Format 6

Penerapan Manajemen Risiko

  1. Formulir Identifikasi Risiko

FORMULIR IDENTIFIKASI RISIKO

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

No

Jenis Konteks

Nama Konteks

Indikator

Kode Risiko

Pernyataan Risiko

Kategori Risiko

Uraian Dampak

Metode Pencapaian Tujuan SPIP

1

2

3

4

5

6

7

8

9

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi nomor urut Risiko

Kolom 2

:

Diisi jenis konteks yang merupakan: Sasaran Strategis, Program/Identifikasi keberlangsungan (Going Concern)/ Proses Bisnis di unit kerja yang Risikonya ingin dikendalikan

Kolom 3

:

Diisi nama konteks sesuai dengan kolom 2

Kolom 4

:

Diisi indikator atas nama konteks sesuai dengan kolom 3

Kolom 5

:

Diisi kode Risiko yang merujuk pada kode Risiko sebagaimana Tabel Kode Risiko. Terhadap Risiko yang belum ada kode Risikonya, dapat ditambahkan kode Risiko baru yang akan dikodifikasi kemudian

Kolom 6

:

Diisi uraian peristiwa Risiko yang telah diidentifikasi

Kolom 7

:

Diisi kategori Risiko yang merujuk pada Tabel Kategori Risiko

Kolom 8

:

Diisi uraian akibat/potensi kerugian yang akan diperoleh jika Risiko tersebut terjadi

Kolom 9

:

Diisi dengan memilih dari empat tujuan SPIP sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

TABEL KATEGORI RISIKO

No.

Kategori Risiko

Definisi

1.

Risiko Kebijakan

Risiko yang berkaitan dengan ketidaktepatan perumusan dan penetapan kebijakan internal maupun eksternal Kementerian.

2.

Risiko Bencana

Risiko yang berkaitan dengan potensi terjadinya peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia.

3.

Risiko Kecurangan/Keuangan

Risiko yang berkaitan dengan perbuatan yang mengandung unsur kesengajaan, niat, menguntungkan diri sendiri atau orang lain, penipuan, penyembunyian atau penggelapan, dan penyalahgunaan kepercayaan yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan secara tidak sah yang dapat berupa uang, barang/harta, jasa, dan tidak membayar jasa, yang dilakukan oleh satu individu atau lebih di Kementerian atau unit kerja.

4.

Risiko Kepatuhan

Risiko yang berkaitan dengan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kesepakatan internasional, atau ketentuan lain yang berlaku

5.

Risiko Operasional

Risiko yang berkaitan dengan tidak berfungsinya proses bisnis, sistem informasi, atau keselamatan kerja individu.

6.

Risiko Pemangku Kepentingan

Risiko yang berkaitan dengan pola hubungan antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan pemangku kepentingan (Stakeholders) dan/atau antar unit kerja di Kementerian Ketenagakerjaan.

7.

Risiko Reputasi

Risiko yang berkaitan dengan persepsi atau tingkat kepercayaan pemangku kepentingan eksternal terhadap organisasi.

  1. Daftar Kode Risiko dan Kode Penyebab

TABEL KODE RISIKO

No.

Uraian Kode

Penjelasan

Keterangan

1.

Pemilik Risiko

Menunjukkan organisasi atau unit kerja yang bertanggung jawab melaksanakan Manajemen Risiko

  1. Contoh:
    026.Menaker untuk Menteri Ketenagakerjaan.
  2. 026.01… untuk Sekretariat Jenderal.
  3. 026.13… untuk Ditjen Binalavotas.
  4. 026.04… untuk Ditjen Binapenta dan PKK.
  5. 026.08… untuk Ditjen Binwasnaker dan K3.
  6. 026.05… untuk Ditjen PHI dan Jamsos TK.
  7. 026.11… untuk Barenbang.
  8. 026.02… untuk Inspektorat Jenderal.

    Ket:
    titik-titik (...) diisi menyesuaikan unit kerja jabatan pada masing-masing eselon I

2.

Kategori Risiko

Menunjukkan jenis Risiko yang diklasifikasikan berdasarkan aktivitas, bukanlah dampak Risiko. Masing-masing kategori Risiko dapat dimasukkan ke dalam lingkup Risiko strategis instansi/Risiko strategis unit kerja/Risiko operasional unit kerja.

  1. untuk Risiko Kebijakan.
  2. untuk Risiko Bencana.
  3. untuk Risiko Kecurangan/Keuangan.
  4. untuk Risiko Kepatuhan.
  5. untuk Risiko Operasional.
  6. untuk Risiko Pemangku Kepentingan.
  7. Risiko Reputasi

3.

Nomor Urut Risiko

Menunjukkan nomor urut Risiko dalam bagan Risiko Kementerian Ketenagakerjaan

  1. untuk nomor urut yang pertama.
  2. untuk nomor urut yang kedua.
  3. dan seterusnya.


PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN

Contoh pemberian kode:

  1. 026.Menaker.1.2

Penjelasan:

026.Menaker

:

Pemilik Risikonya adalah Menteri Ketenagakerjaan

1

:

Risiko merupakan kategori Kebijakan

2

:

Nomor urut Risiko pada bagan Risiko Menteri Ketenagakerjaan adalah nomor urut 2 pada kategori kebijakan

  1. 026.01.4.1

Penjelasan:

 026.01

:

Pemilik Risikonya adalah Sekretariat Jenderal

 4

:

Risiko merupakan kategori Kepatuhan

 1

:

Nomor urut Risiko pada bagan Risiko Kementerian Ketenagakerjaan adalah nomor urut 1 pada kategori kepatuhan

KODE PENYEBAB

Kode diisi dengan kombinasi kode Risiko, 5M+EX, dan nomor urut penyebab. Kode 5M sebagai berikut:

  • Orang (Man)

:

MN

  • Dana (Money)

:

MY

  • Metode (Method)

:

MD

  • Bahan (Material)

:

MR

  • Mesin (Machine)

:

MC

  • Eksternal

:

EX

Contoh pemberian kode penyebab:

  1. 026.Menaker.1.2.MN.3

Penjelasan:

026.Menaker

:

Pemilik Risikonya adalah Menteri Ketenagakerjaan

1

:

Risiko merupakan kategori Kebijakan

2

:

Nomor urut Risiko pada daftar Risiko Menteri adalah yang kedua

MN

:

Kategori Penyebab “Manusia (Man)”

3

:

Merupakan penyebab terkait sumber daya manusia yang pertama teridentifikasi oleh Pemilik Risiko.

  1. 026.01.4.1.MY.1

Penjelasan:

026.01

:

Pemilik Risikonya adalah Sekretariat Jenderal

 4

:

Risiko merupakan kategori Kepatuhan

 1

:

Nomor urut Risiko pada bagan Risiko Menteri adalah nomor urut 1 pada kategori kepatuhan

MY

:

Kategori Penyebab “Uang (Money)”

1

:

Merupakan penyebab terkait uang yang pertama teridentifikasi oleh Pemilik Risiko.

  1. Formulir Analisis Risiko

FORMULIR ANALISIS RISIKO

        

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

Kode

Pernyataan Risiko

Skor/Nilai Risiko yang Melekat

Pengendalian yang ada

Skor/Nilai Risiko Residu setelah Adanya Pengendalian

Skor Probabilitas

Skor Dampak

Level Risiko

Ada/Belum ada

Uraian

Memadai/Belum Memadai

Skor Probabilitas

Skor Dampak

Level Risiko

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

         

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode Risiko sebagaimana kolom 5 pada Formulir Identifikasi Risiko

Kolom 2

:

Diisi uraian Risiko yang telah diidentifikasi

Kolom 3

:

Diisi nilai frekuensi kemungkinan terjadinya Risiko tersebut

Kolom 4

:

Diisi nilai dampak terjadinya Risiko tersebut

Kolom 5

:

Diisi Level Risiko berdasarkan matriks Analisis Risiko

Kolom 6

:

Diisi ada atau belum ada

Kolom 7

:

Diisi uraian pengendalian yang ada

Kolom 8

:

Diisi memadai atau belum memadai

Kolom 9

:

Diisi nilai kemungkinan terjadinya Risiko apabila Pengendalian yang ada pada kolom 7 dilakukan

Kolom 10

:

Diisi nilai dampak terjadinya Risiko apabila Pengendalian yang ada pada kolom 7 dilakukan

Kolom 11

:

Diisi Level Risiko berdasarkan matriks Analisis Risiko

  1. Formulir Daftar Prioritas Risiko Unit Kerja Berdasarkan Analisis Risiko

FORMULIR DAFTAR PRIORITAS RISIKO UNIT KERJA

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

Selera Risiko Pemilik Risiko

:

................ (c)

 

Kode

Pernyataan Risiko

Skor/Nilai Risiko Residu setelah Pengendalian yang Ada

Skor Kemungkinan Terjadi

Skor Dampak

Level Risiko

1

2

3

4

5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Butir (c)

:

Diisi skor selera Risiko Pemilik Risiko pada tahun berjalan (contoh: ≤9)

Kolom 1

:

Diisi kode Risiko sebagaimana kolom 5 pada Formulir Analisis Risiko

Kolom 2

:

Diisi pernyataan Risiko terpilih yang nilai risiko residu setelah pengendalian yang ada di atas selera Risiko (diurutkan dari prioritas yang akan direspon)

Kolom 3

:

Diisi nilai kemungkinan terjadinya Risiko sesuai dengan kolom 9 Formulir Analisis Risiko

Kolom 4

:

Diisi nilai dampak terjadinya Risiko sesuai dengan kolom 10 pada Formulir Analisis Risiko

Kolom 5

:

Diisi Level Risiko sesuai dengan kolom 11 pada Formulir Analisis Risiko

PETA RISIKO

MATRIKS ANALISIS RISIKO 5x5

DAMPAK

1

2

3

4

5

Sangat Rendah

Rendah

Sedang

Tinggi

Sangat Tinggi

K

E

M

U

N

G

K

I

N

A

N

5

Hampir Pasti Terjadi

9

15

18

23

25

4

Sering Terjadi

6

12

16

19

24

3

Mungkin Terjadi

4

10

14

17

22

2

Jarang Terjadi

2

7

11

13

21

1

Hampir Tidak Terjadi

1

3

5

8

20

 

LEVEL RISIKO

Warna *)

Deskripsi Status Risiko

Besaran Risiko

Sangat Tinggi

20-25

Tinggi

16-19

Sedang

12-15

Rendah

6-11

Sangat Rendah

1-5

*) Pewarnaan besaran Risiko hanya untuk membantu visualisasi.

 

Keterangan :

Pengelola Risiko memberikan tanda pada bagian peta Risiko yang merupakan skor Risiko residu setelah pengendalian yang ada perpotongan frekuensi dan dampak

  1. Perlakuan Risiko: Contoh Formulir Analisis Akar Masalah dan Rencana Tindak Pengendalian Analisis Akar Masalah

ANALISIS AKAR MASALAH

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

Kode Risiko

Pernyataan Risiko

Why 1

Why 2

Why 3

Why 4

Why 5

Akar Penyebab

Kode Penyebab

Kegiatan Pengendalian

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode Risiko sebagaimana kolom 1 pada Formulir Daftar Prioritas Risiko Unit Kerja

Kolom 2

:

Diisi pernyataan Risiko sebagaimana kolom 2 pada Formulir Daftar Prioritas Risiko Unit Kerja

Kolom 3

:

Diisi penyebab langsung terjadinya Risiko sebagaimana kolom 2

Kolom 4

:

Diisi alasan terjadinya penyebab (why 1) pada kolom 3

Kolom 5

:

Diisi alasan terjadinya penyebab (why 2) pada kolom 4

Kolom 6

:

Diisi alasan terjadinya penyebab (why 3) pada kolom 5

Kolom 7

:

Diisi alasan terjadinya penyebab (why 4) pada kolom 6

Kolom 8

:

Diisi akar penyebab (penyebab terakhir)

Kolom 9

:

Diisi kode penyebab sesuai ketentuan mengenai kode penyebab

Kolom 10

:

Diisi kegiatan pengendalian yang ingin dirancang untuk menghindari terjadinya akar penyebab (kolom 8)



RENCANA TINDAK PENGENDALIAN

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

Kode Penyebab

Pernyataan Risiko

Respons Risiko

Pernyataan Penyebab

Kegiatan Pengendalian

Klasifikasi Sub Unsur SPIP

Penanggung Jawab

Indikator Keluaran

Target Waktu

Risiko yang direspons

Frekuensi

Dampak

Level Risiko

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode penyebab sebagaimana kolom 9 Formulir Analisis Akar Masalah

Kolom 2

:

Diisi pernyataan Risiko sebagaimana kolom 2 Formulir Analisis Akar Masalah

Kolom 3

:

Diisi tujuan kegiatan pengendalian (mengurangi frekuensi dan/atau dampak Risiko)

Kolom 4

:

Diisi akar penyebab (dapat mengacu kolom 8 Formulir Analisis Akar Masalah). Jika Kolom 3 adalah mengurangi dampak, maka kolom 4 dapat dikosongkan

Kolom 5

:

Diisi kegiatan pengendalian (dapat mengacu kolom 10 Formulir Analisis Akar Masalah)

Kolom 6

:

Diisi nama sub unsur SPIP yang berkaitan dengan rencana kegiatan pengendalian

Kolom 7

:

Diisi pihak/pejabat yang melaksanakan kegiatan pengendalian

Kolom 8

:

Diisi indikator yang merupakan keluaran kegiatan pengendalian berupa dokumen, aplikasi, atau bentuk lainnya

Kolom 9

:

Diisi rencana triwulan pelaksanaan atas rencana kegiatan pengendalian. Target waktu pelaksanaan realisasi kegiatan pengendalian diprioritaskan lebih dahulu terhadap Risiko yang levelnya lebih tinggi.

Kolom 10

:

Diisi nilai kemungkinan terjadinya Risiko apabila rencana kegiatan pengendalian pada kolom 5 dilakukan

Kolom 11

:

Diisi nilai dampak terjadinya Risiko apabila rencana kegiatan pengendalian pada kolom 5 dilakukan

Kolom 12

:

Diisi Level Risiko berdasarkan matriks Analisis Risiko

Keterangan:

  1. Kegiatan pengendalian yang dirancang harus relevan dengan akar penyebab dan sesuai dengan sub unsur SPIP. Kegiatan pengendalian yang terdapat dalam Rencana tindak pengendalian bukan merupakan pengendalian internal yang sudah dilaksanakan dan bukan merupakan bagian dari SOP yang berlaku karena hal tersebut sudah menjadi pengendalian yang ada. Pemilihan kegiatan pengendalian mempertimbangkan biaya dan manfaat atau nilai tambah.
  2. Taksiran terhadap Level Risiko dilaksanakan dengan cara mengestimasi level kemungkinan dan dampak Risiko. Level kemungkinan merupakan peluang terjadinya Risiko dalam satu tahun, sedangkan level dampak Risiko merupakan potensi kerugian maksimal jika Risiko terjadi.



  1. Pengelolaan Risiko

  1. Formulir pemantauan yang dilakukan oleh Pengelola Risiko
  1. Formulir Pemantauan Realisasi Kegiatan Pengendalian

DAFTAR PEMANTAUAN KEGIATAN PENGENDALIAN

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

Triwulanan

:

................ (c)

Kode

Pernyataan Risiko

Kegiatan Pengendalian

Penanggung Jawab

Indikator (Keluaran)

Target Waktu

Realisasi Waktu

Hambatan / Kendala

1

2

3

4

5

6

7

8

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Butir (c)

:

Diisi triwulan berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode penyebab sebagaimana kolom 1 pada formulir rencana tindak pengendalian

Kolom 2

:

Diisi pernyataan Risiko sebagaimana kolom 2 pada formulir rencana tindak pengendalian

Kolom 3

:

Diisi kegiatan pengendalian sebagaimana kolom 5 pada formulir rencana tindak pengendalian

Kolom 4

:

Diisi Diisi pihak/pejabat yang melaksanakan kegiatan pengendalian sebagaimana kolom 7 pada formulir rencana tindak pengendalian

Kolom 5

:

Diisi indikator keluaran sebagaimana kolom 8 pada formulir rencana tindak pengendalian

Kolom 6

:

Diisi rencana triwulan sebagaimana kolom 9 pada formulir rencana tindak pengendalian

Kolom 7

:

Diisi tanggal realisasi waktu pelaksanaan kegiatan pengendalian

Kolom 8

:

Diisi uraian hambatan/kendala jika kegiatan pengendalian belum direalisasikan sesuai target waktu



  1. Formulir Pemantauan Peristiwa Risiko

PEMANTAUAN TERHADAP PERISTIWA RISIKO

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

Triwulanan

:

................ (c)

Kode Risiko

Uraian Peristiwa

Pernyataan Risiko

Waktu Kejadian

Tempat Kejadian

Skor Dampak

Pemicu Peristiwa

Kode Penyebab

1

2

3

4

5

6

7

8

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Butir (c)

:

Diisi triwulan berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode Risiko sebagaimana kolom 1 pada Formulir Analisis Akar Masalah (jika Risiko belum teridentifikasi sebelumnya, dapat dikosongkan)

Kolom 2

:

Diisi nama kejadian/Risiko yang terjadi

Kolom 3

:

Diisi pernyataan Risiko sebagaimana kolom 2 pada Formulir Daftar Prioritas Risiko Unit Kerja (jika Risiko belum teridentifikasi sebelumnya, dapat dikosongkan

Kolom 4

:

Diisi dengan tanggal kejadian

Kolom 5

:

Diisi dengan tempat kejadian

Kolom 6

:

Diisi dengan skor dampak Risiko

Kolom 7

:

Diisi dengan kronologi pemicu peristiwa Risiko

Kolom 8

:

Diisi dengan kode penyebab yang merupakan tambahan Penyebab (jika penyebab belum teridentifikasi sebelumnya, dapat dikosongkan

  1. Formulir Pemantauan Level Risiko Aktual dan Efektivitas Pengendalian

DAFTAR PEMANTAUAN LEVEL RISIKO

Nama Unit Pemilik Risiko

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

No

Pernyataan Risiko

Kejadian Risiko 1 Tahun

Risiko yang Direspons

Level Risiko Aktual

Deviasi

Rekomendasi

Frekuensi

Dampak

Nilai Risiko

Frekuensi

Dampak

Nilai Risiko

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode Risiko sebagaimana kolom 1 pada Formulir Pemantauan Peristiwa Risiko

Kolom 2

:

Diisi nama Risiko sebagaimana kolom 6 pada Formulir Identifikasi Risiko

Kolom 3

:

Diisi jumlah kejadian Risiko (Formulir Pemantauan Peristiwa Risiko) selama 1 tahun

Kolom 4

:

Diisi nilai kemungkinan terjadinya Risiko sebagaimana kolom 10 Formulir Rencana Tindak Pengendalian

Kolom 5

:

Diisi nilai dampak terjadinya Risiko sebagaimana kolom 11 Formulir Rencana Tindak Pengendalian

Kolom 6

:

Diisi Level Risiko sebagaimana kolom 12 pada Formulir Rencana Tindak Pengendalian

Kolom 7

:

Diisi level frekuensi berdasarkan pengukuran Risiko aktual (kesimpulan dari Formulir Pemantauan Peristiwa Risiko)

Kolom 8

:

Diisi level dampak berdasarkan pengukuran Risiko aktual (kesimpulan dari Formulir Pemantauan Peristiwa Risiko)

Kolom 9

:

Diisi Level Risiko berdasarkan matriks Analisis Risiko

Kolom 10

:

Diisi selisih angka pada kolom 6 dengan kolom 9

Kolom 11

:

Diisi rekomendasi perbaikan jika nilai Risiko pada kolom 10 bernilai negatif

  1. Formulir pemantauan yang dilakukan oleh Unit Manajemen Risiko

  1. Formulir Pemantauan Reviu Atas Usulan Pemilik Risiko Atas Risiko Baru

REVIU USULAN RISIKO BARU

Triwulan

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

No

Usulan Pernyataan Risiko

Unit Pemilik Risiko Pengusul

Status Reviu

Alasan Jika Ditolak

Diterima

Ditolak

1

2

3

4

5

6

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi triwulan berjalan

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi nomor urut

Kolom 2

:

Diisi uraian atas usulan Risiko

Kolom 3

:

Diisi nama Unit Pemilik Risiko yang mengusulkan

Kolom 4

:

Diisi (V) jika usulan Risiko diterima

Kolom 5

:

Diisi (V) jika usulan Risiko ditolak

Kolom 6

:

Diisi alasan jika usulan Risiko ditolak

  1. Formulir Pemantauan Realisasi Kegiatan Pengendalian

DAFTAR RENCANA KEGIATAN PENGENDALIAN YANG BELUM TEREALISASI

Triwulan

:

................ (a)

Tahun

:

................ (b)

No

Rencana Kegiatan Pengendalian

Target Waktu

Pernyataan Risiko

Kode Penyebab

Penanggungjawab

Keterangan

1

2

3

4

5

6

7

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi triwulan berjalan

Butir (b)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi nomor urut

Kolom 2

:

Diisi kegiatan pengendalian sebagaimana kolom 5 Formulir Rencana Tindak Pengendalian

Kolom 3

:

Diisi rencana triwulan sebagaimana kolom 9 Formulir Rencana Tindak Pengendalian

Kolom 4

:

Diisi pernyataan Risiko dari rencana kegiatan pengendalian yang belum terealisasi

Kolom 5

:

Diisi kode penyebab dari rencana kegiatan pengendalian yang belum terealisasi

Kolom 6

:

Diisi jabatan penanggung jawab yang belum merealisasikan rencana kegiatan pengendalian

Kolom 7

:

Diisi keterangan mengapa belum direalisasikan

  1. Formulir Pemantauan Efektivitas Pengendalian

PEMANTAUAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN

Tahun

:

................ (a)

Kode

Pernyataan Risiko

Kode Penyebab

Risiko yang direspons

Risiko Aktual

Pemilik Risiko

Keterangan (Usulan/Komentar)

1

2

3

4

5

6

7

 

 

 

 

 

 

 

 

Keterangan

:

Butir (a)

:

Diisi tahun berjalan

Kolom 1

:

Diisi kode Risiko sebagaimana kolom 1 pada Formulir Pemantauan Peristiwa Risiko

Kolom 2

:

Diisi nama Risiko sebagaimana kolom 2 pada Formulir Pemantauan Level Risiko Aktual dan Efektivitas Pengendalian

Kolom 3

:

Diisi kode penyebab sebagaimana kolom 9 Formulir Analisis Akar Masalah

Kolom 4

:

Diisi Level Risiko sebagaimana kolom 12 Formulir Rencana Tindak Pengendalian

Kolom 5

:

Diisi Level Risiko sebagaimana kolom 9 Formulir Pemantauan Level Risiko Aktual dan Efektivitas Pengendalian

Kolom 6

:

Diisi Pemilik Risiko

Kolom 7

:

Diisi keterangan apakah efektif atau tidak, dan tindakan lanjutan yang diperlukan

  1. Dokumentasi dan Pelaporan Pemilik Risiko dan UMR

  1. Laporan Triwulan Pemilik Risiko

LAPORAN TRIWULANAN PEMILIK RISIKO

KOP SURAT UNIT DARI PEMILIK

(SESUAI DENGAN TATA NASKAH DINAS)

Nomor : … diisi tanggal …

Hal :

Lampiran :

 

Yth … (Nama Jabatan Atasan Langsung sesuai tingkat Unit) …

Di … (Diisi nama kota) …

 

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor ... Tahun ... tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Penerapan Manajemen Risiko di Kementerian Ketenagakerjaan, dengan ini kami sampaikan laporan penyelenggaraan Manajemen Risiko di ... (diisi nama unit kerja Pemilik Risiko) ... triwulan ... tahun ... dengan uraian sebagai berikut:

  1. Tujuan

Kegiatan penyusunan laporan penyelenggaraan Manajemen Risiko bertujuan sebagai implementasi fungsi komunikasi dan pemantauan oleh Pemilik Risiko dan melaporkan hal-hal yang membutuhkan solusi/rekomendasi kepada … (Unit Manajemen Risiko sesuai dengan tingkatannya) untuk membantu Pemilik Risiko dalam mencapai tujuan.

  1. Ruang Lingkup

Kegiatan pemantauan Manajemen Risiko di .....(diisi nama unit kerja Pemilik Risiko) ... dilakukan terhadap kejadian Risiko dan kegiatan pengendalian yang dilaksanakan sampai dengan triwulan ... tahun ...

  1. Hasil Pemantauan Manajemen Risiko sampai dengan triwulan … Tahun ... sebagai berikut:
  1. Identifikasi Risiko

Jumlah Risiko yang telah teridentifikasi sebanyak … Risiko (Populasi Risiko). Daftar Risiko yang telah teridentifikasi dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar Risiko mengacu pada Formulir Identifikasi Risiko).

  1. Jumlah usulan Risiko sebanyak ... Risiko yang telah diusulkan kepada Unit Manajemen Risiko. Daftar usulan Risiko sebagai berikut:

No.

Nama Usulan Risiko

Usulan Kode Risiko

1.

2.

dst.

  1. Analisis Risiko
  1. Jumlah Risiko yang belum ada existing control sebanyak … Risiko atau …% dari jumlah/populasi Risiko.
  2. Jumlah Risiko yang sudah ada existing control namun belum memadai (masih berada di atas selera Risiko) sebanyak … Risiko atau …% dari jumlah/populasi Risiko. Daftar Analisis Risiko dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar Risiko prioritas mengacu pada Formulir Daftar Prioritas Risiko).

  1. Evaluasi Risiko

Jumlah Risiko yang berada di atas selera Risiko sebanyak … Risiko (…% dari … Risiko). Daftar Risiko prioritas unit kerja dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar Risiko prioritas mengacu pada Formulir Daftar Prioritas Risiko).

  1. Kegiatan pengendalian
  1. Jumlah kegiatan pengendalian yang direncanakan sampai dengan triwulan … sebanyak … kegiatan pengendalian. Daftar rencana tindak pengendalian dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar rencana tindak pengendaloan mengacu pada Formulir Rencana Tindak Pengendalian).
  2. Jumlah kegiatan pengendalian yang telah terealisasi sampai dengan triwulan … sebanyak … atau …% dari … kegiatan pengendalian.
  3. Kegiatan pengendalian yang telah dilaksanakan sebelum rencana sebanyak … yang seharusnya dilaksanakan pada triwulan berikutnya.
  4. Daftar kegiatan pengendalian yang belum terealisasi sebanyak … atau …% dari kegiatan pengendalian. Daftar pemantauan kegiatan pengendalian dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar realisasi kegiatan pengendalian mengacu pada Formulir Daftar Pemantauan Kegiatan Pengendalian).
  1. Pemantauan Keterjadian Risiko

Jumlah kejadian Risiko yang muncul sampai dengan triwulan ... sebanyak … kejadian. Daftar pemantauan keterjadian Risiko dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar kejadian Risiko mengacu pada Formulir Pemantauan Terhadap Peristiwa Risiko).

 

Atas perhatian Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

 

Jabatan Pemilik Risiko

Tanda Tangan

Nama Pemilik Risiko

NIP .......................

 

 

Tembusan:

1. Inspektorat Jenderal

2. Unit Manajemen Risiko sesuai dengan tingkatannya


  1. Laporan Tahunan Pemilik Risiko

LAPORAN TAHUNAN PEMILIK RISIKO

KOP SURAT UNIT DARI PEMILIK RISIKO

(SESUAI DENGAN TATA NASKAH DINAS)

Nomor : … diisi tanggal …

Hal :

Lampiran :

 

Yth … (Nama Jabatan Atasan Langsung sesuai tingkat Unit) …

Di … (Diisi nama kota) …

 

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan ... Tahun … tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Penerapan Manajemen Risiko di Kementerian Ketenagakerjaan, dengan ini kami sampaikan laporan penyelenggaraan Manajemen Risiko di ... (diisi nama unit kerja Pemilik Risiko) ... tahun ... dengan uraian sebagai berikut:

  1. Tujuan

Kegiatan penyusunan laporan pemantauan dan efektivitas penyelenggaraan Manajemen Risiko bertujuan sebagai implementasi fungsi komunikasi dan pemantauan oleh Pemilik Risiko dan melaporkan hal-hal yang membutuhkan solusi/rekomendasi kepada ... (Unit Manajemen Risiko sesuai dengan tingkatannya) untuk membantu Pemilik Risiko dalam mencapai tujuan.

  1. Ruang Lingkup

Kegiatan pemantauan efektivitas Manajemen Risiko di ... (diisi nama unit kerja Pemilik Risiko) ... dilakukan terhadap kejadian Risiko dan kegiatan pengendalian yang dilaksanakan sampai dengan tahun ...

  1. Hasil Pemantauan Manajemen Risiko sampaoi dengan Tahun
  1. Identifikasi Risiko

Jumlah Risiko yang telah teridentifikasi sebanyak ... Risiko (Populasi Risiko). (Daftar Risiko mengacu pada Formulir Identifikasi Risiko)

Jumlah usulan Risiko sebanyak ... Risiko. Daftar usulan Risiko sebagai berikut:

No.

Nama Usulan Risiko

Usulan Kode Risiko

1.

2.

dst.

 

  1. Analisis Risiko
  1. Jumlah Risiko yang belum ada existing control sebanyak ... Risiko atau ...% dari jumlah / populasi Risiko.
  2. Jumlah Risiko yang sudah ada existing control namun belum memadai (masih berada di atas selera Risiko) sebaanyak ... Risiko atau ...% dari jumlah/populasi Risiko. Daftar Analisis Risiko dapat dilihat pada lampiran
  1. Evaluasi Risiko

Jumlah Risiko yang berada di atas selera Risiko sebanyak ... Risiko (... % dari ... Risiko). Daftar Risiko prioritas unit kerja dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar Risiko dapat mengacu pada pada Formulir Daftar Prioritas Risiko Unit Kerja).

  1. Kegiatan Pengendalian
  1. Jumlah kegiatan pengendalian yang direncanakan sampai dengan triwulan … sebanyak … kegiatan pengendalian. Daftar rencana tindak pengendalian dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar rencana tindak pengendaloan mengacu pada Formulir Rencana Tindak Pengendalian).
  2. Jumlah kegiatan pengendalian yang telah terealisasi sampai dengan triwulan … sebanyak … atau …% dari … kegiatan pengendalian.
  3. Kegiatan pengendalian yang telah dilaksanakan sebelum rencana sebanyak … yang seharusnya dilaksanakan pada triwulan berikutnya.
  4. Daftar kegiatan pengendalian yang belum terealisasi sebanyak … atau …% dari kegiatan pengendalian. Daftar pemantauan kegiatan pengendalian dapat dilihat pada Lampiran. (Daftar realisasi kegiatan pengendalian mengacu pada Formulir Daftar Pemantauan Kegiatan Pengendalian).
  1. Jumlah kejadian Risiko yang muncuk sampai dengan tahun … akan dicatat setiap kali terjadi kejadian risiko yang sudah dan belum diidentifikasi, per triwulanan dan tahunan
  2. Efektivitas Pengendalian

Akan dilakukan efektifitas pengendalian per triwulanan dan tahunan, dengan selera risiko sebesar …

  1. Pemantauan Level Risiko Aktual

Akan dilakukan efektifitas Level risiko Aktual per triwulanan dan tahunan

Atas perhatian Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

 

Jabatan Pemilik Risiko

Tanda Tangan

Nama Pemilik Risiko

NIP .......................


Tembusan:

1. Inspektorat Jenderal

2. Unit Manajemen Risiko sesuai dengan tingkatannya

3. Laporan Triwulan Unit Manajemen Risiko

 

 

Salinan sesuai dengan aslinya

Kepala Biro Hukum,

 

 

…………………………