Yonas Arbi Saharuddin

Mengatasi Distorsia Dalam Pemeriksaan Refraksi Subyektif Pada Penderita Myopia

Gangguan penglihatan dapat terjadi oleh beberapa macam sebab,antara lain karena myopia. Berdasarkan konsep refraksi statis , myopia merupakan suatu keadaan dimana sinar sejajar yang memasuki bola mata dibiaskan oleh media refrakta di depan retina. Akibatnya , obyek yang letaknya jauh dari bolamata tidak akan nampak jelas dalam penglihatan penderita..

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengatasi distorsia dalam pemeriksaan refraksi subyektif dan mengetahui distribusi penderita myopia berdasarkan derajat refraksinya.

Penelitian yang dilakukan merupakan studi kasus yang dianalisa secara deskriptif untuk mengetahui cara mengatasi distorsia pada penderita myopia dengan sample penelitian pada saat penelitian.

 Dalam mengatasi distorsia pada penderita myopia , langkah yang dilakukan  yaitu pengurangan dioptri pada hasi koreksi binokuler sesuai dengan derajat refraksi nya. Pada dioptri kurang dari S-3.00 Dioptri maka dilakukan pengurangan sebesar 0.25 ,sedangkan pada dioptri yang lebih dari S-3.00 maka dilakukan pengurangan power sebesar 0.50 dioptri dari lensa koreksi sampai efek distorsi hilang dan pasien merasa nyaman dengan lensa koreksi yang diberikan. Pada kasus yang dibahas disini, karena power lensa koreksi pada kedua mata S-13.50 maka dilakukan pengurangan sebesar 0.50 dioptri.

 

 

Daftar Pustaka : 7 ( 1970 – 2002 )