BAB 1

PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang

Pertahanan tubuh merupakan suatu sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari suatu sistem interaksi yang kompleks yang mempunyai tujuan untuk menidentifikasi adanya mikroba yang masuk kedalam tubuh ( antigen ). Tubuh manusia setelah kemasukan suatu mikroorganisme akan mengadakan suatu perlawanan yang disebut respon imun. Didalam tubuh akan berkembang sistem imun yang menghasilkan molekul protein yang disebut antibodi, antibodi bersifat spesifik untuk sel tertentu dan mempunyai tujuan fasilitas eliminasi benda asing. Antibodi ini biasanya dimasukkan kedalam tubuh manusia terutama bayi dan balita sehingga diharapkannantinya dapat membentuk antibodi. Didalam tubuh manusia terdapat dua sistem pertahanan yaitu sistem pertahanan tubuh hormonal dan sistem pertahanan celuler. Sistem pertahanan tubuh hormonal dan sistem Immunoglobulin terdiri dari Ig A, Ig M, Ig G, Ig E, dan Ig D yang menghasilkan Cell Memory.

1.2        Tujuan

1.2.1        Tujuan Umum

Diharapkan mampu melakukan asuhan kebidanan pada Bayi yang melakukan imunisasi dengan tepat.

1.2.2        Tujuan Khusus

        Diharapkan mahasiswa mampu melakukan:

                1.Pengkajian         

                2.Identifikasi

                3.Menentukan antisipasi masalah potensial

                4.Identifikasi kebutuhan segera

                5.Menentukan intervensi dan rasionalnya

                6.Melakukan implementasi

                7.Mengevaluasi asuhan yang diberikan

1.3        Metode Penulisan

Tekhnik memperoleh data (Studi pustaka, praktek langsung), bimbingan dan  konsultasi.

BAB 2

LANDASAN TEORI

2.1 Definisi

Imunisasi merupakan suatu usaha untuk memasukkan kuman penyakit yang telah dilemahkan kedalam tubuh manusia yang berguna sebagai zat anti body yang sangat diperlukan oleh tubuh. Pertahanan tubuh merupakan suatu sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari suatu suatu sistem interaksi yang kompleks yang mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi adanya mikroba yang masuk kedalam tubuh (antigen). Tubuh manusia setelah kemasukan suatu mikroorganisme akan mengadakan suatu perlawanan yang disebut respon imun. Didalam tubuh akan berkembang sistem imun yang menghasilkan molekul protein yang disebut antibodi. Antibodi bersifat spesifik untuk sel tertentu dan mempunyai tujuan fasilitas eliminasi benda asing. Mikroba masuk kedalam tubuh individu, maka tubuh akan mengadakan suatu pertahanan tubuh spesifik.

2.2 Macam-macam Imunisasi

Jenis Imunisasi mencakup vaksinasi terhadap 7 penyakit utama yaitu BCG, DPT, Polio, Campak dan Hepatitis B. Hal ini merupakan perhatian orang tua untuk memberikan kesempatan kepada anaknya untuk mendapatkan imunisasi lengkap. Uraian tentang imunisasi ( Vaksin ) diatas adalah sebagai berikut :

  1. Vaksin BCG

Tujuan dari pemberian vaksin ini adalah untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit Tuberculose ( TBC ). Pemberian vaksin ini pada umur 0-2 bulan secara IC pada tangan sebelah kanan atas.

  1. Vaksin DPT

Manfaat pemberian imunisasi ini ialah untuk menimbulkan kekebalan aktif dalam waktu yang bersamaan terhadap penyakit Difteri, Pertusis, dan tetanus. Vaksin ini diberikan pada umur 2-4 bulan secara IM

  1. Vaksin Polio

Imunisasi ini diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit polio, vaksin ini diberikan pada umur 2-4 bulan secara IM.

  1. Vaksin Campak ( Norbili )

Imunisasi ini diberikan untuk mendapatkan kekebalan penyakit campak secara aktif. Vaksin ini diberikan pada anak berumur 9 bulan secara IM.

  1. Hepatitis B

Vaksin diberikan untu mendapatkan kekebalan aktif terhadap penyakit Hepatitis B, atau dalam istilah sehari-hari dikenal sebagai penyakit lever. Vaksin ini diberikan pada anak dengan umur 0-1 bulan secara IM.

2.3 Prinsip Imunisasi

        Memberikan infeksi palsu untuk menghasilkan cell memori.

  1. Imunisasi Pasif
  1. Imunisasi Aktif

2.4 Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Imunisasi

  1. Tingginya kadar antibodi maternal saat imunisasi.
  2. Potensi antigen yang disuntikkan ( dosis dan cara penyimpanan )
  3. Selang waktu antar suntikan

2.5 Tujuan Pemberian Imunisasi

  1. Mencegah terjadinya infeksi penyakit tertentu
  2. Apabila terjadi penyakit, tidak akan terlalu parah dan dapat mencegah gejala yang dapat menimbulkan cacat dan kematian.

2.6 Klasifikasi

  1. Vaksin yang dilemahkan
  1. Vaksin tidak akatif

2.7 Reaksi Yang Mungkin Terjadi Setelah Imunisasi

  1. Reaksi lokal

Biasanya terlihat pada bagian tangan bekas penyuntikan misalnya terjadi pembengkakan yang kadang disertai demam dan agak sakit.

  1. Reaksi umum

Dapat terjadi kejang-kejang, syok dan lain-lain.

2.8 Efek Samping Vaksinasi

  1. DPT +

Pembengkakan dan nyeri ditempat suntikan serta demam.

Menangis berat > 4 jam, kesadaran menurun, kejang, syok.

  1. Campak

Ruam pada tempat suntikan, panas

  1. BCG

Ulkus, pada bekas suntikan BCG akan menimbulkan bisul kecil yang dapat sembuh dengan sendirinya.

BAB 3

KONSEP ASUHAN KEBIDANAN IMUNISASI

Tempat                                        : ..........................

Tanggal                                        : ...........................

Jam                                                : .......................... WIB

Tempat Praktik                : ..........................

No. Register        : .........................

Pengkaji                : .........................

I. PENGKAJIAN (ANAMNESE)

A. Data Subjektif

1.        Identitas  

                Nama                : Untuk mengetahui identitas pasien agar dapat terjalin hubungan yang baik antara pasien dan tenaga kesehatan.

                Umur                                :Penting diketahui untuk menentukan imunisasi apa yang harus diberikan

                Suku                                : Mepermudah dalam berkomunikasi

Agama                 : Meberikan pelayanan sesuai keyakinan pasien

Pendidikan        : berkaitan dengan sisten informasi yang dapat diterima

Pekerjaan        : berkaitan dengan sistem informasi yang dapat diterima

Alamat                : mempermudah dalam melakukan kunjungan rumah.        

2.        Keluhan Utama / alasan kunjungan

                        Keluhan yang dirasakan ibu saat datang ketempat pelayanan kesehatan dan alasan kedatangan pasien berkunjung ketempat pelayanan kesehatan.

3.  Riwayat Kesehatan Sekarang        

                Hal ini penting diketahui untyk melihat kemungkinan adanya penyakit-penyakit yang menyertai dan yang dapat mempengaruhi kesehatan.

4. Riwayat Kesehatan Dahulu        

                                Hal ini penting diketahui untyk melihat kemungkinan adanya penyakit-penyakit yang menyertai dan yang dapat mempengaruhi kesehatan.

5. Riwayat Kesehatan Keluarga        

        Ditanyakan mengenai latar belakang kesehatan keluarga.

  1. Riwayat Persalinan

Berisi tentang riwayat pasien saat hamil

Berisi tentang riwayat saat persalinan pasien

Beris tentang riwayat pasien saat bayi sampai menyusui

  1. Riwayat imunisasi

Ditanyakan mengenai riwayat imunisasi dari pasien terutama imunisasi dasar lengkap.

  1. Riwayat pertumbuhan dan perkembangan
  1. Pertumbuhan

BB         : 12-15 Kg

TB         : 120-150 cm

LILA : 16-20 cm

LK          : 35-50 cm

  1. Perkembangan

Yakni kemampuan anak untuk melakukan aktivitas yang merangsang motorik kasarnya seperti menendang bola dan berlari.

Yakni kemampuan anak untuk melakukan aktivitas yang merangsang motorik halus seperti mnulis, menggambar, dan berbicara.

Yakni kemampuan anak untuk melakukan atau berkomunikasi dengan orang lain.

Yakni kemampuan anak untu bergaul atau bermain dengan teman sejawatnya atau masyarakat.

  1. Riwayat Psikososial

        Hubungan anak dengan keluarga/masyarakat yang memiliki masalah dapat mempengaruhi kondisi pasien

  1. Riwayat Spiritual

        Berisi tentang kebiasaan yang dilakukan pasien/anak yang berhubungan dengan kepercayaan yang dianutnya.

  1. Riwayat kesehatan lingkungan

                Berisi tentang bagaimana kesehatan atau keadaan lingkungan yang ada disekitar rumah pasien.

  1. Pola kebiasaan sehari-hari

Kegiatan

Sebelum imunisasi

Setelah imunisasi

  1.  Nutrisi

Makan : Pola

            Jenis

          Banyak

Minum:Jumlah

           Jenis

  1. Eliminasi

BAB

BAK

  1. Aktivitas

  1. Istirahat :

Siang

Malam

  1. Personal hygine

Mandi

Keramas

Ganti CD/baju

Potong kuku

  1. Kebiasaan hidup sehat

Merokok

Minuman keras

Minum jam

3x/hari

Nasi,lauk,sayur

± 1 piring habis

± 8 gelas/hari

Air putih

1x/hari,konsistensi lunak,bau khas

± 6-8x/hari,warna jernih bau khas

Apa yang dilakukan ibu sehari -hari

± 1 jam/hari

±8 jam/hari

1-2x/hari

2-3x/mggu

2-3x/hari

2-3x/minggu

Tidak merokok

Tidak minum minuman keras

Tidak minum jamu

3x/hari

Nasi,lauk,sayur

± 1 piring habis

± 8 gelas/hari

Air putih

1x/hari,konsistensi lunak,bau khas

± 6-8x/hari,warna jernih bau khas

Apa yang dilakukan ibu sehari -hari

± 1 jam/hari

±8 jam/hari

1-2x/hari

2-3x/mggu

2-3x/hari

2-3x/minggu

Tidak merokok

Tidak minum minuman kerasa

Tidak munum jamu

B. Data Objektif         

1. Pemeriksaan Umum

a. Ukuran Antropometri

BB         : 12-15 Kg

TB         : 120-150 cm

LILA : 16-20 cm

LK          : 35-50 cm

b. Tanda-tanda Vital

                        Keadaan Umum        = baik                        

                        Kesadaran        = composmentis

                         TTV        : TD        : 100/80 – 130/90 mmHg

                                  Nd        : 69-100 x/mnit

                                  Sh        : 36,5 - 37.5 º C

                                  RR        : 16-24 x/mnit

2. Pemeriksaan Fisik

  1. Kepala

Rambut bersih,tidak rontok,distribusi merata,tidak terdapat benjolan abnormal.

  1. Muka

Tidak pucat, tidak oedem,tidak merintih kesakitan.

  1. Mata

konjungtiva berwarna merah muda,sklera putih, mata simetris, palpebra bengkak,mata tidak cowong.

  1. Hidung

lubang hidung simetris,tidak terdapat cuping hidung,tidak ada massa maupun polip.

  1. Gigi dan mulut

Bibir tidak kering, tidak ada caries gigi,tidak ada stomatitis,guzi tidak berdarah.        

  1. Telinga

Simetris,tidak terdapat serumen,pendengaran baik.

  1. Leher

Tidak terdapat jaringan parut maupun lesi,tidak terjadi pembengkakan pada vena jugularis,pergerakan kelenjar tyroid baik,tidak terjadi pembesaran pada kelenjar  limfe.

  1. Dada

Bentuk dada normal,tidak ada suara tambahan Whizing maupun ronchi.

  1. Abdomen

Tidak terdapat asites, tidak terdapat benjolan abnormal, bising usus normal,timpani.

  1. Genetalia

Bersih,tidak ada fimosis,tidak ada uretritis,

  1. Anus

Tidak terdapat hemoroid,benjolan maupun oedem

  1. Ekstremitas atas

Bentuk normal,mampu bergerak tanpa bantuan, tidak oedem

  1. Ekstremitas bawah

Bentuk normal,mampu bergerak tanpa bantuan, tidak oedem.tidak ada varises.relek patella +/+

  1. Integumen

Warna kulit dan turgor kulit.

        

3. Pemeriksaan Penunjang

        Apa yang ditemukan dari hasil laboratorium.

  1. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH

        Ds : Data-data yang berasal dari ibu atau keluarga yang digunakan untuk menunjang diagnosa

Do: Data-data Obyektif yang berasal dari hasil pemeriksaan yang digunakan untuk menunjang diagnosa

        Dx : By “       “ dengan Imunisasi ..............

  1. IDENTIFIKASI MASALAH POTENSIAL

Identifikasi masalah dan diagnosa potensial lainnya berdasarkan rangkaian masalah diagnosa yang ada

  1. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA

Merupakan langkah yang membutuhkan sifat berkesinambungan dari penatalaksanaan asuhan primer periodic

  1. INTERVENSI

        Tanggal        :

        Jam        :

        Tujuan        : berisi tentang tujuan dari diadakannya rencana tindakan

        Kriteria hasil : apa yang diharapkandengan adanya intervensi

        Intervensi dan rasional :

  1. Perencanaan atau rencana tindakan untuk mengatasi masalah atau diagnosa yang muncul.
  1. IMPLEMENTASI

Tanggal        :

Jam                :

Implementasi        :

  1. Pelaksanaan dari rencan tindakan.

  1. EVALUASI

Tanggal        :

Jam        :

        Berisi tentang penilaian dari implementasi

S        :

O        :

A        ;
P        :

BAB 4

TINJAUAN KASUS

ASUHAN KBIDANAN

PADA By “ M ”  USIA 3 BULAN DENGAN IMUNISASI DPT COMBO 2 + POLIO 3

DI PUSKESMAS PEMBANTU TAMAN AGUNG – PUSKESMAS BENCULUK

BANYUWANGI

Tanggal Pengkajian        : 8 februari 2012

Jam Pengkajian                : 10.15 wib

Tempat                                        : Puskesmas Pembantu Taman Agung

Pengkaji                        : Apriatin Eka Marta/09.3.0050

I. PENGKAJIAN (ANAMNESE)

A. Data Subjektif

1. Identitas  Anak

                Nama                                : By  “ M ”

                Umur                                        : 3 bulan

                Jenis Kelamin                : laki-laki        

2.Identitas Orang tua

Nama Ibu                : Ny. N                                Nama Ayah        : Tn. S

Umur                 : 35 thn                        Umur                : 35  tahun

Suku                : Jawa                                Suku                : Jawa

Agama                 : Islam                                Agama                : Islam

Pendidikan         : SMP                                Pendidikan        : SMP

Pekerjaan                 : IRT                                Pekerjaan        : Swasta

Alamat                 : Krajan 02/07 Taman Agung

  1. Keluhan Utama / alasan kunjungan

        Ibu mengatakan datang ke puskesmas pembantu untuk mengimunisasikan anaknya DPT Combo.

  1. Riwayat Kesehatan Sekarang        

        Ibu mengatakan bahwa anaknya tidak sedang menderita penyakit menular ( AIDS TBC), menurun ( DM, Hipertensi ), Menahun, akut dan kronis.

  1. Riwayat Kesehatan Dahulu        

        Ibu mengatakan bahwa anaknya tidak pernah  menderita penyakit menular ( AIDS TBC), menurun ( DM, Hipertensi ), Menahun, akut dan kronis.

  1. Riwayat Kesehatan Keluarga

        Ibu mengatakan bahwa didalam keluarganya maupun keluarga suaminya tidak ada yang menderita penyakit menular ( AIDS TBC), menurun ( DM, Hipertensi ), Menahun, akut dan kronis.

  1. Riwayat Kesehatan
  1. Riwayat Kesehatan Anak

Ibu mengatakan bahwa anaknya tidak pernah dirawat di RS maupun Puskesmas

  1. Riwayat Kesehatan Keluarga

Ibu mengatakan bahwa didalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit menurun, menular maupun menahun.

  1. Riwayat Imunisasi

HB0         : 12 November 2011

BCG         : 23 November 2011

Polio 1        : 2 Desember 2011

Combo 1: 11 januari 2012

Polio 2        : 11 januari 2012

Campak : -

  1. Riwayat Tumbuh Kembang
  1. Pola kebiasaan sehari-hari
  1. Nutrisi

        Bayi masih mengkonsumsi ASI eksklusif tanpa MP – ASI. ASI diberikan setiap kali bayi menangis

  1. Eliminasi

BAK        : 6-7 x/hari, dengan konsistensi jernih, bau khas

BAB         : 1-3 x/ hari dengan konsistensi lunak, warna kuning, bau khas

  1. Istirahat

        Ibu mengatakan bahwa anaknya tidur 10-12 jam/hari dan kadang-kadang tengah malam terbangun

  1. Aktivitas

Tersenyum, menangis, dan bergerak aktif

  1. Personal Hygine

Mandi                 : 2x/ hari menggunakan air hangat

Ganti baju/CD: setiap habis mandi dan sehabis BAK/BAB

  1. Riwayat Kesehatan Keluarga

        Ibu mengatakan jika keluarganya sakit selalu dibawa ke puskesmas atau kedokter untuk berobat.

  1. Riwayat Kesehatan Lingkungan

        Ibu mengatakan bahwa lingkungan tempat tinggalnya bersih dan ibu selalu membuang sampah ke penampungan sampah kemudian dibakar.

  1. Pola Asuh Anak

        Ibu mengatakan bahwa anaknya dirawat sendiri oleh dirinya dan suami.

B. Data Objektif         

1. Pemeriksaan Umum

a. Ukuran Antropometri

BB         : 6 Kg

TB         : 62 cm

LILA : 10 cm

LK          : 40 cm

b. Tanda-tanda Vital

                        Keadaan Umum         :baik                        

                        Kesadaran        : composmentis

                         TTV        : Nd        : 100 x/mnit

                                  Sh        : 37 º C

                                  RR        : 35 x/mnit

2. Pemeriksaan Fisik

  1. Kepala

Inspeksi        : Rambut bersih,tidak rontok,distribusi merata, warna hitam

Palpasi                : tidak terdapat benjolan abnormal,maupun nyeri tekan

  1. Muka

Inspeksi        : Tidak pucat, tidak oedem,tidak bekas luka

  1.  Mata

Ispeksi        : konjungtiva berwarna merah muda,sklera putih, mata simetris.

Palpasi                : Palpebra tidak bengkak.

  1. Hidung

Ispeksi        : lubang hidung simetris,tidak terdapat lendir maupun polip, tidak ada pernafasan cuping hidung.

Palpasi                : tidak ada massa pada hidung.

  1. Gigi dan mulut

Inspeksi        : tidak ada stomatitis, tidak ada gigi susu, mukosa bibir lembab, warna bibir kemerahan.

  1. Telinga

Inspeksi        : telinga simetris, bersih, tidak terdapat serumen,pendengaran baik,

  1. Leher

Isnpeksi        : Tidak terdapat jaringan parut,lesi,maupun pembengkakan,

Palpasi        :Tidak terjadi pembengkakan pada vena jugularis,pergerakan kelenjar tyroid baik,tidak terjadi pembesaran pada kelenjar  limfe.

  1. Dada

Inspeksi        : bentuk dada normal, tidak tarikan retraksi dada

Aukultasi         : Bunyi nafas normal, tidak ada suara tambahan whizing maupun ronchi.

  1. Abdomen

Inspeksi        : tidak ada pembengkakan.

Palpasi                : tidak ada pembesaran pada hepar        

Auskultasi        : bising usus normal 18x/menit

Perkusi         : perut tidak kembung

  1. Genetalia

Inspeksi        : bersih, tidak ada fimosis, tidak ada uretritis, belum dikhitan

  1. Ekstremitas atas dan bawah

Inspeksi        : Bentuk simetris,mampu bergerak tanpa bantuan, jumlah jari lengkap,

Palpasi                : akral hangat, tidak ada nyeri tekan

  1. Integumen

Inspeksi           : Warna kulit sawo matang

Palpasi                     : turgor kulit baik                

  1.  Pemeriksaan Penunjang

        Tidak ditemukan hasil laboratorium

  1. Pemeriksaan Reflek
  1. Moro

        Saat bayi diangkat dari gendongan, bayi mengembangkan jari-jari tangannya.

  1. Rooting

        Saat daerah ekitar mulut bayi disentuh, bayi segera membuka mulut dan memiringkan kepala kearah yang disentuh dan saat ASI atau puting diberikan kearah mulut bayi maka Bayi langsung menghisap.

  1. Graping

        Saat daerah sekitar menyentuh telapak tangan maka jari-jari bayi langsungmenggengam dengan kuat jari kita yang diletakkan ditelapak tangan.

  1. Tonick Neck

        Saat ditengkurapkan, maka bayi langsung dimiringkan kepalanya.

  1. Babin Sky

        Saat telapak kaki dielus  dan digores sepanjang  tepi luar maka jari kaki mengembang dan kaki dorso fleksi.

II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH

DS        :         Ibu mengatakan datang ke puskesmas pembantu untuk mengimunisasikan anaknya DPT Combo.

DO        : KU                 : baik

          Kesadaran        : composmentis

          TTV : Sh        : 37ºC

                                Nd         : 100 x/mnit

                        Rr                : 35 x/mnit

          BB saat lahir        : 60 Kg

          BB saat ini        : 62 Kg

DX        : By “ M ” dengan imunisasi DPT Combo 2 + Polio 3

III. IDENTIFIKASI MASALAH POTENSIAL

                Tidak ada

IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA

        Tidak ada kebutuhan segera

  1. INTERVENSI

        Tanggal        : 8 Februari 2012

        Jam                : 10.25 wib

        Dx                 : By “ M ” dengan Imunisasi DPT Combo 2+ Polio 3

        Tujuan        : Imunisasi By “ M ” terpenuhi dan sesuai jadwal pemberian

        Kriteria hasil ;

  1. Keadaan umum baik
  2. Kesadaran composmentis
  3. TTV dalam batas normal

Nd : 100-200 x/mnit

Rr  : 60-90 x/mnit

Sh  : 36,5 – 37,5 ºC

        Intervensi dan rasional :

  1. Bina hubungan baik dengan pasien dan keluarga pasien

R/ untuk mempermudah dalam melakukan tindakan

  1. Lakukan pemeriksaan dan jelaskan hasil pemeriksaan

R/ mencegah terjadinya  efek samping serta ibu dapat mengerti tentang kondisi anaknya.

  1. Lakukan tekhnik aseptik pada daerah yang akan disuntik

R/ mencegah terjadinya infeksi

  1. Lakukan Vaksin DPT Combo 2 + Polio 3

R/ jadwal pemberian imunisasi pada anak

  1. Anjurkan ibu untuk tidak memberikan ASI setelah bayi di imunisasi polio

R/ antibodi pada ASI dapat membunuh vaksin yang sudah dilemahkan sehingga keefektifan dari vaksin akan berkurang.

  1. Jelaskan pada ibu efek samping setelah pemberian Vaksinasi DPT Combo 2 + Polio 3         R/ menghindari terjadinya kecemasan apabila terjadi efek samping
  2. Beri pada ibu obat antipiretik

R/ memperingan terjadinya efek samping pemberian imunisasi.                

  1. IMPLEMENTASI

Tanggal        : 8 Februari 2012

Jam                : 10.30 Wib

  1. Membina hubungan baik dengan keluarga pasien dan pasien dengan memperkenalkan diri secara sopan dan santun.
  2. Melakukan pemeriksaan yang terdiri dari : BB : 6 Kg, Pb : 62 cm, LIKA : 40 Cm, Sh : 37 º C. Serta menjelaskan bahwa kondisi anak baik-baik saja dan siap untuk di imunisasi.
  3. Melakukan antiseptik menggunakan kapas DTT pada 1/3  paha luar.
  4. Menyuntikkan vaksin DPT Combo 2 yaitu pada 1/3 paha kanan dan memberikan 2 tetes vaksin polio pada mulut anak dengan tujuan memberikan kekebalan aktif yang bersamaan terhadap penyakit Difteri, Pertusis, Tetanus, dan polio.
  5. Menganjurkan kepada ibu untuk tidak memberikan ASI pada bayi setelah mendapat vaksin polio. Bayi boleh disusui kembali setelah ½ jam dari pemberian vaksin polio.
  6. Menjelaskan kepada ibu tentang efk samping imunisasi DPT Combo yakni anak akan mengalami demam atau bisa saja terjadi pembengkakan dan nyeri pada tempat suntikan. Kompres pembengkakan suntikan menggunakan air hangat bila terjadi. Sedangkan efek samping dari polio yakni mungkin anak akan mengalami diare.
  7. Memberikan kepada ibu obat antipiretik yakni paracetamol agar suhu badab bayi normal kembali.
  1. EVALUASI

Tanggal        : 8 Februari 2012

Jam                : 11.00 Wib

                S        : ibu mengatakan lega karena anaknya sudah mendapatkan vaksinasi DPT Combo 2 + Polio 3

O        : KU : lemah

          Kesadaran :  composmentis

          Bayi menangis setelah disuntik.

          Bayi telah mendapat imunisasi DPT Combo 2 + Polio 3

A        ; By “ M ” dengan Post imunisasi DPT Combo 2 + Polio 3

P        : anjurkan ibu pasien untuk memberikan obat paracetamol kepada anak

          Anjurkan ibu pasien untuk meminumkan obat sampai habis.

BAB 5

PEMBAHASAN

                Dari landasan teori dapat diketahui bahwa yang dimaksud dengan Imunisasi adalah salah satu usaha untuk memasukan kuman penyakit yang telah dilemahkan kedalam tubuh manusia, yang berguna sebagai zat antibody yang sangat diperlukan oleh tubuh. Jenis imunisasi mecakup vaksin terhadap 7 penyakit utama yaitu BCG, DPT, Polio, Campak, dan Heapatitis B. Imunisasi BCG diberikan pada saat bayi berumur 0-2 bulan, vaksin DPT diberikan saat berumur 2-4 tahun, vaksin polio dibewrikan saat berusia 0-4 bulan dan vaksin campak diberikan saat berusia 9 bulan serta Hepatitis B yang diberikan saat berusia 0-1 bulan. Efek samping dari pemberian imunisasi yakni nyeri pada tempat suntikan, demam, ruam pada tempat suntikan, serta menimbulkan ulkus.

        Berdasarkan tinjauan kasus yang dilakukan pada By “ M ” umur 3 bulan dengan imunisasi DPT Combo 3 + Polio 3 di Puskesmas Pembantu Taman Agung- Puskesmas Benculuk Banyuwangi. Ibu By “ M ” mengatakan datang untuk mengimunisasikan anaknya DPT Combo. Ibu By “ M ” mengatakan bahwa anaknya sempat demam ringan setelah disuntik DPT Combo 1, tetapi sembuh setelah diberi obat dari puskesmas. Terdapat kesesuaian antara landasan teori dengan tinjauan kasus yang dilakukan.

BAB 6

PENUTUP

6.1 Kesimpulan

                Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa Asuhan Kebidanan yang dilakukan pada By “ M ” usia 3 bulan dengan imunisasi DPT Combo 2 + polio 3. Ibu pasien mengatakan datang ke puskesmas pembantu untuk mengimunisasikan anaknya DPT Combo. Saat ini anak berusia 3 bulan dan sudah pernah mendapat imunisasi HB 0 pada tanggal 12 November 2011, Imunisasi BCG pada tanggal 23 November 2011, imunisasi Polio 1 pada tanggal 2 Desember 2011, Imunisasi DPT Combo 1 + Polio 2 pada tanggal 11 Januari 2012. Pada pemeriksaan antropometri dapat diketahui bahwa BB bayi 6 Kg, PB 62 Cm, dan LIKA 40 Cm. Berdasarkan landasan teori dapat diketahui bahwa yang dimaksud dengan imunisasi adalah suatu usaha untuk memasukkan kuman penyakit yang telah dilemahkan kedaam tubuh manusia, macam-macam imunisasi terdiri dari vaksin BCG, DPT, Polio, Campak dan Hepatitis.

 

6.2 Saran

Saya berharap semoga dengan adanya laporan ini dapat menambah wawasana para pembaca untuk memberikan asuhan kebidanan imunisasi yang tepat pada bayi dengan imunisasi.