
  2. Guru dan Peserta Didik wajib menggunakan masker saat berada di kelas dan lingkungan sekolah.
  3. Guru dan Peserta Didik mencuci tangan dengan menggunakan sabun /Hand Sanitizer sebelum masuk kelas.
  4. Peserta Didik tidak perlu cium tangan guru cukup ucapkan salam
  5. Guru dan Peserta Didik tidak diperkenankan menggunakan sepatu/alas kaki ke dalam kelas (sepatu/alas kaki di tata dengan rapih pada tempat yang telah disediakan)
  6. Peserta Didik duduk sesuai nomor absen yang tertera pada meja dan tidak diperkenankan berpindah tempat/menggeserkan tempat duduk.
  7.  Guru dan Peserta Didik menggunakan sepatu/alas kaki saat keluar dari kelas.
  8. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas setengah dari jumlah Peserta Didik kelas yang sesungguhnya
  9. Selama pembelajaran antara pendidik dan siswa antara siswa dan siswa selalu menjaga jarak sesuai protokol kesehatan
  10. Tidak diperbolehkan saling meminjamkan alat tulis/perlengkapan sekolah.
  11. Saat KBM selesai sebelum keluar kelas Peserta Didik merapihkan meja/kursi masing-masing dan membawa serta sampah untuk dibuang pada tempatnya.
  12. Selesai KBM dan bel pulang berbunyi petugas piket kelas membersihkan kelas kembali diantaranya menyapu, mengepel.
  13. Satuan pengaman sekolah melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan diantaranya handel pintu, meja dan kursi (Peserta Didik lainnya harus sudah berada di luar kelas saat dilakukan penyemprotan disinfektan pada sarana yang telah tersebut di atas).

  1. Selesai jam pelajaran terakhir, siswa langsung meninggalkan sekolah, dan pulang ke rumah masing-masing (tidak mampir/berkumpul).
  2. Mengenakan masker
  3. Jika menggunakan kendaraan umum, tetap menerapkan prinsip jaga jarak.
  4. Sampai di rumah langsung ganti pakaian dan mandi.
  5. Tidak berkumpul atau melakukan kontak fisik dengan anggota keluarga sebelum mandi.
  6. Berkordinasi dengan orang tua untuk memastikan keberadaan siswa

B. KETENTUAN SERAGAM SEKOLAH

Menggunakan pakaian seragam sekolah  bersih, sopan, dan rapih setiap hari sesuai jadwal

  1. Ketentuan penggunaan atribut

  1. Seragam dari sekolah

NO

HARI

SISWA ( LAKI - LAKI )

SISWI ( PEREMPUAN )

1

Senin dan Selasa

Seragam Abu-Abu

  • Baju Putih lengan pendek lengkap dengan atribut
  • Celana Abu – abu model standar tidak ketat
  • Berdasi  
  • Memakai ikat pinggang
  • Kaos kaki putih sampai betis
  • Sepatu dan tali sepatu hitam
  • Topi ( dipakai pada saat upacara saja )
  • Rambut ( model cepak tipis 1-2-1)

Seragam Abu-Abu

  • Baju Putih lengan panjang lengkap dengan atribut
  • Rok Abu – abu panjang model  “Rempel sekeliling rok”
  • Berdasi  
  • Memakai ikat pinggang
  • Kaos kaki putih sampai betis
  • Sepatu dan tali sepatu hitam
  • Topi ( dipakai pada saat upacara saja )
  • Jilbab putih polos segi empat ( memakai dalaman kerudung ciput putih )
  • Non muslim Rambut diikat rapih

2

Rabu

Seragam Pramuka PENEGAK PUTRA

  • Baju pramuka lengan pendek lengkap dengan atribut
  • Celana pramuka
  • Memakai kacu
  • Memakai ikat pinggang pramuka
  • Kaos kaki pramuka berwarna hitam sampai betis
  • Sepatu dan tali sepatu hitam
  • Topi Baret ( dipakai pada saat kegiatan/ upacara saja )
  • Rambut ( model cepak tipis 1-2-1 )

Seragam Pramuka PENEGAK PUTRI

  • Baju Pramuka lengan panjang lengkap dengan atribut
  • Rok pramuka panjang model  ”Rempel sekeliling Rok”
  • Memakai kacu
  • Memakai ikat pinggang pramuka
  • Kaos kaki pramuka berwarna hitam sampai betis
  • Sepatu dan tali sepatu hitam
  • Topi Boni ( dipakai pada saat kegiatan/ upacara saja )
  • Jilbab coklat polos segi empat ( memakai dalaman kerudung ciput coklat )
  • Non muslim Rambut diikat rapih

3

Kamis dan Jum’at

Seragam Kotak – kotak berdasi

  • Baju kotak - kotak lengan pendek lengkap dengan atribut
  • Celana marun
  • Berdasi  
  • Memakai ikat pinggang
  • Kaos kaki putih sampai betis
  • Sepatu dan tali sepatu hitam
  • Rambut ( model cepak tipis 1-2-1 )

Seragam Kotak – kotak berdasi

  • Baju kotak - kotak lengan panjang lengkap dengan atribut
  • Rok kotak - kotak panjang model  “Rempel sekeliling rok”
  • Berdasi  
  • Memakai ikat pinggang
  • Kaos kaki putih sampai betis
  • Sepatu dan tali sepatu hitam
  • Jilbab coksu polos segi empat ( memakai dalaman kerudung ciput coklat )
  • Non muslim Rambut diikat rapih

C. METODE PELAKSANAAN BELAJAR DARI RUMAH ( BDR )

1). DARING ( “Dalam jaringan” pembelajaran yang dilakukan secara Online menggunakan aplikasi pembelajaran maupun jejaring sosial )

  1. Siswa sudah online 15 menit sebelum pelaksanaan pembelajaran
  2. Memakai seragam sekolah sesuai jadwal, lengkap rapih dan bersih.
  3. Memiliki program BDR secara tertulis dalam bentuk jadwal pelajaran yang sudah ditentukan oleh sekolah
  4. Memiliki petunjuk pelaksanaan Daring
  5. Memiliki Bahan Ajar, buku pelajaran dan alat tulis
  6. Memiliki alat komunikasi dan kemampuan akses Internet
  7. Memiliki kontak person guru atau teknisi sekolah jika terjadi kesulitan belajar

  1. Mengalokasikan anggaran untuk kuota Internet
  2. Memiliki edaran program dan jadwal pelaksanaan BDR
  3. Memiliki kontak person guru/wali kelas atau teknisi sekolah

  1. Sebelum belajar siswa melakukan pembiasaan dalam rangka pembentukan karakter misalnya; menyanyikan lagu Indonesia Raya, literasi, Sholat Dhuha ( bagi siswa muslim ), berdoa dll
  2. Melaksanakan instruksi pembelajaran sesuai dengan pendekatan dan model pembelajaran yang dikembangkan guru
  3. Melaksanakan pembelajaran dengan materi belajar yang tersedia dalam modul.
  4. Melakukan komunikasi dua arah dengan guru melalui media komunikasi yang disediakan dan disepakati oleh guru.
  5. Melakukan evaluasi pembelajaran dengan mengerjakan soal HOTS atau unjuk kerja secara virtual.

  1. Mendampingi peserta didik selama BDR berlangsung
  2. Mengawas peserta didik selama BDR
  3. Memotivasi peserta didik untuk belajar mandiri dan bertanggung jawab
  4. Membantu kesulitan teknis belajar peserta didik melalui komunikasi dengan guru

2). LURING ( “luar jaringan” pembelajaran yang sama sekali tidak dalam kondisi terhubung jaringan internet offline )

  1. Memiliki jadwal belajar BDR
  2. Memiliki Bahan Ajar

  1. Memiliki kontak person guru atau wali kelas
  2. Menyediakan tempat belajar nyaman di rumah
  3. Memiliki jadwal BDR
  4. Memahami teknis belajar BDR melalui luring

  1. Melakukan kegiatan pembiasaan
  2. Melakukan pembelajaran melalui bahan ajar

  1. Mendampingi belajar peserta didik
  2. Mengkomunikasikan kegiatan belajar peserta didik
  3. Memotivasi kegiatan belajar peserta didik