Meringkas Sambutan/Khotbah
Kamu pasti pernah mendengar khotbah atau sambutan yang panjang. Lalu, ketika ditanya orang lain tentang isi khotbah/sambutan tersebut, apa yang kamu lakukan? Tentunya kamu tidak akan menguraikan khotbah/sambutan itu dari awal sampai akhir bukan? Cukup dengan meringkasnya. Mari asah kemampuan meringkas kalian melalui topik kali ini.
Rangkuman (ringkasan) merupakan tulisan ringkas yang isinya mencakup keseluruhan unsur-unsur penting dari teks sumber ringkasan. Rangkuman ditulis menggunakan kata-kata perangkum. Merangkum dapat dilakukan dengan menggunakan kata tanya 5W+1H atau dapat dengan menggunakan kata-kata kunci yang terdapat dalam teks.
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam merangkum adalah sebagai berikut.
Contoh:
Penggalan khotbah menyambut bulan Ramadan oleh Rektor UIN Hidayatullah Jakarta yang berjudul Puasa untuk Menyelamatkan Alam.
Hadirin yang terhormat,
Perusakan ekosistem terjadi akibat tidak adanya pengendalian diri, misalnya melalui ekspliotasi atau pemanfaatan alam yang tidak terkendali maupun perusakan secara “tidak sengaja”. Kerusakan alam jelas mengancam keberadaan keanekaragaman hayati di seluruh lingkungan di sekitarnya, termasuk merosotnya kualitas kehidupan manusia. Manusia dan masyarakat semakin tidak “nyaman” hidup di lingkungan sendiri sehingga pada gilirannya cenderung agresif dan tidak terkendali. Kerusakan ekositem alam yang mempengaruhi kualitas kehidupan manusia seperti ini merupakan hasil dari “ulah” manusia sendiri.
Konservasi ekosistem alam pada hakikatnya bukan sekedar konservasi terhadap ekosistem alam belaka, melainkan konservasi terhadap kualitas kehidupan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, seperti dikemukakan Seyyed Hossein Nasr, pemikir Islam yang menetap di Amerika Serikat, penyelamatan dan konservasi ekosistem alam berarti meingembalikan manusia kepada pusat (centre), yang eksistensinya telah tercerai berai dan tercabut akibat hawa nafsu serakahnya sendiri.
Rangkuman atau ringkasan khotbah tersebut adalah:
Tidak adanya pengendalian diri menyebabkan kerusakan ekosistem. Misalnya eksploitasi yang berlebihan dan ketidaksengajaan perusakan alam. Keanekaragaamn hayati terancam karena perusakan alam. Hal itu terjadi karena merosotnya kualitas kehidupan manusia. Konservasi alam pada dasarnya merupakan konservasi terhadap kualitas hidup manusia.