SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA

(Peminatan Bidang MIPA)

Satuan Pendidikan        : SMA

Kelas                        : XI

Kompetensi Inti

KI 1   :  Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 4 :  Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar

Materi Pokok

Pembelajaran

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

  1. Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaranTuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Senyawa hidrokarbon (Identifikasi atom C,H dan O)
  • Kekhasan atom karbon.
  • Atom C primer, sekunder , tertier, dan kuarterner.
  • Struktur Alkana, alkena dan alkuna
  • Isomer
  • Sifat-sifat  fisik alkana, alkena dan alkuna
  • Reaksi senyawa hidrokarbon

  • Minyak bumi
  • fraksi minyak bumi
  • mutu bensin
  • Dampak pembakaran bahan bakar dan cara mengatasinya
  • Senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari.

Mengamati(Observing)  

  • Mengkaji dari berbagai sumber tentang senyawa hidrokarbon
  • Mengamati demonstrasi pembakaran senyawa karbon (contoh pemanasan gula).

Menanya(Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan mengapa senyawa hidrokarbon banyak sekali terdapat di alam?
  • Bagaimana cara mengelompokkan senyawa hidrokarbon?
  • Bagaimana cara memberi nama senyawa hidrokarbon?
  • Mengajukan pertanyaan senyawa apa yang dihasilkan pada reaksi pembakaran senyawa karbon?
  • Dari unsur apa senyawa tersebut tersusun?
  • Bagaimana reaksinya?

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Menganalisis senyawa yang terjadi pada pembakaran senyawa karbon berdasarkan hasil pengamatan
  • Menentukan kekhasan atom karbon
  • Menganalisis jenis  atom C berdasarkan jumlah atom C yang terikat  dari rantai atom karbon (atom C primer, sekunder , tertier, dan kuarterner)
  • Menentukan rumus umum Alkana, alkena dan alkuna berdasarkan analisis rumus strukturnya
  • Mendiskusikan aturan IUPAC untuk memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna
  • Mendiskusikan pengertian isomer (isomer rangka, posisi, fungsi, geometri)
  • Memprediksi isomer dari senyawa hidrokarbon
  • Menganalisis reaksi senyawa hidrokarbon

Mengasosiasi(Associating)

  • Menghubungkan rumus struktur alkana, alkena dan alkuna dengan sifat fisiknya
  • Berlatih membuat isomer senyawa karbon
  • Berlatih menuliskan reaksi senyawa karbon

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Menyampaikan hasil diskusi atau ringkasan pembelajaran dengan lisan atau tertulis, dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Mengamati (Observing)  

  • Menggali informasi dengan cara membaca/ mendengar/menyimaktentang, proses pembentukan minyak bumi dan gas alam,

      komponen-komponen utama penyusun minyak bumi, fraksi minyak bumi, mutu bensin, dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta upaya untuk mengatasinya

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan bagaimana terbentuknya minyak bumi dan gas alam, cara pemisahan (fraksi minyak bumi), bagaimana meningkatkan mutu bensin, apa dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya serta mencari bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam

Mengumpulkan data  (Eksperimenting)

  • Mengumpulkan informasi dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya serta mencari bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam.

Mengasosiasi (Associating)

  • Menjelaskan proses penyulingan bertingkat dalam bagan fraksi destilasi bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi
  • Membedakan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktannya.
  • Mendiskusikan dampak pembakaran hidrokarbon  terhadap lingkungan dan kesehatan serta cara mengatasinya
  • Mendiskusikan bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang.

     proses pembentukan minyak bumi dan gas alam,

     komponen-komponen utama penyusun minyak   bumi, fraksi minyak bumi, mutu bensin, dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan, kesehatan dan upaya untuk mengatasinya serta mencari bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Tugas

  • Membuat bahan presentasi tentang minyak bumi, bahan bakar alternatif selain dari minyak bumi dan gas alam dalam kerja kelompok serta mempresentasikan

Observasi

  • Mengamati sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi dengan lembar pengamatan

Portofolio

  • Laporan hasil

     identifikasi atom C,H dan O dalam sampel

  • Hasil rangkuman

Tes tertulis uraian menganalisis :

  • Kekhasan atom karbon.
  • Atom C primer, sekunder, tertier, dan kuarterner.
  • Struktur akana, alkena dan alkuna serta tatanama menurut IUPAC
  • Isomer
  • Sifat-sifat  fisik alkana, alkena dan alkuna
  • Pemahaman reaksi senyawa karbon
  • Mengevaluasi dampak pembakaran minyak bumi dan gas alam.

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia
  • Lembar kerja
  • molymod
  • Berbagai sumber dari migas atau yang lainnya

1.2   Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa  minyak bumi, batubara dan gas alam serta berbagai bahan tambang lainnya sebagai anugrah Tuhan YME dan dapat dipergunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktifsertabijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuatkeputusan

  1. Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan senyawanya.

  1. Memahami proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta kegunaannya.
  1. Mengevaluasi dampak pembakaran senyawa hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta cara mengatasinya.
  1. Mengolah dan menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan senyawanya.

  1. Menyajikan hasil pemahaman tentang proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi beserta kegunaannya.

  1. Menyajikan hasil evaluasi dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta upaya untuk mengatasinya.

  1. Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, lajureaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
  • Reaksi eksoterm dan  reaksi endoterm
  • Perubahan entalpi reaksi
  • Kalorimeter
  • Hukum Hess
  • Energi ikatan

Mengamati (Observing)  

  • Menggali informasi dengan cara membaca/ mendengar/mengamati/sistem dan lingkungan, perubahan suhu,   kalor yang dihasilkan pada pembakaran bahan bakar, dan dampak pembakaran tidak sempurna dari berbagai bahan bakar

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan:

      reaksi  eksoterm dan endoterm dalam

      kehidupan sehari-hari, bagaimana menentukan perubahan entalpi  reaksi

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Mendiskusikan pengertian sistem dan lingkungan
  • Mendiskusikan macam-macam perubahan entalpi
  • Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan

-  Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm

     -  Penentuan Perubahan Entalpi dengan

Kalorimeter

  • Penentuan Kalor Pembakaran Bahan Bakar  
  • Melakukan percobaan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm; penentuan perubahan entalpi dengan Kalorimeter dan penentuan kalor pembakaran bahan bakar
  • Mengamati  dan mencatat hasil percobaan

Mengasosiasi (Associating)

  • Menganalisis data untuk membuat diagram siklus dan diagram tingkat
  • Mengolah data untuk menentukan harga perubahan entalpi (azas Black)
  • Membandingkan perubahan entalpi pembakaran sempurna dengan pembakaran tidak sempurna melalui perhitungan
  • Menghubungkan perubahan entalpi reaksi dengan energi ikatan
  • Menghitung perubahan entalpi berdasarkan  hukum Hess dan energi ikatan

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan hasil percobaan dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
  • Mempresentasikan hasil percobaan dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Tugas

  • Merancang percobaan reaksi eksoterm, reaksi endoterm dan mengkaitkannya dengan peristiwa sehari-hari
  • Merancang percobaan penentuan perubahan entalpi dengan Kalorimeter dan mengkaitkannya dengan peristiwa sehari-hari
  • Merancang percobaan kalor pembakaran bahan bakar

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat  skala volume

      dan suhu, cara    menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Pemahaman reaksi eksoterm dan reaksi endoterm
  • Membuat diagram siklus dan diagram tingkat berdasarkan data
  • Menentukan perubahan entalpi (H) reaksi

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

1.2   Mensyukuri kekayaan alam Indonesia berupa  minyak bumi, batubara dan gas alam serta berbagai bahan tambang lainnya sebagai anugrah Tuhan YME dan dapat dipergunakan untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

  1. Membedakan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm berdasarkan hasil percobaan dan diagram tingkat energi.

  1. Menentukan ΔH reaksi berdasarkan hukum Hess, data perubahan entalpi pembentukan standar, dan data energi ikatan.

  1. Merancang, melakukan, menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.
  1. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan penentuan ΔH suatu reaksi.

1.1   Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Teori tumbukan
  • Faktor-faktor penentu laju reaksi
  • Orde reaksi dan

   persamaan laju reaksi

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dengan cara membaca/ melihat/ mengamati reaksi yang berjalan sangat cepat dan reaksi yang berjalan sangat lambat, contoh  petasan, perkaratan (korosi)

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan terkait hasil observasi mengapa ada reaksi yang lambat dan reaksi yang cepat

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Mendiskusikan pengertian laju reaksi
  • Mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
  • Merancang dan mempresentasikan hasil rancangan  faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi (ukuran, konsentrasi, suhu dan katalis) untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.
  • Mengamati dan mencatat data hasil percobaan

Mengasosiasi  (Associating)

  • Mengolah data untuk membuat grafik laju reaksi
  • Mengolah dan menganalisis data hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.
  • Mengolah dan menganalisis data hasil percobaan untuk menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi
  • Menghubungkan faktor katalis dengan pengaruh katalis yang ada dalam industri

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan hasil percobaan dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
  • Mempresentasikan hasil percobaandengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Tugas

  • Merancang percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat  skala volume

      dan suhu, cara    menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, tanggungjawab,  dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Menganalsis data hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
  • Membuat grafik laju reaksi berdasarkan data
  • menganalisis data hasil percobaan untuk menentukan orde reaksi dan persamaan laju reaksi

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
  1. Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

  1. Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan reaksi kimia.
  1. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan menentukan orde reaksi berdasarkan data hasil percobaan.
  1. Menyajikan hasil pemahaman terhadap teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan reaksi kimia.
  1. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil  percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dan orde reaksi.  
  1. Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
  • Kesetimbangan dinamis
  • Pergeseran arah kesetimbangan
  • Tetapan kesetimbangan (Kc dan Kp)

Mengamati (Observing)  

  • Mengamati dengan cara membaca/mendengar/ melihat dari berbagai sumber tentang kesetimbangan kimia, contoh demonstrasi reaksi timbal sulfat dengan kalium iodida yang terbentuk warna kuning, setelah penambahan natriumsulfat kembali terbentuk endapan putih.

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan mengapa terjadi reaksi balik (reaksi kesetimbangan dinamis), dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan?

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Mendiskusikan reaksi yang terjadi berdasarkan hasil demonstrasi
  • Mendiskusikan terjadinya reaksi kesetimbangan

dan jenis-jenisnya

  • Menuliskan persmana reaksi dalam kesetimbangan
  • Merancang percobaan faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan dan mempresentasikannya untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan (konsentrasi, volum, tekanan dan suhu)
  • Mengamati dan mencatat data hasil percobaan

Mengasosiasi (Associating)

  • Mengolah dan menganalisis data faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan
  • Mengaplikasikan faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam industri
  • Diskusi informasi untuk menentukan komposisi zat dalam keadaan setimbang, derajat disosiasi (α),  tetapan kesetimbangan (Kc dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Tugas

  • Merancang percobaan faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat  skala volume

      dan suhu, cara    menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • menganalisis data faktor-faktor yang menggeser arah kesetimbangan
  • menentukan komposisi zat dalam keadaan setimbang, derajat disosiasi (α),  tetapan kesetimbang-an (Kc dan Kp) dan hubungan Kc dengan Kp

4 mgg x4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
  1. Menunjukkan perilaku responsif dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.
  1. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan yang diterapkan dalam industri.
  1. Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan.
  1. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan.
  1. Memecahkan masalah terkait hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan.

1.1    Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Perkembangan konsep  asam dan basa
  • Indikator
  • pH asam lemah, basa lemah, dan  pH asam kuat basa kuat

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dengan cara membaca/ melihat/ mengamati dan menyimpulkan data percobaan untuk memahami teori asam dan basa, indikator alam dan indikator kimia, pH (asam/basa lemah, asam/basa kuat)

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan adakah bahan-bahan disekitar  kita yang dapat berfungsi sebagai indikator
  • Apa perbedaan asam lemah dengan asam kuat dan basa lemah dengan basa kuat

Mengumpulkan data (eksperimenting)

  • Menganalisis teori asam basa berdasarkan konsep Arrhenius, Bronsted Lowry dan Lewis
  • Mendiskusikan bahan alam yang dapat diguna-kan sebagai indikator
  • Merancang dan mempresentasikan rancangan  percobaan indikator alam dan indikator kimia, untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan indikator alam dan indikator kimia.
  • Mendiskusikan perbedaan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat
  • Merancang dan mempresentasikan rancangan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter
  • Mengamati dan mencatat hasil percobaan

Mengasosiasi (Associating)

  • Menyimpulkan konsep asam basa
  • Mengolah dan menyimpulkan data bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator.
  • Menganalisis indikator yang dapat digunakan untuk membedakan asam dan basa atau titrasi asam dan basa
  • Memprediksi pH larutan dengan menggunakan beberapa indikator.
  • Menyimpulkan perbedaan asam /basa lemah dengan asam/basa kuat
  • Menghitung pH larutan asam/basa lemah dan asam/basa kuat
  • Menghubungkan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat untuk mendapatkan derajat ionisasi ( α ) atau tetapan ionisasi ( Ka )

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
  • Mengkomunikasikan bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator asam basa

Tugas

  • Merancang percobaan indikator alam dan indikator kimia
  • Merancang percobaan kekuatan asam dan basa

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat  skala volume

      dan suhu, cara    menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Pemahaman konsep asam basa
  • Menghitung pH larutan asam/basa lemah dan asam/basa kuat
  • Menganalisis kekuatan asam basa dihubungan dengan derajat ionisasi ( α ) atau tetapan ionisasi (Ka )

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

  1. Menganalisis sifat larutan berdasarkan konsep asam basa dan/atau pH larutan.

  1. Mengajukan ide/gagasan tentang penggunaan indikator yang tepat untuk menentukan keasaman asam/basa atau titrasi asam/basa.

1.1   Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Titrasi asam basa
  • Kurva titrasi

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dari berbagai sumber tentang titrasi asam basa .

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan apa fungsi indikator dalam titrasi asam basa, Indikator apa yang tepat untuk titik titrasi asam basa, kapan titrasi dinyatakan selesai?
  • Bagaimana menguji kebenaran konsentrasi suatu produk,misalnya cuka dapur 25%.

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Merancang percobaan dan mempresentasikan hasil rancangan titrasi asam basa untuk menyamakan persepsi
  • Memprediksi indikator yang dapat digunakan untuk titrasi asam basa
  • Melakukan percobaan titrasi asam basa.
  • Mengamati dan mencatat data hasil titrasi

Mengasosiasi (Associating)

  • Mengolah data hasil percobaan
  • Menentukan konsentasi pentiter atau zat yang dititer
  • Menentukan kemurnian suatu zat
  • Menganalisis kurva titrasi dan menentukan titik ekivalen melalui titik akhir titrasi

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan titrasi asam basa dan

     mempresentasikannya dengan   menggunakan tata bahasa yang benar

  • Menngkomunikasikan bahwa untuk menentukan kemurnian suatu zat dapat dilakukan dengan cara titrasi asam basa.

Tugas

  • Merancang percobaan titrasi asam basa
  • Membuat kurva/grafik titrasi

Observasi

  • Mengamati sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: merangkai alat titrasi melihat  skala volume, cara mengisi buret, cara    menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan
  • Kurva titrasi

Tes tertulis uraian

  • Menentukan konsentasi pentiter atau zat yang dititer
  • Menganalisis kurva titrasi dan menentukan titik ekivalen melalui titik akhir titrasi

2 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

2.1   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.
  1. Menentukan konsentrasi/kadar asam atau basa berdasarkan data hasil titrasi asam basa.
  1.  Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil  percobaan titrasi asam-basa.

1.1    Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Sifat garam yang terhidrolisis
  • Tetapan hidrolisis (Kh)
  • pH garam yang terhidrolisis

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dari berbagai sumber tentang hidrolisis garam
  • Melakukan identifikasi pH garam dengan menggunakan kertas lakmus atau indikator universal atau pH meter

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan sifat garam yang berasal dari:
  •   asam kuat dan basa kuat,
  •   asam kuat dan basa lemah,
  •   asam lemah dan basa kuat,
  •   asam lemah dan basa lemah

Mengumpulkan data  (Eksperimenting)

  • Merancang percobaan dan mempresentasikan hasil rancangan identifikasi pH garam  untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan identifikasi garam.
  • Mengamati dan mencatat hasil titrasi

Mengasosiasi (Associating)

  • Mengolah dan menganalisis data hasil pengamatan
  • Menyimpulkan sifat garam yang terhidrolisis
  • Menganalisis rumus kimia  garam-garam  dan memprediksi sifatnya
  • Menentukan grafik hubungan perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan sifat garam yang terhidrolisis
  • Menentukan tetapan hidrolisis (Kh) dan pH larutan garam yang terhidrolisis melalui perhitungan

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan percobaan identifikasi garam dan mempresentasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar

Tugas

  • Merancang percobaan hidrolisis garam

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: cara menggunakan kertas lakmus,  indikator universal atau pH meter; melihat  skala volume dan suhu, cara  menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Menganalisis grafik hubungan perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan sifat garam yang terhidrolisis
  • Menentukan tetapan hidrolisis (Kh) dan pH larutan garam yang terhidrolisis melalui perhitungan

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

2.1   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

  1. Menganalisis garam-garam yang mengalami hidrolisis.

  1. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan untuk menentukan jenis garam yang mengalami hidrolisis.

1.1   Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Sifat larutan penyangga
  • pH larutan penyangga
  • Peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dari berbagai sumber  tentang  larutan penyangga, sifat dan pH larutan penyangga serta peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup
  • Mencari informasi tentang darah yang berhubungan dengan kemampuannya dalam mempertahankan pH terhadap penambahan asam atau basa dan pengenceran

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan bagaimana terbentuknya larutan penyangga
  • Mengapa larutan penyangga pHnya relatif tidak berubah dengan penambahan sedikit asam atau basa
  • Apa manfaat larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Menganalisis terbentuknya larutan penyangga
  • Menganalisis sifat larutan penyangga
  • Merancang percobaan untuk mengetahui larutan yang bersifat penyangga atau larutan yang bukan penyangga dengan menggunakan indikator universal atau pH meter serta mempresentasikan hasil racangan untuk menyamakan persepsi
  • Merancang percobaan untuk mengetahui sifat larutan penyangga atau larutan yang bukan penyangga dengan penambahan sedikit asam atau basa atau bila diencerkan serta mem-presentasikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan
  • Mengamati dan mencatat data hasil pengamatan

Mengasosiasi (Associating)

  • Mengolah dan menganalisis data untuk menyimpulkan larutan yang bersifat penyangga
  • Menentukan pH larutan penyangga melalui perhitungan
  • Menentukan grafik hubungan perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan sifat larutan penyangga

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan percobaan identifikasi garam dan mempresentasikannya dengan mengguna-kan tata bahasa yang benar
  • Mengkomunikasikan sifat larutan penyangga dan manfaat larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.

Tugas

  • Merancang percobaan larutan penyangga

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: cara menggunakan kertas lakmus,  indikator universal atau pH meter; melihat  skala volume dan suhu, cara  menggunakan pipet, cara menim-bang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Menganalisis data untuk menyimpulkan larutan yang bersifat penyangga
  • Menghitung pH larutan penyangga
  • Menganalisis grafik hubungan perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan sifat larutan penyangga

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

2.1   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

3.13  Menganalisis peran larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.

  1. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan untuk menentukan sifat larutan penyangga.

1.1         Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Kelarutan dan hasilkali kelarutan
  • Memprediksi terbentuknya endapan
  • Pengaruh penambahan ion senama

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dari berbagai sumber dengan membaca/mendengar/mengamati tentang kelarutan dan hasilkali kelarutan serta memprediksi terbentuknya endapan dan pengaruh penambahan ion senama

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan kelarutan dan hasilkali kelarutan.
  • Mengapa Kapur (CaCO3) sukar larut dalam air ?

Mengumpulkan data (Eksperimenting)

  • Mendiskusikan reaksi kesetimbangan kelarutan
  • Mendiskusikan rumus tetapan kesetimbangan (Ksp)
  • Merancang percobaan kelarutan suatu zat dan mempresentasikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan kelarutan suatu zat
  • Mengamati dan mencatat data hasil percobaan

Mengasosiasi (Associating)

  • Diskusi informasi tentang hubungan kelarutan dan hasil kali kelarutan
  • Diskusi informasi tentang pengaruh ion senama pada kelarutan.
  • Memprediksi kelarutan suatu zat
  • Menghitung kelarutan dan hasil kali kelarutan
  • Mengolah data hasil percobaan  

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Tugas

  • Merancang percobaan reaksi pengendapan

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat  skala volume dan suhu, cara  menggunakan pipet, cara menimbang, keaktifan, kerja sama, komunikatif, tanggung jawab, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Menghitung kelarutan dan hasilkali kelarutan
  • Memprediksi kelarutan suatu zat

4 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

2.1  Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

  1. Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan data hasil kali kelarutan (Ksp).
  1. Mengolah dan menganalisis data hasil percobaan untuk memprediksi terbentuknya endapan.

1.1   Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.

  • Sistem koloid
  • Sifat koloid
  • Pembuatan koloid
  • Peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari dan industri

Mengamati (Observing)  

  • Mencari informasi dari berbagai sumber dengan membaca/mendengar/mengmati tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari
  • Mencari contoh-contoh koloid yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari.

Menanya (Questioning)

  • Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan perbedaan larutan sejati, koloid dan suspensi, sistem koloid yang terdapat dalam kehidupan (kosmetik, farmasi,  bahan makanan dan lain-lain)
  • Mengapa piring yang kotor karena minyak harus dicuci menggunakan sabun?

Mengumpulkan data  (Eksperimenting)

  • Mendiskusikan hasil bacaan tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari
  • Merancang percobaan pembuatan koloid dan mempresentasikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi
  • Melakukan percobaan pembuatan koloid
  • Mengamati dan mencatat data hasil percobaan
  • Mendiskusikan bahan/zat yang berupa koloid dalam industri farmasi, kosmetik, bahan makanan, dan lain-lain

Mengasosiasi (Associating)

  • Menganalisis dan menyimpulkan data percobaan
  • Menghubungkan sistem koloid dengan sifat koloid
  • Diskusi informasi tentang koloid liofob dan hidrofob

Mengkomunikasikan (Communicating)

  • Mempresentasikan hasil rangkuman tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari
  • Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar
  • Mengkomunikasikan peranan koloid dalam industri farmasi, kosmetik, bahan makanan, dan lain-lain.

Tugas

  • Membuat peta konsep tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari

dan mempresentasi-kannya

  • Merancang percobaan pembuatan koloid

Observasi

  • Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat  skala volume/suhu, cara menggunakan senter (effek Tyndall)

cara  menggunakan pipet, menimbang,  keaktifan, kerja sama, komunikatif, tanggung jawab, dan peduli lingkungan, dsb)

Portofolio

  • Laporan percobaan

Tes tertulis uraian

  • Pemahaman sistem koloid, sifat koloid,  dan pembuatan koloid

3 mgg x 4 jp

  • Buku kimia kelas XI
  • Lembar kerja
  • Berbagai sumber lainnya

2.1   Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin,  jujur, objektif, terbuka,  mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

  1. Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

  1. Menunjukkan perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan

  1. Menganalisis peran koloid dalam kehidupan berdasarkan sifat-sifatnya

  1. Mengajukan ide/gagasan untuk memodifikasi pembuatan koloid berdasarkan pengalaman membuat beberapa jenis koloid.