Modul Ajar PJOK SD Fase A Kelas II
MODUL AJAR PJOK SD FASE A KELAS II
Penyusun : Puji Rahayu Jenjang : SD Kelas : II Materi : Pola Gerak Dasar Materi Pokok: gerak Dasar Manipulatif Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (4 Kali Pertemuan). (Guru dapat memetakan dan menentukan jumlah pertemuan yang disesuaikan dengan lingkungan belajar masing-masing). Jumlah Peserta Didik: 28. Moda: Luring. | Kompetensi Awal: Peserta didik telah dapat menunjukkan kemampuan dalam memparktikkan dan memahami pola gerak dasar manipulatif (melempar bola dan menangkap bola) dengan benar. | Profil Pemuda Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase A adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran pola gerak manipulatif (melempar bola, menangkap bola, memukul bola, menendang bola). | ||
Sarana Prasarana | ||||
| ||||
Target Peserta Didik | ||||
(Guru dapat memilih target peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing dan modul ini dibuat untuk peserta didik reguler). | ||||
Jumlah Peserta Didik | ||||
| ||||
Ketersediaan Materi | ||||
(Jika memilih YA, maka di dalam pembelajaran disediakan alternatif aktivitas sesuai kebutuhan peserta didik). | ||||
Materi, Media, dan Bahan Pembelajaran | ||||
Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar manipulatif melalui:
Materi dapat dimodifikasi dengan mengubah jarak, pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik dalam penguasaan aktivitas variasi pola gerak dasar manipulatif dalam permainan sederhana dan/ tradisional.. Strategi pembelajaran gerak yang lain dapat diberikan setelah dilakukan identifikasi kesulitan sebelumnya. Peserta didik yang mengalami kesulitan dapat dipasangkan dengan peserta didik yang lebih terampil sehingga dapat dibantu dalam penguasaan keterampilan tersebut.
Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksitas, mengubah lingkungan permainan, dan mengubah jumlah pemain di dalam permainan yang dimodifikasi. Pada saat pembelajaran peserta didik atau kelompok peserta didik yang telah melebihi batas ketercapaian pembelajaran diberikan kesempatan melakukan aktivitas variasi pola gerak dasar manipulatif dalam permainan sederhana dan/ tradisional permainan tradisional yang lebih kompleks. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik berbagi dengan teman-temannya tentang pembelajaran yang dilakukan agar penguasaan kompetensi lebih baik (capaian pebelajaran terpenuhi).
| ||||
Moda Pembelajaran | ||||
(Guru dapat memilih moda pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada, pada modul ini menggunakan moda luring). | ||||
Pengaturan Pembelajaran | ||||
Pengaturan Peserta didik:
(Guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah siswa di setiap kelasnya serta formasi yang diinginkan). | Metode:
(Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan beberapa metode yang diinginkan). | |||
Asesmen Pembelajaran | ||||
Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran:
(Guru dapat memilih salah satu atau beberapa assesmen penilaian yang sesuai). | Jenis Asesmen:
(Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan beberapa penilaian yang sesuai). | |||
Tujuan Pembelajaran | ||||
Peserta didik melalui pembelajaran penugasan dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami berbagai pola gerak dasar manipulatif melempar bola, menangkap bola, memukul bola, menendang bola, menghentikan bola dan menggiring bola dalam permainan sederhana dan/ atau tardisional dengan benar sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila pada elemen gotong royong dan mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. | ||||
Pemahaman Bermakna | ||||
Peserta didik dapat memanfaatkan aktivitas variasi gerak manipulatif dalam kehidupan nyata sehari-hari. Contohnya gerak melempar bola merupakan salah satu aktivitas yang dapat kita lakukan dalam permainan kasti dan permainan kasti merupakan permainan tradisional yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang bersama teman-teman. | ||||
Pertanyaan Pemantik | ||||
| ||||
Prosedur Kegiatan Pembelajaran | ||||
Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut:
Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut:
Contoh Permainan “kutangkap jarimu”. Cara bermain:
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model penugasan, dengan prosedur sebagai berikut:
Aktivitas pembelajaran variasi gerak melempar bola kecil dalam permainan sederhana dan/ atau tradisonal. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran melempar bola kecil dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur melempar bola kecil dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak dasar melempar bola kecil terdapat dalam permainan kasti. Gerak melempar bola kecil dapat dilakukan dengan 3 cara antara lain melempar bola melambung, melempar bola mendatar, dan melempar bola menyusur tanah. Cara melakukan praktik/latihan gerak gerak melempar bola kecil adalah: Melempar bola melambung
Gambar. melempar bola melambung Melempar bola mendatar
Gambar. melempar bola mendatar Melempar bola menyusur tanah
Gambar. melempar bola menyusur tanah.
Cara melakukannya:
Gambar. melempar bola melewati net atau tali
Cara melakukannya:
Gambar. melempar bola ke sasaran
Cara melakukannya:
Gambar. Melempar bola ke sasaran Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran melempar bola, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 2 variasi gerak menangkap bola kecil. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak menangkap bola kecil dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak melempar bola kecil dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak menangkap bola kecil terdapat dalam permainan kasti. Menangkap bola dalam permainan kasti ada 3 cara antar lain mennagkap bola melambung, menangkap bola mendatar, dan menangkap bola menyusur tanah. Cara melakukan praktik/latihan gerak melempar bola kecil adalah: Menangkap bola melambung
Gambar. menangkap bola melambung Menangkap bola mendatar
Gambar. menangkap bola mendatar. Menangkap bola meyusur tanah
Gambar. menangkap bola menyusur tanah.
Cara melakukannya:
Gambar. menangkap bola mendatar.
Cara melakukannya:
Gambar. menangkap bola melambung
Cara melakukannya:
Gambar. menangkap bola menyusur tanah. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran menangkap bola, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 variasi gerak memukul bola. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak memukul bola kecil dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur gerak memukul bola dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak memukul bola kecil terdapat dalam permainan kasti. Gerak memukul dapat dilakukan denagn 3 cara antara lain memukul bola melambung, memukul bola mendatar dan memukul bola bawah. Cara melakukan praktik/latihan gerak gerak memukul bola adalah:
Gambar. memukul bola
Cara melakukannya:
Gambar. memukul bola yang dipantulkan sendiri
Cara melakukannya:
Gambar. memukul bola secara berpasangan
Cara melakukannya:
Gambar. permainan pmukul dan penangkap Setelah peserta didik melakukan aktivitas 3 pembelajaran memukul bola, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 4 variasi gerak melempar dan menangkap bola besar dalam permainan sederhana dan/ atau tradisional. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak melempar dan menangkap bola besar dalam permainan sederhana dan/ atau tradisional dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur melempar bola besar dalam permainan sederhana dan/ atau tradisional dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak melempar bola besar dapat dilakukan denagn satu atau dua tangan. Gerak melempar bola besar dapat dilakukan dengan 3 cara antara lain melempar bola mendatar dan melempar bola melambung. Gerak menangkap bola besar dilakukan denagn menggunakan dua tangan. Gerak menangkap bola besar dapat dilakukan denagn 3 cara antara lain menangap bola melambung, menangkap bola mendatar. Cara melakukan praktik/latihan gerak melempar bola besar adalah:
Gambar. melempar bola. Cara melakukan praktik/latihan gerak menangkap bola besar adalah:
Gambar. menangkap bola
Cara melakukannya:
Gambar. melempar bola melewati net atau tali
Cara melakukannya:
Gambar. permainan tembol
Cara melakukannya:
Gambar. melempar bola
Cara melakukannya:
Gambar. permainan menara bom Setelah peserta didik melakukan aktivitas 4 pembelajaran melempar dan menangkap bola besar, dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 5 menendang dan menghentikan bola dalam permainan sederhana dan/ atau tradisional. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran gerak menendang bola dalam permainan sederhana dan/ atau tradisional dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur menendang bola besar dalam permainan sederhana dan/ atau tradisional dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak menendang dan menghentikan bola terdapat dalam permainan sepak bola. Gerak menendang bola dapat dilakukan dengan 3 cara antara lain menendang bola menggnakan kaki bagian dalam, menendang menggunakan kaki bagian luar dan menendang menggunakan punggung kaki. Gerak menghentikan bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, paha, dan dada disesuaikan dengan arah datangnya bola. Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang bola menggunakan kaki bagian dalam adalah:
Gambar. menendang bola menggunakan kaki bagian dalam Cara melakukan praktik/latihan gerak menendang bola menggunakan punggung adalah:
Gambar. menendang bola menggunakan punggung kaki. Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam adalah:
Gambar. menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam Cara melakukan praktik/latihan gerak menghentikan bola menggunakan punggug kaki adalah:
Gambar. menghentikan bola menggunakan punggung kaki.
Cara melakukannya:
Gambar. menendang bola ke sasaran.
Cara melakukannya:
Gambar. menendang bola melewati net atau tali.
Cara melakukannya:
Gambar. menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
Cara melakukannya:
Gambar. menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
Cara melakukannya:
Gambar. permainan bola roket. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 6 pembelajaran menendang dan menghentikan bola , dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 7 konsep peraturan permainan dan modifikasinya serta praktik permainan kasti.
Cara melakukannya:
. Gambar. permainan kasti
| ||||
Penilaian | ||||
Penilaian Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong)
No | Pernyataan | |||||
1 | 2 | 3 | 4 | |||
1. | Bagaimpeserta didikah pembelajaran PJOK pada hari ini. | |||||
2. | Bagaimpeserta didikah perasaan kalian saat melakukan gerakan secara mandiri dengan benar. | |||||
3. | Bagaimpeserta didikah perasaan kalian saat bekerjasama dengan kelompok. | |||||
4. | Bagiampeserta didikah perasaan kalian saat kelompok kalian mengalami kekalahan dalam perlombaan yang disebabkan karena teman kalian melakukan kesalahan. | |||||
Jumlah skor | ||||||
Jumlah nilai: jumlah skor x 100 skor maksimal | ||||||
Sangat Baik | Baik | Perlu Perbaikan | ||||
Jika jumlah nilai 100 | Jika jumlah nilai ≥75-≤94 | Jika jumlah nilai <75 | ||||
*) Dibacakan oleh guru, dan peserta memilih emoticon dengan memberikan tanda (√) pada kolom yang telah disediakan..
Teknik | Bentuk | Contoh Instrumen | Kriteria Penilaian | |||||
Tes Tulis | Mencocokan gambar | Cocokanlah gambar dibawah ini dengan benar
Kunci:
| Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0. | |||||
Esai |
Kunci :
|
Lakukan gerak melempar bola melambung. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk).
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan variasi gerak spesifik yang diharapkan.
Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian).
Nama :____________________________ Kelas: __________
No | Indikator Esensial | Uraian Gerak | Ya (1) | Tidak (0) |
1. | Posisi dan sikap awal |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
2. | Pelaksanaan Gerak |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
3. | Posisi dan Sikap Akhir |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir | ||||
Skor maksimum: 12
Skor perolehan peserta didik: SP.
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/12.
Penilaian hasil gerakan melempar bola melambung.
Penilaian hasil/produk melempar bola, menangkap bola dan memukul bola dengan cara:
(a) Peserta didik secara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang melakukan permainan kasti dengan peraturan yang dimodifikasi dengan jumlah pemain setiap regu terdiri dari 4 orang.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan jumlah melempar bola, menangkap bola dan memukul bola yang dapat dilakukan saat bermain kasti.
(c) Pengataman dilakukan secara bergantian dengan pasangannya.
(d) Jumlah melempar, emanngkap, dan memukul bola yang dicatat adalah hasil dari penilaian yang dilakukan.
Nama :__________________________ Kelas: __________
Bagian kaki yang digunakan | Gerak Dasar | |
Garakan yang dilakukan dengan benar | Gerak yang dapat dilakukan selama bermain kasti | |
Melempar bola | ||
Jumlah skor | ||
Jumlah gerak dasar yang dilakukan selama permainan kasti (skor maksimal) | ||
Nilai = Jumlah skor x 100 Skor maksimal | ||
Catatan: Guru dapat mengembangkan sendiri format penilaian gerak manipulatif menangkap, dan memukul bola kasti.
Pengayaan dan Remedial |
Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan.
Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran.
Refleksi Peserta Didik dan Guru |
Contoh Format Refleksi:
Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran 1 variasi gerak melempar bola kecil, peserta didik diminta untuk merasakan bagian tubuh mana saja yang digunakan untuk melakukan gerak tersebut. Peserta didik diminta untuk memberikan tanda (√) pada kolom yang disediakan oleh guru, sesuai dengan perasaan mereka yang digambarkan dengan emoticon saat melakukan gerakan tersebut. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh kepada guru.
Lembar Refleksi
Bentuk Pembelajaran |
| |
Aktivitas keterampilan gerak melempar bola mendatar ke sasaran.*) |
|
|
Aktivitas keterampilan gerak melempar bola melambung melewati net atau tali.*) | ||
Aktivitas keterampilan gerak melempar bola menyusur tanah ke sasaran.*) |
*) materi disesuaikan dengan pokok bahasan.
Laporan hasil capaian berdasarkan lembar refleksi
No | Aktivitas Pembelajaran | Hasil Refleksi | |
Belum Tercapai | Tercapai | ||
1. | Aktivitas pembelajaran gerak melempar bola kecil secara perorangan atau berkelompok.*) | ||
2. | Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen Mandiri dan Gotong Royong dalam proses pembelajaran gerak melempar bola kecil.*) | ||
*) Materi di sesuaikan dengan pokok bahasan.
Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan pengayaanya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain:
Lembar Kerja Peserta Didik |
Tanggal : .................................................................
Lingkup/materi pembelajaran : .................................................................
Nama Siswa : .................................................................
Fase/Kelas : A / II
Lakukan variasi pola gerak dasar manipulatif melempar, memukul dalam permainan kasti dengan peraturan yang dimodifikasi!
Isilah lembar kerja resiprokal berikut ini:
Lembar Kerja (work sheet)
Nama Pelaku I : ……………………..
Nama Pelaku II : ……………………..
Materi : variasi pola gerak dasar manipulatif melempar, menangkap dan memukul bola
Pelaku : Bermainlah permainan kasti dengan peraturan sederhana yang menekankan pada kemampuan kombinasi melempar, menangkap, dan memukul dengan berbagai cara dan posisi sesuai dengan situasi yang terjadi dalam permainan. Permainan dilakukan dalam waktu 10 menit.
Pengamat : Gunakan kriteria, berikan tanggapan kepada pemain, dan catat gerakan melempar, menangkap dan memukul yang dilakukan oleh pemain dalam permainan kasti.
Setelah 10 menit, bergantilah peran.
Catat berapa gerakan variasi melempar, menangkap, dan memukul dalam permainan yang muncul dan dilakukan!
Aspek harus diamati | PELAKU 1 | PELAKU 2 | ||
Gerak yang dilakukan dengan benar | Gerak yang dilakukan selama permainan | Gerak yang dilakukan dengan benar | Gerak yang dilakukan selama permainan | |
| ||||
| ||||
| ||||
JUMLAH | ||||
Glosarium |
|
Referensi |
Muhajir. 2010. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SD/M.Ts Kelas II. Bogor : Penerbit Yudhistira. May Sumarya, Eso Suwarso.2010.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SD/MI kelas II.Jakarta: Penerbit PT Arya Duta. Taifina. 2017. Bermain di lingkunganku Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi.Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuaan, Balitbang, Kemendikbud. Suwandi, dkk. Penjaskorkes 2 ( Pendidikan Jasmani Olaharaga dan Kesehatan). Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementrian Nasional. https://www.youtube.com/watch?v=fJO1n7QE4_U |
Memeriksa dan Menyetujui, Kepala SD ......................................... | .............................., .................. 2021 Guru Mata Pelajaran |
…………………………………................. NIP. |
…………………............................. NIP. |
@2021 Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kemendikbud, Riset dan Teknologi