Modul Ajar PJOK SD Fase A Kelas II
MODUL AJAR PJOK SD FASE A KELAS II
Penyusun : Puji Rahayu Jenjang : SD Kelas : II Materi : Aktivitas Gerak Berirama Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit (4 Kali Pertemuan). (Guru dapat memetakan dan menentukan jumlah pertemuan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan belajar masing-masing). Jumlah Peserta Didik: 28 Moda: Luring | Kompetensi Awal: Peserta didik telah mengenal dan mampu mempraktikkan aktivitas kebugaran jasmani untuk kesehatan diantaranya: sikap tubuh dalam keadaan diam , sikap tubuh dalam keadaan bergerak, sikap tubuh dalam posisi berdiri, dan sikap tubuh dalam posisi berjalan dengan benar. | Profil Pemuda Pancasila: Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada Fase A adalah mandiri dan gotong royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran pola gerak lokomotor dan non-lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/dengan musik dalam aktivitas senam irama. | ||
Sarana Prasarana | ||||
| ||||
Target Peserta Didik | ||||
(Guru dapat memilih target peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing dan modul ini dibuat untuk peserta didik reguler). | ||||
Jumlah Peserta Didik | ||||
| ||||
Ketersediaan Materi | ||||
(Jika memilih YA, maka di dalam pembelajaran disediakan alternatif aktivitas sesuai kebutuhan peserta didik). | ||||
Materi, Media, dan Bahan Pembelajaran | ||||
Aktivitas pembelajaran variasi pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor pada aktivitas gerak berirama melalui:
Materi dapat dimodifikasi dengan mengubah pengulangan, intensitas, dan kesempatan/frekuensi melakukan bagi peserta didik atau kelompok peserta didik yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik dalam penguasaan aktivitas variasi gerak lokomotor dan non-lokomotor pada aktivitas gerak berirama. Strategi pembelajaran gerak yang lain dapat diberikan setelah dilakukan identifikasi kesulitan sebelumnya. Peserta didik yang mengalami kesulitan dapat dipasangkan dengan peserta didik yang lebih terampil sehingga dapat dibantu dalam penguasaan keterampilan tersebut.
Materi dapat dikembangkan dengan meningkatkan kompleksitas. Pada saat pembelajaran peserta didik atau kelompok peserta didik yang telah melebihi batas ketercapaian pembelajaran diberikan kesempatan melakukan aktivitas variasi gerak lokomotor dan non-lokomotor pada aktivitas gerak berirama yang lebih kompleks. Guru juga dapat meminta peserta didik atau kelompok peserta didik berbagi dengan teman-temannya tentang pembelajaran yang dilakukan agar penguasaan kompetensi lebih baik (capaian pebelajaran terpenuhi).
| ||||
Moda Pembelajaran | ||||
(Guru dapat memilih moda pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar yang ada, pada modul ini menggunakan moda luring). | ||||
Pengaturan Pembelajaran | ||||
Pengaturan Peserta didik:
(Guru dapat mengatur sesuai dengan jumlah siswa di setiap kelasnya serta formasi yang diinginkan). | Metode:
(Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan metode yang diinginkan). | |||
Asesmen Pembelajaran | ||||
Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran:
(Guru dapat memilih salah satu atau beberapa assesmen penilaian yang sesuai). | Jenis Asesmen:
(Guru dapat memilih salah satu atau menggabungkan beberapa penilaian yang sesuai). | |||
Tujuan Pembelajaran | ||||
Peserta didik melalui pembelajaran penugasan dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami variasi gerak lokomotor dan non lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada elemen gotong royong dan mandiri dengan meregulasi dan menginternalisasi nilai-nilai gerak seperti: berkolaborasi, kepedulian, berbagai, pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, dan meregulasi diri, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. | ||||
Pemahaman Bermakna | ||||
Peserta didik dapat memanfaatkan aktivitas variasi gerak lokomotor dan non-lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama dalam kehidupan nyata sehari-hari. Contohnya variasi gerak memutar pinggang menggunakan simpai dapat dilakukan untuk melatih kelenturan otot pinggang dan apabila dilakukan setiap hari dapat meningkatkan kebugaran jasmani. | ||||
Pertanyaan Pemantik | ||||
| ||||
Prosedur Kegiatan Pembelajaran | ||||
Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut:
Langkah-langkah kegiatan pengajaran antara lain sebagai berikut:
Conotoh permainan “aku bisa berhitung”.
Salah contoh adalah lagu “balonku ada lima”.
Langkah-langkah kegiatan pembelajaran inti dengan menggunakan model penugasan, dengan prosedur sebagai berikut:
Secara rinci tugas ajar aktivitas variasi gerak lokomotor dan non-lokomotor pada aktivitas gerak berirama adalah sebagai berikut: Aktivitas pembelajaran variasi berjalan maju mundur sesuai irama pada aktivitas gerak berirama. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi berjalan maju mundur dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi berjalan maju mundur sesuai irama pada aktivitas gerak berirama dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Salah satu gerak dasar lokomotor dalam aktivitas gerak berirama adalah berjalan maju dan mundur. Gerak berjalan maju mundur dalam aktivitas gerak berirama dilakukan dengan hitungan atau mengikuti irama musik. Cara melakukan praktik/latihan berjalan maju mundur sesuai irama adalah:
Gambar. melangkah maju mundur
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kanan maju satu langkah ke depan diikuti kaki kiri hitungan 2 : kaki kanan maju satu langkah ke depan diikuti kaki kiri hitungan 3 : kaki kanan mundur satu langkah diikuti kaki kiri hitungan 4 : kaki kanan mundur satu langkah diikuti kaki kiri hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan
Cara melakukannya:
hitungan 1 : langkahkan kaki kananmu satu langkah ke depan.dan mintalah pasanganmu untuk melakukan gerakan sebaliknya. hitungan 2 : langkahkan kaki kananmu satu langkah ke belakang dan mintalah pasanganmu untuk melakukan gerakan sebaliknya. hitungan 3-4 : mengulang hitungan 1-2 hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 lakukan gerakan dengan serasi agar tidak bertabrakan. latihan dilakukan 2 x 8 dilanjutkan dengan bergerak mengikuti irama lagu “naik-naik kepuncak gunung”.
Cara melakukannya:
hitungan 1 : langkahkan kaki kanan satu langkah ke depan secara bersama –sama. hitungan 2 : langkahkan kaki kanan satu langkah ke belakang secara bersama-sama. hitungan 3-4 : mengulang hitungan 1-2 hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 lakukan gerakan dengan serasi. latihan dilakukan 2 x 8 Gambar. melangkah maju mundur secara berkelompok. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 1 pembelajaran variasi berjalan maju mundur sesuai irama pada aktivitas gerak berirama dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 2 variasi bergeser ke samping kanan dan kiri sesuai irama pada aktivitas gerak berirama. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran varaisi bergeser ke samping kanan dan kiri sesuai irama dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur variasi bergeser ke samping kanan dan kiri sesuai irama aktivitas gerak berirama dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan bergeser ke samping kanan dan kiri sesuai irama adalah:
Gambar. bergeser ke kanan dan ke kiri.
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kanan bergeser satu langkah ke kanan diikuti kaki kanan hitungan 2 : kaki kiri bergeser satu langkah ke kiri diikuti kaki kanan hitungan 3-4 : mengulang hitungan 1-2 hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan dilanjutkan dengan mengikuti irama lagu lihat kebunku.
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kanan bergeser satu langkah ke kanan dan mintalah pasanganmu untuk mengikuti gerakanmu. hitungan 2 : kaki kirimu satu langkah ke kiri dan mintalah pasanganmu untuk mengikuti gerakanmu. hitungan 3-4 : mengulang hitungan 1-2 hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan dilanjutkan dengan mengikuti irama lagu “cicak-cicak di dinding”. Gambar. bergeser secara berpasangan.
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kanan bergeser satu langkah ke kanan diikuti kaki kiri. hitungan 2 : kaki kiri bergeser satu langkah ke kiri diikuti kaki kanan. hitungan 3-4 : mengulang hitungan 1-2 hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan dilanjutkan dengan mengikuti irama lagu “cicak-cicak di dinding”. Gambar. bergeser secara berkelompok. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 2 pembelajaran variasi bergeser ke samping kanan dan kiri sesuai irama pada aktivitas gerak berirama dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 3 variasi bergoyang ditempat sesuai irama pada aktivitas gerak berirama. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran variasi bergoyang ditempat sesuai irama pada aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur bergoyang di tempat sesuai irama aktivitas gerak berirama dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak bergoyang dapat dilakukan dengan memutar pinggang searah jarum jam atau sebaliknya. Cara melakukan praktik/latihan bergoyang di tempat adalah:
Gambar. gerak memutar
Cara melakukannya:
hitungan 1-2 : putar pinggang ke arah kanan, kaki sedikit ditekuk. kedua tangan berada dipinggang hitungan 3-4 : putar pinggang ke arah kiri, kaki sedikit ditekuk hitungan 5-8 : gerakannya seperti pada hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan. Gambar . memutar pinggang
Cara melakukannya:
Gambar. memutar simpai di pinggang
Cara melakukannya:
Gambar. memutar simpai secara berkelompok Setelah peserta didik melakukan aktivitas 3 pembelajaran bergoyang ditempat dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 4 variasi meliuk sesuai irama pada aktivitas gerak berirama. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran varaisi meliuk dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur meliuk sesuai irama dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Cara melakukan praktik/latihan meliuk adalah
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kedua lengan diangkat lurus ke atas hitungan 2 : liukan badan ke samping kanan hitungan 3 : kedua lengan lurus ke atas hitungan 4 : kedua lengan kembali ke samping badan. hitungan 5 : kedua lengan diangkat lurus ke atas hitungan 6 : liukan badan ke samping kiri hitungan 7 : kedua lengan lurus ke atas hitungan 8 : kedua lengan kembali ke samping badan. latihan dilakukan 2 x 8 hitungan. Gambar. meliuk ke kanan dan ke kiri
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kanan bergeser satu langkah kesamping kanan, diikuti dengan kedua lengan diangkat lurus ke atas. hitungan 2 : liukan badan ke samping kanan. hitungan 3 : badan kembali lurus dengan kedua lengan lurus ke atas. hitungan 4 : kaki kembali rapat dengan kedua lengan ke samping badan. hitungan 5 : kaki kiri bergeser satu langkah ke kiri dengan kedua lengan diangkat lurus ke atas. hitungan 6 : liukan badan ke kiri. hitungan 7 : kedua lengan lurus ke atas. hitungan 8 : kaki kembali rapat dengan kedua lengan ke samping badan. latihan dilakukan 2 x 8 hitungan. Gerakan ini dilanjutkan dengan mengikuti irama lagu “ naik-naik ke puncak gunung”. Gambar. meliuk ke kanan dan ke kiri menggunakan tongkat
Cara melakukannya:
hitungan1-2 : melangkah ke depan hitungan 3-4 : badan kembali lurus. hitungan 3 : liukkan badan ke kiri. hitungan 4 : badan kembali lurus. hitungan 5-8 : gerakannya sama seperti hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan lakukan gerakan secara kompak. Gerakan ini dilanjutkan dengan mengikuti irama lagu “ naik-naik ke puncak gunung”. Gambar. meliuk menggunakn tongkat secara berkelompok. Setelah peserta didik melakukan aktivitas 4 pembelajaran variasi meliuk dilanjutkan dengan mempelajari aktivitas 5 variasi mengayun sesuai irama pada aktivitas gerak berirama. Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran varaisi mengayun sesuai irama pada aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sebagai berikut:
Pengetahuan mengenai fakta, konsep, dan prosedur mengayun lengan dan mengayun kaki dipelajari melalui membaca dan berdiskusi sesuai lembar tugas yang diberikan oleh guru. Gerak mengayun dalam aktivitas gerak berirama dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain mengayun lengan dan mengayun kaki.
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kedua lengan diayunkan ke samping kiri hitungan 2 : kedua lengan diayunkan ke depan hitungan 3 : kedua lengan diayunkan ke samping kanan hitungan 4 : kedua lengan kembali ke depan hitungan 5 : kedua lengan diayunkan ke kiri hitungan 6 : kedua lengan diayunkan ke depan hitungan 7 : kedua lengan diayunkan ke kanan hitungan 8 : kedua lengan kembali ke depan latihan dilakukan 2 x 8 hitungan
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kedua lengan diayunkan ke depan hitungan 2 : kedua lengan diayunkan ke atas hitungan 3 : kedua lengan diayunkan ke depan hitungan 4 : kedua lengan diayunkan ke belakang hitungan 5-8: gerakannya sama seperti hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kiri diayunkan ke depan hitungan 2 : kembali ke sikap semula hitungan 3 : kaki kanan diayunkan ke depan hitungan 4 : kembali ke sikap semula hitungan 5-8 : gerakannya seperti hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan
Cara melakukannya:
hitungan 1 : kaki kiri diayunkan ke samping selebar mungkin dengan tumpuan tumit , kaki yang menjadi tumpuan sedikit diangkat, paha dan betis lurus menyamping, telapk kaki menghadap ke luar hitungan 2 : kembali ke sikap semula hitungan 3 : kaki kanan diayunkan ke samping kanan selebar mungkin hitungan 4 : kembali ke sikap semula hitungan 5-8 : gerakannya seperti hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan
Cara melakukannya:
hitungan 1 : ayunkan kaki kanan ke arah belakang, pangkal paha dan betis tetap sejajar, badan condong ke depan, pandangan ke depan, kaki yang menjadi tumpuantetap lurus. hitungan 2 : kembali ke sikap semula hitungan 3 : ayunkan kaki kiri ke arah belakang hitungan 4 : kembali ke sikap semula hitungan 5-8 : gerakannya seperti hitungan 1-4 latihan dilakukan 2 x 8 hitungan
| ||||
Penilaian | ||||
Penilaian Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong)
No | Pernyataan | |||||
1 | 2 | 3 | 4 | |||
1. | Bagaimanakah perasaan kalian saat mengikuti pembelajaran PJOK pada hari ini. | |||||
2. | Bagaimanakah perasaan kalian saat melakukan gerakan secara mandiri dengan benar. | |||||
3. | Bagaimanakah perasaan kalian saat bekerjasama dengan kelompok. | |||||
4. | Bagiamanakah perasaan kalian saat kelompok kalian mengalami kekalahan dalam perlombaan yang disebabkan karena teman kalian melakukan kesalahan. | |||||
Jumlah skor | ||||||
Jumlah nilai: jumlah skor x 100 skor maksimal | ||||||
Sangat Baik | Baik | Perlu Perbaikan | ||||
Jika jumlah nilai 100 | Jika jumlah nilai ≥75-≤94 | Jika jumlah nilai <75 | ||||
*) Dibacakan oleh guru, peserta memilih emoticon dengan membei tanda (√) pada kolom yang telah disediakan..
Teknik | Bentuk | Contoh Instrumen | Kriteria Penilaian | |||||
Tes Tulis | Mencocokan gambar | Cocokanlah gambar dibawah ini dengan benar
Kunci:
| Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0. | |||||
Urian |
Jawaban:
| Mendapatkan skor; 4, jika seluruh urutan dituliskan dengan benar dan isi benar. 3, jika urutan dituliskan salah tetapi isi benar. 2, jika sebagian urutan dituliskan dengan benar dan sebagian isi benar. 1, jika urutan dituliskan salah dan sebagian besar isi salah. |
Lakukan aktivitas variasi gerak lokomotor dan non lokomotor. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk).
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak spesifik yang diharapkan.
Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian).
Nama :__________________________ Kelas: __________
No | Indikator Esensial | Uraian Gerak | Ya (1) | Tidak (0) |
1. | Sikap awal |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
2. | Saat pelaksanaan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
3. | Posisi akhir gerakan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir | ||||
Skor maksimum: 12
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/12.
Penilaian hasil gerakan berjalan maju mundur sesuai irama
Penilaian hasil/produk berjalan maju mundur sesuai irama dengan cara:
(a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang melakukan berjalan maju mundur sesuai irama.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan.
(c) Pengataman dilakukan secara bergantian dengan pasangannya.
No | Kriteria penilaian | Kriteria Pemberian Skor |
1 | Keserasian gerakan | 1-4 |
2 | Ketepatan dengan irama | 1-4 |
3 | Keluwesan | 1-4 |
Jumlah skor | 12 |
Nilai Akhir: Skor Perolehan x 100
Skor Maksimal
1: Kurang
2: Cukup
3: Baik
4: Sangat Baik
Lakukan aktivitas gerak bergeser ke kanan dan ke kiri. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk).
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak spesifik yang diharapkan.
Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian).
Nama :__________________________ Kelas: __________
No | Indikator Esensial | Uraian Gerak | Ya (1) | Tidak (0) |
1. | Sikap awal |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
2. | Saat pelaksanaan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
3. | Posisi akhir gerakan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir | ||||
Skor maksimum: 12
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/12.
Penilaian hasil gerakan bergeser ke kanan dan ke kiri sesuai irama
Penilaian hasil/produk bergeser ke kanan dan ke kiri sesuai irama dengan cara:
(a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang melakukan gerakan bergeser ke kanan dan ke kiri sesuai irama.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan.
(c) Pengataman dilakukan secara bergantian dengan pasangannya.
No | Kriteria penilaian | Kriteria Pemberian Skor |
1 | Keserasian gerakan | 1-4 |
2 | Ketepatan dengan irama | 1-4 |
3 | Keluwesan | 1-4 |
Jumlah skor | 12 |
Nilai Akhir: Skor Perolehan x 100
Skor Maksimal
1: Kurang
2: Cukup
3: Baik
4: Sangat Baik
Lakukan aktivitas bergoyang ditempat. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk).
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak spesifik yang diharapkan.
Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian).
Nama :__________________________ Kelas: __________
No | Indikator Esensial | Uraian Gerak | Ya (1) | Tidak (0) |
1. | Sikap awal |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
2. | Saat pelaksanaan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
3. | Posisi akhir gerakan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir | ||||
Skor maksimum: 12
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/12.
Penilaian hasil gerakan bergoyang di tempat sesuai irama
Penilaian hasil/produk bergoyang di tempat sesuai irama dengan cara:
(a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang melakukan bergoyang di tempat sesuai irama.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan.
(c) Pengataman dilakukan secara bergantian dengan pasangannya.
No | Kriteria penilaian | Kriteria Pemberian Skor |
1 | Keserasian gerakan | 1-4 |
2 | Ketepatan dengan irama | 1-4 |
3 | Keluwesan | 1-4 |
Jumlah skor | 12 |
Nilai Akhir: Skor Perolehan x 100
Skor Maksimal
1: Kurang
2: Cukup
3: Baik
4: Sangat Baik
Lakukan aktivitas “senam pohon cemara”. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk).
Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak spesifik yang diharapkan.
Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian).
Nama :__________________________ Kelas: __________
No | Indikator Esensial | Uraian Gerak | Ya (1) | Tidak (0) |
1. | Sikap awal |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
2. | Saat pelaksanaan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
3. | Posisi akhir gerakan |
| ||
| ||||
| ||||
| ||||
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir | ||||
Skor maksimum: 12
Skor perolehan peserta didik: SP
Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/12.
Penilaian hasil gerakan meliuk sesuai irama
Penilaian hasil/produk berjalan maju mundur sesuai irama dengan cara:
(a) Peserta didik dengan cara berpasangan melakukan pengamatan terhadap teman yang sedang melakukan meliuk sesuai irama.
(b) Peserta didik mencatat dalam lembar pengamatan.
(c) Pengataman dilakukan secara bergantian dengan pasangannya.
No | Kriteria penilaian | Kriteria Pemberian Skor |
1 | Keserasian gerakan | 1-4 |
2 | Ketepatan dengan irama | 1-4 |
3 | Keluwesan | 1-4 |
Jumlah skor | 12 |
Nilai Akhir: Skor Perolehan x 100
Skor Maksimal
1: Kurang
2: Cukup
3: Baik
4: Sangat Baik
Pengayaan dan Remedial |
Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan.
Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran.
Refleksi Peserta Didik dan Guru |
Pada setiap aktivitas pembelajaran dan diakhir pembelajaran peseta didik akan ditanya tentang:
Contoh Format Refleksi:
Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran variasi berjalan maju mundur sesuai irama pada aktivitas gerak berirama, peserta didik diminta untuk merasakan bagian tubuh mana saja yang digunakan untuk melakukan gerakan tersebut. Peserta didik diminta untuk memberikan tanda (√) pada kolom yang disediakan oleh guru, sesuai dengan perasaan mereka yang digambarkan dengan emoticon saat melakukan gerakan tersebut. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh kepada guru.
Lembar Refleksi
Bentuk Pembelajaran |
| |
Aktvitas keterampilan gerak berjalan maju mundur secara perorangan sesuai irama.*) |
|
|
Aktvitas keterampilan gerak berjalan maju mundur secara berpasangan sesuai irama.*) | ||
Aktvitas keterampilan gerak berjalan maju mundur secara berkelompok sesuai irama.*) |
*) materi disesuaikan dengan pokok bahasan.
Laporan hasil capaian berdasarkan lembar refleksi
No | Aktivitas Pembelajaran | Hasil Refleksi | |
Belum Tercapai | Tercapai | ||
1. | Aktivitas pembelajaran gerak berjalan maju mundur sesuai irama pada aktivitas gerak berirama secara perorangan, berpasangan atau berkelompok.*) | ||
2. | Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen mandiri dan gotong royong dalam proses pembelajaran variasi berjalan maju mundur sesuai irama pada aktivitas gerak berirama.*) | ||
*) materi disesuaikan dengan pokok bahasan.
Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan pengayaanya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain:
Lembar Kerja Peserta Didik |
Tanggal : .................................................................
Lingkup/materi pembelajaran : .................................................................
Nama Siswa : .................................................................
Fase/Kelas : A / II
Lakukan gerak lokomotor dan non-lokomotor sesuai dengan irama (ketukan) tanpa/dengan musik sesuai irama pada aktivitas gerak berirama!
Isilah lembar kerja resiprokal berikut ini:
Lembar Kerja (work sheet)
Nama Pelaku I : ……………………..
Nama Pelaku II : ……………………..
Materi : variasi gerak lokomotor dan non-lokomotor pada aktivitas gerak berirama
Pelaku : Lakukan gerakan variasi gerak lokomotor dan non-lokomotor sesuai dengan irama pada aktivitas gerak berirama.
Pengamat : Gunakan kriteria, berikan tanggapan kepada temanmu tentang gerak lokomotor dan non-lokomotor pada aktivitas gerak berirama yang dilakukan.
Aspek harus diamati | PELAKU 1 | PELAKU 2 | ||||||||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | |
| ||||||||||
| ||||||||||
| ||||||||||
JUMLAH | ||||||||||
Ket:
Glosarium |
|
Referensi |
Muhajir. 2010. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SD/MI Kelas II.Bogor : Penerbit Yudhistira. May Sumarya, Eso Suwarso.2010.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SD/MI kelas II.Jakarta: Penerbit PT Arya Duta. Pramono, Yony Abdillah, Endnag Yulia Kurniasih, Faridha Isnaini.2010. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan untuk Kelas II SD dan MI.Jakarta: Penerbit PT Wangsa Jatra Lestari. Abdurahman, Asep Zaenal Rizal.2010. penjas orkes untuk sd/ mi kelas II. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementrian Pendidikan Nasional. |
Memeriksa dan Menyetujui, Kepala SD ......................................... | .............................., .................. 2021 Guru Mata Pelajaran |
…………………………………................. NIP. |
…………………............................. NIP. |
@2021 Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kemendikbud, Riset dan Teknologi