Cinthya Christina

Penetapan Power Lensa Kontak pada Penderita Anisometropia Tinggi

Xiii+40

 

Kelainan refraksi ada 3 yaitu myopia, hypermetropia dan astigmatisma. Perbedaan visus mata kanan dan mata kiri disebut anisometropia.derajat anisometropia ada 2 yaitu anisometropia ringan (selisih power kedua mata <3D) dsn anisometropia tinggi (selisih power kedua mata >3D). anisometropia tinggi bisa mengakibatkan penglihatan ganda karena bayangan yang terbentuk di otak tidak sama besar.

Metodologi penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari pasien sedangkan data sekunder diperoleh dari data catatan medis.

 Lensa kontak adalah lensa paling kecil dan transparan yang dipasang menempel pada kornea bersama dengan air mata dapat mengoreksi kelainan refraksi. Berdasarkan bahannya lensa kontak ada 3 yaitu lensa kontak lunak, lensa kontak keras dan RGP (Rigid Gas Permeable). Penetapan power lensa kontak dari hasil pemeriksaan refraksi menggunakan rumus efektif power. Efektif power adalah sebuah rumus yang dipakai untuk mengetahui besar power lensa kontak dari lensa koreksi terbaik yang diperoleh dari pemeriksaan refraksi.

Penderita anisometropia tinggi disarankan memakai lensa kontak karena lebih nyaman, dari segi kosmetik tampak lebih alami, lapang pandang lebih luas dan efek minifikasi bayangan pada pemakaian kacamata tidak terjadi.

 

 

 

Kata Kunci          : Myopia,Anisometropia,Lensa Kontak

Daftar pustaka                : 8(1979-2004)