Modul Ajar PJOK SD Fase A Kelas I
MODUL AJAR PJOK SD FASE A KELAS I
Penyusun : Umi Hariyani Jenjang : SD Kelas : I Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (2 Kali pertemuan) *Guru dapat memetakan sesuai kondisi sekolah masing-masing. Materi : Pola gerak dominan aktivitas senam Moda: TM | Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menirukan pola gerak dominan berpindah/ lokomotor sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. | Profil Pelajar Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase C adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran gerak keseimbangan, guling depan, senam. | |||||||||||||||||||
Sarana Prasarana | |||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
Target Peserta Didik | |||||||||||||||||||||
*guru dapat memilih target peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing dan modul ini dibuat untuk peserta didik reguler. | |||||||||||||||||||||
Jumlah Peserta Didik | |||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
Ketersediaan Materi | |||||||||||||||||||||
* guru dapat memilih sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing dan pada modul ini tidak ada pengayaan untuk peserta didik CIBI serta tidak tersedia alternatif penjelasan , metode atau aktivitas untuk peserta didik yang mengalami kesulitan memahami konsep. | |||||||||||||||||||||
Materi Ajar, Alat, dan Bahan yang Diperlukan | |||||||||||||||||||||
Aktivitas pembelajaran berbagai pola gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, mendarat) pada senam lantai melalui:
Materi dapat dimodifikasi dengan menambah pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik dalam penguasaan aktivitas berbagai gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, mendarat) dalam aktivitas senam. Strategi pembelajaran gerak yang lain dapat diberikan setelah dilakukan identifikasi kesulitan sebelumnya. Peserta didik yang mengalami kesulitan dapat dipasangkan dengan peserta didik yang lebih terampil sehingga dapat dibantu dalam penguasaan keterampilan tersebut.
Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksitas. Pada saat pembelajaran peserta didik atau kelompok peserta didik yang telah melebihi batas ketercapaian pembelajaran diberikan kesempatan melakukan aktivitas berbagai gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, mendarat) dalam aktivitas senam yang lebih kompleks. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik berbagi dengan teman-temannya tentang pembelajaran yang dilakukan agar penguasaan kompetensi lebih baik (capaian pembelajaran terpenuhi).
| |||||||||||||||||||||
Moda Pembelajaran | |||||||||||||||||||||
*guru dapat memilih moda pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada, pada modul ini menggunakan moda daring. | |||||||||||||||||||||
Pengaturan Pembelajaran | |||||||||||||||||||||
Pengaturan Peserta didik:
*guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah peserta didik tiap kelasnya serta formasi yang diinginkan.. | Metode:
*guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan.bebrapa metode yang diinginkan. | ||||||||||||||||||||
Asesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||||||
Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran:
*guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa asesmen yang diinginkan. | Jenis Asesmen:
*guru memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan. | ||||||||||||||||||||
Tujuan Pembelajaran | |||||||||||||||||||||
Peserta didik melalui pembelajaran resiprokal dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami berbagai berbagai pola gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, mendarat) dalam aktivitas senam sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada eleman Gotong Royong dan Mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. | |||||||||||||||||||||
Pemahaman Bermakna | |||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
Pertanyaan Pemantik | |||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
Prosedur Kegiatan Pembelajaran | |||||||||||||||||||||
Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut:
Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut:
Cara bermain :
Gambar bermain estafet dengan kardus
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model Komando, dengan prosedur sebagai berikut:
Aktivitas pembelajaran variasi berjalan dalam pola gerak dasar lokomotor melalui:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak berjalan dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan parktik/latihan gerak berjalan dalam pola gerak dasar lokomotor adalah:
Cara melakukan praktik/latihan bertumpu menirukan hewan kera adalah:
GAMBAR ANAK BERTUMPU PADA MEJA
Cara melakukan gerakan menirukan singa laut adalah:
Gambar menirukan Gerakan singa laut
Cara melakukan gerakan bertumpu kaki dan tangan adalah:
Gambar menirukan Gerakan katak meloncat
Cara melakukannya:
Gambar menirukan gerak kambing berjalan Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran gerak bertumpu dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 2 gerak bergantung dalam aktivitas gerak dominan senam. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak bergantung dalam aktivitas gerak dominan senam dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak bergantung dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan gerak bergantung adalah:
Gambar bergantung
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak bergantung secara berpasangan atau berkelompok dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru
Cara melakukannya:
Gambar. Bergantung pada palang
Cara melakukannya:
Gambar. bergantung pada palang kaki ditekuk
Cara melakukannya:
Gambar berayun menggunakan ban dalam motor Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran bergantung dalam gerak dominan aktivitas senam, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 gerak keseimbangan dalam aktivitas senam lantai. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak keseimbangan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur keseimbangan sikap berdiri satu kaki ditekuk dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan gerak keseimbangan sikap berdiri satu kaki ditekuk menirukan burung bangau dalam aktivitas senam adalah:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur keseimbangan secara perorangan, atau berkelompok dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru.
Cara melakukannya:
Cara melakukannya:
Gambar jongkok berpasangan
Cara melakukannya:
Gambar sikap lilin mengayuh sepeda Setelah peserta didik melakukan aktivitas 3 pembelajaran gerak keseimbangan dalam aktivitas senam, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 4 gerak berpindah tempat/ lokomotor. Bentuk-bentuk aktivitas aktivitas keterampilan gerak berpindah tempat dalam aktivitas senam, antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak berpindah tempat/ lokomotor meloncat dan berputar sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan gerak berpindah tempat/ lokomotor meloncat dan berputar dalam aktivitas senam adalah:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak serta praktik/latihan gerak berpindah tempat/ lokomotor meloncat dan berputar dalam aktivitas senam secara perorangan atau berkelompok sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru.
Cara melakukannya:
Gambar meloncat dengan tumpuan ban
Cara melakukannya:
| |||||||||||||||||||||
Asesmen | |||||||||||||||||||||
Asesmen Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong)
No | Pernyataan | |||||
1 | 2 | 3 | 4 | |||
1. | Bagaimanakah perasaan kalian saat mengikuti pembelajaran PJOK pada hari ini. | |||||
2. | Bagaimanakah perasaan kalian saat melakukan gerakan aktivitas senam secara mandiri. | |||||
3. | Bagaimanakah perasaan kalian saat mengamati teman yang sedang melakukan gerakan aktivitas senam. | |||||
Jumlah skor | ||||||
Jumlah nilai: jumlah skor x 100 skor maksimal | ||||||
Sangat Baik | Baik | Perlu Perbaikan | ||||
Jika jumlah nilai 100 | Jika jumlah nilai ≥75-≤94 | Jika jumlah nilai <75 | ||||
*) Dibacakan oleh guru, peserta memilih emoticon.
Teknik | Bentuk | Contoh Instrumen | Kriteria Penilaian | |||||||
Tes Tulis | Menjodohkan | Jodohkanlah pernyataan berikut ini dengan gambar
| Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0. | |||||||
Uraian tertutup | 1. ceritakan cara melakukan gerak dominan guling ke depan Kunci:
| Mendapatkan skor; 4, jika seluruh urutan dituliskan dengan benar dan isi benar. 3, jika urutan dituliskan salah tetapi isi benar. 2, jika sebagian urutan dituliskan dengan benar dan sebagian isi benar. 1, jika urutan dituliskan salah dan sebagian besar isi salah. |
Lakukan aktivitas gerak bertumpu, bergantung dan gerak keseimbangan berguling. Unsur-unsur yang diasesmen adalah kesempurnaan melakukan gerakan (asesmen proses) dan ketepatan melakukan gerakan (asesmen produk).
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak yang diharapkan.
Contoh lembar Asesmen proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar Asesmen).
Nama :__________________________ Kelas: __________
No | Indikator Esensial | Uraian Gerak | Bertumpu | Bergantung | Keseimbangan | ||||
Ya (1) | Tidak (0) | Ya (1) | Tidak (0) | Ya (1) | Tidak (0) | ||||
1. | Sikap awal |
| |||||||
| |||||||||
| |||||||||
| |||||||||
2. | Sikap gerakan pelaksanaan |
| |||||||
| |||||||||
| |||||||||
| |||||||||
3. | Sikap akhir |
| |||||||
| |||||||||
| |||||||||
| |||||||||
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir | |||||||||
Skor Baik jika:
Skor Sedang jika : hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Kurang jika : hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Baik jika:
Skor Sedang jika : hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Kurang jika : hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Baik jika:
Skor Sedang jika : hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Kurang jika : hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor maksimum: 10
Skor perolehan peserta didik: SP
Skor keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10
Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan.
Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran.
Refleksi Peserta Didik dan Guru |
Contoh Format Refleksi
Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran gerak bergantung dalam aktivitas senam, peserta didik diminta untuk merasakan bagian tubuh mana saja yang digunakan untuk melakukan gerakan tersebut. Peserta didik diminta untuk memberikan tanda (√) pada kolom yang disediakan oleh guru, sesuai dengan perasaan mereka yang digambarkan dengan emoticon saat melakukan gerakan tersebut. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh kepada guru.
No | Aktivitas Pembelajaran | Pengamatan Pembelajaran | ||
Tercapai | Belum Tercapai | |||
1. | Aktivitas pembelajaran gerak bergantung dalam aktivitas senam secara berpasangan atau berkelompok. | |||
2. | Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen Mandiri dan Gotong Royong dalam proses pembelajaran gerak bergantung dalam aktivitas senam. | |||
Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan pengayaanya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain:
Lembar Kerja Peserta Didik |
Tanggal : .................................................................
Lingkup/materi pembelajaran : .................................................................
Nama Siswa : .................................................................
Fase/Kelas : A / I
Cara melakukan aktivitas pembelajaran berbagai gerak bertumpu, bergantung dan keseimbangan antara lain:
Materi aktivitas pembelajaran berbagai gerak bertumpu, bergantung dan keseimbangan berguling. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya.
Glosarium |
|
Referensi |
Muhajir. 2010. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SD/M.Ts Kelas I Bogor : Penerbit Yudhistira |
Memeriksa dan Menyetujui, Kepala SMP/M.Ts ......................................... | .............................., .................. 2021 Guru Mata Pelajaran |
…………………………………................. NIP. |
…………………............................. NIP. |
@2021 Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kemendikbud, Riset dan Teknologi