Berikut adalah RPP Mata Pelajaran Agama Hindu Kelas 1 Semester 1 dengan materi Tri Kaya Parisudha untuk 4 kali pertemuan.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar

Kelas/Semester      : I / 1 (Ganjil)

Mata Pelajaran       : Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti

Topik                      : Tri Kaya Parisudha

Pertemuan ke-        : 1, 2, 3 dan 4

Alokasi Waktu       : 4 x pertemuan

A. Kompetensi Inti

KI 1           : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya

KI 2           : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam                     berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

KI 3           : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat,                                      membaca)  menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan                               Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

KI 4           : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dalam karya yang                          estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang                                  mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia


B. Kompetensi Dasar

1.1 Menerima ajaran Tri Kaya Parisudha sebagai tuntunan hidup

2.2 Memiliki perilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab melalui ajaran perilaku Tri Kaya                    Parisudha

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1.1.1 Mempertanyakan pengertian Tri Kaya Parisudha

1.1.2 Mempertanyakan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

1.1.3 Menguraikan tujuan pengimplementasian Tri Kaya Parisudha

1.1.4 Memberi contoh-contoh implementasi Tri Kaya Parisudha

2.2.1 Membentuk perilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab sesuai

         ajaran Tri Kaya Parisudha

2.2.2 Mengubah perilaku menjadi berakhlak mulia sesuai ajaran Tri Kaya Parisudha

2.2.3 Menunjukkan manfaat mengamalkan ajaran Tri Kaya Parisudh

D. Tujuan Pembelajaran

Pertemuan 1

1. Peserta didik dapat mempertanyakan pengertian Tri Kaya Parisudha melalui tanya jawab dan saintifik

2. Peserta didik dapat mempertanyakan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha melalui diskusi dan saintifik

Pertemuan 2

1. Peserta didik dapat menguraikan tujuan pengimplementasian Tri Kaya Parisudha

2. Peserta didik dapat memberi contoh-contoh implementasi Tri Kaya Parisudhamelalui diskusi dan saintifik

Pertemuan 3

1. Peserta didik dapat membentukperilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab sesuai ajaran Tri Kaya Parisudha melalui permainan/simulasi dan saintifik

Pertemuan 4

1. Peserta didik dapat mengubah perilaku menjadi berakhlak muliasesuai ajaran Tri Kaya Parisudha melalui permainan/simulasi dan saintifik

2. Peserta didik dapat menunjukkan manfaat mengamalkan ajaran Tri Kaya Parisudha

E. Materi Ajar

Pertemuan 1

Pengertian Tri Kaya Parisudha dan Bagian-bagiannya

Tri Kaya Parisudha berasal dari kata “Tri” yang berarti tiga, “Kaya” berarti perilaku atau perbuatan, dan “Parisudha” yang berarti baik, bersih, suci atau disucikan. Tri Kaya Parisudha artinya tiga perilaku manusia berupa pikiran, perkataan, dan perbuatan yang harus disucikan). Pikiran, perkataan, dan perbuatan yang disucikan dimaksudkan perilaku manusia yang baik atau perilaku manusia itu tidak boleh dikotori dengan perilaku yang tidak baik. Ketiga perilaku yaitu berpikir, berkata, dan berbuat yang baik harus selalu dijadikan pedoman khususnya bagi umat Hindu dan bagi umat manusia pada umumnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungannya, manusia dengan sesamanya, dan munusia dengan maha pencipta.Tri Kaya Parisudha dapat juga diartikan sebagai tiga dasar prilaku manusia yang harus disucikan, yaitu manacika, wacika, dan kayika. Manacika berarti pikiran baik, wacika berarti perkataan baik, dan kayika berarti perbuatan yang baik. Adanya pikiran yang baik akan mendasari perkataan yang baik, sehingga terwujudlah perbuatan yang baik pula. Jadi pada dasarnya perkataan dan perbuatan bersumber atau berawal dari pikiran. Pikiran yang baik akan menuntun manusia berkata atau berbuat yang baik pula. Dari prinsip itu, maka yang paling awal harus dikendalikan manusia adalah pikirannya. Hal-hal yang mempengaruhi pikiran harus selalu terjaga, seperti kestabilan jiwa atau emosi, kebutuhan akan kesehatan jiwa dan raga, termasuk kebutuhan akan estetika. Dengan jiwa yang tenang orang dapat mengendalikan pikirannya sehingga dapat berpikir dengan jernih yang akhirnya akan dicetuskan dalam bentuk perkataan yang baik dan perbuatan yang baik.

Pertemuan 2

Tujuan Pengimplementasian Tri Kaya Parisudha

Berpikir baik, berkata baik dan berbuat baik menjadi dasar dan pedoman hidup bagi umat Hindu dan bagi umat manusia pada umumnya, sehingga kerukunan, ketentraman dan kedamaian dalam kehidupan masyarakat dapat tercipta sesuai dengan tujuan agama Hindu dan tujuan pendidikan pada umumnya.Tri Kaya Parisudha atau berpikir yang baik, berkata baik dan berbuat baik tentu mempunyai tujuan yang sangat baik bagi anak dalam kehidupan masyarakat, khususnya umat Hindu. Secara umum Tri Kaya Parisudha dapat dikatakan mempunyai tujuan seperti.

1) Untuk mengembangkan sifat dan sikap jujur dan setia dalam berpikir, berkata maupun berbuat bagi anak dan masyarakat pada umumnya.

2) Untuk menumbuh kembangkan sikap mental yang bertanggung jawab tanpa diawasi oleh orang lain.

3) Untuk menumbuhkan kesadaran guna berbuat baik dan mengenal berbagai akibat yang dapat timbul dari pikiran, perkataan dan perbuatan yang dilakukan.

4) Untuk memberi petunjuk yang baik dan perlu dimiliki serta disadari dalam bergaul, sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan.

5) Untuk mengajarkan agar manusia selalu waspada dan hati-hati terhadap pikiran, perkataan dan perbuatan, karena baik pikiran, perkataan maupun perbuatan itu dapat menyebabkan orang lain tidak senang, sedih atau marah, sehingga pada gilirannya dapat menimbulkan kesusahan pada diri sendiri

Contoh pengimplementasian Tri Kaya Parisudha

1. Contoh Manacika : tidak berprasangka buruk kepada teman, tidak berniat mencelakakan teman, tidak berniat mengerjai teman

2. Contoh Wacika : berkata santun kepada teman, tidak mencaci maki teman

3. Contoh Kayika : membuang sampah pada tempatnya, tidak mencuri pensil teman

Pertemuan 3

PENYUCIAN PIKIRAN (MANACIKA)

Lima macam implementasi pengendalian pikiran dalam usaha untuk menyucikannya, disebutkan di dalam Saracamuscaya, adalah:

1) Tidak menginginkan sesuatu yang tidak layak atau halal.

2) Tidak berpikiran negatif terhadap makhluk lain.

3) tidak ingin dan dengki pada milik orang lain

4) tidak bersikap gemas (marah), kasar kepada semua makhluk

5) tidak mengingkari hukum karmaphala

PENYUCIAN PERKATAAN (WACIKA)

Terdapat empat macam perbuatan melalui perkataan yang patut dikendalikan, yaitu:

1) Tidak suka mencaci maki(ujar pahala)

2) Tidak berkata-kata kasar pada siapapun (ujar aprgas).

3) Tidak menjelek-jelekan, apalagi memfitnah makhluk lain (ujar pisuna).

4) Tidak ingkar janji atau berkata bohong (ujar mithya).

PENYUCIAN PERBUATAN/PRILAKU (KAYIKA)

Terdapat tiga hal utama yang harus dikendalikan, yaitu :

1) Tidak menyakiti, tidak menyiksa, tidak membunuh-bunuh makhluk lain

2) Tidak berbuat curang, sehingga berakibat merugikan siapa saja

3) Tidak berzinah atau yang serupa itu

Pertemuan 4

Manfaat Mengamalkan Ajaran Tri Kaya Parisudha

Penanaman nilai-nilai Tri Kaya Parisudha di lingkungan pendidikan di sekolah, di masyarakat maupun di keluarga sangat bermanfaat dalam pengembangan potensi anak menjadi manusia yang berakhlak mulia. Manfaat-manfaat yang dimaksud adalah sebagai berikut.

1) Bagi anak yang memiliki karakter atau sifat baik akan menjadi manusia lebih potensial dan untuk       memperkokoh iman agar tidak mudah kena pengaruh yang buruk.

2) Bagi anak yang memiliki karakter atau sifat tidak baik, melalui penanaman nilai-nilai Tri Kaya          Parisudha akan menjadi harapan berubah menjadi manusia yang lebih baik, sehingga tidak                   terjerumus ke hal-hal yang lebih buruk lagi.

3) Anak yang patuh dengan nilai-nilai Tri Kaya Parisudha sehingga menjadi manusia berakhlak mulia    akan lebih mudah dalam mengembangkan potensi-potensi lainnya, seperti kecerdasan, kreatiftas,         tanggung jawab, dan sebagainya.

4) Anak yang patuh dengan nilai-nilai Tri Kaya Parisudha akan selalu hidup rukun, tentram dan              damai dalam lingkungan masyarakat.

F. Metode Pembelajaran

- Metode sainstifik

- Metode tanya jawab

- Metode Demonstrasi

G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi Waktu

Pendahuluan

a. Mengucapkan salam “Om Swastyastu”

b. Berdoa sebelum belajar dengan mengucapkan manta “Om Awignam Astu Nama Sidam” “Om            Sidirastu Tat Astu Swaha”

c. Mengecek kehadiran siswa

d. Mengecek kesiapan siswa dalam pembelajaran

e. Memotivasi siswa agar mampu mengikuti kegiatan pembelajaran

f. Memaparkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

g. Menjelaskan manfaat kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan

10 menit

Inti

Mengamati:

· Peserta didik mendengarkan cerita tentang Tri kaya parisudha

Menanya :

· Peserta didik menanyakan pengertian Tri Kaya Parisudha

· Peserta didik menanyakan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

Mengkesplorasi :

· Peserta didik mengumpulkan informasi dari pendidik tentang pengertian Tri Kaya Parisuda

· Peserta didik melakukan diskusi dengan guru tentang bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

Mengasosiasi :

· Peserta didik menyimpulkan pengertian Tri Kaya Parisudha

· Peserta didik menyimpulkan bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

Mengomunikasi :

· Peserta didik menyampaikan kembali pengertian Tri Kaya Parisudha

· Peserta didik menyampaikan kembali bagian-bagian Tri Kaya Parisudha

105 menit

Penutup

a. Membuat simpulan tentang ajaran Tri Kaya Parisudha sebagai tuntunan hidup

b. Memotivasi siswa dan memberikan umpan balik

c. Memberikan saran untuk belajar lagi di rumah

d. Memberikan tugas individu untuk dikerjakan di rumah

e. Menyampaikan informasi terkait pembelajaran pada pertemuan berikutnya

f. Mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan doa dan paramasanti, “Om Santih, Santih, Santih, Om”

25 menit

Pertemuan 2

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi Waktu

Pendahuluan

a. Mengucapkan salam “Om Swastyastu”

b. Berdoa sebelum belajar dengan mengucapkan manta “Om Awignam Astu Nama Sidam” “Om Sidirastu Tat Astu Swaha”

c. Mengecek kehadiran siswa

d. Mengecek kesiapan siswa dalam pembelajaran

e. Memotivasi siswa agar mampu mengikuti kegiatan pembelajaran

f. Memaparkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

g. Menjelaskan manfaat kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan

10 menit

Inti

Mengamati :

· Peserta didik melihat gambar-gambar yang berkaitan dengan Tri Kaya Parisudha

Menanya :

· Peserta didik menanyakan tujuan pengimplementasian Tri Kaya Parisudha

· Peserta didik menanyakan contoh pengamalan Tri Kaya Parisudha

Mengkesplorasi :

· Peserta didik mengumpulkan informasi tentang tujuan Tri Kaya Parisudha melalui wawancara kepada informan di lingkungan sekolah

· Peserta didik melakukan pengamatan di lingkungan sekolah tentang contoh perilaku yang mengamalkan tri Kaya Parisudha

Mengasosiasi :

· Peserta didik menemukan tujuan pengimplementasian Tri kaya Parisuda

· Peserta didik menemukan contoh perilaku yang mencerminkan Tri Kaya Parisudha

Mengomunikasi :

· Peserta didik menyampaikan tujuan pengimplementasian Tri Kaya Parisudha

· Peserta didik menyebutkan contoh-contoh perilaku Tri Kaya Parisudha secara lisan

105 menit

Penutup

a. Membuat simpulan tentang perilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab melalui ajaran Tri Kaya Parisudha

b. Memotivasi siswa dan memberikan umpan balik

c. Memberikan saran untuk belajar lagi di rumah

d. Memberikan tugas individu untuk dikerjakan di rumah

e. Menyampaikan informasi terkait pembelajaran pada pertemuan berikutnya

f. Mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan doa dan paramasanti, “Om Santih, Santih, Santih, Om”

25 menit

Pertemuan 3

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi Waktu

Pendahuluan

a. Mengucapkan salam “Om Swastyastu”

b. Berdoa sebelum belajar dengan mengucapkan manta “Om Awignam Astu Nama Sidam” “Om             Sidirastu Tat Astu Swaha”

c. Mengecek kehadiran siswa

d. Mengecek kesiapan siswa dalam pembelajaran

e. Memotivasi siswa agar mampu mengikuti kegiatan pembelajaran

f. Memaparkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

g. Menjelaskan manfaat kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan

10 menit

Inti

Mengamati :

· Peserta didik melihat gambar-gambar yang berkaitan dengan Tri Kaya Parisudha

Menanya :

· Peserta didik menanyakan cara pembentukan sikap jujur, santun, dan bertanggung jawab melalui Tri    Kaya Parisudha

Mengkesplorasi :

· Peserta didik melakukan wawancara dengan informan di lingkungan sekolah tentang cara pembentukan sikap jujur, santun, dan bertanggung jawab melalui Tri Kaya Parisudha

Mengasosiasi :

· Peserta didik menemukan cara pembentukan sikap melalui penyucian pikiran (manacika), penyucian perkataan (wacika), dan penyucian perbuatan (kayika)

Mengomunikasi :

· Peserta didik menunjukkan perilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab sesuai ajaran Tri Kaya Parisudha

105 menit

Penutup

a. Membuat simpulan tentang perilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab melalui ajaran Tri Kaya Parisudha

b. Memotivasi siswa dan memberikan umpan balik

c. Memberikan saran untuk belajar lagi di rumah

d. Memberikan tugas individu untuk dikerjakan di rumah

e. Menyampaikan informasi terkait pembelajaran pada pertemuan berikutnya

f. Mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan doa dan paramasanti, “Om Santih, Santih, Santih, Om”

25 menit

Pertemuan 4

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi Waktu

Pendahuluan

a. Mengucapkan salam “Om Swastyastu”

b. Berdoa sebelum belajar dengan mengucapkan manta “Om Awignam Astu Nama Sidam” “Om Sidirastu Tat Astu Swaha”

c. Mengecek kehadiran siswa

d. Mengecek kesiapan siswa dalam pembelajaran

e. Memotivasi siswa agar mampu mengikuti kegiatan pembelajaran

f. Memaparkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

g. Menjelaskan manfaat kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan

10 menit

Inti

Mengamati :

· Peserta didik melihat gambar-gambar yang berkaitan dengan Tri Kaya Parisudha

Menanya :

· Peserta didik menanyakan manfaat setelahmelaksanakan Tri Kaya Parisudha

Mengkesplorasi :

· Peserta didik melakukan pengamatan di lingkungan sekolah tentang penerapan Tri kaya Parisudha

· Pesertadidik mewawancarai informan di lingkungan sekolah tentang manfaat Tri Kaya Parisudha

Mengasosiasi :

· Peserta didik menemukan manfaat melaksanakan Tri Kaya Parisudha

Mengomunikasi :

· Peserta didik mengubah perilaku menjadi berakhlak mulia sesuai ajaran Tri Kaya Parisudha

· Peserta didik menunjukkan manfaat yang dirasakannya setelah berperilaku sesuai ajaran Tri Kaya Parisudha

105 menit

Penutup

a. Membuat simpulan tentang perilaku jujur, santun, dan bertanggung jawab melalui ajaran Tri Kaya Parisudha

b. Memotivasi siswa dan memberikan umpan balik

c. Memberikan saran untuk belajar lagi di rumah

d. Memberikan tugas individu untuk dikerjakan di rumah

e. Menyampaikan informasi terkait pembelajaran pada pertemuan berikutnya

f. Mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan doa dan paramasanti, “Om Santih, Santih, Santih, Om”

25 menit

H. Alat dan Sumber Belajar

Alat : Media Gambar

Sumber Belajar :

- Buku Paket Agama Hindu

- Kitab Suci

- Buku cerita

- Buku mewarnai

I. Penilaian Proses dan Hasil Belajar

1. Sikap Spiritual

Teknik : Nontes

Bentuk : Observasi

Instrumen :

No

Nama Siswa

Perilaku yang  Diamati

Skala Akhir (Predikat)

Ketaatan Beribadah

Perilaku Syukur

Berdoa sebelum dan sesudah keg. Pembelajaran

Toleransi dalam Beribadah

1

2

3

4

5

dst.

Pedoman penskoran :

4 : sangat baik

3 : baik

2 : cukup

1 : kurang

Jumlah skor semua aspek

Skor sikap =

Jumlah aspek

2. Sikap Sosial

Teknik : Nontes

Bentuk : Observasi

Instrumen

No

Nama Siswa

Perilaku yang Diamati

Skala Akhir (Predikat)

Jujur

Disiplin

Tanggung jawab

Santun

Kerja sama

Percaya Diri

1

2

3

dst.

Pedoman penskoran :

4 : sangat baik

3 : baik

2 : cukup

1 : kurang

Jumlah skor semua aspek

Skor sikap =

Jumlah aspek

3. Pengetahuan

Teknik :Nontes

Bentuk :Tugas

Instrumen :

· Tanyakanlah kepada orang tua Kalian mengapa kita penting mengamalkan Tri Kaya Parisudha!

Teknik : Nontes

Bentuk : Observasi

Instrumen :

· Amatilah perilaku orang tua, saudara, dan teman bermain! Apakah sudah mencerminkan perilaku Kayika (berbuat yang baik), Wacika (berkata yang baik), dan Manacika (berpikir yang baik?

Teknik : Nontes

Bentuk : Portofolio

Instrumen :

· Carilah gambar-gambar yang menunjukkan perilaku Tri kaya Parisudha!

Teknik : Tes

Bentuk : Isian Singkat

Instrumen :

1. Tri artinya….

2. Kaya artinya …

3. Parisudha artinya ….

4. Tri Kaya Parisudha artinya …

5. Bagian-bagian Tri Kaya Parisudha adalah …

Kunci Jawaban:

1. Tiga

2. Perbuatan

3. Suci

4. Tiga perbuatan yang disucikan

5. Kayika, Wacika, Manacika

4. Keterampilan

Teknik : Nontes

Bentuk : Observasi

Instrumen :

No

Nama Siswa

Perilaku yan Diamati

Skala Akhir (Predikat)

bertanya

berpendapat

Kreativitas

Mengerjakan tugas

1

2

3

dst.

Pedoman penskoran :

4 : sangat baik

3 : baik

2 : cukup

1 : kurang

Jumiah skor semua aspek

Skor sikap =

Jumlah aspek

Konversi Penilaian Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan

Konversi Nilai Akhir

Predikat (pengetahuan dan keterampilan)

Mengetahui,                                                                               Amlapura

Kepala  Sekolah                                                                        Guru Mata Pelajar