Published using Google Docs
SOAL UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH UKKS.pdf
Updated automatically every 5 minutes


SOAL UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH KE-1

1. Kualifikasi Umum Kepala Sekolah/Madrasah adalah sebagai berikut, kecuali....................... A. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau

nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi B. Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 56 tahun C. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun untuk semua jenjang

sekolah baik SD/MI maupun Taman Kanak-kanak /Raudhatul Athfal (TK/RA) D. Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-

PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang 2. Perangkat hokum yang mengatur standar Kepala Sekolah/Madrasah adalah ........................... A. Permendiknas No. 11 Tahun 2011 B. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 C. Permendiknas No 52 Tahun 2008 D. Permendiknas No 28 Tahun 2010 3. Kepala Sekolah Dasar Luar Biasa/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa/Sekolah Menengah

Atas Luar Biasa (SDLB/SMPLB/SMALB) adalah sebagai berikut, kecuali ...................... A. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau

nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi B. Berstatus sebagai guru pada satuan pendidikan SDLB/SMPLB/SMALB C. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SDLB/SMPLB/SMALB D. Memiliki sertifikat kepala SLB/SDLB yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan

Pemerintah

4. Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs)

adalah sebagai berikut, kecuali .................. A. Berstatus sebagai guru SMP/MTs; B. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau

nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi C. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs D. Memiliki sertifikat kepala SMP/MTs yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan

Pemerintah.

5. Berikut ini adalah dimensi kompetensi bagi jabatan Kepala Sekolah, kecuali ...................... A. kepribadian B. manajerial C. kompetensi ICT D. kewirausahaan 6. Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan adalah termasuk

dalam dimensi kompetensi ..................................... A. Kepribadian B. Manajerial C. Kewirausahaan D. Sosial 7. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak

mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah adalah termasuk dalam dimensi kompetensi .................. A. kepribadian B. Manajerial

www.sekolahdasar.net Page 1



C. Kewirausahaan D. Supervise 8. Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) adalah sebagai

berikut, kecuali ................ A. Berstatus sebagai guru SMA/MA B. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMA/MA C. Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-

PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang D. Memiliki sertifikat kepala SMA/MA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan

Pemerintah.

9. Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah adalah termasuk

dalam dimensi kompetensi A. Kepribadian B. Manajerial C. Sosial D. Kewirausahaan 10. Kualifikasi Khusus Kepala Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) adalah sebagai berikut,

kecuali ............... A. Memiliki sertifikat kepala SD/MI yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. B. Berstatus sebagai guru SD/MI C. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SD/MI D. Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 56 tahun

www.sekolahdasar.net Page 2



SOAL UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH KE-2

1. Untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran sekolah akan menerapkan

pembelajaran kontekstual untuk semua mata pelajaran. Konsekuensi logis dari kegiatan tersebut adalah ... 1. Membuat surat edaran yang ditandatangani semua guru tentang kesediaan melakukan

pembelajaran kontekstual, 2. Menugasi wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk mengumpulkan Silabus dan RPP

semua mata pelajaran dan diperiksa tentang kegiatan pembelajarannya, 3. Sekolah mengadakan IHT ( In House Traning ) tentang pembelajaran kontekstual dan

ditindaklanjuti pembuatan perangkat pembelajaran, serta dievaluasi tingkat efektifitas dan efisiensinya, 4. Meningkatkan kegiatan KKG sekolah untuk semua mata pelajaran. 5. Mewajibkan setiap guru untuk mengumpulkan Silabus dan RPP 2. Agar penerimaan siswa baru pada SDN 2 KAOTAN berjalan lancar dan terkendali, seharusnya

sekolah tersebut ... 1. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses PSB yang

merujuk pada POS secara regional, dan diberitakan kepada masyarakat, sebelum PSB di laksanakan, 2. Menyusun dan menyebarkan edaran tentang PSB kepada masyarakat, sebelum PSB di

laksanakan 3. Mensosialisasikan kriteria PSB kepada masyarakat melalui media masa atau media

elektronika, sebelum PSB di laksanakan 4. Menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses PSB yang

merujuk pada POS secara regional, sebelum PSB di laksanakan. 5. Menyusun dan merencanakan dan mengedarkan melalui media 3. Pada saat rapat dewan pendidik untuk menetapkan kelulusan siswa terdapat 3 siswa lulus Ujian

Nasional tetapi tidak lulus ujian sekolah karena satu mata pelajaran ujian sekolah di bawah kriteria kelulusan. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah ... 1. Menetapkan 3 siswa tersebut tidak lulus sekolah atas dasar hasil rapat dewan pendidik, 2. Menghimbau pada rapat dewan pendidik untuk meluluskan 3 siswa tersebut, menyangkut

prestise sekolah, 3. Meluluskan 3 siswa tersebut sebab ujian nasional memiliki bobot lebih dari pada ujian

sekolah, 4. Memerintahkan guru mata pelajaran yang menyebabkan tidak lulus untuk menambah nilai

agar siswa tersebut lulus sekolah. 5. Mengundang guru tersebut untuk meluluskan siswa 4. Kepala SDN 2 KAOTAN ROGOJAMPI akan mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan

sekolah. Yang dilakukan oleh Kepala Sekolah tersebut diakhir Tahun Pelajaran adalah ... 1. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah dalam bentuk laporan tertulis pelaksanaan kegiatan sekolah kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota, 2. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah dalam bentuk laporan tertulis

pelaksanaan kegiatan sekolah kepada Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, 3. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah bidang akademik pada rapat dewan

pendidik dan non akademik pada rapat komite sekolah dalam bentuk laporan, 4. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah pada komite sekolah, Dinas

Pendidikan Kabupaten/ Kota dalam bentuk laporan tertulis. 5. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan sekolah sesuai dengan peraturan yang

berlaku.

www.sekolahdasar.net Page 3



5. Dewan guru menghendaki pada SDN 2 KAOTAN pada hari sabtu tidak ada kegiatan

pembelajaran tetapi dimanfaatkan untuk kegiatan ekstrakurikuler. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah ..... 1. Tidak menyetujui dengan alasan tidak sesuai dengan aturan yang ada, 2. Menyetujui atas dasar hasil rapat dewan pendidik dan persetujuan Yayasan, serta dilaksanakan

dengan baik dan akuntabel, 3. Menyetujui tetapi dengan syarat pada hari sabtu bukan hari libur, 4. Tidak menyetujui karena akan merugikan siswa. 5. Menyetujui dengan pertimbangan dari keputusan dewan pendidik. 6. Pada kegiatan supervisi oleh Kepala Sekolah, seorang guru meminta supervisor untuk mengamati

khusus pada kemampuan teknik bertanya. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah selaku supervisor ... 1. Memberikan pengarahan bahwa hal itu bertentangan dengan konsep dari supervisi, 2. Menyarankan bahwa hal itu tidak bisa dilakukan karena kegiatan supervisi harus melihat

semua aspek pada kegiatan pembelajaran, 3. Menyetujui permintaan tersebut sebagai fokus pengamatan, tetapi aspek yang lain juga dilihat

sesuai aspek yang ada pada instrumen, 4. Tidak menyetujui karena supervisi dilakukan untuk kegiatan penilaian kinerja guru. 5. Memberi nasehat kepada guru yang bersangkutan untuk memperbaiki 7. Sekolah akan memberikan pelayanan kepada siswa, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan

dan mengekspresikan dirinya sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat, serta dapat mengembangkan prestasinya. Untuk menyikapi hal tersebut di atas yang dapat dilakukan oleh sekolah adalah ... 1. Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah,

sehingga bakat siswa dapat berkembang secara optimal, 2. Membentuk kelas unggulan, sehingga potensi siswa dapat berkembang secara optimal dengan

pelayanan khusus yang telah dirancang, 3. Menambah mata pelajaran muatan lokal yang orientasinya pada keunggulan lokal, sehingga

semua siswa yang mengikuti mata pelajaran tersebut dapat memiliki keterampilan khusus, 4. Menambah jam tatap muka mata pelajaran olah raga, sehingga pelayanan bakat anak dapat

diberikan secara optimal. 5. Menambah jam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan kondisi dan situasi keunggulan lokal. 8. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan, sekolah menyusun pedoman operasional sekolah.

Pedoman pengelolaan sekolah meliputi ... 1. RKAS, KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, RAPBS, Jadwal Mengajar, Jurnal, Daftar Hadir, 2. KTSP, Kaldik, Struktur Organisasi Sekolah, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, Tata Tertib

Sekolah, Peraturan Akademik, Kode Etik, dan Beaya Operasional Sekolah, 3. RAPBS, KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, Pembagian Tugas Guru dan Tendik, Daftar Hadir, 4. KTSP, Silabus, RPP, Kaldik, Jurnal, Pembagian Tugas Guru Dan Tendik, Tata Tertib

Sekolah, Peraturan Akademik, Dan Beaya Operasional Sekolah, 5. RPP, Silabus, KTSP, Jurnal, Pembagian Tugas Guru, Tata Tertib. 9. KTSP SD NEGERI 2 KAOTAN telah ditanda tangani oleh Dinas Pendidikan tingkat Kabupaten. Sekolah tersebut berkehendak menyempurnakan KTSP-nya, karena isi KTSP tersebut dipandang masih sangat kurang. Untuk memecahkan masalah tersebut Kepala Sekolah sebagai penanggungjawab KTSP melakukan:... 1. Memerintahkan wakil kepala bidang kurikulum segera merevisi KTSP sesuai kekurangan

yang ada, 2. Membentuk TIM monitoring keterlaksanaan KTSP dan segera melakukan kegiatan sehingga diperoleh informasi tentang kekurangan yang ada dan digunakan sebagai bahan revisi KTSP

www.sekolahdasar.net Page 4



pada tahun berikutnya, 3. Menugaskan kepada TIM penyusun KTSP untuk segera merombak KTSP sesuai kekurangan

yang ada, sehingga dalam tahun berjalan KTSP lebih sempurna, 4. Menugaskan kepada TIM penyusun KTSP untuk melakukan evaluasi dokumen KTSP dan

segera dibenahi kekurangan yang ada. 5. Merencanakan penyusunan instrumen KTSP sebagai bahan monitoring untuk di evaluasi. 10. Pada ulangan harian pertama kelas IV ada 4 siswa dari 40 siswa di kelas itu yang belum tuntas.

Guru kelas tersebut tidak memperhatikan siswa yang belum tuntas tersebut, karena sudah mencapai ketuntasan kelas lebih dari 85%. Menyikapi masalah di atas Kepala Sekolah melakukan..... 1. Mengingatkan kepada semua guru pada rapat dewan guru untuk melaksanakan konsep

penilaian pada KTSP secara benar dan akuntabel, 2. Membiarkan guru tersebut karena sudah sesuai dengan konsep penilaian konsep KTSP 3. Menegur guru tersebut pada rapat dewan guru karena melakukan kesalahan penanganan dalam

melakukan penilaian, 4. Membiarkan guru tersebut karena kegiatan penilaian merupakan otoritas guru meskipun

belum sesuai dengan konsep penilaian pada KTSP 5. Menasehati kepada guru yang bersangkutan untuk aktif dalam rapat dewan guru 11. Guna pemenuhan Standar Pengelolaan, sekolah mendayagunakan setiap unsur pada sekolah

tersebut. Salah satu bentuk pendayagunaan adalah ..... 1. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai

pengelola pada bidangnya, 2. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang melaksanakan tugas dan bertanggungjawab sesuai

bidangnya sebagai pengelola pada bidangnya, 3. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang bertanggungjawab sesuai bidangnya sebagai

pembantu kepala sekolah dalam mengelola sesuai bidangnya, 4. Menetapkan wakil kepala Sekolah yang melaksanakan tugas dan bertanggungjawab sesuai

bidangnya sebagai pembantu kepala sekolah dalam mengelola sesuai bidangnya 5. Menetapkan wakil kepala sekolah untuk melaksanakan sesuai dengan bidang tugasnya 12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007, tentang Standar Proses

menentukan bahwa pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran pada kegiatan inti berisi proses interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik dan memuat proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada kenyataanya pada sekolah tersebut masih banyak guru yang belum melaksanakan. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah melakukan...... 1. Menghimbau kepada semua guru dalam setiap kesempatan untuk melakukan proses

pembelajaran sesuai dengan Permendiknas tersebut, 2. Melaksanakan workshop pembelajaran dan ditindaklanjuti di KKG/KKKS serta dipantau dan

diadakan pembinaan secara intensif, 3. Selalu mengingatkan semua guru pada setiap rapat dewan guru untuk segera mengubah proses

pembelajaran sesuai dengan Permendiknas tersebut, 4. Menugasi wakil kepala bidang kurikulum selalu mengajak semua guru untuk melaksanakan

pembelajaran sesuai dengan Permendiknas tersebut. 5. Memberikan edaran kepada semua guru untuk mempelajari Permendiknas No. 41 Tahun 2007 13. Untuk meningkatkan mutu akademik, sekolah berkeinginan untuk mengatur kegiatan akademik,

dan hasil rapat dewan pendidik disepakati adanya peraturan akademik di sekolah tersebut. Menyikapi hal tersebut kepala sekolah melakukan... ... 1. Segera memerintahkan kepada wakil kepala bidang akademik untuk segera mengumumkan

www.sekolahdasar.net Page 5



secara lisan kepada seluruh siswa 2. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera

mensosialisasikan kepada seluruh siswa 3. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera menyusun Peraturan Akademik dan disosialisasikan kepada semua fihak pemangku kepentingan di sekolah tersebut. 4. Segera membentuk TIM akademis dan wakil kepala bidang akademik untuk segera menyusun

Peraturan Akademik dan menetapkan, serta disosialisasikan kepada semua fihak pemangku kepentingan di sekolah tersebut. 5. Segera membuat SK pembentukan TIM akademis untuk disosialisasikan kepada semua guru

mapel/guru kelas

14. Bentuk LHBS untuk setiap mata pelajaran yang sesuai dengan Permendiknas No 20 tahun 2007

adalah ..... 1. Satu nilai untuk satu mata pelajaran 2. Satu nilai untuk satu mata pelajaran beserta deskripsi kemajuan belajar 3. Satu nilai setiap aspek untuk setiap mata pelajaran 4. Satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran, disertai dengan deskripsi kemajuan belajar, 5. Satu nilai untuk semua mata pelajaran 15. Kegiatan pelayanan konseling sangat diperlukan oleh siswa, untuk kepentingan tersebut guru

BK meminta mengajar 1 jam tatap muka dan dituliskan dalam jadwal pelajaran. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah ... 1. Mengabulkan permintaan tersebut meskipun menambah beban balajar siswa, 2. Tidak mengabulkan permintaan tersebut karena akan menambah beban belajar siswa 3. Mengabulkan permintaan tersebut atas dasar hasil rapat dewan pendidik, tetapi 1 jam tersebut

bukan merupakan beban belajar siswa, 4. Tidak mengabulkan permintaan tersebut meskipun kegiatan tersebut sangat penting. 5. Mengabulkan permintaan tersebut dengan menambah jam ekstrakurikuler. 16. Permendiknas No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah, menyatakan bahwa Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah/madrasah dan pengawas sekolah/madrasah. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah ... 1. Menyusunan program supervisi pengelolaan akademik di sekolah dan disosialisasikan ke

seluruh pendidik, serta dilaksanakan secara teratur dan berkelanjutan, 2. Menyusun program supervisi akademik di sekolah dan pelaksanaannya dilakukan oleh wakil

kepala sekolah bidang kurikulum dan atau guru senior, 3. Melaksanakan kegiatan supervisi akademis bersama pengawas sekolah, 4. Menyusun jadwal kegiatan supervisi dan disosialisasikan serta pelaksanaanya didelegasikan

kepada wakil bidang kurikulum dan atau guru senior. 5. Menyusun program kerja supervisi akademis dan dilaporkan kepada atasan. 17. Sekolah akan mengembangkan budaya membaca dan menulis bagi setiap siswanya. Untuk

menyikapi hal tersebut di atas sekolah melakukan:... 1. Setiap proses pembelajaran disepakati menggunakan perpustakaan sebagai somber belajar, 2. Menambah jumlah buku di perpustakaan untuk menunjang kegiatan tersebut 3. Diadakan jam wajib baca dan menulis bagi setiap siswa di sekolah tersebut, 4. Setiap proses pembelajaran untuk setiap mata pelajaran disepakati mengembangkan budaya

membaca dan menulis melalui tugas-tugas yang relevan, 5. Membentuk tim dengan bekerjasama dengan guru mapel. 18. Visi SD NEGERI 2 KAOTAN adalah sebagai berikut: " Berprestasi, berbudaya, dan ber-

IPTEK, serta dilandasi IMTAQ " dan salah satu misinya adalah meningkatkan kualitas

www.sekolahdasar.net Page 6



pembelajaran. Salah satu tujuan jangka pendek yang terkait dengan misi tersebut adalah... 1. Sebagian guru melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41 Tahun 2007

tentang Standar Proses 2. Guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No. 41

Tahun 2007 tentang Standar Proses 3. Semua guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas No.

41 Tahun 2007 tentang Standar Proses 4. Sebagian guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Permendiknas

No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses 5. Semua guru mapel membuat RPP dan silabus sesuai dengan ketentuan Permendiknas No. 41

Tahun 2007

19. Dari hasil evaluasi sekolah diakhir tahun, SDN 2 KAOTAN akan meningkatkan efektifitas dan

efisiensi bidang keuangan dan pembiayaan. Menyikapi hal tersebut, kepala SDN 2 KAOTAN melakukan....... 1. Membentuk TIM untuk menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional, dan

RAPBS yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya 2. Membentuk TIM untuk menyusun RAPBS yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya,

diputuskan oleh komite sekolah, ditetapkan oleh kepala sekolah dan mendapat ijin dari institusi di atasnya, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah, 3. Membentuk TIM untuk menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional,

diputuskan oleh komite sekolah, ditetapkan oleh kepala sekolah dan mendapat ijin dari institusi di atasnya, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah 4. Membentuk TIM untuk menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional, diputuskan oleh komite sekolah dan ditetapkan oleh kepala sekolah, serta disosialisasikan kepada semua warga sekolah 5. Membentuk TIM dengan dewan komite sekolah dan disosialisasikan kepada semua warga

sekolah.

20. SDN 2 KAOTAN ROGOJAMPI akan meningkatkan kualitas pengelolaan Sistem Informasi

Manajemen, sehingga permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah dapat segera diberikan atau diketahui. Menyikapi hal tersebut di atas sekolah melakukan........ 1. Memerintahkan wakil kepala untuk menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan

mudah diakses, sehingga dapat melayani masyarakat secara optimal, 2. Menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani dan merekam permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah, serta didokumentasikan dengan baik sebagai bahan laporan kepada Dinas Pendidikan Kota, 3. Membentuk TIM untuk menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif, dan mudah

diakses melayani permintaan dan pemberian informasi serta pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah, 4. Memerintahkan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk menyediakan fasilitas informasi

yang efisien, efektif, dan mudah diakses, sehingga dapat melayani masyarakat secara optimal. 5. Memerintahkan petugas TU untuk menfasilitasi untuk melayani masyarakat

www.sekolahdasar.net Page 7



SOAL UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH KE-3

1. Untuk memenuhi Standar Pengelolaan Ruang Multi Media yang dimiliki sudah siap dan lengkap

isinya dan akan dimanfaatkan secara optimal. Menyikapi hal tersebut Kepala Sekolah ... 1. Mengadakan rapat dewan pendidik tentang optimalisasi pemanfaatan ruang multimedia oleh

semua mata pelajaran, 2. Memberikan surat edaran kepada semua guru untuk memanfaatkan ruang multimedia tersebut

secara optimal, 3. Mengadakan rapat dewan pendidik tentang optimalisasi pemanfaatan ruang multimedia oleh semua mata pelajaran dan dipantau pemanfaatannya melalui jumal penggunaan ruang media, 4. Mengedarkan surat pernyataan kepada semua guru untuk ditandatangani dan dikembalikan

sehingga guru akan memanfaatkan ruang multimedia tersebut secara optimal 5. Membuat undangan untuk rapat dewan pendidikan dalam rangka pemanfaatan ruang

multimedia. 2. Kepala sekolah sebagai pimpinan di satuan pendidikan dituntut untuk memiliki kompetensi

kepribadian, kecuali? 1. tanggung jawab dan komitmen terhadap tugas. 2. mampu beradaptasi dengan perkantoran. 3. berkeinginan antuk terus mengasah keterampilan diri. 4. inovatif, kreatif mengembangkan sekolah. 5. educator, manager, supervisior, leader, inovator.

3. Di awal tahun pelajaran kepala sekolah menetapkan program peningkatan kesejahteraan guru,

semua pendidik dan tenaga kependidikan merasa senang karena tuntutannya terpenuhi, di tengah perjalanan pemasukan keuangan tersendat karena dampak kenaikan barang, menyikapi hal tersebut kepala sekolah: 1. rnenghentikan kenaikan uang transport, karena PNS telah mendapat gaji. 2. tetap uang transport diberikan, sekalipun devisit keuangan sekolah dan melakukan perubahan

APBS. 3. pembayaran uang transport pembayarannya ditunda. 4. pinjam uang koperasi sekolah untuk mengatasi lambatnya pemasukan. 5. menaikan jumlah SPP 4. Penempatan Kepala Sekolah di sekolah baru, keadaan tenaga pendidik dan kependidikan terbatas,

sarana prasarana terbatas untuk menjalankan tugas kepala sekolah! 1. mengingat semua guru dan TU tenaga baru belum pengalaman maka, semua tugas

mengerjakan sendiri agar cepat selesai. 2. semua dikerjakan dengan lambat yang penting selesai dan selamat. 3. saya memahami keadaan, semua guru dan TU diikut-sertakan workshop agar SDM mengikat. 4. menyusun struktur organisasi, menyusun uraian tugas (tupoksi) semua dikerjakan bersama-

sama untuk menyelesaikan pekerjaan. 5. menyusun visi, misi dan membuat program dan stuktur organisasi sekolah 5. Kepala Sekolah ditekan oleh wartawan dan LSM atasi block grant peningkatan mutu, sehingga

kepala sekolah tidak krasan di sekolah, hasil audit kepala sekolah tidak bersalah? 1. Mempertahankan tetap mengemban amanat, apa pun yang terjadi. 2. Mengajukan mutasi agar terdapat suasana kerja baru. 3. Menantang siapa pun orangnya yang menekan. 4. Wartawan dan LSM adalah mitra dalam menjalankan tugas. 5. Memohon pembinaan untuk memperbaiki sesuai dengan aturan yang berlaku. 6. Sebagai pimpinan dalam stratifikasi sosial sekolah, Kepala Sekolah adalah tingkatan tertinggi,

www.sekolahdasar.net Page 8



ada sekelompok guru tidak pernah mempedulikan kepala sekolah dan tidak pernah menegur Kepala Sekolah jika saling jumpa, sikap kepala sekolah? 1. biar saja, asal tidak mengganggu. 2. guru tersebut diberi surat panggilan, karena kepala sekolah penguasa tunggal di sekolah. 3. Kepala Sekolah setiap pagi menyambut kehadirannya dengan menyapa dan menyampaikan

salam. 4. mengabsen guru-guru untuk memeriksa kedisiplinannya, agar ikut memikirkan sekolah. 5. memanggil untuk dibina 7. Perubahan-perubahan selalu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah baik

perubahan kurikulum, administrasi pendidikan, model dan strategi pembelajaran maupun pengelolaannya untuk melakukan perubahan... 1. merasa tidak enak melakukan perubahan, khawatir pada guru-guru yang tidak mendukung. 2. selalu menunggu petunjuk dan arahan Kepala Dinas agar tidak menyalahi prosedur. 3. melakukan keseimbangan dalam mengembangkan pendidikan antara sekolah, dinas

pendidikan dan pemerintah daerah/pusat. 4. memerintahkan untuk melukukan perubahan demi perbaikan mutu pendidikan. 8. Pengambilan keputusan untuk menyelesaikan permasalahan sangat dipengaruhi keterampilan,

skill, attitude, style kepemimpinan....... 1. Dalam pengambilan keputusan kepala sekolah mutlak bertanggung jawab utama. 2. Dengan senang hati mendengar pendapat, saran orang lain sebagai bahan pengambilan

keputusan. 3. Keputusan didasarkan pada aturan saja. 4. Memiliki sikap tertutup sehingga masalah tidak makin keruh dan mudah penyelesaiannya. 5. Sebagai pemimpin memiliki kompetensi yang profesional. 9. Seorang guru menghujat kepala sekolah ketika ada rapat dinas, rnencemooh dan mengkritik

habis-habisan tidak puas atas kepemimpinannya......... 1. Perilaku guru tersebut sangat kelewat, sehingga menurunkan harga diri maka perlu ditantang. 2. Guru tersebut tidak memiliki tata krama maka diusulkan untuk dimutasi. 3. Biar saja meledak-ledak dalam menyampaikan pendapat, guru tersebut difahamkan dan

dijelaskan agar mengerti, 4. Tidak perlu dijawab, agar suasana rapat terus terkendali. 5. Guru tersebut tidak memiliki etika birokrasi 10. Kepala Sekolah menerima telepon dan seseorang mencari guru, ketika dihubungi dan dicari,

guru tersebut tidak masuk tanpa keterangan, kepala sekolah menjawab telepon.... 1. maaf, guru tersebut tidak ada. 2. sepertinya guru tersebut tidak hadir. 3. guru tersebut tidak hadir, ada yang dapat saya bantu... 4. guru tersebut saya beri tugas, saya dengan senang hati untuk menerima titipan pesan... 5. maaf, apa yang bisa saya bantu 11. Perkelahian antar pelajar terjadi di luar sekolah, pada saat jam belajar segerombolan siswa

mencari siswa di sekolah yang saudara pimpin, sikap kepala sekolah adalah........ 1. Mempersilahkan masuk diselesaikan secara kekeluargaan. 2. Menghubungi polisi agar segerombolan siswa ditangkap dan diadili. 3. Mernbiarkan segerombolan siswa menerima, agar jadi pelajaran. 4. Mernpersilahkan masuk, segerombolan didata, menghubungi kepala sekolah untuk

melindungi siswanya sendiri. 5. Diselesaikan dengan BK 12. Sekolah memperoleh kebebasan untuk bekerjasama dengan pihak lain dengan memperhatikan

kriteria........

www.sekolahdasar.net Page 9



1. Keuntungan dan kerugian dari kerjasama 2. Kemampuan bekerjasama dengan berbagai pihak. 3. Keluwesan bekerjasama dengan berbagai pihak. 4. Santun dalam bekerjasama dengan berbagai pihak 5. Mengikuti etika birokrasi yang berlaku 13. Untuk meraih kejuaraan akademis atau ekstrakurikuler sekolah mempersiapkan dengan program yang jelas dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal kegiatan kerjasama, dalam pelaksanaannya Kepala sekolah........ 1. selaku pimpinan penentu kesuksesan 2. sebagai top leader terdepan dalam kegiatan 3. melibatkan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan 4. melibatkan orang ahli agar juara 5. memberikan motivasi 14. Sekolah keberadaannya tidak lepas dengan masyarakat di sekitarnya baik secara budaya, sosial

dan ekonomi, pemahaman terhadap lingkungan menjadi penting sebagai Kepala Sekolah....... 1. terlibat kegiatan RT-RW bukan kepentingan sekolah. 2. kegiatan karang taruna sebagai wadah pemuda desa 3. partisipasi aktif dalam kegiatan sosial di sekitar sekolah hingga skala nasional 4. aktif dalam kegiatan sosial di sekitar sekolah hingga skala nasional. 5. melibatkan komite sekolah 15. Jika dilingkungan sekolah terjadi bencana, dalam anggaran belanja sekolah tidak terprogram

maka, kecuali...... 1. Kepala Sekolah membuka amal bencana. 2. Kepala Sekolah memiliki kepekaan sosial tetap memberi sumbangan. 3. Kepala Sekolah dengan uang pribadi menyumbang. 4. Sumbangan spontan bantuan bencana. 5. Kepala Sekolah membuat edaran 16. Terlibatnya siswa, pendidik dan tenaga kependidikan dalam ekstra kurikuler yang melibatkan

banyak pihak luar sekolah tergolong dimensi kompetensi Kepala Sekolah....... 1. Pribadi 2. Sosial 3. Manajerial 4. Akademis 5. Profesional 17. Partisipasi aktif dalam kegiatan kecamatan, kabupaten/kota termasuk masuk dimensi

kompetensi Kepala Sekolah......... 1. Kepribadian 2. Manajerial 3. Sosial 4. Sektoral 5. Akademik 18. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan akhlak

mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah tergolong dimensi kompetensi....... 1. Kepribadian 2. Manajerial 3. Sosial 4. Moral 5. Profesional

www.sekolahdasar.net Page 10