Published using Google Docs
himpunan
Updated automatically every 5 minutes

HIMPUNAN

Definisi :

Himpunan adalah kumpulan dari objek-objek, yang disebut elemen atau anggota himpunan, dan terdefinisi dengan jelas. Maksud dari terdefinisi dengan jelas adalah bahwa anggota-anggota himpunan dapat ditentukan secara jelas.

Suatu himpunan dapat ditulis dengan lambang kurung kurawal pembuka ({ ) dan diakhiri dengan kurung kurawal penutup( } ). Himpunan selalu di beri nama dengan huruf kapital (huruf besar). Unsur-unsur yang termasuk dalam objek himpunan ditulis diantara tanda kurung kurawal.

Anggota suatu himpunan ditulis dengan menggunakan simbol “”. Sedangkan yang bukan dilambangkan dengan .

  1. dengan kalimat

contoh : A = { semua bilangan genap positif }

  1. dengan cara mendaftar

contoh : A = { 2,4,6,8,10,..... }

  1. dengan notasi pembentuk himpunan.

Contoh : A = { x|x  semua bilangan genap positif }

  1. Himpunan kosong adalah suatu himpunan yang tidak memiliki anggota sama sekali. Himpunan kosong dilambangkan dengan tanda {} atau .

Contohnya :

B = {bilangan genap antara 2 dan 4}. ditulis B={} atau B=

  1. Himpunan equal/himpunan sama adalah himpunan yang anggotanya sama.

Contohnya :

A= {b,c,d}

B={d,c,b}

A=B

  1. Himpunan ekuivalen adalah himpunan-himpunan yang jumlah anggotanya sama untuk himpunan berhingga atau berkorespondensi satu-satu untuk himpunan tak berhingga. Dilambangkan tanda “∞”.

Contohnya :

A= {b,c,d}

B={d,c,b}

A∞B

  1. Himpunan semesta adalah himpunan dari semua unsur yang sedang dibicarakan. Himpunan semesta juga disebut himpunan uiversal dan ditulisCiri-ciri himpunan :
  1. Adanya benda yang merupakan suatu anggota himpunan
  2. Adanya sejumlah unsur pembentuk himpunan
  3. Adanya unsur yang bukan termasuk anggota himpunan.

  1. himpunan berhingga adalah suatu himpunan yang jumlah anggotanya dapat dihitung.

Contohnya:

D = {bilangan genap kurang dari 10}

A = {2,4,6,8}.

Himpunan D jumlah angotanya dapat dihitung yaitu sebanyak 4 buah.

  1. Himpunan tak hingga adalah suatu himpunan yang jumlah anggotanya tidak terbatas atau tak hingga. Contohnya:

A = {bilangan genap},

B = {bilangan ganjil}

A = { 2, 4, 6, 8,....... }

B = { 1, 3, 5, 7,....... }

  1.  dengan huruf S.

Contohnya:

A = {1,3,5,7,9}

himpunan semestanya berupa:

S = {bilangan asli}

S = {bilangan cacah}

S = {bilangan ganjil kurang dari 10}

  1. Himpunan bagian adalah apabila setiap unsur dalam himpunan B termasuk juga anggota A, maka B merupakan bagian dari himpunan A, dilambangkan dengan tanda “” ( subset ) kebalikannya adalah “⊃” ( superset )

Contohnya :

B = {a,c,e}

A = {a,b,c,d,e}

Jadi, B  A atau A ⊃ B

  1. Himpunan lepas adalah suatu himpunan yang tidak mempunyai anggota persekutuan dengan himpunan lain.

Contohnya :

A = {d,e,f}

B = {g,h,i}

maka A // B

  1. Irisan

Irisan adalah dua himpunan yang bagian-bagiannya menjadi anggota dari keduanya, dilambangkan dengan tanda ”∩”

Contohnya: Irisan himpunan A dan B

A ∩ B = { x | x A dan B }

Jika A = { 2, 7, 9, 11 }

Jika B = { 1, 5, 9, 10}

Maka A ∩ B = 9

  1. Gabungan

Gabungan adalah dua himpunan yang anggotanya hanya bilangan itu saja misalnya anggota bilangan A saja, anggota bilangan B saja dan anggota A, B keduanya, dilambangkan dengan tanda “

Contohnya: A  B = {x| x A, atau x B}

Jika A = { 5, 7, 9, 11 )

Jika B = { 6, 7, 8, 9, 10 }

A  B = { 5, 6, 7, 8, 9 10, 11 }

  1. Komplemen ( complement )

Komplemen himpunan A adalah himpunan semua elemen yang menjadi anggota U dan tidak menjadi anggota A. Komplemen dari suatu himpunan A dilambangkan dengan A´ dibaca bukan A atau komplemen A, jika dituliskan dengan notasi pembentukan himpunan maka A´ = { x|x  U dan x  A }

Contohnya :

U = { 1, 2, 3, ..., 9 }

A = { 1, 3, 7, 9 }

Maka A´ = { 2, 4, 5, 6, 8 }

  1. Selisih

Selisih antar dua himpunan A dan B dilambangkan dengan A – B adalah himpunan semua anggota yang menjadi anggota A dan tidak menjadi anggota B. Jika dinyatakan dengan notasi pembentuk himpunan maka :

A – B = { x | x ∈ A dan x ∉ B }

Contohnya :

A = { 1, 3, 7, 9 }

B = { 1, 3, 4 }

Maka A – B = { 7, 9 }

Komutatif

Irisan

Berlaku   : A ∩ B = B ∩ A

Gabungan

Berlaku : A  B = B  A

Asosiatif

Irisan tiga himpunan

A ∩ B) ∩ C = A ∩ ( B ∩ C)

Gabungan tiga himpunan

A  B)  C = A  ( B  C)

Distributif

Irisan

A ∩ ( B  C ) = (A ∩ B)  (A ∩ C)

Gabungan,

A  ( B ∩ C ) = (A  B) ∩ (A  C)