1. PENGOLAHAN PRODUK KAKAO PRIMER

URUTAN PROSES

KETERANGAN PROSES

PANEN TEPAT MATANG

Buah kakao matang ditandai oleh perubahan warna kulit buah kakao yang semula hijau menjadi kuning.

SORTASI BUAH SEHAT

Buah sehat adalah buah matang yang tidak terkena oleh serangan hama dan penyakit, ditandai oleh tampilan kulit buah yang mulus dan segar.

P1020986

Kap. 500 kg/jam

P1020238

Kap. 1.5 ton/jam

podbreaker

Kap. 3 ton/jam

PEMBELAHAN BUAH

Buah dibelah dengan alat mekanis untuk memisahkan biji kakao dengan kulit buah dan plasenta. Mesin pembelah mempunyai kapasitas 5.000 buah/jam. Biji kakao diolah lanjut sebagai bahan makanan, sedangkan kulit buah merupakan limbah yang dapat digunakan sebagai bahan baku kompos, pakan ternak dan biogas.

Mesin pemecah buah kakao dan pemisah biji [pod breaker]

  • Kapasitas 500/jam

Persyaratan : Buah segar habis panen telah disortasi

Penggerak : motor bakar Honda 5,5 PK

Transmisi pulley dan sabuk karet V

Pemisah biji : ayakan SS

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 1410 X 1100 X 1565

  • Kapasitas 1.5 ton/jam

Persyaratan : Buah segar habis panen telah disortasi

Penggerak : motor bakar Honda 5,5 PK

Transmisi pulley dan sabuk karet V

Pemisah biji : ayakan SS

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 3160 X 1240 X 2177

  • Kapasitas 3 ton/jam

Persyaratan : Buah segar habis panen telah disortasi

Penggerak motor bakar Honda 5,5 PK

Transmisi pulley dan sabuk karet V

Pemisah biji : ayakan SS

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 3200 x 1300x 2050

Depulper 500 kg (2)

Kap. 500 kg/jam

Depulper1

Kap. 1-1.225 ton/jam

PEMERASAN PULPA [LENDIR] BIJI KAKAO

Biji kakao dilapisi oleh pulpa berwarna putih. Lapisan pulpa dikurangi secara mekanik antara 30 – 40 % dari berat pulpa awal agar fermentasi berjalan lebih sempurna dan mencegah timbulnya cacat rasa asam. Mesin pemeras mempunyai kapasitas 1.000 ton biji/jam. Pulpa hasil perasan adalah limbah yang dapat diolah menjadi nata de kakao dan jus kakao.

Mesin pemeras lendir biji kakao [depulper]

  • Kapasitas 500 kg/jam

Persyaratan : Biji kakao segar setelah diambil dari buah kakao

Penggerak motor bakar Honda 5,5 PK

Transmisi pulley dan sabuk karet V

Pemisah lendir : ayakan SS

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi ( P X L X T )mm : 1660 x 530 x 1430

  • Kapasitas 1-1,25 ton/jam

Persyaratan : Biji kakao segar setelah diambil dari buah kakao

Penggerak motor bakar Honda 5,5 PK

Transmisi pulley dan sabuk karet V

Pemisah lendir : ayakan SS

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 1780 X 750 X 1500

kotak fermentasi kap

Kap. 40 – 50 kg/batch

ktak fermen 2 bsr (edit) 2

Kap. 625-650 kg/batch

FERMENTASI BIJI KAKAO

Fermentasi ditujukan untuk menumbuhkan senyawa pembentuk citarasa dan aroma khas cokelat dengan bantuan mikroba alami. Satu peti mempunyai kapasitas 750 kg biji kakao. Biji kakao dimasukkan ke dalam peti kayu tingkat atas selama 2 hari dan kemudian dipindahkan ke peti tingkat bawah. Fermentasi dilanjutkan lagi di peti bawah selama 2 hari berikutnya.

Kotak Fermentasi [dua kotak] Tipe bak kayu

  •   Kapasitas 40-50 kg/batch

  Ukuran: 400mmx400mmx500mm [PxLxT]

  tebal 20 - 30 mm

Persyaratan : biji kakao yang telah dipisahkan dari  kulit buahnya

  •   Kapasitas 625-650 kg/batch

Ukuran: 190 cm x 100 cm x 40 cm [PxLxT]

tebal 20 - 30 mm

Persyaratan : biji kakao yang telah dipisahkan dari kulit buahnya

Keterangan : Penyangga karena terbuat dari beton/batu, bisa disiapkan oleh pembeli di lapangan

D:\foto kakao\Foto pedoman harga kakao\pengering kakao 750 kg per batch.JPG

Kap. 750 kg/batch

DSC01101

Kap. 1.5 ton/batch

P1030144

Kap. 2.5 ton/batch

P1020726

Kap. 4 ton/batch

PENGERINGAN MEKANIS

Biji kakao hasil fermentasi dikeringkan secara mekanis pada suhu 50-55 oC. Kadar air biji kakao yang semula 55 % turun menjadi 7 % selama 40 jam. Sumber energi pengeringan adalah kolektor surya dan kayu yang diperoleh pangkasan pohon pelindung tanaman kakao. Kipas udara pengering digerakkan oleh motor listrik atau motor diesel dengan bahan bakar bio-disel.

  • Kapasitas 750kg/batch [1 batch = 40 jam]

Persyaratan : Waktu pengeringan maksimum 40 jam dari kadar air awal 55% sampai dengan pengeringan 7 %

Sumber panas : tungku kayu dengan 1 kipas aksial penggerak motor diesel 6 – 7 PK ber-SNI

Lantai pengering : Ayakan alumunium

Sistem pemanasan biji : Tidak langsung lewat pipa pindah panas

Rangka mesin : Baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 4870 x 1460 x 3830

  • Kapasitas 1.5 ton/batch [1 batch = 40 jam]

Persyaratan : Waktu pengeringan maksimum 40 jam dari kadar air awal 55% sampai dengan pengeringan 7 %

Sumber panas : tungku kayu dengan 2 kipas aksial penggerak motor diesel 6 - 7 PK  ber-SNI

Lantai pengering : Ayakan alumunium

Sistem pemanasan biji : Tidak langsung lewat pipa pindah panas

Rangka mesin : Baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 4800 x 2160 x 3950

  • Kapasitas 2.5 ton/batch [1 batch = 40 jam]

Persyaratan : Waktu pengeringan maksimum 40 jam dari kadar air awal 55% sampai dengan pengeringan 7 %

Sumber panas : tungku kayu dengan 2 kipas aksial  penggerak motor diesel 7- 8 PK ber-SNI

Lantai pengering : Ayakan alumunium

Sistem pemanasan biji : Tidak langsung lewat pipa pindah panas

Rangka mesin : Baja profil kotak

  • Kapasitas 4 ton/batch [1 batch = 40 jam]

Persyaratan : Waktu pengeringan maksimum 40 jam dari kadar air awal 55% sampai dengan pengeringan 7 %

Sumber panas : tungku kayu dengan 3 kipas aksial penggerak motor diesel 7 - 8 PK ber-SNI

Lantai pengering : Ayakan alumunium

Sistem pemanasan biji : Tidak langsung lewat pipa pindah panas

Rangka mesin : Baja profil kotak

sortasi 400 kakao

Kap. 400kg/jam

D:\foto kakao\Foto pedoman harga kakao\sortasi kakao 1200 kg per batch.jpg

Kap. 1.200 kg/jam

SORTASI BIJI KAKAO KERING

Biji kakao hasil pengeringan disortasi secara mekanik untuk memisahkan biji ukuran besar [jumlah biji 85 – 90/100 gr sample], ukuran medium [jumlah biji 95 – 110/100 gr sampel] dan ukuran kecil [jumlah biji > 110/100 gr sampel]. Biji pecah dan kotoran terpisah di rak paling bawah. Mesin sortasi mempunyai kapasitas 1.000 kg/jam.

Mesin sortasi biji kakao [grader] Tipe Meja Getar

  • Kapasitas 400 kg/jam,

Penggerak motor listrik 1 HP atau motor bakar honda 5,5 PK

Persyaratan : Biji kakao yang diambil dari proses pengeringan

Transmisi pulley dan sabuk karet V.

Pemisah biji : Ayakan SS

Rangka  mesin : Baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 1550 x 900 x 1195

  • Kapasitas 1200 kg/jam,

Persyaratan : Biji kakao yang diambil dari proses pengeringan

Penggerak motor listrik 2 HP atau motor bakar 5,5 PK Honda,

Transmisi pulley dan sabuk karet V.

Pemisah biji : Ayakan SS

Rangka  mesin : Baja profil kotak

Dimensi(P X L X T )mm : 2600X 1225X 1630

E:\ERNA\KUMPULAN FOTO\Brosur DIGIMOST\P1000382.JPG

Alat DIGIMOST

KAKOTester3

KAKO Tester

ALAT UKUR KADAR AIR BIJI KAKAO

Sebagai alat untuk menentukan kadar air  biji kakao secara elektronik, cepat dan mudah serta bisa dibawa ke lapang.

  • Tipe : digital

Merk :DIGI MOST

Skala meter : 5 - 15 %

Sumber  energi : baterai type AA 2500 mAh rechargeable 6 buah

Dimensi keseluruhan [P x L x T] mm : 140 x 145 x 90

Berat : 690 gram

  • Type : Analog

Sumber arus : 6 buah baterai type AA ( @ 1.5 V)

Dimensi : 14.2 cm X 13.5 cm X 8.5 cm

Berat : 830 gram

Merk  Dagang : KAKO Tester

P1060181D:\foto2\IMG-20150908-WA0000.jpg

Alat cut test

ALAT UJI BELAH KAKAO [CUTTEST]

Pengawasan mutu fisik biji kakao perlu dilakukan uji belah biji kakao, untuk mengetahui warna, tekstur, aroma dan cacat biji. Alat uji belah sangat membantu kecepatan proses uji belah dalam sekali membelah bisa 50 biji kakao sekaligus.

Spesifikasi alat:

  • Kapasitas : 50 biji kakao/batch

[Persyaratan : Biji kakao hasil fermentasi kadar air 12-13%]

Tipe : vertikal tekan

Pisau : stainless steel

Papan pembelahan : kayu kamper/kruing/bengkirai

PENGEMASAN dan PENGGUDANGAN

Biji kakao atas dasar ukurannya dikemas dalam karung goni [@ 60 kg] berlabel produksi dan disimpan dalam gudang yang bersih dan berventilasi cukup. Tumpukan karung-karung [6 lapis] disangga di atas palet kayu dan tidak menempel di dinding gudang.

II. PENGOLAHAN PRODUK ANTARA [PASTA, LEMAK DAN BUNGKIL KAKAO]

URUTAN PROSES

KETERANGAN PROSES

 

BIJI KAKAO

Biji kakao fermentasi yang memenuhi syarat mutu fisik, kimiawi dan kebersihan sesuai SNI 2323-2008 digunakan sebagai bahan baku pengolahan cokelat.

 H:\sangrai 5 kg tempering bulat 2.jpg

Kap. 5 kg/batch

P1030966

Kap. 10 kg/batch

P1010936

Kap. 50 kg / batch

PENYANGRAIAN

Penyangraian merupakan tahap awal proses produksi makanan dan minuman cokelat dan bertujuan untuk membentuk aroma dan citarasa khas cokelat dari biji kakao. Penyangraian dilakukan pada suhu 115 – 120 oC selama 20 sampai 30 menit.

Mesin sangrai kakao [roaster]

  • Kapasitas 5 kg/batch ( 1 batch = 20-30 menit)

Persyaratan : biji kakao yang akan disangrai harus memiliki kadar air 7-8 %

Sumber panas burner kayu bakar /LPG

Penggerak motor listrik 1/4 HP, 220 V

Dilengkapi dengan silinder pendingin, kipas sentrifugal dan penunjuk suhu

Sistem pemanasan biji : tidak langsung lewat dinding sangrai yang terbuat dari plat alumunium

Rangka mesin : Baja profil kotak

Dimensi  (P X L X T) cm : 115 X 70 X 140

Keterangan : tabung LPG disediakan oleh pihak pembeli

  • Kapasitas 10 kg/batch [1 batch = 30 - 45 menit]

Persyaratan : biji kakao yang akan disangrai harus memiliki kadar air 7-8 %

  • Silinder sangrai :

Bahan : plat aluminium

  • Silinder pendingin :  

Bahan rangka : besi plat, dinding dan lantai pendingin plat aluminium

Sumber energi :

- Sumber panas burner : LPG/kayu bakar

- Penggerak motor listrik 1/2 HP, 220 V

Dilengkapi dengan silinder pendingin, kipas sentrifugal ¼ HP, 220 Volt dan penunjuk suhu.

Sistem pemanasan biji : tidak langsung lewat silinder sangrai yang terbuat dari plat alumunium

Rangka mesin : Baja profil kotak

Dimensi (PXLXT) mm : 1400 X 755 X 1965

Keterangan : tabung LPG disediakan oleh pihak pembeli

  • Kapasitas 50 kg/batch [1 batch = 30 - 45 menit]

Persyaratan : biji kakao yang akan disangrai harus memiliki kadar air kurang lebih 7 %

  • Silinder sangrai :

Bahan : plat aluminium

  • Silinder pendingin :  

Bahan rangka : besi plat, dinding dan lantai pendingin plat aluminium

 Sumber energi :

 - Sumber panas burner kayu bakar

 - Penggerak motor listrik 1 HP, 220 V

Dilengkapi dengan silinder pendingin, kipas sentrifugal ½ HP, 220 Volt dan penunjuk suhu.

Sistem pemanasan biji : tidak langsung lewat silinder sangrai yang terbuat dari pelat alumunium

Rangka mesin : Baja profil kotak

Dimensi keseluruhan Mesin (PXLXT) mm : 1550 x 1200 x 2300

Keterangan : tabung LPG disediakan oleh pihak pembeli

E:\foto ALSIN p jiwo\desheller baru.JPG 

PEMISAHAN KULIT BIJI

Biji sangrai dikupas untuk memperoleh daging biji [nib] yang digunakan sebagai bahan baku cokelat. Kulit biji [shell] diolah menjadi pakan ternak dan kompos.

Mesin pemecah kulit dan pemisah biji [desheller]

  • Kapasitas 25 kg/jam,

Penggerak motor listrik ½ HP

Persyaratan : biji kakao yang akan didesheler harus melalui tahap proses sangrai agar memudahkan biji dan kulit ari terpisah

Transmisi pulley dan sabuk karet V.

Pemisah kulit : kipas sentrifugal,

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 1050 X 780 X 1420

P1020803

 

Kap. 20 kg/jam

pemasta

Kap. 50 kg/jam

PEMASTAAN

Proses penggilingan menyebabkan dinding-dinding sel daging biji pecah dan cairan lemak keluar dari dalam biji sehingga daging biji yang semula padat menjadi cairan kental yang disebut pasta kakao.

Pemasta kasar

  • Kapasitas 20 kg/jam,

Penggerak motor listrik 1 HP, 220 V

Persyaratan : biji kakao yang akan diproses harus terpisah dari kulit arinya, sehingga untuk memudahkan dihancurkan sampai ukuran tertentu.

Transmisi pulley dan sabuk karet V

Silinder pemasta dari pelat SS,

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L  X T)mm : 790 X 590 X 1120

  • Kapasitas 50 kg/jam,

Penggerak motor listrik 3 HP, 380 V

Persyaratan : biji kakao yang akan diproses harus terpisah dari kulit arinya, sehingga untuk memudahkan dihancurkan sampai ukuran tertentu.

Transmisi pulley dan sabuk karet V.

Silinder pemasta dari pelat SS,

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L  X T)mm : 1180x 830 x1400

P1010654

Kap. 1 kg/batch

E:\foto ALSIN p jiwo\press lemak (terbaru).JPG

Kap. 5 kg/batch

PENGEMPAAN

Pasta kakao merupakan campuran lemak kakao yang berbentuk cair dan partikel non-lemak yang mempunyai bentuk padat. Keduanya dapat dipisahkan dengan alat kempa [hidrolik] di dalam silinder yang dilengkapi dengan saringan.

Pengempa lemak (Hidrolik)

  • Hidrolik, Kapasitas 1 kg/batch (1 batch = 15 menit)

penggerak motor listrik 5,5 HP.

Persyaratan : pasta yang harus dikempa dalam bentuk kental dengan suhu 40-450C, dengan kadar air < 4%

Silinder pengempa dari bahan stainless steel tebal 4 mm,

diameter silinder pengempa 380 mm

Rangka : pelat baja 35 mm, As baja pejal 50 mm dan besi profil U 15

Dimensi (P X L X T)mm : 1200 x 870 x 1870

  • Kapasitas. 5 kg/batch (1 batch= 15 menit)

Persyaratan : pasta yang harus dikempa dalam bentuk kental dengan suhu 40-450C, dengan kadar air < 4%

Tipe pompa hidrolik

Penggerak motor listrik 20 HP, 380 volt

Silinder pengempa dari bahan stainless steel tebal 20 mm

Rangka : pelat baja 35mm,

As baja pejal 50 mm dan besi profil H 20

Hopper masukan bahan dilengkapi pemanas dan thermostat 

D:\foto biogas april'10\foto baru\P1020331.JPG

LEMAK KAKAO

Lemak kakao cair akan menerobos saringan dan keluar dari dinding silinder. Lemak kakao memiliki sifat khas yakni bersifat plastis, warna putih-kekuningan dan mempunyai aroma khas cokelat.

D:\foto biogas april'10\foto baru\P1020338.JPG

BUNGKIL KAKAO

Sedangkan sisa hasil kempaan adalah bungkil yang tertinggal di dalam silinder. Bungkil dihaluskan menjadi bubuk halus yang merupakan bahan baku utama minuman cokelat, es krim dan kue cokelat kering.

  1. PENGOLAHAN PRODUK PERMEN COKELAT

URUTAN PROSES

KETERANGAN PROSES

   

 

BAHAN BAKU

Bahan baku permen cokelat adalah pasta dan lemak kakao, gula dan susu bubuk, dalam proporsi tertentu sesuai jenis produk yang akan dibuat.

E:\foto ALSIN p jiwo\refiner ballmill.JPG 

Ball mill tipe horisontal

PENCAMPURAN DAN PENGHALUSAN LANJUT [REFINING]

Pasta cokelat, lemak, gula dan susu dicampur dalam pencampur bola sampai membentuk adonan.

Adonan yang sudah homogen kemudian dihaluskan melalui mesin penghalus tipe ball mill dengan ball steel yang dimaksukan dalam silinder. Berfungsi  untuk menghaluskan adonan cokelat sampai ukuran partikel mendekati 20 mikron.

Mesin penghalus cokelat  [Refiner] tipe ball mill

  • Kapasitas 12 kg/batch (minimal 1 batch = 20 jam),

Persyaratan : Bahan yang digunakan dalam bentuk pasta

Penggerak motor listrik 1HP, 220 volt

 pemanas listrik 700 W.

Transmisi : gigi dan rantai,

Silinder penghalus dari bahan pelat SS tebal 4 mm

Rangka mesin : baja profil kotak dan platesyer 2mm Dimensi (PXLXT) cm  : 80X60X110

  • Kapasitas 25 kg/batch (1 batch=20 jam)

Persyaratan : Bahan yang digunakan dalam bentuk pasta

Penggerak motor listrik 2 HP, 3 phase

Pemanas listrik infrared 1.500w

Dilengkapi pengatur gearbox

Transmisi : gigi dan rantai

Silinder penghalus plat alumunium 4 mm

Rangka mesin : besi U

Dimensi (PXLXT) cm  : 162 X 77 X 140

  • Kapasitas 50 kg/batch (minimal 1 batch = 20 jam),

Persyaratan : Bahan yang digunakan dalam bentuk pasta

Penggerak motor listrik 3 HP, 3 Phase

pemanas listrik infrared 1.500 W.

Dilengkapi pengatur gearbox

Transmisi : gigi dan rantai,

Silinder penghalus plat alumunium 4 mm

Rangka mesin : besi U

Dimensi (PXLXT) cm  : 170 X 90 X 160

P1030184

Kap. 10 kg/batch

P1030185

Kap. 15 kg/batch

PENGONCINGAN

Proses koncing ini dilakukan untuk menguapkan sisa air dan senyawa penyebab cacat citarasa [off-flavor] seperti citarasa asam dari dalam adonan cokelat. Suhu koncing diatur antara 60 – 70 oC selama 18 sampai 24 jam secara terus-menerus tergantung pada jenis makanan yang akan dihasilkan.

Choncing

  • Kapasitas 10 kg/batch (1 batch = 20jam),

Persyaratan : Bahan yang digunakan adalah formula cokelat/pasta yang sudah dihaluskan menggunakan mesin refiner.

Penggerak motor listrik 1HP, pemanas listrik 700 W.

Transmisi : gigi dan rantai,

Silinder penghalus dari bahan pelat SS tebal 3 mm

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (PXLXT) mm  : 680 X 675 X 1010

  • Kapasitas. 15 kg/batch (1 batch = 20jam),

Persyaratan : Bahan yang digunakan adalah formula cokelat/pasta yang sudah dihaluskan menggunakan mesin refiner.

Penggerak motor listrik 1HP, pemanas listrik 700 W.

Transmisi : gigi dan rantai,

Silinder penghalus dari bahan pelat SS tebal 3 mm

Rangka mesin : baja profil kotak

P1030312

PENCETAKAN [MOLDING]  

Adonan cokelat siap cetak melewati proses kondisioning agar diperoleh hasil cetakan yang sempurna. Pada tahap awal, adonan melewati pemanas dari suhu 33 oC menjadi 48 oC selama lebih kurang 10 – 12 menit. Pada tahap ini seluruh kristal lemak di dalam adonan diharapkan mencair. Setelah itu adonan cair masuk ke pendingin sehingga suhu adonan turun secara perlahan menjadi 33 oC untuk pembentukan kristal lemak yang teratur. Sambil dituang ke dalam cetakan, suhu adonan akan terus turun sampai 26 oC. Di dalam cetakan suhu adonan akan meningkat kembali mengikuti suhu lingkungan.

Tempering dan pencetak permen cokelat

  • Kapasitas 15kg/batch,

dilengkapi dengan pendingin air, pengaduk dan pompa regulator

D:\foto biogas april'10\foto baru\P1020324.JPG

PELEPASAN DARI CETAKAN [DEMOLDING]

Adonan cokelat dalam cetakan dimasukkan dalam lemari pendingin bersuhu 20 oC selama 30 menit agar adonan menjadi beku. Adonan padat atau permen cokelat dilepaskan dari cetakan dengan cara membalik cetakannya dan permen cokelat akan terlepas.

P1020392

PERMEN COKELAT BATANGAN [BAR CHOCOLATE]

Permen cokelat dibungkus dengan lembaran aluminium tipis [foil] dan dikemas dengan kertas label [merk]. Permen cokelat yang telah dikemas sebaiknya disimpan selama 30 hari sebelum dipasarkan agar pembentukan kristal lemak stabil, keras dan mantap.

  1. PENGOLAHAN PRODUK BUBUK COKELAT

URUTAN PROSES

KETERANGAN PROSES

 D:\foto biogas april'10\foto baru\P1020338.JPG

BUNGKIL KAKAO

Bungkil hasil pengempaan umumnya mempunyai tiga [3] tingkatan kadar, yaitu kadar lemak rendah [10-12 %], medium [13-15 %] dan lemak tinggi [ > 15 % sampai 22 %].

P1020736

PRA-PENGHALUSAN

Bungkil kakao hasil pengempaan merupakan gumpalan padat yang keras untuk itu perlu ditumbuk menjadi pecahan-pecahan bungkil kecil [dimeter 3 sampai 5 mm] sebelum dihaluskan lebih lanjut.

Mesin penghancur bungkil cokelat

  • Kap. 25 kg/jam

Tipe roll silinder

Persyaratan : input berupa bongkahan bungkil kakao hasil pengempaan

Bahan corong : plat alumunium 2 mm

Penggerak : motor listrik 3 HP, 3 phase

Terdapat 4 buah silinder steinless steel yang bergerak berputar berlawanan

Diamater silinder : 17 cm

Rangka : besi kotak, plat esyer 6 mm

Dilengkapi box penampung hasil

Dimensi (P X L X T) cm : 104 x 84 x 150

F:\foto pkl\PKL\DSC00071.JPG

Kap. 2 kg/batch

P1030089

Kap. 4 kg/batch

PENGHALUSAN

Pecahan-pecahan bungkil kecil kemudian digiling menjadi bubuk halus.

Mesin pembubuk cokelat

  • Kapasitas 2 kg/batch (1 batch = 3 menit).

Persyaratan : bungkil yang telah diproses dari mesin pengempa lemak harus 65%

Penggerak motor listrik 1/2 HP

Transmisi : gigi dan rantai,

Silinder penghalus dari bahan pelat SS tebal 3 mm

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 860 X 710 X 1090

  • Kapasitas 4 kg/batch (1 batch = 3 menit).

Persyaratan : bungkil yang telah diproses dari mesin pengempa lemak harus 65%

Penggerak motor listrik 1 HP,

Transmisi : gigi dan rantai,

Silinder penghalus dari bahan pelat SS tebal 3 mm

Rangka mesin : baja profil kotak

 foto pengayak bubuk0001

PENGAYAKAN

Bubuk kakao halus diayak dengan saringan ukuran 120 Mesh untuk menghasilkan ukuran partikel yang relatif seragam antara 95 – 110 mikron. Bubuk kakao halus murni merupakan bahan baku utama minuman cokelat, es krim dan kue cokelat kering.

Mesin pengayak bubuk cokelat mekanis

  • Kapasitas 2 kg/batch [ 1 batch = 1 jam]

Persyaratan : bungkil kakao yang dikempa, dikering anginkan selama 2 hari, untuk memudahkan proses pengayakan  

Penggerak motor listrik 1HP, bahan ayakan SS

Dimensi (P X L X T)mm : 1220 X 1020 X 870

pencampur bubuk

PENCAMPURAN

Bubuk kakao halus juga bisa dicampur dengan gula dan susu bubuk atau krimer untuk memperoleh campuran bubuk kakao 3 in 1 [mixed]. Produk ini termasuk jenis siap saji dan bisa diseduh dengan air hangat [matang] atau air panas [mendidih].  

Mesin Pencampur bubuk [mixer]

  • Kapasitas 10 kg bubuk cokelat/batch [1 batch = 20 menit],

Persyaratan : bahan-bahan yang akan dicampur dalam bentuk serbuk/bubuk

Penggerak motor listrik 3 HP, 380 V.

Silinder pencampur dari bahan pelat alumunium  hexagonal

Rangka mesin : baja profil kotak

Dimensi (P X L X T)mm : 750 X 940 X 1230

 100B4317

SealerInjak2

Mesin pengemas manual

PENGEMASAN

Bubuk kakao murni atau bubuk 3 in 1 dikemas dengan kantong aluminium [foil] @ 200 gr atau kemasan saset @ 25 gr [sebagai pengemas primer] dan kemudian dimasukkan ke dalam kemasan kertas berlabel [sebagai pengemas sekunder].

Pengemas manual

  • Kapasitas : 60 bungkus/jam

Tipe injak p = 20 cm,

Persyaratan : kemasan yang digunakan alumunium foil dan plastik

Daya listrik 400 W, 220 Volt

Dimensi (P X L X T) mm : 340 X  350 X 850