Penulis 1 et al, judul artikel
Judul Ditulis dengan Huruf Kapital pada Setiap Awal Kata
(Microsoft Word template style: Paper Title)
Nama Penulis1, a*), Nama Penulis1, b), dan Nama Penulis2, c)
(Microsoft Word template style: Author Name)
1(Microsoft Word template style: Author Affiliation) Nama Institusi
2 Nama Intitusi Penulis
a*) your@emailaddress.xxx
b) anotherauthor@thisaddress.yyy
(Microsoft Word template style: Author Email)
Abstrak. Format abstrak menggunakan Microsoft Word template style: Abstract. Tiap artikel harus memilki abstrak. Abstrak dimulai dengan kata :”Abstrak” diikuti dengan titik dan tercetak tebal dengan ukuran huruf normal 10. Abstrak ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak ditulis dalam satu paragraph yang terdiri atas 100 – 250 kata.
Kata Kunci: Maksimal 5 kata penting (Gunakan Microsoft Word Template style: Keywords)
Abstract. To format your abstract, use the Microsoft Word template style: Abstract. Each paper must include an abstract. Begin the abstract with the word “Abstract” followed by a period in bold font, and then continue with a normal 10 point font. Write your abstract in Bahasa Indonesia and English. The abstract consists of 100 – 250 words.
Keywords: Maximum 5 important words (Microsoft Word Template style: Keywords).
Dokumen ini berisi panduan untuk menuliskan artikel pengabdian anda dengan menggunakan Microsoft Word. Berikut diperkenalkan paragraph style untuk heading level 1, level 2, dan level 3.
Format paragraf menggunakan Microsoft Word template style: Paragraph.
Pendahuluan dalam artikel pengabdian masyarakat mencakup beberapa poin penting untuk memberikan latar belakang, urgensi, dan tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan.
Berikut cara memunculkan jendela paragraph styles:
|
Anda dapat secara langsung merubah atau menghapus isi dari format artikel ini dan menggantinya dengan isi dan artikel anda. Perhatikan jangan sampai ada bagian dari artikel ini menjadi bagian dari artikel anda!
Pada judul, tidak semua kata menggunakan huruf kapital di awal. Preposisi seperti “untuk”, “pada”, “di”, “dengan” tetap menggunakan huruf kecil. Heading level satu menggunakan huruf kapital. Heading level dua menggunakan huruf besar di awal kata kecuali preposisi. Heading level tiga menggunakan huruf kapital hanya di awal kalmat.
Sisipkan satu spasi antara teks dengan gambar di bawahnya. Jika terdapat lebih dari satu gambar yang ingin digabungkan, sebaiknya menggunakan tabel.
(a) | (b) |
GAMBAR 1. Keterangan gambar menggunakan Microsoft Word template style: Figure Caption. Tulisan “GAMBAR 1,” dibuat dengan menggunakan huruf kapital cetak tebal. Jika gambar terdiri lebih dari satu gambar, setiap gambarnya diberi label (a), (b), dll.
Kutip gambar secara berurutan pada teks. Tempatkan gambar sedekat mungkin dengan kutipan pada teks. Keterangan gambar ditulis dengan font 11, Times New Roman. Tulisan “GAMBAR 1.” menggunakan huruf besar dan tebal diikuti dengan titik.
Gunakan style tabel berikut. Tabel dibuat dengan menggunakan sekat baris seperlunya, dan tanpa menggunakan sekat kolom.
TABEL 1. Format menggunakan Microsoft Word template style: Table Caption. Tulisan | ||
Judul Kolom | Judul Kolom | Judul Kolom |
Judul baris | X | X |
Judul baris | X | X |
Judul baris | X | X |
Pelaksanaan dan Hasil Kegiatan dalam artikel pengabdian menjelaskan secara rinci bagaimana kegiatan pengabdian dilaksanakan dan apa hasil atau dampak yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Termasuk didalamnya foto-foto atau dokumentasi kegiatan pelaksanaan pengabdian
Kutipan
Berikut disajikan cara mengutip.
Bagian Kesimpulan dalam artikel pengabdian merangkum inti dari kegiatan yang telah dilakukan, mencakup pencapaian utama, dampak positif, serta rekomendasi untuk tindak lanjut atau kegiatan serupa di masa depan
Bagian Ucapan Terima Kasih dalam artikel pengabdian berfungsi untuk mengapresiasi pihak-pihak yang telah memberikan dukungan atau kontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian
Semua sumber yang tertera dalam naskah wajib dimasukkan ke dalam daftar pustaka, demikian pula sebaliknya, semua sumber yang tertera di daftar pustaka harus terujuk di dalam naskah. Silakan gunakan Aplikasi Reference Manager seperti EndNote, Mendeley, Zotero, dll. Gunakan referensi yang uptodate dan lebih dari 80% berasal dari artikel jurnal. Paling tidak gunakan referensi 5 tahun terakhir kecuali teori-teori fundamental. Sangat ditekankan untuk memasukkan sumber-sumber yang handal dan terpercaya. Daftar pustaka disusun secara alfabetis. Berikut, kami sajikan format penulisan daftar pustaka untuk beberapa jenis sumber. (merujuk ke APA style). Daftar pustaka minimal 10.
Penulis 1, Penulis 2, & Penulis 3. (Nama belakang, nama depan disingkat). (Tahun publikasi). Judul buku cetak miring. Tempat Penerbit: Penerbit.
Contoh:
Goodnough, K. (2011). Taking action in science classroom through collaborative action research. Rotterdam: Sense Publishers.
Varberg, D., Purcell, E. J., & Rigdon, S. E. (2007). Calculus (9th Edition). Upper Saddle River: Pearson Prentice Hall.
Penulis 1, Penulis 2, & Penulis 3. (Nama belakang, nama depan disingkat). (Tahun publikasi). Judul artikel. Nama Jurnal Cetak Miring, Vol (Nomor). Rentang Halaman.
Contoh:
Rosman, A., Musdar, M., & Kalsum, U. (2023). Peningkatan Kemampuan Literasi Digital Menggunakan Teknologi Quizizz Dalam Penerapan Best Practice Di Satuan Pendidikan PPM Al Ikhlas. Jurnal Abdi Insani, 10(3), 1689-1697. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i3.1100
.
Alam, B., Arifin, Z., Ismail, I., Asmoro, E., Sutrisno, D., Syuhardi, Y., Sonny, M., Trista, R., & Nasution, S. (2024). Meningkatkan Kompetensi Guru SD dengan Teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk Pendidikan Masa Depan. Tridharmadimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jayakarta, 4(2), 52–60. https://doi.org/10.52362/tridharmadimas.v4i2.1745
Penulis 1, Penulis 2, & Penulis 3. (Nama belakang, nama depan disingkat). (Tahun publikasi). Judul artikel. Judul Prosiding (halaman). Kota, Negara: Penerbit
Contoh:
Wijaya, A. (2015). Key ingredients to develop an “appropriate” innovation. Proceeding the 3rd South East Asia Design/ Developmental Research International Conference (pp. 16-23). Palembang, Indonesia: Universitas Sriwijaya.
Penulis (Nama belakang, nama depan disingkat). Tahun publikasi. Judul skripsi, tesis, atau disertasi (Skripsi, Tesis, atau Disertasi, tidak dipublikasikan). Nama Perguruan Tinggi, Kota.
Contoh:
Zulkardi. (2002). Developing a learning environment on realistic mathematics education for Indonesian student teachers (Disertasi, tidak dipublikasikan). University of Twente, Enschede.
Penulis. (Tanggal, Bulan, dan Tahun Postingan). Judul. Alamat Uniform Resources Locator (URL). Tanggal Diakses.
Contoh:
Wees, D. (15 Agustus 2011). Mathematics education: a way forward. https://www.edutopia.org/blog/mathematics-real-world-curriculum-david-wees. diakses pada tanggal 29 Agustus 2017.