LAPORAN PERJALANAN WISATA KE KOTA BOGOR

Disusun Oleh:


Misbah Khusudur

Rowi Insan Kamil

Riswanto  

Micko

Cici yulia


PKBM-Tangsel

BINA INSAN KAMIL

Jln Raya Puspitek No.1 Babakan Tangerang Selatan Banten

Kata Pengantar

Puji  dan syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karuniaNya, kami dapat menyelesaikan Laporan Perjalanan ke Kota Bogor  yang  dilaksanakan  pada  Hari Minggu,  08 November 2015.  


Dalam laporan ini kami akan menjelaskan tentang perjalanan dan kegiatan serta  tempat yang menjadi tujuan. lewat laporan ini juga kami mengucapkan terima kasih khususnya.kepada para Tutor yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk melakukan perjalanan wisata  ini, serta kepada orangtua kami yang telah mengizinkan kami untuk melakukan perjalanan wisata ini,  sehingga kegiatan perjalanan wisata ini dapat berjalan dengan baik.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak  kekurangan, maka dari itu saran dan kritik yang membangun, sangat kami harapkan dari pembaca demi menyempurnakan laporan ini.

Harapan kami semoga penyusunan laporan ini diterima dan dimengerti serta bermanfaat bagi kami khususnya maupun pembaca.

Tangerang, November 2015

Tim Penyusun

Daftar Isi

Kata Pengantar …………………………………………………………………...………. 1

Daftar Isi………………………………….………………………………………...………. 2

BAB I. Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah…………………………………………………………........ 3

B. Tujuan Laporan perjalanan…………………………………………………………....3

C. Manfaat Laporan Perjalanan ………………………………………………………….3

BAB II. Pelaksanaan Kegiatan

A. Waktu…………………………………………………………………………………….4

B. Obyek…………………………………………………………………………………….4

C. Biaya……………………………………………………………………………………..4

D. Perjalanan dan Hasil Kegiatan…………………………………………………….….5

❖ ▪Museum Kepresidenan   …...……………………………………………………...…5

 ❖ ▪Kebun Raya Bogor ……………………………………………………………..........8                      

 ❖ ▪Esha Flora   …………………………………………………………………….......10

BAB III. Penutup

3.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………….13

3.2 Saran……………………………………………………………………………………13

BAB I
PENDAHULUAN


A.   LATAR BELAKANG MASALAH 


    
Karya Wisata adalah kegiatan wisata yang dilakukan dengan tujuan untuk menambah dan menumpuk pengetahuan siswa. Setelah karya wisata, siswa diwajibkan untuk membuat karya tulis. Karya tulis adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dilaksanakan.

Dalam penyusunan karya tulis ini, siswa diharapkan dapat melaporkan segala pengetahuan dan pengalamannya yang diperoleh selama menjalankan Study Karyawisata.

Pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti study karyawisata  semoga dapat bermanfaat bagi penulis.

B.    TUJUAN LAPORAN PERJALANAN

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa mengenai kota Bogor dan objek-objek wisata sejarah maupun rekreasi di Kota Hujan.

C.    MANFAAT LAPORAN PERJALANAN

1.    Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan Sejarah dan Biologi
2.    Mengenalkan siswa dengan kota Bogor.
3.    Memberi pengalaman.
4.    Untuk melihat keindahan karya Allah SWT.

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Waktu

Dilaksanakan pada: 

Hari                : Minggu

Tanggal           : 08 November 2015

Jam                  : 08.00 WIB

B. Obyek

a. Museum Kepresidenan Irti

b. Kebun Raya Bogor

c. Esha Flora

C. Biaya

Keterangan                                   pemasukan         pengeluaran        sisa

Iuran peserta studytour                    Rp. 3.000.000,-

Bantuan sekolah                         Rp.    400.000,-

Transportasi dan lain-lain                                              Rp. 2.050.000,-

Konsumsi                                                                    Rp.    550.000,-    

Tiket masuk museum                                                  Rp.   300.000,-

Banner                                                             Rp.     45.000,-

Total                                         Rp. 3.400.000,-    Rp.2.945.000,-     Rp.455.000,-

D. Perjalanan dan Hasil Kegiatan

Tepat pada pukul 07.00 WIB kami berkumpul di sekolah. Sebelum kami  berangkat, kami berkumpul untuk berdiskusi mengenai persiapan dan keperluan yang berkaitan dengan karya wisata yang akan segera kita laksanakan.

Lalu setelah selesai berdiskusi kami berbondong-bondong menuju bus yang telah kami sewa sebagai alat transportasi utama.

Tepat pukul 08.00 WIB kami memutuskan untuk memulai perjalanan tentunya kami awali dengan berdoa sesuai keyakinan masing-masing agar perjalanan kami selamat sampai tujuan. Saat diperjalanan, kami melakukan beberapa kegiatan yang sangat menghibur. Kami sangat menikmati perjalanan kami, karena disepanjang perjalanan kami dapat bercengkrama satu sama lain

Akhirnya tanpa terasa menikmati perjalan kami sampai di kota tujuan yaitu Kota Bogor.Setelah beberapa menit melintasi indahnya kota Bogor, bus yang kami tumpangi tiba-tiba berhenti di sebuah parkiran bus. Setelah bus benar-benar berhenti kamipun mulai bergegas satu persatu turun dari bus.

Dari sini lah kami mengawali perjalanan wisata kami di kota Bogor dengan mengunjugi tempat wisata yang telah menjadi tujuan utama kami di antaranya yaitu:

❖▪Museum Kepresidenan Kirti

Dengan berpakaian rapi dan langkah yang tertib kami bersama-sama menghampiri pintu masuk gedung istana kepresidenan. Dengan disambut senyum ramah dari penjaga pintu masuk,kita dibimbing untuk melewati pintu dektektor yang berfungsi untuk memastikan bahwa kami tidak membawa benda yang tidak diperkenankan untuk dibawa masuk ke dalam arena gedung tersebut.

Setelah yakin bahwa kami semua benar-benar diizinkan untuk masuk,langkah kami semakin cepat karena tak sabar rasanya memasuki gedung utama. “MUSEUM KEPRESIDENAN BALAI KIRTI” Itulah tulisan besar yang kami lihat disebuah tembok yang terpampang menghadap keluar gedung.

Setelah kita masuk ke dalam,kami bertemu dengan seorang wanita yang ramah yang tentunya tugas beliau adalah untuk mengenalkan kami terdapat Museum Kepresidenan tersebut.

Banyak yang beliau terangkan kepada kami mengenai museum tersebut.

Museum itu bernama Museum Kepresidenan Balai Kirti. Peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 18 Oktober 2014. Museum Kepresidenan terletak di dalam kompleks Istana Bogor. Pintu masuknya ada di dekat gereja. Museum itu baru dibuka untuk umum, tentu saja dengan izin khusus, pertengahan November 2014.

Museum Kepresidenan digagas oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pembangunannya dimulai pada 2012 dan selesai pada Agustus 2014. Setelah itu dilakukan penataan pameran dengan melibatkan sejumlah pihak,

termasuk masyarakat.Kirti sendiri berasal dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kuno, artinya amal utama atau tindakan yang membawa kemashuran. Dengan demikian Balai Kirti diartikan bangunan yang menampung berbagai benda bersejarah peninggalan perjalananan kepemimpinan para Presiden RI. Museum Kepresidenan didirikan di atas lahan seluas 3.211,6 meter persegi.

Museum memiliki tiga lantai yang terdiri atas tiga bagian. Lantai pertama adalah Galeri Kebangsaan, disajikan mengenai sejarah bangsa seperti naskah proklamasi, lambang negara, Pancasila, UUD 1945, sumpah pemuda, dan peta digital yang menggambarkan wilayah NKRI. Selain itu ada patung enam Presiden RI dan ruang audio-visual.

Puas dengan lantai dasar kami mulai dibimbing menaiki lantai kedua.Lantai kedua adalah Galeri Kepresidenan, disajikan berbagai peristiwa, prestasi, dan sosok enam presiden yang pernah memimpin RI, yaitu Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono. Benda-benda koleksinya terdiri atas foto, buku, lukisan, benda seni, catatan-catatan, dan peralatan pribadi presiden. Pada setiap ruangan dilengkapi audio visual dalam bahasa Indonesia.

 

Kekurangan dari museum tersebut adalah tidak dimasukkannya Pejabat Presiden Asaat dan Syafruddin Prawiranegara, yang sementara waktu pernah menggantikan Presiden Soekarno.Namun diluar itu semuanya membuat kami semakin mengagumi dan menghargai apapun usaha presiden kita demi mewujudkan indonesia menjadi lebih baik. semoga kita semakin menghargai jasa para presiden kami demi menjunjung tinggi indonesia,mengingat setiap presiden pasti ingin melakukan yang terbaik bagi bangsanya.

Cukup puas rasanya kami berkeliling museum kepresidenan,dengan hati gembira kita mulai melangkah meninggalkan museum menuju tempat menyenangkan selanjutnya.

❖ ▪Kebun Raya Bogor

            Awalnya kita berencana memasuki kawasan kebun raya bogor untuk melakukan banyak hal, yaitu berkeliling taman,  duduk-duduk santai bersama sambil melakukan beberapa permainan yang menghibur seperti cerdas cermat dan lain-lain.Namun karena cuacanya yang kurang mendukung dengan disambut hujan yang lumayan deras,kita berlarian mencari tempat yang aman untuk berlindung. Kita berkumpul disebuah parkiran mobil yang lumayan cukup luas untuk menampung kami berlindung dari derasnya hujan.disana kita banyakk melakukan hal yang lumayan menyenangkan,seperti bercerita,bercanda dan berebut snack yang membuat suasana semakin meriah.

          Mesikupun jauh dari apa yang kami rencanakan dan harapkan,ternyata kami bisa menciptakan sebuah suasana yang tak kalah membuat kami gembira. Tak terasa sekitar 1 jam kita berlindung dari air hujan, beberapa dari teman kami datang menghampiri dengan membawa cukup banyak makanan untuk kami semua. Tentunya itu suatu moment yang tepat bagi kami,karena di saat itu banyak dari kami yang sudah merasa lapar.

           Makan bersama pun di mulai,kadang disela-sela makan kami hiasi dengan tawa dari beberapa teman kami,sehingga acara makanpun tetap meriah.Hal itu membuat kami semakin yakin bahwa kami semua itu sama dan senasib,tidak ada perbedaan diantara kami,kami duduk ditempat yang sama, makan makanan yang sama,dan minum minuman yang sama.Kami merasakan sebuah ikatan diluar sebagai sesama siswa,ataupun guru dengan muridnya lebih tepatnya seperti keluarga yang saling mengisi kekurangan satu sama lain.

           Setelah acara makan selesai,sebagai warga negara yang baik tentunya kita tetap menjaga kebersihan lingkungan,tak lupa sisa-sisa makanan seperti bungkus plastik dan sampah lainnya tidak kami biarkan begitu saja. Sebelum kita pergi kita pastikan bahwa tempat yang kami gunakan kembali bersih dan rapi seperti sedia kala.

           Hujan mulai sedikit reda, kami memutuskan kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan kami menuju tempat tujuan berikutnya.

               

     

Esha Flora  

               

           Hujan masih belum reda,namun kami harus turun dari bus dan berjalan kaki menuju sebuah rumah.Awalnya kita merasa aneh,karena banyak botol-botol yang diisi dengan tumbuhan dan alat-alat yang belum pernah kita lihat sebelumnya.Tanpa bertanya,salah satu dari tutor kita yang biasa kita panggil “Pak Rhino”, memperkenalkan pemilik rumah tersebut yang tak lain adalah adik dari Pak Rhino itu seniri yaitu Pak Edhi,beliau adalah pengelola tempat tersebut dan dengan senang hati menjelaskan mengenai tempat yang kami kunjungi.Nama tempat itu adalah Esha Flora yaitu lembaga informal yang berusaha mentransfer ilmu pengetahuan dan bioteknologi kepada masyarakat luas agar dapat diterapkan secara real dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas.

Misi:  Meningkatkan penerapaan Iptek di Masyarakat Indonesia secara tepat guna.

EshaFlora memasyarakatkan khususnya kultur jaringan agar dapat diterapkan di masyarakat luas, agar memberikan dampak posisiti bagi pertumbuhan agribisnis di Indonesia dan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat

SEJARAH BERDIRINYA

Esha Flora Plants and Tissue Culture berdiri pada tanggal 09 September 2000 di Bogor, didirikan oleh Bapak Ir Edhi Sandra, Msi (salah satu staf pengajar di Institut Pertanian Bogor) dan istrinya ibu Ir Hapsiati sebagai Direktur Utama.

Pada awal berdirinya Esha Flora, mempunyai  misi penelitian dan pengembangan budidaya tanaman obat, tanaman hutan serta tanaman langka dari seluruh Nusantara.

Permasalahan kultur jaringan (kuljar)  di Indonesia adalah persepsi yang keliru bahwa kultur jaringan itu adalah teknologi yang mahal, sulit dan membutuhkan waktu lama. Sedangkan negara tetangga Thailand dan Philipina telah lebih maju dan memasyarakat dalam teknologi kultur jaringan.

Menyikapi hal tersebut dan juga karena banyak permintaan dari masyarakat umum maka pada tanggal  28 Desember 2003 dibukalah kelas pelatihan kultur jaringan dalam sekala rumah tangga untuk umum angkatan pertama. Yaitu melakukan praktek  kultur jaringan dengan memanfaatkan ruangan rumah secara efektif dan efisien dengan menggunakan alat-alat yang sederhana.

Kemudian perusahaan mengembangkan usahanya dengan menyediakan dan menjual paket laboratorium, media, alat, dan bahan untuk bisinis kultur jaringan

PRODUK DAN JASA

Produk:

- Paket Laboratorium kuljar

- Laminar AirFlow, Enkas

Jasa:

- Pelatihan kuljar skala rumah tangga

- Transfer teknologi kuljar skala besar (perusahaan)

- Konsultasi

- Pembuatan alat laboratorium

- Penyusunan Strategi kultur jaringan

- Mengkulturkan

Itulah sekilas pemahaman mengenai Esha Flora.Kami sangat beruntung dapat berkunjung ke tempat tersebut.Selain suasananya yang nyaman,banyak juga ilmu dan hal-hal baru yang sangat bermanfaat dan berharga bagi kami.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Perjalanan ini memang sangat melelahkan, namun dibalik itu semua terdapat sebuah pengalaman yang tidak pernah akan kami lupakan selama hidup kami.Dari  penulisan laporan ini,penulis dapat menyimpulkan bahwa obyek-obyek wisata di Indonesia beraneka ragam.Sebagai warga Negara yang baik, sudah sepantasnya kita menjaganya agar tetap lestari dan wisatawan domestik maupun  mancanegara betah di Indonesia.Sehingga bias meningkatkan devisa Negara.

B. Saran

                Penyusun dengan segala keterbatasan yang ada,menyadari bahwa laporan ini  masih sangat jauh dari kesempurna.Oleh karena itu,kritik dan saran yang  membangun sangat kami harapkan