Kipas Angin Di Sekolah

Disekolah ternama disuatu kota yang terkenal dengan murid-muridnya yang pandai, sudah terdapat fasilitas sekolah yang memadai yang dapat mendukung proses belajar mengajar.  Setiap ruang kelas sudah dilengkapi LCD, Kipas angin, lampu , bahkan ada wifi pula (walaupun agak sedikit lemot) serta tentunya kipas angin yang bisa memberikan kesegaran di kelas itu.

Disuatu siang hari yang panas, disekolah itu tepatnya di ruang kelas IPA 3,  ada seorang anak jurusan IPS bernama Anu yang sedang menerima pelajaran Bahasa Indonesia,( memang kedengarannya membingungkan, ya tapi itulah kurikulum yang sedang diterapkan saat itu.) Diruang itu udaranya sangat panas, untung saja ada kipas angin di kelas itu. Lalu Anu segera menyalakannya. Saat tombolnya mulai diputar, kipas angin  itu mulai bergerak, pelan-pelan tapi pasti dan lama kelamaan bertambah kecepatannya, namun anehnya udaranya masih tetap panas. Setelah dilihat dengan cermat, ternyata tidak ada udara yang berhembus dari kipas angin itu.  Hanya kipas anginnya saja yang memutar, sedangkan baling-balingnya tetap diam. Suasana kelas menjadi gaduh seketika, murid-murid tertawa terbahak-bahak melihat hal itu. Pelajaran bahasa Indonesia kembali berlangsung dan mereka hanya bisa pasrah sambil berkipas-kipas ria dengan buku bahasa Indonesia.