https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR2ztPE_a1u2E9uc68QqygeOsfwNjTggu4T15oFbrqaQ-SwKBWZ

SURAT KEPUTUSAN DEKAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Nomor : E.1/1002/FIKES-UMM/IX/2014

Tentang :

TRANSKRIP EKSTRA KURIKULERMAHASISWA (TEKMA)

Menimbang      :

  1. bahwa, dalam rangka mewujudkan tujuan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang dalam membentuk akademisi muslim yang berakhlak mulia, cakap, percaya diri dan berguna bagi masyarakat dan agama disamping menghasilkan lulusan yangsiap masuk dunia kerja, makadipandang perlu  meningkatkan kemampuan soft skills mahasiswa selain kemampuan akademik;
  2. bahwa, kemampuan soft skills dimaksuddalam butir a diatas,  meliputi kemampuanuntuk bersikap islami, santun, beradab, mampu beradaptasi dengan perubahan, memiliki kompetensi personal dan motivasi yang tinggi;  
  3. bahwa, untuk meningkatkan kemampuan soft skills mahasiswa dimaksud dalam butir b, perlu mendorong mahasiswa agar ikut aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup kegiatan keagamaan/keislaman/kemuhammadiyahan, penalaran dan keilmuan, minat dan bakat, organisasi dan kepemimpinan, sertakegiatan  kepedulian sosial;
  4. bahwa, untuk dapat mewujudkan dorongan sebagaimana dimaksud dalam butir c diatas,dipandang perlu mensyaratkan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatanekstrakurikuler sebagai persyaratanmengikuti yudisium;
  5. bahwa,  dengan  persetujuan Senat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malangsebagaipedoman pelaksanaan  kepentingan dimaksud dalam butir a sampai dengan d diatas,  perlu  menetapkan Peraturan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang tentang Transkrip Ekstra Kurikuler Mahasiswa (TEKMA).

Mengingat  :

  1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun  1999 tentang Pendidikan Tinggi;
  3. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 02/ PED/ I.0/ B/ 2012 tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah;
  4. Surat Keputusan Rektor Nomor: 154 tahun 2006 tentang Pokok-Pokok Ketentuan Pembinaan Lembaga Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang
  5. Rencana Strategis dan Rencana Operasional Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang 2014 - 2018

Memperhatikan:

  1. Hasil konsultasi Pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan kepada Pimpinan Universitas tentang pemberlakuan TEKMA di FIKES UMM
  2. Hasil rapat senat FIKES UMM

Memutuskan :

Menetapkan     :  

Peraturan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang tentang Transkrip Ekstra Kurikuler Mahasiswa (TEKMA).

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam keputusan ini,  yang dimaksud dengan:

  1. Lembaga kemahasiswaan adalah lembaga mahasiswa yang dibentuk  dari,oleh, dan untuk mahasiswa pada tingkat universitas (UKM, BEMU, SEMU), fakultas (SEFA, BEMFA, LSO), program studi (HMJ/HMPS)  di Universitas Muhammadiyah Malang yang merupakan wadah dan wahana pengembangan diridalam bentuk suatu kegiatan.
  2. Kegiatan kemahasiswaan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang adalah kegiatan ekstrakurikuler yang memperoleh ijin dari Rektor UMM, atau pejabat yang diberi wewenang oleh Rektor. Kegiatan ini dimaksudkan untuk pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan, peningkatan kecendekiawanan, sikap kepemimpinan, serta integritas kepribadian untuk mencapai tujuan persyarikatan muhammadiyah membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya disamping juga perwujudan tujuan pendidikan nasional.
  3. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan mahasiswa yangmeliputi kegiatan pengenalan studi mahasiswa baru  (PESMABA), STUDENT DAY, MENTORING dan kegiatan pokok pembinaan kemahasiswaan  yaitu: Keagamaan/ Keislaman/ Kemuhammadiyahan, penalaran dan keilmuan, minat dan kegemaran, organisasi dan kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
  4. Pesmaba adalah kegiatan pengenalan kehidupan kampus yang diikuti oleh mahasiswa baru sebelum perkuliahan perdana dilaksanakan.
  5. Student day adalah kegiatan kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh universitas dan fakultas dengan melibatkan lembaga kemahasiswaan yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru.
  6. Mentoring adalah kegiatan pembinaan pokok kegiatan kemahasiswaan yaitu Keagamaan/Keislaman/Kemuhammadiyahan, penalaran dan keilmuan, minat dan kegemaran, organisasi dan kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang dilaksanakan oleh mentor kepada mahasiswa baru dalam jangka waktu satu tahun.
  7. Mentor adalah mahasiswa aktif semester III-VII yang telah diseleksi sebagai senior pembina mahasiswa baru sesuai ketentuan fakultas ilmu kesehatan
  8. Transkrip Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa yang selanjutnya disingkat TEKMA adalah kumpulan nilai kredit kegiatan yang diperoleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang setelah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Pasal 2

  1. Prasyarat untuk dapat memprogram TEKMA adalah telah mendapatkan sertifikat kelulusan pada kegiatan PESMABA, STUDENT DAY, dan surat rekomendasi kelulusan MENTORING.
  2. Transkrip ekstrakurikuler mahasiswa (TEKMA) yang dimaksud merupakan  prasyarat untuk mengikuti yudisium kelulusan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
  3. Prasyarat untuk mengikuti yudisium dimaksud dalam ayat (1)adalah:
  1. Mahasiswa S1 harus memperoleh nilai TEKMA minimal 100poin.  
  2. Mahasiswa D3 harus memperoleh nilai TEKMAminimal  75 poin.
  1. Kriteria nilai TEKMA untuk mahasiswa S1 adalah:
  1. Cukup, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai 100 poin sampai 150 poin.  
  2. Cukup Baik, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai 151 poin sampai dengan 200 poin
  3. Baik, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai 201 poin sampai dengan 250 poin.  
  4. Sangat Baik, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai lebih besar dari 250 poin.
  1. Kriteria nilai TEKMA untuk mahasiswa D3 adalah:
  1. Cukup, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai 75 poin sampai 100 poin.
  2. Cukup Baik, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai 101 poin sampai dengan 150  poin
  3. Baik, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai 151 poin sampai dengan 200 poin.  
  4. Sangat Baik, apabila mahasiswa dapat mengumpulkan nilai lebih besar dari 200 poin.
  5. Predikat nilai TEKMA sebagaimana dimaksud dalam ayat (3), dan (4) akan dimasukkan dalam transkrip.  

BAB II

TUJUAN, MAKSUD dan RUANG LINGKUP

Pasal 3

  1. Peraturan TEKMA ini diterbitkan dengan tujuan untuk mengaturkegiatan mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan softskills melalui kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa:  
  1. untuk menanamkan sikap kesantunan Islami dan ilmiah, merangsang daya kreasi daninovasi, meningkatkan kemampuan meneliti, menulis karya ilmiah, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, sertapemahaman profesi;
  2. untuk meningkatkan kesehatan/kebugaran, prestasi danapresiasi budaya melalui penyaluran minat dan bakat dalam bidang seni dan olah raga;
  3. untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kerjasama (teamwork), komunikasi, keterampilan, manajemen berorganisasi dan kepemimpinan;
  4. untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, rasa kepedulian terhadap sesama,  serta  menanamkan rasa cinta tanah air.
  1. Peraturan TEKMA ini diterbitkan dengan maksud:
  1. menumbuhkan/meningkatkan kemampuan kepemimpinan (leadership), kerjasama (team work), dan komunikasi  mahasiswa melalui kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan nilai-nilai Islam;
  2. dosen pembimbing memperoleh panduandalam menilai kegiatan kemahasiswaan;
  3. pelaksanaan program pengembangan dan pembinaanmahasiswa melalui TEKMA mempunyai landasan hukum.  

Pasal 4

  1. Ruang lingkup TEKMA adalah kegiatan kemahasiswaan yangdiikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Program Sarjana dan Diploma, yang diselenggarakan pada tingkat program studi, fakultas, universitas, regional, nasional, dan internasional;
  2. Pengertian tingkat dimaksud pada ayat (1)  ditentukan berdasar pada lingkup kegiatan, dengan ketentuan sebagai berikut:  
  1. tingkat program studi adalah kegiatan yang diikuti mahasiswa dan diselenggarakan oleh organisasi di tingkat program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang;
  2. tingkat fakultas adalah kegiatan yang diikuti mahasiswa dan diselenggarakan oleh organisasi di tingkat fakultas di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang;
  3. tingkat universitas adalah kegiatan yang diikuti mahasiswa dan diselenggarakan oleh organisasi di tingkat universitas;
  4. tingkat regional adalah kegiatan yang diikuti mahasiswa regional dan diselenggarakan oleh perguruan tinggi, perusahaan, organisasi induk olah raga tingkat regional, organisasi profesi tingkat regional dan pemerintah daerah;
  5. tingkat nasional adalah kegiatan yang diikuti mahasiswa tingkat nasional dan diselenggarakan oleh dikti, kementrian di lingkungan pemerintah RI, organisasi tingkat nasional dan organisasi induk olah raga tingkat nasional;
  6. tingkat internasional adalah kegiatan kemahasiswaan yang diselenggarakan di luar negeri atau di dalam negeri yang sekurang-kurangnya diikuti oleh 3 negara.  

BAB  III

MATERI KEGIATAN

Pasal 5

Bagian Pertama

Kegiatan Keagamaan/Keislaman/Kemuhammadiyahan

  1. Kegiatan Keagamaan/Keislaman/Kemuhammadiyahan adalah kegiatan mahasiswa yang dapat meningkatkan pengetahuan beragama dan menumbuhkan kesadaran agama serta semangat mengamalkan ajaran agama islam dan berjuang melalui bingkai Muhammadiyah. Kegiatan dimaksud dalam ayat 1 meliputi:
  1. kegiatan kajian agama/keislaman yang diselenggarakan perguruan tinggi, masjid Corps Muballigh Muhammadiyah (CMM), serta masjid dan tempat pengajian yang mendapat rekomendasi dari Universitas;
  2. kegiatan yang di maksud dalam poin a tidak termasuk kegiatan dalam matakuliah AIK;
  3. kegiatan pengabdian di masjid-masjid sebagai remaja masjid;
  4. kegiatan pengabdian di tempat ibadahnya bagi yang beragama lain;
  5. kegiatan kultum dhuhur, menjadi Qori’, menulis artikel dakwah dan menjadi mentor di masing-masing program studi;

Pasal 5

Bagian Kedua

Kegiatan Penalaran dan Keilmuan

  1. Kegiatan Penalaran dan Keilmuan adalah kegiatan mahasiswa yang dapat menumbuhkan sikap ilmiah, merangsang daya kreasi dan inovasi, meningkatkan kemampuan meneliti dan menulis karya ilmiah, serta meningkatkan pemahaman profesi. Kegiatan dimaksud dalam ayat (1) meliputi:  
  1. kegiatan karya tulis ilmiah, kreativitas dan inovasi mahasiswa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi, instansi pemerintah atau swasta dan asosiasi profesi;
  2. keikutsertaan dalam kegiatan forum komunikasi ilmiah yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi, instansi pemerintah atau swasta dan asosiasi profesi;
  3. kegiatan  penulisan artikel ilmiah di media cetak dan elektronik;
  4. kegiatan asisten laboratorium untuk kegiatan praktikum.

Pasal 5

Bagian Ketiga

Kegiatan Minat dan Bakat

  1. Kegiatan Minat dan Bakat adalah kegiatan yang dilaksanakan olehLembaga Semi Otonom (LSO) Fakultas Ilmu kesehatan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan lembaga kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Malang
  2. UKM dimaksud pada ayat (1) adalah UKM yang disahkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.
  3. LSO yang dimaksud pada ayat (1) adalahLSO yang disahkan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
  4. Lembaga kemahasiswaan yang dimaksud adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMFA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU).
  5. Kegiatan minat dan bakat meliputi:
  1. menjadi peserta lomba/pertandingan yang diselenggarakan oleh LSO di Fakultas Ilmu Kesehatan atau UKM di Universitas Muhammadiyah Malang dan lembaga kemahasiswaan tingkat fakultas dan universitas;
  2. menjadi peserta lomba/pertandingan olah raga, seni dan budaya pada tingkat Universitas, regional, nasional, dan internasional;
  3. menampilkan performa seni dan budaya dalam kegiatan minat bakat tingkat universitas, regional, nasional, dan internasional.

Bagian Keempat

Kegiatan Organisasi dan Kepemimpinan

Pasal 8

  1. Kegiatan  organisasi dan kepemimpinan adalah kegiatan mahasiswa dalam suatu kepengurusan lembaga kemahasiswaan, pelatihan kepemimpinan, pengembangan kepribadian, dan kepanitiaan pada tingkat Universitas, fakultas dan program studi.
  2. Lembaga kemahasiswaan dimaksud dalam ayat (1) meliputi:
  1. tingkat internasional adalah jaringan organisasi mahasiswa profesi tingkat internasional;
  2. tingkat nasional adalah jaringan organisasi mahasiswa profesi ingkat nasional;
  3. tingkat Universitas adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U), Senat Mahasiswa Universitas (SEM-U), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM);
  4. tingkat Fakultas adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMFA), Senat Mahasiswa Fakultas (SEFA), dan Lembaga Semi Otonom (LSO);
  5. tingkat Program Studi adalah  Himpunan Mahasiswa Program Studi;
  6. organisasi kepanitiaan yang dibentuk oleh lembaga kemahasiswaan padatingkat internasional, nasional, universitas, fakultas, dan program studi.
  1.  Kegiatan Kepemimpinan dimaksud dalam ayat (1), meliputi:
  1. latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM)di tingkat program studi, fakultas atau universitas;
  2. pelatihan kepemimpinan dan pengembangan kepribadian yang mendapat rekomendasi dari pimpinan di lingkungan Universitas yang diselenggarakan di dalam maupun di luar Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

Bagian Kelima

Kegiatan Kepedulian Sosial

Pasal 9

  1. Kegiatan Kepedulian Sosial adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, rasa kepedulian terhadap sesama, serta  menanamkan rasa cinta tanah air meliputi :
  1. kegiatan penanggulangan bencana alam;
  2. kegiatan penanggulangan NAPZA;
  3. kegiatan pencegahan HIV/AIDS;
  4. kegiatan menjaga kebersihan dan penghijauan lingkungan;
  5. kegiatanbakti sosial lain yang sejenis.

BAB  IV

PENILAIAN

Bagian Pertama

Penilaian Kegiatan Keagamaan/Keislaman/Kemuhammadiyahan

Pasal 10

  1. Mahasiswa yang aktif dalam Kegiatan kajian agama/keislaman yang diselenggarakan perguruan tinggi, masjid Corps Muballigh Muhammadiyah (CMM) di Malang Raya, serta masjid dan tempat pengajian yang mendapat rekomendasi dari Universitas diluar program AIK diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. mengikuti kajian 3-4x sebulan selama satu semester memperoleh nilai 100 poin;
  2. mengikuti kajian 1-2x sebulan selama satu semester memperoleh nilai 50 poin.
  1. Kegiatan pengabdian di Masjid-masjid sebagai remaja masjid dan tempat ibadahnya bagi yang beragama lain. Diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. menjadi tutor baca tulis al qur’an (BTQ) dan atau panitia keg. rutin masjid/tempat ibadah setiap pekan selama satu semester memperoleh nilai 100 poin;
  2. menjadi tutor (BTQ) dan atau kegiatan rutin bulanan masjid/tempat ibadah selama satu semester memperoleh nilai 25 poin;
  3. menjadi tutor (BTQ) dan atau kegiatan rutin tahunan masjid/tempat ibadah selama satu semester memperoleh nilai 10.
  1. Kegiatan kultum, menjadi Qori’, menulis artikel dakwah dan menjadi mentor diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. menjadi pemateri kegiatan kultum di masjid kampus memperoleh nilai 30 poin;
  2. menjadi pemateri kegiatan keagamaan di luar universitas memperoleh nilai 60 poin;
  3. menjadi Qori’ dalam acara resmi program studi dan fakultas memperoleh nilai 30 poin;
  4. menjadi Qori’ dalam acara resmi universitas, regional dan nasional memperoleh nilai 60 poin;
  5. menuliskan artikel/tulisan/kuliah dakwah dan dimuat dibuletin/majalah Fakultas/Universitas memperoleh nilai 25 poin;
  6. menuliskan artikel dakwah dan dimuat di media massa memperoleh nilai 100 poin;
  7. menjadi mentor selama satu semester memperoleh nilai 75 poin.

Bagian Kedua

Penilaian Kegiatan Penalaran dan Keilmuan

Pasal 11

  1. Mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan lomba karya tulis ilmiah, kreativitas dan inovasi mahasiswa diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. menjadi juara I, II, dan III tingkat internasional memperoleh nilai 150 poin;
  2. menjadi juara I, II, dan III tingkat nasional memperoleh nilai 100 poin;
  3. menjadi juara I, II, dan III tingkat regional memperoleh nilai 75 poin;
  4. menjadi juara I, II dan III tingkat Universitas  memperoleh nilai 50 poin;
  5. menjadi peserta finalis tingkat internasional memperoleh nilai 100 poin;
  6. menjadi peserta finalis tingkat nasional memperoleh nilai 75 poin;
  7. menjadi peserta finalis tingkat regional memperoleh nilai 50 poin;
  8. menjadi peserta  finalis tingkat Universitas  memperoleh nilai 30 poin;
  9. menjadi peserta terpilih tingkat internasional memperoleh nilai 75 poin;
  10. menjadi peserta terpilih tingkat  nasional memperoleh nilai 60 poin;
  11. menjadi peserta terpilih tingkat regional memperoleh nilai 40 poin;
  12. menjadi peserta  terpilih tingkat Universitas  memperoleh nilai 20 poin.

  1. Penilaian dimaksud dalam ayat  (1) diberikan kepada perorangan atau masing-masing anggota tim. Nilai dimaksud dalam ayat (1) dan (2) adalah poin tertinggi yang diperoleh dari satu kegiatan yang sama.

  1. Mahasiswa yang aktif sebagai pembicara pada forum komunikasi ilmiah seperti seminar, simposium, dan diskusi panel akan diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. menjadi pembicara forum komunikasi ilmiah tingkat internasional memperoleh nilai  100 poin;
  2. menjadi pembicara forum komunikasi ilmiah tingkat nasional memperoleh nilai 75 poin;
  3. menjadi pembicara forum komunikasi ilmiah tingkat regional memperoleh nilai 50 poin;
  4. menjadi pembicara forum komunikasi ilmiah tingkat Universitas memperoleh nilai 30 poin;
  5. menjadi peserta pada forum komunikasi ilmiah tingkat internasional memperoleh nilai 30 poin;
  6. menjadi peserta pada forum komunikasi ilmiah tingkat nasional memperoleh nilai 20 poin;
  7. menjadi peserta forum komunikasi ilmiah tingkat regional memperoleh nilai 15 poin;
  8. menjadi peserta forum komunikasi ilmiah tingkat Universitas memperoleh nilai 10 poin;  
  9. penilaian dimaksud pada huruf  a sampai dengan h diberikan kepada perorangan atau setiap anggota tim;
  10. untuk memperoleh poin pada a, b, c, dan d di atas harus menunjukkan makalah dan sertifikat/bukti terkait;
  11. untuk memperoleh poin pada e, f, g, dan h di atas harus menunjukkan sertifikat.
  1. Kegiatan  penulisan artikel ilmiah di media cetak dan elektronik
  1. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak nasional memperoleh nilai 100 poin;
  2. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak regional memperoleh nilai 50 poin;
  3. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak fakultas/ universitas memperoleh nilai 25 poin;
  4. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak internasional 150 poin;
  5. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak nasional berbahasa inggris memperoleh nilai 110 poin;
  6. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak regional memperoleh nilai 60 poin;
  7. menjadi penulis artikel ilmiah media cetak fakultas/universitas memperoleh nilai 35 poin;
  8. menjadi penulis artikel ilmiah media elektronik di web fakultas/ universitas memperoleh  nilai 20 poin;
  9. menjadi penulis artikel ilmiah media elektronik di web eksternal  memperoleh nilai 10 poin;
  10. menjadi penulis artikel ilmiah media elektronik berbahasa inggris di web fakultas/ universitas memperoleh  nilai 30 poin;
  11. menjadi penulis artikel ilmiah media elektronik berbahasa inggris di web eksternal  memperoleh  nilai 20 poin.

  1. Kegiatan menjadi asisten laboratorium untuk kegiatan praktikum selama satu semester memperoleh nilai 35 poin.

Bagian Ketiga

Penilaian Kegiatan Minat dan Bakat

Pasal 12

  1. Mahasiswa yang mengikuti lomba lomba/pertandingan olah raga, seni dan budaya akan diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. menjadi juara I, II, dan III tingkat internasional memperoleh nilai 150 poin;
  1. menjadi juara I, II, dan III tingkat nasional memperoleh nilai 100 poin;
  2. menjadi juara I, II, dan III tingkat regional memperoleh nilai 75 poin;
  3. menjadi juara I, II dan III tingkat Universitas  memperoleh nilai 50 poin;
  4. menjadi peserta finalis tingkat internasional memperoleh nilai 100 poin;
  5. menjadi peserta finalis tingkat nasional memperoleh nilai 75 poin;
  6. menjadi peserta finalis tingkat regional memperoleh nilai 50 poin;
  7. menjadi peserta  finalis tingkat Universitas  memperoleh nilai 30 poin;
  8. menjadi peserta terpilih tingkat internasional memperoleh nilai 75 poin;
  9. menjadi peserta terpilih tingkat  nasional memperoleh nilai 60 poin;
  10. menjadi peserta terpilih tingkat regional memperoleh nilai 40 poin;
  11. menjadi peserta terpilih tingkat Universitas  memperoleh nilai 20 poin.
  1. Penilaian dimaksud pada ayat (2) diberikan kepada perorangan atau masing-masing anggota tim.
  2. Menampilkan performa seni dan budaya dalam kegiatan minat dan bakat akan diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. menjadi penampil ditingkat internasional memperoleh nilai 75 poin;
  2. menjadi penampil ditingkat nasional memperoleh nilai 60 poin;
  3. menjadi penampil ditingkat regional memperoleh nilai 40 poin;
  4. menjadi penampil ditingkat universitas memperoleh nilai 20 poin;

Bagian Keempat

Penilaian Kegiatan Organisasi dan Kepemimpinan

Pasal 13

  1. Mahasiswa sebagai pengurus lembaga kemahasisswaan dalam satu periode kepengurusan di tingkat Universitas  diberikan penilaian sebagai berikut:
  1. sebagai ketua memperoleh nilai 150 poin per tahun;
  2. sebagai wakil ketua, sekretaris, dan bendahara (pengurus inti) memperoleh nilai 100 poin pertahun;
  3. sebagai pengurus selain yang disebutkan dalam huruf a dan b memperoleh nilai 75 poin per tahun;
  4. sebagai anggota pengurus memperoleh nilai 40 poin per tahun.
  1. Mahasiswa sebagai pengurus lembaga kemahasisswaan dalam satu periode kepengurusan di tingkat fakultas diberikan penilaian sebagai berikut:  
  1. sebagai ketua memperoleh nilai 100 poin per tahun.;
  2. sebagai wakil ketua, sekretaris, dan bendahara memperoleh nilai 90 poin per tahun;
  3. sebagai pengurus selain yang disebutkan dalam huruf a dan b memperoleh nilai 65 poin per tahun;
  4. sebagai anggota pengurus memperoleh nilai 35 poin per tahun.
  1. Mahasiswa sebagai pengurus lembaga kemahasiswaam  dalam satu periode kepengurusan di tingkat program studi  diberikan penilaian sebagai berikut:  
  1. sebagai ketua memperoleh nilai 75 poin per tahun;
  2. sebagai wakil ketua, sekretaris, dan bendahara memperoleh nilai 65 poin per tahun;  
  3. sebagai pengurus selain yang disebutkan dalam huruf a dan b memperoleh nilai 45 poin per semester;
  4. sebagai anggota pengurus memperoleh nilai 10 poin per semester.
  1. Mahasiswa menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan internasional
  1. sebagai ketua memperoleh nilai 250 poin per tahun;
  2. sebagai wakil ketua, sekretaris, dan bendahara memperoleh nilai 200 poin per tahun;
  3. sebagai pengurus selain yang disebutkan dalam huruf a dan b memperoleh nilai 150 poin per tahun;
  4. sebagai anggota pengurus memperoleh nilai 100 poin per tahun.
  1. Mahasiswa menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan nasional
  1. sebagai ketua memperoleh nilai 200 poin per tahun.;
  2. sebagai wakil ketua, sekretaris, dan bendahara memperoleh nilai 175 poin per tahun;
  3. sebagai pengurus selain yang disebutkan dalam huruf a dan b memperoleh nilai 125 poin per tahun;
  4. sebagai anggota pengurus memperoleh nilai 75 poin per tahun;
  5. mahasiswa yang aktif sebagai  panitia dalam kegiatan lembaga kemahasiswaan  tingkat nasional mendapat nilai 35 poin;
  6. mahasiswa yang aktif sebagai panitia dalam kegiatan lembaga kemahasiswaan  tingkat regional  mendapat nilai 30 poin;
  7. mahasiswa yang aktif sebagai panitia dalam kegiatan lembaga kemahasiswaan  tingkatUniversitas mendapat nilai 25 poin;.
  8. mahasiswa yang aktif sebagai  panitia dalam kegiatan lembaga kemahasiswaan tingkat fakultas mendapat nilai 20 poin;
  9. mahasiswa yang aktif sebagai  panitia dalam kegiatan lembaga kemahasiswaan tingkat program studi mendapat nilai 15 poin;
  10. mahasiswa yang menjadi peserta aktif mengikuti kegiatan LKMM  akan mendapat nilai 30 poin;
  11. mahasiswa yang menjadi pemandu pada kegiatan LKMM akan mendapat nilai 25 poin;
  12. mahasiswa yang menjadi peserta aktif mengikuti kegiatan PP-LKMM  akan mendapat nilai 30 poin;
  13. mahasiswa yang menjadi peserta pelatihan pengembangan kepribadian/karakter/soft skills akan mendapat nilai 20 poin.
  14. mahasiswa yang menjadi pemateri pelatihan pengembangan kepribadian/karakter/soft skills akan mendapat nilai 25 poin.

Bagian Kelima

Penilaian Kegiatan Kepedulian Sosial

Pasal 14

  1. Mahasiswa yang aktif dalam Kegiatan Kepedulian Sosial Sebagai relawan bencana alam, relawan lingkungan, kesehatan dan kerja sosial lainnya diberikan penilaian sebagai berikut:  
  1. kegiatan tingkat internasional memperoleh  nilai 20 poin/ hari;
  2. kegiatan tingkat nasional memperoleh  nilai 15 poin/ hari;
  3. kegiatan tingkat regional memperoleh  nilai 10 poin/ hari;
  4. kegiatan tingkat Universitas memperoleh  nilai 5 poin/ hari;
  5.  kegiatan tingkat fakultas memperoleh  nilai 1 poin/ hari.
  1. Mahasiswa yang aktif mengikuti Kegiatan Kepedulian Sosial sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) memperoleh nilai  apabila dapat menunjukkan surat tugas dan/atau bukti lain yang dapat dipertanggung-jawabkan.

BAB V

MEKANISME PENILAIAN

Pasal 15

  1. Yang berhak memberikan penilaian TEKMA (Tim Penilai) adalah:
  1. dosen Pembimbing Akademik di Jurusan untuk kegiatan kemahasiswaan yang dilaksaksanakan pada tingkat program studi;
  2. PD III untuk kegiatan kemahasiswaan yang dilaksanakan pada tingkat  fakultas.
  1. Penilaian diberikan pada saat mahasiswa yang bersangkutan mengajukan penilaian setiap semester/akhir kegiatan disertai bukti yang terkait.
  2. Bukti terkait sebagaimana ayat (2) berlaku hanya pada semester yang sedang berjalan.
  3. Penilaian sebagaimana ayat (2) menggunakan format yang telah ditentukan.

BAB VI

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 16

  1. Pedoman TEKMA ini mengikat bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Program S1 dan D3 Reguler mulai angkatan 2014 sebagai persyaratan mengikuti yudisium.
  2. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
  3. Hal lain yang belum diatur dalam ketentuan ini akan diatur kemudian.

Ditetapkan di        :Malang

Tanggal: 15 September 2014

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Malang

Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep., Sp. Kom.

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

TRANSKRIP NILAI

SATUAN KEGIATAN EKSTRA KURIKULER (TEKMA) MAHASISWA

Nama Mahasiswa                : …………………………………………………………….

Nomor Induk Mahasiswa        : …………………………………………………………….

Jurusan/Prodi                        : …………………………………………………………….

Fakultas                        : .....……………………………………………………….

No

Kelompok Kegiatan

Nilai Akumulasi

Predikat

1.

Keagamaan/Keislaman/Kemuhammadiyahan

CUKUP/ CUKUP BAIK/ BAIK/ AMAT BAIK

2.

Penalaran dan Keilmuan

3.

Organisasi dan Kepemimpinan

4.

Kepedulian Sosial

5.

Minat Bakat

TOTAL

                                                Malang, ……………………..20….

                                                Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Malang

                                                

________________________

RINGKASAN TABEL PENILAIAN TEKMA BERDASARKAN SK REKTOR Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang TAHUN…..

  1. KEGIATAN KEAGAMAAN/KEISLAMAN/KEMUHAMMADIYAHAN
  2. KEGIATAN PENALARAN DAN KEILMUAN\
  3. KEGIATAN MINAT DAN BAKAT
  4. KEGIATAN ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN
  5. KEGIATAN SOSIAL